
Di Daratan Rendah.
Tepatnya di kekaisaran Han.
saat ini kaisar Han Ciu dan para pejabat Kekaisaran berada di aula pertemuan.
"Yang mulia, sudah hampir setahun pangeran Qin Fan tidak berada di seluruh daratan rendah, semua mata mata yang kita sebar tidak menemukan jejak pangeran Qin Fan" ucap panglima Dao Zhong.
"Bagus panglima, segera gerakkan pasukan ke perbatasan dan serang Kekaisaran Wei, aku harus menguasai Kekaisaran itu lagi, dengan tidak ada nya cucu ku yang sialan itu, aku bisa menguasai Kekaisaran Wei dengan tenang" ucap kaisar Han Ciu memberi perintah.
"baik yang mulia" jawab panglima Dao Zhong.
"yang mulia, tapi bagaimana jika pangeran Qin Fan kembali dan tahu jika kita kembali menyerang Kekaisaran Wei?" tanya penasihat kekaisaran Jiao Than.
karena dia yakin jika Qin Fan berada di suatu tempat yang tidak di ketahui siapa pun, sehingga dia khawatir Qin Fan akan murka jika dia tahu kekaisaran Han kembali menyerang Kekaisaran Wei.
"tenanglah penasihat, cucu sialan itu tidak akan pernah kembali lagi, karena jika dia berada di daratan rendah, tentu mata mata kita akan tahu keberadaan nya" ucap kaisar Han Ciu.
kaisar Han Ciu masih sangat ingin menguasai Kekaisaran Wei dan menjadikan Kekaisaran Wei sebagai wilayah persemakmuran nya, karena di kekaisaran Wei ada beberapa tambang emas dan tambang biji besi hitam.
sehingga kaisar Han Ciu sangat berambisi menguasai Kekaisaran Wei dan mengambil alih tambang tambang itu, karena jika dia menguasai Kekaisaran Wei.
selain beberapa tambang emas dan beberapa tambang biji besi, kaisar Han Ciu juga akan menaikkan pajak di seluruh wilayah kekaisaran Wei sehingga menambah kekayaan nya.
kaisar Han Ciu tidak takut dengan Qin Fan karena dia bekerja sama dengan 7 kultivator kuat yang berasal dari tempat yang kaisar Han Ciu sendiri tidak tahu.
sehingga dia sangat yakin jika Qin Fan bukan masalah lagi bagi nya, karena dia di dukung oleh 7 kultivator kuat itu, dan kekuatan mereka tidak dapat di lihat oleh kaisar Han Ciu dan yang lain nya.
tapi dapat mereka rasakan ada kekuatan yang sangat menakutkan dari ke 7 kultivator itu, sehingga kaisar Han Ciu sangat bersemangat untuk menyerang kekaisaran Wei.
"tapi yang mulia" ucap penasihat Kekaisaran tapi segera di potong kaisar Han Ciu.
"cukup penasihat, aku sudah memutuskan, dan tidak ada yang membantah perintah ku" ucap kaisar Han Ciu memotong ucapan penasihat.
penasihat itu pun tidak bisa berkata apa apa lagi, karena kaisar Han Ciu sudah membuat keputusan yang tidak bisa di rubah oleh siapa pun.
beberapa saat kemudian, panglima Dao Zhong masuk kembali ke aula pertemuan dan melaporkan tugas nya.
"hormat hamba yang mulia, semua pasukan sudah siap untuk berangkat ke perbatasan dan menunggu perintah untuk bergerak" ucap panglima Dao Zhong memberi laporan.
"bagus panglima, segera gerakkan pasukan ke perbatasan sekarang juga dan serang Kekaisaran Wei, tapi seperti dulu, jangan bunuh kaisar muda Wei Jung" perintah kaisar Han Ciu.
"baik yang mulia" jawab panglima Dao Zhong lalu keluar dari aula pertemuan untuk memimpin pasukan ke perbatasan dan menyerang Kekaisaran Wei.
