Kultivasi Dewa

Kultivasi Dewa
Chen Long


__ADS_3

perlahan Qin Fan terus masuk ke bagian dalam hutan perbatasan, semakin kedalam, aura yang dia rasakan semakin kuat, lalu dia turun ke tanah dan melanjutkan perjalanan nya dengan berjalan kaki.


3 jam kemudian, Qin Fan menemukan bekas jalan yang sudah lama sekali di tinggalkan, jalan itu adalah bekas jalan yang dulu sering di gunakan para kultivator dan pedagang untuk melintasi hutan Perbatasan.


tapi sejak kemunculan hewan buas tingkat tinggi di hutan perbatasan, jalan itu sudah tidak di gunakan lagi.


lagi lagi Qin Fan merasa aneh, karena guru nya Mo Lian tidak menceritakan tentang hutan perbatasan itu dan hewan buas yang jadi penghuni nya.


beberapa saat dia berpikir kenala Mo Lian tidak menceritakan tentang itu, Qin Fan kembali berjalan masuk ke dalam hutan.


Geerrr...


Geerrr...


tiba tiba sekelompok serigala angin muncul di depan Qin Fan, dan kekuatan mereka berada di raja dewa, tidak ingin membuang waktu, Qin Fan membuat gerakan tangan dan menghujani kelompok serigala angin itu dengan jarum es.


slup slup slup..


jarum es yang berjumlah ratusan itu melesat dengan kecepatan tinggi dan menewaskan sekelompok serigala angin itu.


lalu Qin Fan melanjutkan perjalanan nya, belum juga 100 meter berjalan, kembali Qin Fan di hadang seekor beruang raksasa, tinggi beruang itu mendapat 10 meter, dan panjang nya mencapai 35 meter, kekuatan nya juga berada di kaisar dewa puncak.


lalu beruang raksasa itu menyerang Qin Fan dengan cakar nya, sementara itu Qin Fan memblokir serangan beruang raksasa itu dengan perisai es nya.


Booooomm...


ledakan terjadi disaat cakar beruang itu berbenturan keras dengan perisai es milik Qin Fan.


lalu Qin Fan melepaskan pukulan api kekacauan nya, dan mengenai telak di kepala beruang raksasa itu.


Booooomm...


kembali terjadi ledakan disaat pukulan api kekacauan Qin Fan mengenai telak kepala beruang raksasa dan menghancurkan nya.


setelah itu, Qin Fan melanjutkan perjalanan nya, menjelang malam, langit menjadi gelap, kemudian di susul dengan suara petir yang bersautan di hutan perbatasan, lalu hujan deras pun turun dari langit, Qin Fan memutuskan untuk mencari goa agar dapat berlindung dari hujan dan mengganti pakaian nya.


beberapa saat kemudian, Qin Fan menemukan sebuah goa yang cukup untuk menampung 10 orang di dalam nya, lalu Qin Fan masuk ke dalam goa itu.


terlihat goa itu sangat kotor, melihat itu, Qin Fan menggunakan elemen angin nya dan membersihkan goa itu, beberapa saat kemudian, goa itu sudah bersih, lalu Qin Fan membuka pakaian nya dan mengganti yang baru.


tiba tiba samar samar Qin Fan merasakan aura kehidupan yang berasal dari dalam goa, padahal goa itu tidak terlalu besar, kemudian Qin Fan mengamati setiap dinding goa, lalu Qin Fan melihat ada cela seukuran bola pingpong yang yang sejajar dengan dada manusia.


karena penasaran, Qin Fan mencoba untuk mengintip dari lubang seukuran bola pingpong itu, dan ketika dia mengintip, Qin Fan cukup terkejut, karena dia melihat ada lorong masuk kedalam.


lalu Qin Fan meninju dinding itu dengan keras.


Booooomm...


bunyi ledakan disaat Qin Fan meninju dinding goa, lalu dinding goa itu hancur berkeping-keping, dan terlihat jelas ada lorong yang menuju kebawah dengan tangga batu yang berjejer rapi.


ketika Qin Fan ingin berjalan menuruni tangga batu itu, tiba tiba ada bola api yang sangat banyak melesat dengan cepat ke arah nya, lalu Qin Fan membuat gerakan tangan dan membuat perisai es dan memblokir serangan bola bola api itu.


