
seminggu sudah Qin Fan melayang di udara tanpa henti, menjelang sore, Qin Fan beristirahat di sebuah bukit kecil untuk mengisi kembali Qi nya yang terkuras, lalu Qin Fan duduk di atas batu besar dan mengambil sikap lotus untuk menyerap energi alam.
pagi harinya Qin Fan melanjutkan perjalanan, hari demi hari dia melayang di atas udara, dan seminggu kembali telah berlalu, sepanjang perjalanan, Qin Fan tidak beristirahat di kota mau pun desa yang dia lewati, sebab Qin Fan ingin secepatnya sampai di pulau misterius itu.
tiga hari kemudian menjelang malam, Qin Fan sampai di sebuah kota, lalu dia mendarat tidak jauh dari kota itu, kemudian Qin Fan berjalan ke arah gerbang dengan berjalan kaki, beberapa saat kemudian Qin Fan sampai di gerbang kota.
"Kota Angin"
itulah nama kota yang Qin Fan singgahi, setelah giliran Qin Fan di periksa, seperti biasa, Qin Fan mengeluarkan lencana sekte elang emas dan membayar 10 koin emas lalu masuk ke dalam kota.
setelah masuk ke dalam kota, Qin Fan mencari penginapan, 200 meter kemudian, Qin Fan melihat sebuah penginapan lalu dia masuk ke penginapan itu.
"selamat datang di penginapan kami tuan muda, apa tuan muda ingin menginap?" ucap pelayan.
"benar nona, apa masih ada kamar yang kosong?" tanya Qin Fan.
"ada tuan muda, tapi hanya tersisa kamar VIP tuan muda, dan biaya permalam nya 25 koin emas" ucap pelayan.
"baiklah, aku akan mengambil kamar itu untuk 10 hari" balas Qin Fan, lalu Qin Fan mengeluarkan satu kantong koin emas yang berjumlah 300 koin emas dan memberikan pada pelayan.
lalu pelayan itu mengatakan jika koin emas yang diberikan Qin Fan terlalu banyak, tapi seperti biasa, Qin Fan mengatakan jika sisa nya untuk pelayan, setelah itu pelayan membawa Qin Fan di kamar nya dan mempersilahkan Qin Fan masuk sambil memberikan kunci nya.
Di dalam kamar, Qin Fan membuka semua pakaian nya lalu dia membersihkan diri, setelah membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, Qin Fan membuka dunia jiwa dan masuk kedalam, tapi sebelum masuk, Qin Fan berpesan pada pelayan agar jangan ada yang mengganggu nya, karena dia ingin beristirahat.
Whush....
Qin Fan muncul di depan ruang kultivasi nya, lalu Qin Fan masuk kedalam ruang kultivasi nya dan mengeluarkan 2 kristal jiwa semi abadi bintang 7 milik Yao yang dia dapatkan dari dunia pedang untuk menyerapnya.
karena Qin Fan berpikir jika di pulau misterius, tempat makan naga kuno itu memiliki penjaga yang sangat kuat, sehingga dia ingin meningkatkan kekuatan nya agar tidak terlalu kesulitan jika dia berada di pulau misterius.
lalu Qin Fan duduk mengambil sikap lotus dan mulai menyerap kedua kristal jiwa itu, perlahan tapi pasti, kedua kristal jiwa itu terserap oleh Qin Fan.
dua minggu telah berlalu, tapi Qin Fan masih belum ada tanda tanda Qin Fan akan menerobos ke bintang selanjutnya, hari demi hari terus berlalu, dan Qin Fan terus menyerap kedua kristal jiwa itu.
*****
Di istana kekaisaran Zhou.
kaisar Zhou Tian, para pejabat Kekaisaran dan para Patriak sekte besar mendiskusikan sesuatu yang sangat penting, yaitu pergerakan pasukan Kekaisaran Ling yang semakin mendekat ke wilayah perbatasan mereka.
karena saat ini Kekaisaran Ling ingin menyerang Kekaisaran Zhou, sehingga kaisar Zhou Tian, para mentri, jendral dan para Patriak sekte besar melakukan rapat.