*****
Didalam lorong dimensi ruang dan waktu, to tiba kembali Qin Fan merasakan hal firasat buruk, tapi Qin Fan tidak terlalu memikirkan nya, sebab dia tahu jika daratan rendah dan daratan rendah sudah baik baik saja, sehingga Qin Fan menghiraukan firasat buruk nya itu.
karena tujuan nya saat ini adalah alam langit menemui keenam guru dan kakak seperguruan nya, tapi tiba tiba dia ingat sesuatu, yaitu dia tidak menanyakan nama kakak seperguruan nya yang kedua.
"sial, kenapa aku lupa menanyakan pada guru nama kakak seperguruan, bagaimana bisa aku menemukan kakak seperguruan jika aku saja tidak tahu nama nya" rutuk Qin Fan menyalahkan dirinya sendiri.
tapi tiba tiba Qin Fan di hantam badai ruang dan waktu di dalam lorong dimensi, "sial, apa ini yang di sebut badai ruang dan waktu?" kembali Qin Fan kesal.
lalu dia berusaha menggunakan kekuatan nya untuk menahan badai ruang dan waktu, tapi sekuat apa pun dia berusaha, tetap saja dia tidak mampu menahan tertapaan badai ruang dan waktu.
tidak berselang lama, Qin Fan terlempar keluar dari dalam lorong dimensi ruang dan waktu.
Whush...
Qin Fan keluar dari lorong dimensi ruang dan waktu dan entah dia berada dimana, karena di saat dia terlempar keluar, dia tidak mendarat di daratan atau sebuah alam, tapi Qin Fan melayang di udara.
"dimana aku?" ucap Qin Fan pelan sambil mengalihkan pandangan nya kesana kemari, tapi yang dia lihat hanya alam semesta yang kosong tanpa ada planet atau daratan sama sekali.
untuk sesaat Qin Fan hanya diam saja, karena dia tidak tahu harus pergi kemana, jika dia merobek dimensi ruang dan kembali ke daratan tengah, tentu saja kaisar Qin Zhi dan yang lain akan terkejut.
setelah berpikir beberapa saat, Qin Fan memutuskan untuk terbang ke atas, lalu dia melayang mengikuti apa yang sudah dia putuskan.
selama berhari hari Qin Fan melayang di udara tanpa tahu apakah dia akan menemukan daratan atau alam atau planet lain nya, tapi Qin Fan tetap terbang keatas.
sebulan kemudian, dari jauh Qin Fan melihat sebuah daratan, melihat daratan itu membuat Qin Fan sangat senang, karena sudah sebulan dia terbang tanpa henti hanya untuk mencari daratan atau planet untuk dia singgahi.
perlahan Qin Fan mendekat ke daratan yang dia lihat itu, beberapa saat kemudian, Qin Fan sampai dan mendarat di daratan yang asing itu.
dapat Qin Fan rasakan jika energi alam di daratan itu sangat pekat, kepekatan di daratan itu 10 kali lipat lebih pekat dari daratan tengah, lalu Qin Fan duduk dan membiasakan diri dengan energi alam yang baru dia rasakan itu.
setelah sudah sedikit terbiasa dengan energi alam dan aura yang ada, Qin Fan berdiri lalu melayang di udara, saat ini Qin Fan kembali kebingungan dengan arah yang akan dia tuju.
karena tidak tahu harus kemana, Qin Fan hanya bisa mengikuti insting nya saja, dan insting nya mengatakan jika dia harus ke arah Utara, lalu Qin Fan melayang ke arah utara mengikuti insting nya.
seminggu telah berlalu, selama seminggu itu juga Qin Fan terus melesat ke arah Utara, tapi belum juga dia menemukan desa atau kota untuk dia singgahi dan menanyakan tentang daratan yang dia singgahi itu.
dan saat ini Qin Fan beristrahat disebuah puncak gunung untuk mengisi kembali Qi nya yang terkuras akibat dia terbang selama sebulan sebelum nya yang belum terisi penuh.