Booooomm Booooomm Booooomm...


terdengar ledakan puluhan kali disaat bola bola api itu menghantam perisai es yang di buat Qin Fan dan menghancurkan perisai es itu lalu melempar Qin Fan keluar dari dalam goa.


"sangat kuat" gumam Qin Fan setelah kembali berdiri.


"manusia? berani sekali kamu menghancurkan dinding yang aku ciptakan" ucap sebuah suara yang berasal dari dalam goa.


lalu muncul sesosok pria tua yang keluar dari dalam goa, lalu di susul oleh ratusan orang lain nya dari belakang, jumlah mereka lebih dari 500 orang.


untuk sejenak Qin Fan tidak mengatakan apa apa, dia mencoba mengukur kekuatan pria tua itu, tapi lagi lagi Qin Fan tidak dapat mengukur tingkat kekuatan nya.


sedangkan kekuatan ratusan orang yang berada di belakang pria tua itu berada di semi abadi bintang 9.


"gleeek..


Qin Fan menelan ludah nya dengan kasar ketika melihat lebih dari 500 orang itu berada di semi abadi bintang 9.


"pasukan nya saja semi abadi bintang 9, pantas saja aku tidak dapat mengukur kekuatan pria tua ini" gumam Qin Fan membatin.


lalu dia segera bersikap ramah dan melemparkan senyum termanis nya agar tidak menyinggung pria tua itu dan berkata.

__ADS_1


"maafkan aku tetua, aku tidak sengaja melakukan nya" ucap ramah Qin Fan dengan menangkupkan tangan nya, dia


"tidak sengaja kata mu? apa kamu berpikir bisa membodohi ku hah?" bentak pria tua itu.


sebelum Qin Fan menjawab, pria tua itu merasakan aura milik anak nya, lalu dia menatap tajam pada Qin Fan, kemudian pria tua itu berkata.


"manusia? kenapa aku merasakan aura anak ku pada diri mu? kamu apakan anak ku hah?" bentak lagi pria tua itu, karena dia berpikir jika Qin Fan sudah membunuh anak nya.


mendengar itu Qin Fan mengerutkan kening nya, sebab dia bingung dengan anak yang di maksud pria tua itu, karena dia tidak merasa berurusan dengan manusia mana pun selama dia melakukan perjalanan ke hutan perbatasan ini.


karena penasaran, Qin Fan bertanya dengan hormat, "maafkan aku tetua, tapi aku tidak mengerti dengan maksud ucapan tetua, karena aku tidak pernah bertemu dengan anak tetua, jadi bagaimana mungkin aku berurusan dengan anak tetua" ucap Qin Fan yang bingung.


"kamu jangan membodohi ku lagi manusia, aku dapat merasakan dengan jelas jika anak ku Shen Long berada di tubuh mu, cepat katakan, apa yang sudah kamu lakukan pada anak ku!! atau aku akan menghancurkan tubuh mu, bahkan jiwa mu akan aku hancurkan sehingga kamu tidak dapat bereinkarnasi lagi" ucap pria tua itu mengancam, urat urat di leher nya terlihat jelas karena kemarahan nya.


lalu dia mengeluarkan aura raja naga yang sangat kuat dan menindas Qin Fan, Qin Fan pun langsung tersungkur karena tidak dapat menahan aura raja naga yang di keluarkan pria tua itu.


sekuat tenaga Qin Fan berusaha untuk bangkit, tapi dia tetap saja tidak bisa, jangankan untuk bangkit, bahkan menggerakkan jari tangan nya saja dia tidak mampu.


Ukhuk ukhuk..


Qin Fan memuntahkan seteguk darah dari mulut nya, tidak lama kemudian, Qin Fan yang sudah tidak kuat menahan aura raja naga itu hampir kehilangan kesadaran nya, tapi pria tua itu segera menarik aura raja naga nya kembali.


Qin Fan pun dapat bernafas dengan lega setelah aura raja naga yang menindas nya itu ditarik kembali, lalu sekuat tenaga Qin Fan berusaha untuk berdiri.


dan baru saja Qin Fan berusaha berdiri, pria itu berjalan ke arah nya dan mencengkeram leher nya dan berkata dengan marah.


"cepat katakan!! kamu apakan anak ku? atau aku akan menghancurkan tubuh mu dan akan menyiksa jiwa mu?" bentak pria tua itu yang sudah mencengkeram leher Qin Fan.


ukhuk ukhuk..