"yang mulia, saat ini pasukan Kekaisaran Ling sudah bergerak ke perbatasan, hamba rasa kita juga harus menggerakkan pasukan ke perbatasan juga" ucap panglima Tian Fei.
"benar yang mulia, jika kita terlambat menggerakkan pasukan, takut nya kita dalam posisi yang sulit, jika kita menggerakkan pasukan lebih awal, kita bisa menempatkan mereka di tempat tempat strategis dan membuat jebakan disitu" timpal mentri pertahanan atau mentri Zhou Qian, dia adalah sepupu dari kaisar Zhou Tian.
tampak kaisar Zhou Tian mengangguk paham, lalu kaisar bertanya pada Patriak sekte yang ada.
""bagaimana dengan pendapat kalian mengenai ini?" tanya kaisar Zhou Tian.
setelah cukup lama terdiam, Wang Liong mengangkat suara.
"yang mulia, hamba setuju dengan panglima Tian Fei dan mentri Zhou Qian, karena jika kita juga menggerakkan pasukan dari sekarang dan menempatkan mereka di tempat tempat yang strategis, lalu memasang jebakan disana, maka akan mengurangi jatuh korban dari pihak kita" ucap Wang Liong menyampaikan pendapat nya.
sejenak kaisar Zhou Tian mengangguk, lalu dia bertanya pada para patriak yang lain, "bagaimana dengan kalian?" tanya kaisar Zhou Tian.
"hamba setuju yang mulia" jawab Luo Feng.
"hamba juga setuju yang mulia" satu persatu para Patriak sekte besar dan menengah itu setuju dengan rencana panglima Tian Fei dan mentri Zhou Qian.
lalu kaisar Zhou Tian memberi perintah pada panglima Zhou Tian untuk menggerakkan pasukan ke perbatasan selatan untuk di tempatkan di tempat tempat strategis dan membuat jebakan.
"panglima Tian Fei, segera gerakkan pasukan ke perbatasan selatan dan tempatkan mereka di tempat tempat yang strategis dan buat jebakan di situ, pastikan mereka melakukan nya dengan baik" perintah kaisar Zhou Tian.
"dan untuk para Patriak, aku harap kalian juga mengirimkan murid murid kalian untuk membantu prajurit Kekaisaran di peperangan nanti, karena seperti yang semua kita ketahui, pasukan Kekaisaran Ling lebih unggul jumlah dan kekuatan" perintah kaisar Zhou Tian pada para patriak sekte.
"baik yang mulia" jawab mereka serempak.
kemudian mereka semua membubarkan diri dan kembali ke sekte mereka masing masing.
tingkat Kultivasi Luo Feng dan Wang Liong saat ini meningkat pesat, dimana yang awal nya mereka berada di kaisar dewa tahap puncak, hanya dalam waktu 8 bulan saja mereka sudah berada di semi abadi bintang 2, semua itu tidak lepas dari pil dan buah buah abadi pemberian Qin Fan sebelum Qin Fan kembali ke daratan rendah.
sedangkan untuk murid murid sekte elang emas, murid luar yang awal nya berada di pendekar raja, sekarang sudah berada di dewa bumi, murid dalam yang awal nya dewa bumi, sekarang berada di dewa langit, murid inti yang awal nya berada di dewa langit, sekarang berada di dewa surga, dan murid elit yang awal nya berada di dewa surga, sekarang berada di raja dewa, dan ada beberapa di antara mereka yang sudah berada di kaisar dewa tahap awal.
sementara para tetua sekte sudah berada di kaisar dewa tahap puncak semua, sungguh kekuatan yang yang mengerikan jika di bandingkan kekuatan sekte sekte besar lain nya, dan karena hal itulah yang membuat sekte mereka menjadi sekte terkuat yang ada di kekaisaran Zhou.
tingkat Kultivasi Luo Xia juga meningkat drastis dalam waktu 8 bulan ini, dimana yang awal nya hanya berada di pendekar dewa bintang 3, sekarang sudah berada di pendekar dewa bintang 7 dalam waktu 8 bulan saja.
diantara para murid sekte, Luo Xia tidak memiliki bakat sama sekali, dia tidak seperti murid murid sekte elang emas, bakat yang di miliki Luo Xia sangat rendah, sehingga kultivasi nya sangat lambat.