__ADS_1
di tambah lagi dengan dia kembali terbang selama seminggu terakhir, sehingga Qin Fan memutuskan beristrahat dan mengisi kembali Qi nya.
setelah berkultivasi dan menyerap energi alam selama dua hari dan kekuatan nya sudah kembali ke puncak nya, Qin Fan membuka mata dan menghentikan kultivasi nya.
lalu dia berdiri dan kembali melayang di udara untuk melanjutkan perjalanan nya, setelah berada di udara, Qin Fan kembali melesat ke arah Utara dengan kecepatan sedang, sebab dia terburu buru sehingga dia hanya terbang dengan kekuatan sedang.
seminggu kembali berlalu, tapi belum juga Qin Fan menukan desa atau kota, hal itu membuat nya kebingungan, karena sudah dua minggu dia melayang ke arah Utara tapi belum juga menemukan desa atau kota.
bahkan aura kehidupan dari hewan buas pun tidak dia rasakan sama sekali, hal itu membuat Qin Fan semakin kebingungan, sebab di setiap daratan, alam atau planet, pasti ada makhkuk hidup di dalam nya.
tapi daratan yang Qin Fan temukan ini tidak ada makhluk hidup sama sekali yang dia temukan, "ini aneh, kenapa tidak ada aura kehidupan pun yang aku rasakan selama perjalanan ku?" ucap Qin Fan pelan.
"sebaiknya aku terus saja ke arah Utara, semoga saja aku menemukan aura kehidupan di depan sana" ucap lanjut Qin Fan, lalu dia kembali terbang ke arah Utara.
kali ini dua minggu sudah berlalu, tapi Qin Fan masih belum menemukan desa atau kota juga, bahkan aura kehidupan dari hewan buas tidak dia rasakan juga, padahal sepanjang perjalanan, Qin Fan terus mengedarkan aura spiritual nya.
tapi tetap saja dia tidak merasakan adanya aura kehidupan, hal itu membuat Qin Fan semakin kebingungan, tapi Qin Fan tetap melesat ke arah Utara.
tiga hari kemudian, dari jauh, Qin melihat sebuah cahaya putih yang sangat menyilaukan mata, karena penasaran, Qin Fan mendekati cahaya yang sangat menyilaukan mata itu.
beberapa saat kemudian, Qin Fan sudah berada di dekat cahaya itu, tapi Qin Fan tidak bisa melihat apa yang membuat cahaya itu menjadi sangat menyilaukan mata, karena Qin Fan sendiri menghalangi pandangan nya dengan tangan nya.
setelah cukup lama dia menghalangi pandangan dengan tangan nya, perlahan Qin Fan mendekati cahaya itu, tapi aneh nya, semakin dekat dengan cahaya, justru cahaya semakin redup dan tidak menyilaukan mata.
setelah tahu kelemahan nya, tanpa ragu Qin Fan mendekat, setelah berada satu meter dari benda yang bercahaya itu, dapat Qin Fan lihat jika itu adalah sebuah batu yang tidak Qin Fan ketahui.
dan batu itu selain mengeluarkan cahaya, batu itu juga mengeluarkan energi alam yang bahkan tidak bisa Qin Fan tahu berapa lama jika diserap dan akan naik berapa tingkatan jika menyerap habis energi alam yang ada di batu itu.
dengan perasaan yang sangat senang, Qin Fan mencoba memasukkan batu sebesar kepala manusia itu ke dalam cincin penyimpanan nya, tapi aneh nya batu itu tidak dapat dia masukkan kedalam cincin penyimpanan.
dan hal itu kembali membuat Qin Fan bingung, karena setahu nya, apa pun yang ingin dia masukkan kedalam cincin penyimpanan, benda yang di inginkan itu akan masuk kedalam, tapi baru yang berada didepan nya itu tidak bergerak sama sekali.
"ada apa ini? kenapa batu ini tidak bisa aku masukkan kedalam cincin penyimpanan?" ucap Qin Fan bertanya tanya.
"apa aku harus menyerap nya disini juga dan meningkatkan kekuatan ku? tapi berapa lama aku akan menyerap habis energi alam yang ada didalam batu itu?" ucap lanjut Qin Fan.
karena tidak mungkin dia membiarkan harta Karun yang sangat langkah itu, sebab jika ada orang lain yang menemukan nya, tentu dia akan sangat senang, sebab dapat meningkatkan kekuatan orang yang menyerap energi yang ada di dalam batu itu.
