
setelah memasuki kota Qin Qing, Qin Fan mencari penginapan lebih dulu, karena hari sudah sore, 300 meter kemudian Qin Fan menemukan sebuah penginapan dan masuk kedalam.
"selamat datang di penginapan mawar tuan, ada yang bisa saya bantu tuan?" ucap pelayan menyapa Qin Fan.
"aku ingin menginap disini selama 10 hari, berapa yang harus aku bayar?" tanya Qin Fan.
"untuk kamar biasa, permalam nya 7 koin emas, dan untuk kamar VVIP, permalam nya 20 koin emas tuan" jawab pelayan.
"baiklah, aku mengambil kamar terbaik kalian" balas Qin Fan lalu memberikan s
1 kantong yang isi nya 220 koin emas pada pelayan.
ketika pelayan menghitung dan ingin mengatakan sesuatu, Qin Fan langsung memotong dan mengatakan jika kelebihan nya untuk pelayan.
tentu saja pelayan itu sangat senang karena mendapatkan 20 koin emas, sementara gaji nya hanya 5 koin emas perbulan nya, artinya dia bisa menggunakan koin emas itu untuk waktu yang lama.
"mari saya antar tuan" ucap pelayan senang, lalu dia membawa Qin Fan ke lantai 3, sesampainya mereka dikamar, pelayan itu membukakan pintu kamar lalu memberikan kunci kamar pada Qin Fan dan kembali turun.
didalam kamar, Qin Fan langsung membersihkan diri dan memakai pakaian yang baru, setelah memakai pakaian yang baru, Qin Fan membaringkan tubuhnya di atas kasur lalu menutup mata.
keesokan harinya, Qin Fan kembali membersihkan diri dan turun mencari sarapan, setelah sarapan, Qin Fan pergi mencari tempat pendaftaran seleksi penerimaan murid baru sekte pedang surga.
setelah berjalan beberapa saat, Qin Fan menemukan sebuah papan informasi, lalu dia singgah dan membaca nya, dan ternyata isi informasi itu adalah tempat pendaftaran berada di alun alun kota.
lalu Qin Fan menuju ke alun alun kota, 1 jam kemudian, Qin Fan sudah sampai di alun alun kota.
"maaf tuan, aku ingin mendaftar menjadi peserta seleksi penerimaan murid sekte pedang surga" ucap Qin Fan pada petugas yang mencatat nama peserta.
"silakan isi formulir nya anak muda" ucap petugas.
lalu Qin Fan mengisi formulir itu, tapi dia tetap menggunakan nama samaran nya, karena jika dia menggunakan nama asli, tentu akan menarik perhatian banyak orang.
"minggir minggir pangeran Qin Lau dan putri Qin Sue ingin mendaftar juga" tiba tiba seorang berteriak menyuruh orang orang yang mengantri untuk mendaftar itu menyingkir.
mendengar nama pangeran Qin Lau dan putri Qin Sue, para peserta yang mengantri itu langsung menyingkir dari antrian mereka, dan membiarkan pangeran dan putri melewati mereka begitu saja tanpa ikut mengantri.
tapi tidak dengan Qin Fan, dia tetap cuek dan mengisi data diri nya dan tidak memperdulikan mereka.
"anak muda, apa kamu sudah tuli hah?" bentak seorang prajurit pada Qin Fan.
tapi Qin Fan tetap cuek dan mengisi formulir, sementara prajurit itu semakin marah.
"bajingan, minggir kamu, pangeran Qin Lau dan putri Qin Sue mau ikut mendaftar, apa kamu sudah tuli?" bentak nya lagi.
Qin Fan lalu melepas alat tulis lalu menoleh ke kebelakang, dapat dia lihat jika ada lebih dari 10 prajurit yang mengawal pangeran dan putri, tapi tetap saja Qin Fan tidak peduli dan kembali mengisi formulir.
"bajingan, sudah diberi peringatan tapi tidak menganggap pangeran dan tuan putri, cepat tangkap dia" perintah prajurit itu pada teman teman nya.
"baik komandan" jawab para prajurit yang berada di belakang, dan ternyata yang membentak Qin Fan adalah seorang komandan yang di tugaskan untuk mengawal pangeran Qin Lau dan putri Qin Sue.
tapi begitu para prajurit itu ingin menangkap Qin Fan, Qin Fan melambaikan tangan nya tanpa membalikkan badannya, lalu tercipta angin yang sangat kuat dan menerjang para prajurit, dan para prajurit itu pun terlempar puluhan meter ke belakang.
semua orang tercengeng melihat apa yang ada di depan mereka, bahkan pangeran Qin Lau dan putri Qin Sue juga sangat terkejut melihat prajurit pengawal mereka di terbangkan hanya dengan lambaian tangan dan tanpa menoleh.
setelah selesai mengisi formulir, Qin Fan membalikkan badan nya dan menatap sang komandan, pangeran Qin Lau dan putri Qin Sue, lalu dia berkata.