3 hari kemudian, Luo Feng sudah sampai di sekte elang emas, lalu dia di sambut para tetua nya, kemudian mereka semua pergi ke aula pertemuan, setelah duduk, Luo Feng membuka rapat.
"yang mulia kaisar mengundang ku dan semua Patriak sekte besar dan menengah ke istana karena situasi Kekaisaran dalam siaga perang, dan yang mulia kaisar meminta kita yang berada di kekaisaran Zhou ini membantu prajurit Kekaisaran di peperangan nanti" ucap Luo Feng menjeda kata kata nya.
"dan kami semua setuju untuk membantu prajurit Kekaisaran dalam peperangan nanti, karena bagaimanapun juga, kita berada di kekaisaran Zhou, dan kita tidak bisa diam saja disaat tanah leluhur kita ingin di rampas Kekaisaran lain, dan aku perintahkan pada kalian untuk menyiapkan murid murid sekte untuk membantu pasukan Kekaisaran di perbatasan, tapi hanya murid dalam kelas yang pergi, sementara murid luar tetap berada di sekte" lanjut Luo Feng.
lalu seorang tetua bertanya, "apa patriak yang memimpin murid murid ke perbatasan?" tanya tetua itu memastikan.
__ADS_1
Luo Feng tidak menjawab tapi hanya menganggukkan kepalanya saja, lalu dia berkata, " baiklah, beritahu semua murid dalam, murid inti dan murid elit untuk bersiap siap ke perbatasan, karena kita akan berangkat besok pagi" perintah Luo Feng.
"baik Patriak" balas para tetua.
*****
Di dunia jiwa.
sebulan telah berlalu, tapi belum juga ada tanda tanda Qin Fan akan menerobos, padahal energi yang begitu padat dari kedua kristal jiwa itu sudah hampir habis.
sepuluh hari kemudian, lautan Qi Qin Fan melonjak kuat, angin berhembus kencang dan berputar putar diatas kepala Qin Fan, beberapa saat kemudian.
Booooomm....
terdengar bunyi teredam dari dalam tubuh Qin Fan, yang menandakan dia naik tingkat ke semi abadi bintang 5, setelah menstabilkan pondasi kultivasi nya, Qin Fan membuka mata nya.
"semakin tinggi tingkat kultivasi, semakin sulit juga untuk naik tingkat, bahkan dua kristal jiwa semi abadi bintang 7 pun aku hanya naik tingkat 1 bintang" gumam Qin Fan yang merasa tidak puas.
"sebaiknya aku membersihkan diri dan keluar dari sini, entah sudah berapa lama aku disini" lanjut Qin Fan bergumam.
lalu dia berdiri dan menepuk nepuk pakaian nya yang berdebu, kemudian dia pergi ke kamar dan membersihkan diri, setelah membersihkan diri dan memakai pakaian nya yang baru, Qin Fan keluar dari dunia jiwa.
Whush....
Qin Fan muncul di dalam kamar nya yang ada di penginapan, lalu dia membuka pintu kamar nya dan berjalan menuruni tangga ke lantai dasar.
sesampainya di lantai dasar, Qin Fan duduk di meja yang berada di dekat jendela, lalu seorang pelayan menyapa nya.
"selamat pagi tuan muda" ucap pelayan itu yang tempo hari mengantarkan Qin Fan kedalam kamar, karena saat Qin Fan keluar dari dunia jiwa, hari sudah pagi.