"baiklah, sebaiknya aku serap saja energi yang ada di batu itu, aku tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan untuk meningkatkan kekuatan" ucap Qin Fan lagi setelah dia berpikir beberapa saat.
lalu dia duduk mengambil sikap lotus di dekat batu bercahaya itu dan mulai menyerap nya dengan perasaan yang sangat senang.
****
saat ini kekaisaran Han sudah menyerang Kekaisaran Wei dan sudah menguasainya kembali.
berita tentang kekaisaran Han yang menyerang kekaisaran Wei juga sudah menyebar luas hingga ke beberapa Kekaisaran yang ada di daratan rendah.
hal itu membuat kaisar Qin Wang Jing, kaisar Guangzhong dan yang lain nya sangat terkejut, mereka tidak menyangka jika kaisar Han Ciu akan menyerang Kekaisaran Wei kembali.
padahal Qin Fan sudah memberikan kaisar Han Ciu kesempatan untuk berubah, tapi yang ada justru kaisar Han Ciu menyia-nyiakan kesempatan itu dan berulah lagi.
dan saat ini kaisar Guangzhong berada di istana kekaisaran Qin untuk membahas masalah itu, sebab kaisar Han Ciu kembali memperlakukan rakyat Kekaisaran Wei dengan semena mena.
dimana pajak dinaikkan 3 kali lipat dari biasa nya, para gadis gadis di ambil paksa oleh prajurit Kekaisaran Han, dan juga memperkerjakan paksa para pria yang berusia 15 tahun hingga 45 tahun di beberapa tambang emas dan beberapa tambang biji besi.
kaisar muda Wei Jung juga ditangkap lalu di penjarakan di penjara bawah tanah di kekaisaran Han, sementara ibu suri dan permaisuri nya di jadikan budak di istana kekaisaran Han.
"yang mulia, kaisar Han Ciu sudah benar benar kelewatan, kita tidak bisa membiarkan rakyat Kekaisaran Wei menderita terus menerus, jika tuan muda tahu kita tidak melakukan apa apa, aku takut tuan muda marah pada kita" ucap kaisar Guangzhong yang khawatir dan juga kasihan pada rakyat Kekaisaran Wei.
"aku juga memikirkan hal itu yang mulia, tapi aku juga khawatir dengan kekuatan yang berada di belakang ayah mertua, karena menurut rumor yang beredar, ada 7 kultivator kuat yang mendukung ayah mertua" balas kaisar Qin Wang Jing.
"lalu apa kita hanya diam saja tanpa melakukan sesuatu? sementara para rakyat Kekaisaran Wei sangat mengharapkan bantuan dari kita, aku sangat tidak tega setelah melihat sendiri bagaimana mereka hidup dibawah tekanan pajak dan ancaman kaisar Han Ciu" ucap kaisar Guangzhong lagi.
kaisar Qin Wang Jing sudah tidak dapat menjawab lagi, karena dia sendiri sudah tidak tahu harus menjawab apa, sehingga dia hanya diam saja.
"yang mulia, hamba rasa apa yang dikatakan yang mulia Guangzhong ada benarnya yang mulia, kita tidak bisa berpangku tangan melihat penderitaan rakyat Kekaisaran Wei, kita harus segera membebaskan mereka seperti yang pernah dilakukan pangeran Qin Fan dulu" timpal penasihat Zing Yong.
"benar yang mulia, izinkan hamba menggerakkan pasukan dan menyerang pasukan kekaisaran Han yang berada di kekaisaran Wei, hamba takut dengan kita hanya berpangku tangan akan membuat pangeran Qin Fan marah pada kita, karena kita sudah memiliki kekuatan yang lebih dari cukup tapi tidak kita gunakan untuk membantu orang yang membutuhkan bantuan kita" sambung panglima Li Mubai.
kaisar Qin Wang Jing hanya diam lalu memandang kaisar Guangzhong, penasihat Zing Yong dan panglima Li Mubai satu persatu, setelah cukup lama dia terdiam, kaisar Qin Wang Jing berkata.