"apa seperti ini sikap seorang pangeran dan putri Kekaisaran Qin? sungguh tidak mencerminkan sikap seorang pangeran dan putri, tidak tahu malu" ucap Qin Fan dengan sedikit menguatkan suara nya agar semua orang dapat mendengarnya.
petugas yang dan semua calon peserta dan penduduk yang mendengar ucapan Qin Fan semakin terkejut, Qin Fan berani sekali mempermalukan pangeran Qin Lau dan putri Qin Sue di depan umum.
"anak muda, jaga sikap mu, atau kamu akan di anggap penyusup?" bentak komandan tadi, meski dia sedikit ketakutan, tapi sebagai seorang komandan pasukan, tentu dia menjaga status nya sebagai komandan.
"berisik" ucap Qin Fan lalu mengangkat tangan nya dan membentuk sebuah telapak tangan dan menampar pipi komandan itu.
plaaak.
komandan itu terlempar ke belakang dan menabrak dinding rumah salah satu penduduk kota.
Booooomm..
terdengar ledakan disaat tubuh komandan itu menabrak dinding rumah warga.
"anak muda, kamu sudah menyerang prajurit Kekaisaran, kamu akan di tuduh pemberontak, dan akan di hukum mati" ucap pangeran Qin Lau dengan marah.
"pemberontak? apa kamu bercanda pangeran bodoh? bahkan jika kaisar Qin Zhi datang kesini, dia akan memperlakukan ku dengan hormat, tapi kamu hanya seorang pangeran berani menuduh ku seorang pemberontak? dasar pangeran tidak tahu diri" balas Qin Fan lalu mengangkat tangan nya dan kembali membuat telapak tangan dan menampar pangeran Qin Lau.
tapi sebelum telapak tangan itu mengenai pangeran Qin Lau, sebuah suara dari belakang menghentikan Qin Fan.
"Hentikan tuan muda" ucap sebuah suara dari arah belakang.
lalu Qin Fan menghilangkan telapak tangan itu, semua orang langsung menoleh ke asal suara, dan dapat mereka lihat jika itu adalah kaisar Qin Zhi dan panglima Tian Fei.
"ayah, pemuda itu sudah menyerang prajurit, dia juga ingin menyerang ku ayah, dia adalah pemberontak" ucap pangeran Qin Lau disaat kaisar Qin Zhi dan panglima Tian Fei sudah berada di samping nya.
Plaaak..
__ADS_1
suara tamparan terdengar menggema di sekitar situ, mata semua orang terbelalak melihat nya, kaisar Qin Zhi menampar pangeran Qin Lau didepan semua orang, dan hal itu semakin membuat nya malu.
tapi yang membuat semua orang bingung adalah kenapa kaisar Qin Zhi menampar pangeran Qin Lau hanya karena menuduh seorang pemuda yang tidak di kenal sebagai pemberontak.
Bruuukk..
"mohon ampuni kesalahan anak ku tuan muda, aku yang tidak becus mendidik nya" ucap kaisar Qin Zhi yang sudah menjatuhkan diri dan berlutut di depan Qin Fan.
bukan hanya kaisar Qin Zhi saja yang melakukan itu, bahkan panglima Tian Fei dan beberapa jendral yang ikut dengan Qin Fan juga menjatuhkan diri dan berlutut di depan Qin Fan.
"ampuni pangeran tuan muda" ucap panglima Tian Fei dan beberapa jendral.
sekali lagi semua orang terkejut melihat dan mendengar apa yang ada di depan mereka, seorang kaisar yang begitu di agungkan berlutut di depan seorang pemuda yang tidak mereka kenali.
bahkan panglima Tian Fei yang di kenal sangat kuat dan para jendral nya juga ikut berlutut hanya untuk memohon agar pangeran Qin Lau di ampuni.
sementara pangeran Qin Lau dan putri Qin Sue menjadi berkeringat dingin, mereka tidak menyangka jika pemuda yang mereka singgung adalah seorang pemuda yang seharusnya tidak mereka singgung, bahkan ayah mereka yang merupakan kaisar pun berlutut di depan pemuda itu, tapi mereka berani menyinggung nya.