Qin Fan batuk batuk karena leher nya tercekik, lalu dia berusaha untuk berbicara, "She-Shen Long, ba-baik baik sa-saja tuan" jawab terbata bata Qin Fan karena leher nya tercekik pria tua.


mendengar jika Shen Long baik baik saja, pria tua itu melepaskan cengkraman tangannya dari leher Qin Fan, tapi dia masih menatap tajam Qin Fan, lalu kembali dia membentak Qin Fan.


"lalu dimana anak aku? cepat katakan!!" bentak pria tua itu.


tanpa menunggu lama, Qin Fan mengeluarkan pedang emas putih dari cincin penyimpanan nya, lalu pedang emas putih yang sudah keluar itu merasakan aura yang sangat dia kenal.


pedang emas putih berubah wujud menjadi naga putih yang sangat besar, kemudian dia berubah wujud nya lagi menjadi manusia.


"Shen'er?" panggil pria tua itu pada Shen Long.


"ayah?" ucap Shen Long pada pria tua itu.


lalu segera Shen Long berlutut di depan pria tua itu, tapi segera pria tua itu memegang pundak nya dan memeluk nya dengan erat.


"maafkan aku ayah, aku sudah meninggalkan ayah dan klan" ucap Shen Long dengan air mata yang menetes di dalam pelukan ayah nya.


"ayah yang seharusnya minta maaf pada mu shen'er, andai saja saat itu ayah tidak memaksa mu, kita tidak akan berpisah selama ini, maafkan ayah shen'er" balas pria tua itu yang merupakan ayah dari Shen Long.


setelah sepasang ayah dan anak itu berpelukan beberapa saat, keduanya melepaskan pelukan mereka, lalu pria tua itu menatap tajam Qin Fan dan bertanya pada Shen Long.


"Shen'er, siapa manusia ini? kenapa kamu bisa jadi senjata untuk manusia lemah seperti dia?" ucap pria tua itu tidak puas, karena anak kesayangan nya dan merupakan anak satu satu nya menjadi senjata untuk Qin Fan yang kata nya lemah.


"ayah jangan salah sangka dulu, justru aku yang berterima pada tuan muda Qin, karena tuan muda Qin lah yang mengeluarkan ku dari dimensi para Yao dan bertemu dengan ayah, jika bukan karena tuan muda Qin, kita masih akan terpisah dan tidak tahu kapan akan bertemu, dan mungkin kita tidak akan pernah bertemu lagi" ucap Shen Long menjelaskan.


"apa maksud mu shen'er? bagaimana bisa kamu berada di dimensi para Yao? apa yang terjadi dengan mu?" rentetan pertanyaan di lontarkan pria tua itu.


"cerita nya panjang ayah, ringkas nya aku tidak sengaja bertemu dengan salah satu tuan muda klan naga hitam dan murid murid klan mereka di alam langit, lalu aku bertarung dengan mereka, karena aku seorang diri dan kekuatan ku setara dengan mereka, aku terluka parah di pertarungan itu, ketika aku merasa sudah tidak tertolong lagi, tiba tiba ada seseorang yang menyelamatkan ku, dan ketika aku siuman, aku berada di sebuah bukit yang berada di dimensi Yao" ucap ringkas Shen Long.


mendengar putra nya menyebut nama klan naga hitam, wajah pria tua itu jadi sangat merah karena marah, dia mengepalkan tangannya hingga kuku kuku nya menembus telapak tangan nya dan berdarah.


"sudah lah ayah, yang penting aku selamat dan bisa bertemu lagi dengan ayah" ucap Shen Long yang melihat kemarahan di wajah ayah nya.


lalu Shen Long memalingkan wajahnya ke Qin Fan, lalu dia memperkenalkan Qin Fan pada ayah nya.


"tuan muda, maafkan ayah ku karena sudah bertindak kasar pada tuan muda" ucap Shen Long.


"maafkan aku anak muda, aku sudah salah menilai mu" ucap pria tua itu.


"tidak apa apa tetua, aku memaklumi nya, karena sebagai seorang ayah, tentu seorang ayah akan marah jika merasakan aura anak nya pada tubuh orang lain dan berpikir jika orang itu sudah mencelakai anak nya" balas Qin Fan ramah sambil menangkupkan tangan nya dengan hormat.


"terima kasih anak muda, oh iya, kenalkan nama ku Chen Long, dan mereka adalah murid murid klan naga langit kami" ucap Chen Long mengenalkan nama nya.