"baiklah, panglima Li Mubai, yang mulia Guangzhong, aku serahkan masalah ini pada kalian berdua, aku harap kita bisa membebaskan Kekaisaran Wei, sehingga rakyat nya juga bisa hidup normal seperti sediakala" ucap kaisar Qin Wang Jing yang sudah membuat keputusan untuk membantu kekaisaran Wei.
*****
Di daratan yang tidak di ketahui nama nya.
sebulan telah berlalu, dan Qin Fan masih terus menyerap batu bercahaya itu, kultivasi Qin Fan masih belum meningkat dan masih tetap berada di dewa hijau tahap puncak.
meski pun begitu, lautan Qi yang berada di dantian Qin Fan kembali meluas dua kali lipat dari sebelumnya dan meluap luap diseluruh tubuh Qin Fan.
di bulan kedua, lautan Qi Qin Fan semakin meluap luap dan melonjak hebat, dinding yang menghalangi Qin Fan untuk menerobos semakin menipis, dan sebentar lagi Qin Fan akan menerobos.
__ADS_1
di bulan ketiga, lautan Qi Qin Fan meluap luap gila gilaan dari dantian Qin Fan, jika saja Kekuatan fisik Qin Fan tidak kuat, mungkin saja tubuh Qin Fan sudah meledak dan menjadi kabut darah.
Booooomm...
terdengar suara ledakan teredam dari dalam tubuh Qin Fan, dan menandakan jika Qin Fan sudah menembus dewa putih tahap awal, lalu dari dalam tubuh Qin Fan, aura yang sangat kuat merembes keluar.
tapi Qin Fan tidak berhenti disitu saja, sebab dia masih terus menyerap batu bercahaya itu, sebab sangat disayangkan jika di tinggalkan begitu saja.
sementara batu itu bisa meningkatkan kekuatan, jika saja batu itu bisa di masukkan kedalam cincin penyimpanan, mungkin Qin Fan sudah berhenti menyerap nya dan memasukkan batu bercahaya itu ke dalam cincin penyimpanan dan melanjutkan perjalanan nya.
dua bulan sekali lagi telah berlalu bagaimana air yang mengalir deras, didalam waktu dua bulan itu juga Qin Fan terus menyerap batu bercahaya, tapi belum juga ada tanda tanda jika Qin Fan akan menerobos ke tingkatan selanjutnya.
tiga bulan kemudian, lonjakan lautan Qi di dalam dantian Qin Fan kembali terjadi, dan kali ini semakin kuat, bahkan lautan Qi nya sudah semakin luas dari sebelum nya, luas nya sudah seperti sebuah danau besar.
tapi tetap saja Qin Fan belum menerobos naik, dan aneh nya, energi yang terdapat di dalam batu bercahaya itu baru berkurang beberapa persen saja, padahal Qin Fan sudah menyerap nya selama 9 bulan.
3 bulan sekali lagi berlalu, lautan Qin Fan semakin dan semakin melonjak hebat, dan dalam hitungan menit.
Booooomm...
kembali terdengar bunyi ledakan teredam.dari dalam tubuh Qin Fan, kekuatan Qin Fan kembi meningkat, dimana Qin Fan menerobos ke dewa putih tahap menengah.
setelah menstabilkan pondasi kultivasi nya selama 5 jam, Qin Fan membuka mata dan menghentikan kultivasi nya, sebab Qin Fan berpikir jika terus menerus meningkatkan kekuatan tanpa terbiasa dengan kekuatan yang baru, akan mempengaruhi kondisi fisik jika tidak mampu mengendalikan kekuatan itu.
sehingga Qin Fan berpikir jika dia harus menghentikan kultivasi nya dan membiasakan diri dengan kekuatan yang dia miliki saat ini, tapi ketika Qin Fan membuka mata, hari sudah larut malam.
sehingga Qin Fan memutuskan untuk kembali menyerap energi alam untuk lebih menguatkan pondasi kultivasi nya sambil menunggu hari esok.
keesokan harinya, mentari pagi sudah menghangatkan tubuh Qin Fan, lalu Qin Fan membuka mata dan menghentikan kultivasi nya.
kemudian dia berdiri lalu menepuk nepuk pakaian nya yang berdebu, "sudah berapa lama aku menyerap batu ini?" ucap Qin Fan bertanya tanya.