"sudah berapa hari aku tidak keluar?" tanya Qin Fan pada pelayan.
"tuan muda tidak luar kamar sudah 5 hari" jawab pelayan ramah.
"terima kasih, tolong bawakan aku makan terbaik yang kalian punya" ucap Qin Fan lalu memberikan 1 kantong koin emas yang isi nya 25 koin emas.
"baik tuan muda" jawab pelayan lalu kembali ke dapur mengambil pesanan Qin Fan.
"apa saudara juga ikut dalam peperangan nanti? tanya si A pada si B.
"bagaimana pun juga aku tetap ikut, karena sekte ku juga ikut dalam peperangan itu" jawab si B.
lalu si B balik bertanya, " lalu bagaimana dengan saudara,? apa saudara juga akan ikut dalam peperangan itu?" tanya si B.
"aku juga sangat ikut dalam peperangan itu, karena aku tidak ingin orang asing menguasai tanah leluhur ku" jawab si A.
"maaf tuan tuan, tadi aku tidak sengaja kalian membicarakan tentang perang, jika tuan tuan tidak keberatan, perang apa yang tuan tuan maksudkan?" tanya Qin Fan penasaran.
kedua pemuda yanh ditanya pun jadi heran, karena semua kota, klan dan sekte sudah tahu jika kekaisaran Zhou dan menghadapi perang, tapi pemuda didepan mereka itu tidak tahu apa apa.
"apa tuan tidak berasal dari kekaisaran ini?" tanya si B.
"benar tuan, aku bukan berasal dari kekaisaran ini, aku berasal dari kekaisaran Qin, dan perkenalkan nama ku Qin Fan" jawab Qin Fan memperkenalkan diri dengan menggunakan kekaisaran Qin di benua tengah sebagai latar belakang nya.
"Oh jadi tuan berasal dari benua tengah? pantas saja tuan tidak tahu keadaan Kekaisaran Zhou saat ini, saat ini Kekaisaran Ling sudah menggerakkan pasukan nya ke perbatasan, dan yang mulia meminta sekte sekte besar mau pun menengah untuk membantu prajurit Kekaisaran di perbatasan" jawab si B.
"dan perkenalkan nama ku Fei Hung, dan ini teman ku Hong Xiao" ucap lanjut Fei Hung memperkenalkan diri.
"maaf karena aku masih bertanya tuan, jika dari sini ke perbatasan membutuhkan waktu berapa lama tuan?" tanya Qin Fan.
"karena kita berada di wilayah selatan, dan peperangan itu akan terjadi di perbatasan selatan, maka dari sini ke perbatasan hanya membutuhkan waktu 3 hari untuk perjalanan memakai kuda, tapi jika dengan terbang, hanya membutuhkan waktu setengah hari tuan" jawab Fei Hung.
"terima kasih untuk informasinya tuan Fei, aku permisi keluar" ucap Qin Fan ramah sambil berdiri dan menangkupkan tangan nya.
"baik tuan" balas Fei Hung dan Hong Xiao serempak.
lalu Qin Fan keluar dari penginapan dan berjalan ke gerbang selatan kota, satu jam kemudian, Qin Fan sampai di perbatasan selatan kota, tapi dia di tahan prajurit penjaga gerbang, karena saat ini, setiap gerbang kota di jaga ketat oleh prajurit.
"maaf tuan, tuan tidak bisa pergi selatan, karena saat ini akan ada peperangan di perbatasan selatan" ucap prajurit itu ramah.
mendengar itu, Qin Fan tertegun sejenak, karena meski sudah dalam keadaan siaga, tapi prajurir di depan nya itu masih bersikap ramah pada nya, lalu dia mengekuarkan lencana emas sekte elang emas dan dia tunjukkan pada prajurit itu dan berkata.