__ADS_1


"tidak masalah tetua Chen, dan nama ku adalah Qin Fan" balas Qin Fan.


"apa?"


"Qin?"


"Bruuuk"


Chen long langsung menjatuhkan diri dan berlutut didepan Qin Fan setelah mendengar marga Qin Fan adalah Qin.


"maafkan hamba penguasa muda, hamba mempunyai mata tapi tidak dapat melihat dengan jelas, hamba siap dihukum penguasa muda" ucap Chen Long yang tiba tiba berlutut.


"kalian semua, cepat berlutut dan beri hormat pada tuan muda" perintah Chen Long pada murid murid klan nya.


"Bruuuk"


"Hormat kami penguasa muda" ucap semua murid klan naga langit dalam posisi berlutut.


Qin Fan yang melihat itu tampak bingung, karena dia tidak mengerti dengan apa yang ada di depan nya itu.


"apa yang tetua lakukan? aku tidak enak di perlakukan seperti ini terus, bangun lah dan kita mengobrol seperti biasa" ucap Qin Fan yang bingung dan merasa tidak enak hati.


"hamba tidak berani berani muda, dan hamba tidak pantas duduk bersama penguasa muda" balas Chen Long yang masih berlutut.


mendengar itu, Qin Fan sudah tidak bisa berkata apa apa lagi, tapi dia juga sangat penasaran, kenapa Chen Long tiba tiba berlutut ketika mendengar nama Qin.


itulah yang menjadi pertanyaan Qin Fan saat ini, dan dia ingin tahu ada apa dengan marga Qin, sehingga pria tua di depan nya itu berlutut begitu saja ketika mendengar nama Qin.


bukan hanya Qin Fan saja yang bingung, bahkan Shen Long juga lebih bingung dan sangat penasaran dengan latar belakang Qin Fan.


"baiklah jika tetua tidak mau duduk bersama ku, sekarang tolong ceritakan ada apa dengan nama Qin!!" ucap Qin Fan.


"maaf penguasa muda, tolong jangan panggil hamba dengan sebutan tetua, karena itu adalah hal yang tabu" balas Chen Long.


hal itu lagi lagi membuat Qin Fan dan Shen Long semakin penasaran, lalu dia meminta Chen Long untuk menceritakan latar belakang nya.


"baiklah Chen Long, sekarang ceritakan pada ku, ada apa dengan nama Qin!!" ucap Qin Fan.


"baik penguasa muda, tapi bisakah hamba meminta setetes darah penguasa muda?" tanya Chen Long.


Qin Fan yang tidak curiga, dia langsung menggigit ujung jari nya dan meneteskan darah nya pada lencana yang di berikan Chen Long, lalu yang terjadi selanjutnya adalah lencana itu bergetar, kemudian mengeluarkan cahaya yang sangat terang, hingga menyilaukan mata semua orang.


beberapa saat kemudian, lencana itu berhenti mengeluarkan cahaya dan kembali seperti semula, melihat itu, Chen Long menangis tersedu-sedu, lalu dia bangun dari berlutut dan memeluk Qin Fan dengan sangat erat.


hal itu membuat Qin Fan dan semua orang yang ada itu semakin penasaran.


"baik lah penguasa muda, tolong ikut hamba kedalam istana kecil kami" ucap Chen Long yang sudah melepas pelukan nya.


"baik" jawab Qin Fan.


lalu Chen Long memimpin jalan dan masuk ke dalam goa, di sepanjang jalan, Qin Fan takjub dengan lorong itu, dimana kristal cahaya berjejer rapi di sepanjang lorong dan menerangi lorong itu.


dan setelah mereka berjalan cukup lama, akhirnya mereka tiba di gerbang dunia kecil, lalu Chen Long membuka gerbang itu dan mempersilahkan Qin Fan masuk lebih dulu.


"silahkan penguasa muda" ucap Chen Long.


lalu Qin Fan masuk ke dalam gerbang dunia kecil itu, dan di ikuti oleh Chen Long, Shen Long dan yang lain nya, tapi ada beberapa orang yang tinggal untuk berjaga.


setelah berada di dalam lorong dimensi ruang dan waktu, mereka satu persatu keluar dari lorong dimensi ruang dan waktu itu.


Whush... Whush... Whush...


*****


BERSAMBUNG...


*****


Tinggalkan Like dan komentar nya ya kak!!!


Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.


apa lagi kalo dikasih tips😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2