dia tidak tahu jika dia menyerap batu bercahaya itu sudah 11 bulan dia berkultivasi dan menyerap batu itu.
setelah menepuk nepuk pakaian nya yang berdebu, Qin Fan membuat segel formasi ilusi dan segel formasi pelindung pada batu bercahaya itu.
karena Qin Fan ingin mengamankan nya agar tidak ada satu pun yang menemukan batu bercahaya itu, sebab Qin Fan berencana akan kembali dan menyerap nya kembali.
setelah membuat segel formasi ilusi dan segel formasi pelindung, Qin Fan melayang di udara dan melesat dengan kecepatan sedang ke arah Utara seperti sebelumnya.
meski hanya melayang dengan kecepatan sedang, tapi kecepatan Qin Fan meningkat pesat, sebab kekuatan nya juga sudah berada di dewa putih tahap menengah, sehingga kecepatan terbang nya pun meningkat pesat.
setelah dia terbang selama 3 hari tiga malam tanpa henti, akhirnya Qin Fan menemukan sebuah danau emas dengan ukuran 2 kilo meter persegi, lalu Qin Fan melayang mendekat ke danau emas itu.
tapi ketika dia berada 1 kilo meter dari danau emas itu, Qin Fan merasakan ada aura kehidupan yang memiliki kekuatan cukup kuat berada di dalam danau emas itu.
Qin Fan memperkirakan jika Kekuatan pemilik aura itu berada di dewa putih tahap puncak, karena kekuatan yang dia rasakan dari pemilik aura itu sama dengan kekuatan yang di miliki raja Huo, raja Du dan ratu Yu.
sesaat Qin Fan melayang tepat berada di atas danau emas dan mengamati danau emas, karena dia ingin lihat sosok yang memiliki aura yang cukup kuat itu.
setelah mengamati beberapa saat dan tidak dapat dia lihat sosok itu, Qin Fan memutuskan untuk turun ke danau itu dan melihat nya secara langsung.
lalu Qin Fan mendarat telat diatas permukaan danau emas dan mengedarkan aura spiritual nya kedalam danau dan menajamkan dan memfokuskan pendengaran nya di dasar danau emas.
semakin dia mengedarkan aura spiritual nya kedalam danau emas, Qin Fan merasakan aura itu semakin kuat, lalu Qin Fan memutuskan untuk menyelam dan melihat siapa pemilik aura yang cukup kuat itu.
setelah Qin Fan menyelam 200 meter kedalam, Qin Fan masih belum juga melihat apa apa, justru aura yang dia rasakan semakin kuat, dan aneh nya, semua bekas goresan pedang yang terdapat di seluruh tubuhnya hilang seketika.
bahkan racun yang terdapat didalam tubuhnya karena mengonsumsi pil penyembuhan dan pil pengembalian Qi pun hilang semua, hal itu membuat Qin Fan sangat senang.
meski merasa senang karena bekas luka dan racun ditubuhnya sudah hilang semua, tapi Qin Fan masih bersikap biasa saja, karena dia sangat penasaran dengan sosok yang berada di dasar danau emas.
lalu Qin Fan menyelam semakin dalam, 500 meter kemudian, Qin Fan melihat sebuah istana berwarna emas di dasar danau, karena penasaran, Qin Fan terus menyelam mendekati istana yang berada di dasar danau itu.
tapi sebelum dia mencapai istana, sebuah serangan dari samping menyerang Qin Fan, Qin Fan yang merasakan ada serangan dari samping pun menoleh, kemudian dia bergerak zig zag untuk menghindari serangan itu.
setelah Qin Fan berhasil menghindari serangan itu, Qin Fan berbalik dan melihat siapa yang menyerang nya, dan ternyata yang menyerang Qin Fan adalah.
*****
BERSAMBUNG......
****
Aku tunggu tiap chapter sampai 1.500 like baru aku up episode selanjutnya.
karena banyak yang jadiin favorit tapi pelit like.
tidak menghargai usaha saya sama sekali.
Tinggalkan Like dan komentar nya ya kak!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
__ADS_1
Terima kasih...