"maaf tuan, aku ke perbatasan karena ingin menyusul murid murid sekte elang emas" jawab Qin Fan bohong.
melihat lencana emas sekte elang emas, prajurir yang tadi sudah sopan, menjadi lebih sopan lagi pada Qin Fan, karena dia tahu betul kekuatan sekte elang emas.
"maafkan aku tuan, aku tidak tahu jika tuan adalah salah satu tetua di agung sekte elang emas" ucap prajurit dengan sangat sopan, KA dia tahu setiap sekte yang memegang lencana emas hanya Patriak sekte dan tetua agung sekte, sehingga dia mengira jika Qin Fan adalah tetua agung sekte elang emas.
"tidak apa apa tuan, tuan sudah melakukan tugas dengan baik" balas Qin Fan yang ramah juga.
lalu prajurit itu membuka gerbang dan mempersilahkan Qin Fan keluar, lalu Qin Fan pun keluar dari gerbang, setelah berada cukup jauh dari gerbang kota, Qin Fan melayang di udara dan melesat dengan kecepatan penuh.
Whush....
sebagai seorang kultivator semi abadi bintang 5, Qin Fan melesat bagaikan cahaya, tiga jam kemudian, Qin Fan sampai di perbatasan selatan, dari langit dapat Qin Fan lihat pasukan Kekaisaran Zhou dan muris murid sekte sudah bersiaga di dalam benteng.
setelah dia melihat persiapan yang di lakukan prajurit dan murid murid sekte cukup lama, Qin Fan terus melesat ke arah selatan menuju ke pasukan Kekaisaran Ling.
__ADS_1
1 jam kemudian.
Qin Fan dapat melihat prajurit Kekaisaran Ling dengan jumlah lebih dari 2 juta orang berbaris menuju ke perbatasan, sementara di belakang barisan prajurit itu ada satu kereta kuda yang sangat mewah dan di kawal dengan ratusan prajurit bayangan di atas langit.
dan kekuatan rata rata para prajurit bayangan itu berada di kaisar dewa tahap puncak, dan dua orang lain nya berada di semi abadi bintang 2, Qin Fan perkirakan kedua orang itu adalah pemimpin dari prajurir bayangan itu.
lalu Qin Fan melayang ke arah mereka, kedua pemimpin prajurit bayangan yang merasa ada aura yang mendekat, mereka memberi perintah pada pasukan bayangan untuk bersiaga.
beberapa saat kemudian.
Whush....
Qin Fan muncul di depan para prajurit bayangan itu, lalu dia berkata.
"aku peringatkan pada kalian untuk kembali, dan bilang pada kaisar kalian agar tidak menyerang kekaisaran Zhou" ucap Qin Fan pada kedua pemimpin prajurit bayangan.
mendengar seorang pemuda tampan yang mengingatkan mereka, membuat kedua pemimpin prajurit bayangan itu tertawa terbahak bahak.
"Hahahaha...., apa aku tidak salah sedang bocah? kamu bilang memberi peringatan pada kami? apa kami bercanda? Hahahaha..." ucap salah satu pemimpin bayangan tertawa renyah, karena dia melihat kekuatan Qin Fan hanya berada di dewa langit tahap puncak.
tapi Qin Fan tidak tersinggung atau marah, dia menganggap itu hanya angin lalu, lalu dia kembali berkata.
"sekali lagi aku peringatkan, tarik pasukan kalian dan katakan pada kaisar kalian agar menarik pasukan nya dan membatalkan peperangan itu, dan jangan pernah lagi berniat menyerang kekaisaran Zhou, jika tidak" ucapan Qin Fan terpotong oleh pemimpin prajurit bayangan.
"jika tidak apa? apa yang bisa kamu lakukan bocah? hanua seekor semut bertidak seekor singa" ucap pemimpin prajurit bayangan memotong ucapan Qin Fan.
"keras kepala" ucap Qin Fan lalu melepaskan pukulan api kekacauan.