Qin Fan sendiri masih belum mengatakan apa apa, karena dia sangat kecewa dengan sikap pangeran Qin Lau yang semena mena hanya karena dia seorang pangeran, sungguh sikap yang tidak menunjukkan sebagai seorang pangeran.
setelah cukup lama terdiam, Qin Fan berkata, "sungguh aku sangat kecewa dengan cara mu mendidik pangeran dan putri, sikap kedua nya tidak mencerminkan sebagai seorang pangeran dan putri, aku masih mengampuni nya karena kita satu leluhur, tapi jika kemudian hari aku masih melihat sikap mereka seperti itu, aku sendiri yang akan menghukum mereka" ucap tegas Qin Fan menatap tajam kaisar Qin Zhi.
sementara kaisar Qin Zhi, panglima Tian Fei dan para jendral masih dalam posisi berlutut berterima kasih pada Qin Fan.
"terima kasih tuan muda" ucap mereka serempak, lalu kaisar Qin Zhi melanjutkan.
"aku akan membuat anak ku berubah, jika dia masih tidak berubah, aku sendiri yang akan menyeret dan mengurung nya di penjara bawah tanah" ucap kaisar Qin Zhi serius.
lalu kaisar Qin Zhi menoleh ke arah pangeran Qin Lau dan putri Qin Sue dan berkata.
"anak tidak tahu diri, cepat berlutut dan berterima kasih pada tuan muda Qin Fan" perintah kaisar Qin Zhi.
Deg...
jantung semua orang hampir copot ketika mendengar nama Qin Fan, terutama pangeran Qin Lau dan komandan yang membentak Qin Fan tadi, hampir saja mereka celaka jika kaisar Qin Zhi, panglima Tian Fei dan para jendral tidak datang tepat waktu.
"a-ampuni aku tuan muda Qin, aku mempunyai mata tapi tidak dapat melihat" ucap pangeran Qin Lau dan putri Qin Sue yang sudah berlutut.
"baiklah, aku masih mengampuni kalian karena kalian masih saudara ku, seandainya saja kalian bukan saudara ku, sudah pasti kalian berdua akan menyesal karena telah menyinggung ku" ucap Qin Fan menatap tajam pangeran Qin Lau dan putri Qin Sue.
"terima kasih tuan muda" ucap kedua nya serempak.
"baiklah, urusan ku sudah selesai, aku mau kembali" ucap Qin Fan lalu melangkah pergi.
tapi segera kaisar Qin Zhi menahan nya dan meminta Qin Fan untuk ke istana.
Qin Fan lalu menghentikan langkah nya, kemudian dia berpikir sebentar dan berkata.
"baiklah, ayo kita ke istana, aku ingin melihat keluarga ku yang lain" jawab Qin Fan setuju.
lalu mereka semua pergi ke istana, pangeran Qin Lau dan putri Qin Sue pun tidak jadi mendaftar dan ikut kembali, karena mereka hanya akan mempermalukan diri saja jika Qin Fan sudah mendaftar.
beberapa saat kemudian, mereka sampai di istana, lalu Qin Fan diminta duduk di kursi kehormatan, sementara kaisar Qin Zhi juga tidak duduk di singgasana nya tapi duduk sejajar dengan Qin Fan.
"maaf tuan muda, jika yang tua ini boleh tahu, kenapa tuan muda ikut seleksi penerimaan murid baru sekte pedang surga?" tanya kaisar Qin Zhi penasaran.
"aku hanya ingin pergi ke alam langit saja, karena satu satu nya cara pergi ke alam langit adalah menjadi murid baru sekte pedang surga" jawab jujur Qin Fan.
kaisar Qin Zhi, pangeran Qin Lau dan putri Qin Sue mengerti yang dikatakan Qin Fan, lalu kaisar Qin Zhi kembali berkata.
"jika tuan muda ingin pergi ke alam langit, kenaoa tuan muda tidak mengatakan nya saja pada ku? di ruang bawah tanah ada portal yang menuju kesana, tapi sudah sangat lama sekali tidak ada yang menggunakan nya" ucap kaisar Qin Zhi.
mendengar itu mata Qin Fan berbinar-binar, andai saja dia tahu jika di istana kekaisaran Qin ada portal menuju alam langit, tentu dia tidak repot repot ikut seleksi jadi murid baru, dan dengan ada nya portal di istana, Qin Fan sudah tidak perlu menunggu sampai seleksi selesai, dia bisa pergi kapan saja yang dia mau.
"benarkah yang mulia?" tanya Qin Fan antusias.
"benar tuan muda, jika tuan muda mau, aku akan menunjukkan nya pada tuan muda, hanya saja kami kekurangan batu roh untuk mengaktifkan nya" balas kaisar Qin Zhi.
