Legend Of Shu En

Legend Of Shu En
L.O.S.E 100 - Shu Xinrui


__ADS_3

...L.O.S.E 100 - Shu Xinrui...


Shu En sudah mengangkat tangan kanannya keatas langit saat Shu Xinrui membeberkan identitasnya. Hanya dalam hitungan detik awan yang ada disekitar mereka bergemuruh sebelum akhirnya tubuh Shu En dihujani ratusan kilat petir.


DUAAAR!!!


Entah masih hidup atau tidak, namun tidak ada bayangan Shu Xinrui sama sekali didepan sana. Setelah beberapa menit akhirnya kumpulan asap hitam menghilang memperlihatkan setengah badan Shu Xinrui yang hancur dan sedang beregenerasi.


“Dia tidak mati!” Shu En tersenyum dingin karena beberapa akhir dia sudah mencoba menciptakan teknik pertarungannya sendiri, namun tetap saja belum mampu membunuh seorang Immortal dalam sekejap.


“Tidak mengherankan! Bagaimana dengan ini?!” Selanjutnya Shu En mengarahkan telapak tangannya kearah Shu Xinrui.


Bersamaan dengan itu muncul lingkaran aura berwarna merah dan emas dibelakang tubuh Shu En. Dengan mengendalikan energi spiritual dalam tubuhnya, Shu En melepaskan serangan seperti semburan bola api milik Shen Long.


Namun ada yang berbeda dari serangan Shu En karena sekitar sepuluh lingkaran aura berwarna merah dan emas itu, menembakkan bola api dan petir secara bersamaan.


“Sungguh menarik! Aku akan mengajarimu apa itu keputusasaan!” Shu Xinrui tersenyum lebar saat bola api dan bola petir sudah berada dihadapannya.


Sebelum mencapai dirinya, tubuh Shu Xinrui menghilang dan berpindah tempat disekitar segel kuno itu. Akibat serangan yang dilepaskan Shu En, suara ledakan diatas langit Juesha kembali terjadi.


BOOOMMM!!!


BOOOMMM!!!


Rentetan ledakan yang menggema itu membuat penduduk disekitar Juesha menjadi panik dengan apa yang terjadi di langit sana. Tentu saja hal ini membuat kultivator yang berjaga disana langsung bergerak menuju keatas langit.


Sekitar seratus bawahan Kong Guan yang kultivasinya berada pada tahap Alam Suci terbang menuju gumpalan awan yang besar dan berwarna hitam.


Sesampainya disana mereka melihat Shu En dan Shu Xinrui yang sedang bertarung. Seratus orang ini tidak dapat berbuat banyak saat Shu En mengarahkan serangannya kepada mereka semua.


“Enyahlah! Kalian mengganggu!” ujar Shu En dengan nada dingin saat dirinya menciptakan seribu pedang tak kasat mata.


“Seni Pedang Iblis - Pedang Tanpa Wujud!”


Melihat kemampuan Shu En membuat Shu Xinrui tersenyum semakin lebar. Pria itu mengulurkan tangannya kepada Shu En dan dengan santainya ia mengajak pemuda itu untuk membuang kemanusiaannya dan menjadi seorang Iblis.

__ADS_1


“Bagaimana En‘er apa kau tertarik untuk menjadi seorang Immortal? Ini tidak buruk bukan? Kau memiliki potensi dan kita bisa mencapai ke bentuk yang lebih tinggi.” Sebuah ajakan bodoh ini membuat Shu En tertawa sinis.


“Aku sama sekali tidak tertarik menjadi seorang Immortal! Lagian kau tidaklah abadi bukan?! Sinar matahari dan siang hari adalah kelemahanmu!” Shu En tersenyum sinis dan itu membuat Shu Xinrui menghela nafas sebelum menunjukkan ekspresi serius.


“Kalau begitu matilah!”


Saat Shu Xinrui berkata demikian, sebuah energi Qi dalam jumlah besar mulai memenuhi area disekitar Shu Xinrui. Shu En terlihat waspada begitu juga dengan Shen Long dan Zhuan.


“Bocah! Apa perlu bantuan?!” tanya Shen Long.


“Kalian berdua urus orang yang mengganggu pertarunganku! Aku merasakan ada banyak orang yang akan mendekat!” ujar Shu En kepada Shen Long.


Shen Long menatap Shu En sebelum terbang mengelilingi langit disekitar pemuda itu, kemudian terbang lebih rendah bersama Zhuan untuk mencegat kedatangan kultivator yang berniat untuk mengetahui pertarungan yang terjadi diatas langit Juesha.


