
...L.O.S.E 50 - Lightning Dragon Judgment...
Long Wang mengetahui rencana Shu En yang berniat mengulur waktu hingga matahari terbit. Tentu saja Long Wang tidak membiarkan pemuda itu menjalankan semuanya sesuai rencana.
‘Bagaimanapun aku akan membawa pemilik Tubuh Yin! Aku tidak bisa dikatakan abadi jika mengalahkan matahari!’ Long Wang membatin dan mengumpulkan Qi dalam jumlah yang besar.
Raut wajah Shu En bergetar saat merasakan tekanan intimidasi yang begitu kuat dari Long Wang. Hanya dengan ayunan tangannya saja Long Wang menciptakan puluhan badai es yang menghancurkan apa saja disekitarnya. Hal ini membuat Shu En tidak bisa mendekat atau mempersingkat jarak.
‘Sepertinya dia menyadari rencanaku! Sial! Jika seperti ini aku akan kehabisan energi karena kembali menggunakan teknik tubuh bayangan!’ Shu En mengumpat dalam hati dan menjaga jarak sejauh mungkin.
Long Wang tidak membiarkan hal itu dan bergerak mendekati Shu En sambil menggerakkan puluhan badai es. Dengan sangat mahir, Long Wang kembali menciptakan tiga Naga Es yang terbentuk dari aura tubuhnya. Kembali Shu En menahan nafas saat dihadapannya kini ada puluhan badai es dan tiga Naga Es.
Pemandangan ini membuat Shu En tersenyum lebar karena untuk pertama kalinya ia tidak mengetahui apakah dirinya dapat mengalahkan musuhnya atau tidak.
Kemampuan yang dilepaskan Long Wang itu tidak hanya Shu En saja yang melihatnya. Didalam kubah yang tersegel, semua kultivator Pegunungan Seribu Es tercengang melihat hal ini.
Xue Jian yang disibukkan oleh Hewan Buas Dewa Naga Es menahan nafasnya saat melihat pemandangan mengerikan itu. Beberapa saat kemudian ia menemukan Xue Xiaoya kembali dengan menunggangi seekor Phoenix Api.
“Yaya, apa yang terjadi padamu?!” teriak Xue Jian histeris.
“Cucuku apa kau terluka? Siapa yang menyelamatkanmu?” ujar Xue Jian penuh kekhawatiran.
Xue Xiaoya menoleh kebelakang dan terkejut melihat pertarungan dahsyat disana. Tempat itu sebelumnya merupakan tempat dimana dirinya berada, jika bukan karena Shu En sudah dipastikan dirinya akan mati.
Lalu Xue Xiaoya menceritakan seorang pemuda yang menyelamatkan dirinya dan bertarung melawan Long Wang. Saat mendengar hal ini, Xue Jian pun memberikan perintah pada semua kultivator Pegunungan Seribu Es untuk kembali ke kediaman.
__ADS_1
Xue Xiaoya menolaknya dan ingin memastikan keselamatan pemuda tersebut. Sifat keras kepala Xue Xiaoya membuat Xue Jian murka karena keegoisannya dapat membahayakan nyawa anggota Klan Kuno Xue yang lainnya.
Akhirnya Xue Xiaoya pun masuk kedalam kediaman Klan Kuno Xue, sedangkan Shu En berusaha menjaga jarak dari amukan puluhan badai es dan tiga Naga Es.
Dengan sebilah pedang yang tercipta dari aura tubuhnya, Shu En melepaskan satu tebasan yang dahsyat menghancurkan apa saja yang berada dalam jangkauan serangannya.
“Seni Pedang Iblis...”
Shu En pun menarik nafas panjang dalam satu kali tarikan nafasnya. Seketika aura disekitarnya menjadi berat dan dipenuhi aura berwarna hitam pekat.
“Ini berbahaya!” Reflek Long Wang berhenti mengejar Shu En dan langsung meloncat kebelakang dengan segenap kemampuannya.