Qin Fan tersenyum mendengar kaisar Qin Zhi mengeluh tidak mempunyai batu roh, lalu dia berkata.
"yang mulia tidak perlu memikirkan baru roh, aku yang akan menanggung nya, berapa yang dibutuhkan untuk dapat mengaktifkan portal itu?" tanya Qin Fan.
kaisar Qin Zhi tidak menjawab langsung, Karen dia merasa tidak enak menyebutkan berapa banyak batu roh yang dibutuhkan, tapi dia juga tidak punya pilihan lain, sebab dia memang tidak memiliki batu roh yang cukup.
"jika mengaktifkan portal, kita membutuhkan 10.000 batu roh tingkat tinggi tuan muda" jawab kaisar Qin Zhi.
lalu Qin Fan melambaikan tangan nya dan mengeluarkan 1 buah cincin penyimpanan yang isi nya 50.000 batu roh tingkat tinggi dan dia berikan pada Qin Fan.
"aku segini cukup yang mulia?" tanya Qin Fan pura pura.
begitu kaisar Qin Zhi melihat isi cincin penyimpanan yang diberikan Qin Fan, mata nya hampir melompat keluar, mulut nya terbuka membentuk huruf O.
"5, 50.000 batu roh tingkat tinggi?" ucap kaisar Qin Zhi tidak percaya.
pangeran Qin Lau dan putri Qin Sue yang mendengar kaisar Qin Zhi menyebut 50.000 baru tingkat tinggi pun hampir muntah darah, andai saja mereka tahu jika Qin Fan punya ratusan triliun batu roh dan puluhan triliun batu mistik, mungkin mereka semua langsung pingsan di tempat.
__ADS_1
"nanti saja yang mulia, aku masih ingin melihat lihat istana dulu, mungkin besok baru aku akan melihat portal nya, yang penting portal nya ada" ucap Qin Fan, karena dia ingin melihat lihat istana kekaisaran Qin di benua tengah.
"baik lah tuan muda, besok aku akan mengantar tuan muda melihat portal" ucap kaisar Qin Zhi, lalu dia menoleh ke putri Qin Sue dan berkata.
"Sue'er, temani lah tuan muda melihat lihat istana" ucap kaisar Qin Zhi.
"baik ayah" balas putri Qin Sue.
lalu Qin Fan dan putri Qin Sue berdiri dan keluar dari aula pertemuan, sementara kaisar Qin Zhi dan pangeran Qin Lau masih berada di aula pertemuan, kemudian kaisar Qin Zhi melotot pada pangeran Qin Lau dan berkata.
"masih untuk tuan muda masih satu keluarga dengan kita, jika saja tidak, mungkin istana ini sudah dia ratakan, mulai sekarang kamu merubah sikap mu itu, jangan buat ayah malu, jika kamu tidak merubah sikap mu, ayah sendiri yang akan menyeret mu ke ruang bawah tanah" ucap kaisar Qin Zhi melotot tajam pada pangeran Qin Lau.
ketika kaisar Qin Zhi memarahi pangeran Qin Lau, putra mahkota Qin Lao masuk ke ruang aula, putra mahkota Qin Lao bingung karena mendapati kaisar Qin Zhi memarahi pangeran Qin Lau, padahal tidak biasa nya kaisar Qin Zhi memarahi pangeran Qin Lau.
karena penasaran, putra mahkota Qin Lao bertanya apa yang terjadi, lalu kaisar Qin Zhi menceritakan semua nya, sontak putra mahkota Qin Lao juga menatap tajam pangeran Qin Lau.
"lalu dimana saudara Fan ayah?" tanya putra mahkota Qin Lao dengan menyebut Qin Fan sebagai saudara dan bukan tuan muda.
"dia sedang berkeliling istana dan di temani Sue'er" jawab kaisar Qin Zhi.
*****
di tempat lain.
Qin Fan dan putri Sue berjalan bersama tapi tidak ada sepatah kata pun, rasa canggung dan takut dari putri Qin Sue sehingga membuat nya tidak berani berkata apa apa.
"tuan putri masih muda tapi sudah mencapai kaisar dewa tahap puncak, sungguh jenius sejati" ucap Qin Fan membuka pembicaraan sambil memuji putri Qin Sue.
"tuan muda terlalu memuji, aku tidak ada apa apa nya jika di bandingkan dengan tuan muda" balas putri Qin Sue.
"jangan panggil aku tuan muda, karena bagaimanapun juga, kita masih saudara, memiliki leluhur yang sama" ucap Qin Fan.
"baik tuan muda, maksud aku saudara Fan" balas putri Qin Sue kelabakan.