Booooomm...
pemimpin prajurit yang sejak tadi bertingkah Sombo itu langsung meledak dan menjadi kabut darah.
pemimpin prajurit bayangan yang satu nya dan semua prajurit bayangan yang melihat itu membuat mereka sangat terkejut, karena seorang semi abadi bintang 2 dapat di ledakkan hanua dengan satu pukulan.
Gleeek..
mereka semua menelan ludah dengan kasar, mereka seperti melihat dewa kematian berdiri di depan mereka.
"ba-baik tuan, aku akan menarik prajurit bayangan dan akan melaporkan pada yang mulia" jawab pemimpin prajurit bayangan yang tersisa.
Qin Fan mengangguk lalu berkata, "itu baru benar" ucap Qin Fan lalu menghilang dari hadapan mereka semua.
"sangat cepat" ucap pemimpin prajurit bayangan yang melihat Qin Fan sudah menghilang dari hadapan nya.
dia yang merupakan kultivator semi abadi bintang 2 saja tidak secepat itu, tapi pemuda yang berada di depan nya tadi menghilang begitu saja.
"kalian sudah dengar kan apa perkataan pemuda tadi?" tanya pemimpin prajurit bayangan pada prajurit bayangan yang ada di belakang nya.
"sudah jendral" jawab mereka serempak.
"jika begitu bubar sekarang" perintah nya.
"tapi jendral" ucap seorang prajurit bayangan.
"tidak ada tapi tapi, cepat mundur!!" perintah nya tegas.
"baik jendral" jawab mereka semua lalu kembali.
sementara sang jendral itu melayang turun mendekat ke kereta kuda milik kaisar Ling Wang, lalu dia berbicara pada kaisar Ling Wang dan menjelaskan dengan jelas.
kaisar Ling Wang langsung saja menghentikan kereta kuda setelah mendengar cerita sang jendral pemimpin prajurit bayangan.
dia berpikir jika jendral nya itu melebih lebihkan cerita nya, tapi sang jendral mengatakan jika semua itu benar, dan kematian teman nya yang di ledakkan Qin Fan juga benar.
panglima mereka yang penasaran dengan apa yang di bicarakan kaisar Ling Wang dan jendral Yutian pun mendekat ke kereta kuda dan bertanya pada jendral Yutian apa yang terjadi, lalu jendral Yutian menceritakan hal yang sama pada panglima Zheng Dou.
panglima Zheng Dou yang mendengar itu juga terkejut, karena membunuh seorang kultivator semi abadi bintang 2 bukan hal yang muda, tapi mendengar cerita jendral Yutian jika Qin Fan membunuh, bahkan meledakkan tubuh salah satu jendral mereka yang berada di semi abadi bintang 2 hanya dengan sekali pukulan saja.
"bagaimana yang mulia? apa kita dengarkan pemuda itu atau kita terus bergerak maju?" tanya panglima Zheng Dou yang melihat keraguan di mata kaisar Ling Wang.
tapi kaisar Ling Wang tidak menjawab dan terus berpikir, setelah beberapa saat berpikir, kaisar Ling Wang berkata.
"mungkin pemuda itu hanya menggertak kita, tidak mungkin seorang pemuda memiliki kekuatan yang begitu kuat, kita bergerak maju" jawab kaisar Ling Wang setelah berpikir cukup lah.
Qin Fan yang melihat pasukan Kekaisaran Ling yang tetap bergerak maju itu hanya menggeleng geleng kepala nya saja, sudah dia tebak jika kaisar Ling Wang tidak akan mundur begitu saja, karena tinggal 1 hari lagi mereka akan sampai di perbatasan.
*****
untuk saat ini hanya satu chapter perhari nya, karena kurang nya dukungan dari para readers sehingga membuat saya kurang bersemangat dalam menulis.
baik di Kultivasi Dewa mau pun Pendekar Petir.
dan juga saya mempunyai sedikit pekerjaan.
untuk readers yang selalu setia memberikan dukungan, terima kasih untuk dukungan kalian semua.
__ADS_1