“Hening!”
Shu En pun mengibaskan pedangnya dan menatap Long Wang yang jaraknya cukup jauh, berada diluar jangkauan serangannya. Kini pertarungan keduanya kembali seimbang dan membuat Long Wang mengumpat keras dalam hatinya karena sebentar lagi matahari akan terbit.
Jika melanjutkan pertarungan ini maka Long Wang akan tidak diuntungkan, sehingga Long Wang pun melepaskan serangan brutal ke segala arah.
Long Wang mengeluarkan aura yang sangat pekat bahkan lebih pekat dari yang sebelumnya. Shu En pun dibuat kesulitan untuk bergerak sebelum akhirnya ia dikelilingi oleh badai es yang bermunculan dalam jangkauan 10 KM.
Tidak ada tempat untuk Shu En melarikan diri saat menyadari Long Wang telah mengunci semua rute pelarian dan pergerakannya.
“Seribu Badai Es!”
Long Wang tersenyum menyeringai dan berniat membunuh Shu En secepat mungkin. Menyadari kemampuan Shu En yang merepotkan, Long Wang kembali mengeluarkan jurusnya yang akan menentukan masa depan Shu En.
__ADS_1
“Sial! Jika seperti ini justru aku yang akan terbunuh!” Shu En mengumpat dan berniat memanggil Shen Long namun kembali ia dikejutkan dengan teknik milik Long Wang yang mematikan.
Diatas sana terlihat langit mulai mengeluarkan suara bergemuruh yang begitu keras, seolah-olah ingin menghancurkan telinga orang-orang yang mendengarnya. Suara auman hewan buas pun terdengar menggema sebelum akhirnya petir berwarna ungu berkumpul dilangit dan membelah awan.
“Amukan Penguasa Utara...” Long Wang tersenyum menyeringai saat mengangkat tangan kanannya keatas dan dengan cepat ia mengayunkannya.
“Penghakiman Naga Petir!”
Mata Shu En terbelalak saat melihat aura pekat berwarna ungu membentuk Naga Petir mengarah pada dirinya. Detik itu juga Long Wang benar-benar yakin Shu En akan terbunuh oleh serangannya.
Sekilas ada cahaya yang terang terlihat sebelum akhirnya mulut Naga Petir menghantam tanah bersalju, begitu juga dengan badai es yang saling berbenturan menciptakan ombak es seperti tsunami.
Setelah berhenti Long Wang melihat percikan darah dengan pakaian atas yang hancur, namun ia tidak menemukan jasad Shu En. Bahkan hawa keberadaan Shu En sendiri benar-benar menghilang.
“Kemana bocah Shu itu pergi? Apa dia benar-benar telah mati?” Long Wang sangat yakin telah membunuh Shu En, namun keyakinannya itu pudar karena menyadari kejanggalan yang terjadi.
“Karena ulahnya gadis itu pergi! Dia pantas mendapatkan bayarannya!” Long Wang pun bergegas menuju kediaman Klan Kuno Xue.
Namun ditengah perjalanan Long Wang dihadang Shen Long begitu juga dengan penunggu Pegunungan Seribu Es, Naga Es yang merupakan Hewan Buas Dewa.
Dihadapan Long Wang kini terlihat Siluman Dewa dan Hewan Buas Dewa yang menghadang. Dengan sisa waktu yang singkat, Long Wang mengumpat saat merasakan matahari akan terbit sebentar lagi.
“Kali ini akan ku lepaskan! Tetapi aku akan memberimu peringatan! Jika bocah itu masih hidup, katakan padanya agar berhati-hati jika tidak orang terdekatnya akan mati!” ujar Long Wang memberikan peringatan sebelum menciptakan portal teleportasi dengan energinya yang tersisa dan pergi.
Selepas Long Wang menghilang, tubuh Shen Long pun perlahan langsung lenyap begitu juga dengan Naga Es.
__ADS_1