"sudah berapa lama saudara Fan berada di ibukota?" tanya putri Qin Sue.
"aku baru kemarin sampai disini setelah melewati perjalanan yang panjang" jawab Qin Fan sambil mengingat kembali perjalanan nya yang melelahkan dari kekaisaran Zhou.
"lalu bagaimana dengan daratan rendah? pasti menyenangkan" tanya putri Qin Sue lagi.
"ya bisa di bilang seperti itu, tapi karena aku orang nya suka berpetualangan dan tidak menyukai dengan status sebagai pangeran dan terikat dengan aturan aturan yang membosankan itu sehingga aku memutuskan berpetualangan" jawab Qin Fan jujur, karena memang dia tidak menyukai dengan banyak aturan yang di terapkan di istana.
"aku juga sangat ingin berpetualangan dan mencari pengalaman hidup di luar sana, sayang nya aku seorang wanita, apa lagi status ku sebagai tuan putri Kekaisaran ini, sungguh semua itu membuat ku terkurung dan Mera seperti katak di dalam sumur" ucap putri Qin Sue jujur.
karena dia juga sangat ingin berpetualangan dan mencari pengalaman hidup sekaligus mencari pengalaman bertarung di luar, karena meski pun Kultivasi nya berada di kaisar dewa tahap puncak, tapi dia sangat minim dengan pengalaman bertarung.
"apa aku boleh ikut saudara Fan berpetualangan? karena sudah sejak lama aku membujuk ayah untuk mengizinkan ku berpetualangan, tapi ayah selalu menolak nya, bahkan waktu iblis menyerang pun ayah tidak mengizinkan aku dan kedua saudara ku ikut ke Kekaisaran Zhou" ucap putri Qin Sue lagi.
tentu saja pertanyaan putri Qin Sue itu membuat Qin Fan terkejut, bagaimana bisa dia membawa seorang wanita lagi, sedangkan calon istri nya saja dia sembunyikan di dunia jiwa.
"maafkan aku saudari Sue, seperti yang saudari katakan tadi, yang mulia pasti tidak akan mengizinkan nya" balas Qin Fan yang menggunakan nama kaisar Qin Zhi.
"tapi jika saudara Fan yang meminta izin pada ayah, aku yakin ayah pasti mengizinkan aku ikut bersama saudara, apa lagi dengan kekuatan saudara sekarang ini, tidak ada yang bisa menyakiti ku" balas putri Qin Sue dengan tersenyum.
Qin Fan sudah tidak dapat berkata apa apa lagi, karena apa yang dikatakan putri Qin Sue itu benar, jika Qin Fan yang meminta izin, sudah pasti kaisar Qin Zhi akan mengizinkan nya, karena kaisar Qin Zhi sudah sejak lama ingin menjodohkan putri Qin Sue dan Qin Fan.
karena meski pun mereka memiliki leluhur yang sama, tapi ikatan keluarga mereka sudah jauh, sehingga tidak akan mengganggu nama keluarga kekaisaran Qin.
"aku tidak bisa menjawab sekarang, karena keputusan ada di tangan yang mulia" jawab Qin Fan.
mendengar itu putri Qin Sue menjadi sedih, dan wajah nya seketika menjadi murung, karena sudah sejak lama dia berharap bisa berpetualangan, apa lagi disaat dia mendengar nama Qin Fan, dan Qin Fan adalah seorang pemuda tampan, dia sangat ingin mengenal Qin Fan dan berpetualangan bersama Qin Fan.
dan hari itu telah tiba, dimana dia sudah mengenal Qin Fan, dan meminta ikut bersama Qin Fan berpetualangan, tapi jawaban dari Qin Fan membuat nya sedih.
sedangkan Qin Fan yang melihat kesedihan dan air mata putri Qin Sue pun jadi tidak tahu harus berbuat apa, karena tidak mungkin juga dia membawa seorang gadis yang baru dia kenal berpetualangan.
jika ketahuan Luo Xia, tentu akan menimbulkan masalah yang lain, tapi dia juga tidak tega melihat seorang wanita menangis, Karen bagaimana pun juga dia sangat menghormati seorang wanita, sama seperti Author 😂😂😂.
*****
Gimana kak?
membawa Putri Qin Sue berpetualangan di alam langit atau tidak?
komentar terbanyak yang akan saya pakai.😁😁😁
*****
Tinggalkan Like dan komentar nya ya kak!!!
Dikasih Hadiah dan Vote juga lebih bagus.
apalagi kalau tips 😁😁😁.
*****
__ADS_1
Putri Qin Sue bersedih...