“Ini lebih menguntungkan untukku. Jika aku harus melawan Naga Emas itu, mungkin aku akan mati. Mereka adalah makhluk buas yang bahkan tidak mau tunduk kepada kami. Apa kau pernah melihat Naga Emas itu menggunakan kekuatan penuhnya?” Shu Xinrui berbicara kepada Shu En dan pemuda itu tidak menggubrisnya sama sekali.


“Aku tidak peduli dengan semua itu! Sekarang yang kulakukan hanya perlu membunuhmu!” Bukannya menjaga jarak, Shu En melewati tekanan energi Qi yang mencoba mengintimidasi dirinya.


“Bocah yang tidak sabaran!” Shu Xinrui tersenyum dan memperlihatkan lingkaran teleportasi disekitar langit Juesha yang melindungi segel kuno.


“Segel kuno itu sangat berharga untuk kami! Didalam sana terdapat energi spiritual milik Ling En dan kami akan membangkitkan orang itu sebagai senjata kami untuk menguasai tanah sucinya Para Dewa!”


Shu Xinrui dengan sekali ayunan tangannya memperlihatkan kekuatannya kepada Shu En. Saat pria itu mengayunkan tangannya, tembakan cahaya muncul dari lingkaran aura dan mengarah pada Shu En dengan kecepatan tinggi.


Shu En bereaksi cepat dan menghindar, namun tembakan cahaya yang bermunculan sangat banyak dan dirinya terjebak persis ditengah serangan.


“Sial!” Shu En mengumpat sambil mengeluarkan api Phoenix dalam jumlah besar.


“Nafas Malam...”


Walaupun menunjukkan raut wajah yang penuh amarah, Shu En masih bisa menenangkan isi kepalanya dan melihat situasi yang terjadi. Dengan aliran nafasnya yang tenang, Shu En memusatkan energi Qi keseluruh tubuhnya untuk mengurangi dampak dari serangan yang dilepaskan Shu Xinrui.


Lalu dengan Aura Iblis miliknya, Shu En memusatkan aura itu pada kesepuluh jarinya dan mulai melesat cepat menangkis tembakan cahaya yang berdatangan tanpa henti kearahnya.


“Seni Raja Iblis - Lima Jari Malam!”

__ADS_1


BOOOMMM!!!


BOOOMMM!!!


BOOOMMM!!!


Terdengar suara lledakan beruntun menggema setiap Shu En berhasil menangkis tembakan cahaya yang datang dari lingkaran aura.


Menyadari dirinya terjebak disituasi yang tidak menguntungkan, Shu En tidak berhenti bergerak sedangkan Shu En sama sekali tidak bergerak dari tempatnya dan hanya berdiam diri.


‘Keparat ini benar-benar meremehkanku!’ Shu En menatap Shu Xinrui dan berniat mempersingkat jarak.


Namun sebelum Shu En bergerak, tiba-tiba pundaknya dipegang oleh seseorang.


“Kau terkecoh oleh tubuh bayanganku! Apa kau juga berpikir kalau aku tidak bisa menggunakan lingkaran aura disekitar langit ini sebagai teleportasi?”


Alangkah terkejutnya Shu En saat mengetahui Shu Xinrui sudah berada dibelakangnya dan mengeluarkan Aura Iblis yang sangat besar.


“Kau!” Shu En segera membalikkan tubuhnya namun Shu Xinrui lebih dulu melepaskan tekniknya.


“Lautan Hiu Iblis!”


Seketika muncul gelembung yang tidak bisa dihancurkan mengurung Shu En dan gelembung itu secara perlahan membesar bentuknya dan dipenuhi air laut.


“Teknik ini...” Shu En sedikit terkejut saat melihat teknik yang digunakan Shu Xinrui.


“Kau tidak bisa bernafas didalam sana! Mari kita lihat sejauh mana kau bertahan berada dalam jurusku itu!” Shu Xinrui tidak mengetahui apapun tentang Shu En.


“Kalian kelaparan bukan?! Saatnya makan malam!” teriak Shu Xinrui dan tak lama didalam gelembung bermunculan Hiu Iblis yang dikendalikan Shu Xinrui.


“Matilah untukku, En‘er!” ujar Shu Xinrui dan mengalirkan Aura Iblis kedalam gelembung atau lebih tepatnya kepada ratusan Hiu Iblis.


Sementara itu Shu En dengan tenangnya mengalirkan Aura Iblis pada kedua telapak tangannya. Saat dirinya dikepung dari segala arah dan akan menjadi santapan lezat bagi seratus Hiu Iblis, Shu En mengambil tindakan tidak terduga.


“Tanda Mata Iblis!”

__ADS_1


__ADS_2