
...L.O.S.E 87 - Xudong Ambush...
Dengan garangnya Jendral Lu Guishan memimpin sekitar tujuh puluh ribu pasukan besar menuju Xudong. Pasukan besar ini sampai di Xudong dengan penuh keyakinan bahwa mereka akan memenangkan pertempuran ini dengan mudah.
“Bunuh siapapun yang ada dihadapan kalian! Baik orang tua ataupun seorang bocah! Kita tunjukkan pada mereka konsekuensi karena berani melawan Kekaisaran Tang!” Jendral Lu Guishan berseru lantang saat pasukan mereka sampai di Xudong.
Suara teriakan riuh yang menggema dan hentakan kaki yang membuat tanah bergetar merupakan tanda bahwa pasukan dari Kekaisaran Tang ini sudah siap bertempur secara fisik dan mental.
Namun tanpa Jendral Lu Guishan ketahui, kondisi di Xudong sudah berbeda dari beberapa bulan sebelumnya. Sekarang Xudong bukanlah sebuah kota yang berpenghuni, melainkan kota yang sengaja dijadikan benteng pertahanan.
“Semuanya angkat senjata kalian dan serangan kota itu!”
Satu perintah dari Jendral Lu Guishan menandakan dimulainya penyerangan secara besar-besaran. Ribuan panah api terbang diatas langit Xudong dan langsung mengarah ke dalam kota.
“Dengan ini maka aku mendapatkan kejayaan jika dapat membantai mereka semua!” Jendral Lu Guishan tersenyum lebar penuh percaya diri.
Kepercayaan diri itu menghilang saat melihat ribuan panah api tidak dapat menembus penghalang kota. Tentu saja hal ini membuat Jendral Lu Guishan kebingungan.
‘Apa yang terjadi? Apa didalam sana ada seorang kultivator yang mampu membuat penghalang tingkat tinggi?’ Jendral Lu Guishan bertanya-tanya dalam hatinya.
“Jendral! Jendral! Pasukan garis depan menemukan lubang parit yang sangat dalam dan lebar! Parit itu mengelilingi Kota Xudong dan membuat kita tidak dapat masuk!”
“Jendral! Kita tidak dapat menyerang karena penghalang mereka yang sangat kuat!”
Satu per satu prajurit melaporkan kejadian aneh dan tidak terduga. Dalam sekejap saja raut wajah Jendral Lu Guishan berubah dan tidak menyangka jika orang-orang di Kekaisaran Yang sudah mengantisipasi hal ini.
“Baiklah! Semua kultivator yang telah mencapai Alam Langit ikuti aku!” Akhirnya Jendral Lu Guishan memilih untuk turun menghadapi situasi, “Kita akan menerobos!”
Sekitar seribu lebih kultivator berbaris dibelakang Jendral Lu Guishan dan bergerak ke udara sebelum mereka semua membentuk formasi.
“Kita akan mengekang pergerakan mereka semua! Mari kita lihat sejauh mana mereka dapat bertahan disituasi ini!”
Jendral Lu Guishan berniat membuat penghalang yang menyegel area keluar Kota Xudong agar semua orang didalamnya terjebak disana.
Rencana itu bisa dibilang sangat ampuh, namun Jendral Lu Guishan tidak menyadari apa yang telah Shu En rencanakan. Bersamaan dengan hal yang dilakukan Jendral Lu Guishan, sebuah energi spiritual yang besar mulai mengelilingi Kota Xudong dan melepaskan hawa dingin yang menyebar.
“Salju? Bukan, ini kemampuan unsur es...” Jendral Lu Guishan mengerutkan keningnya saat melihat tanah diluar Kota Xudong membeku.
Sementara kultivator yang lain terus melakukan penyegelan penghalang Kota Xudong, Jendral Lu Guishan menemukan kondisi yang janggal didalam kota.
__ADS_1
‘Apa mereka mengetahui rencana kita dan menjebak kami disini?!’ Saat sejumlah pertanyaan muncul dikepala Jendral Lu Guishan, bayangan seekor Naga terlihat dan beberapa detik kemudian dua ekor Naga menampakkan wujudnya dihadapan lautan prajurit Kekaisaran Tang yang mengepung Xudong.
“Naga?! Mereka menjebak kita!”
“Jangan panik! Kita menang jumlah!”
“Tidak mungkin tujuh puluh ribu pasukan kita akan kalah!”
Semua prajurit yang melihat hal ini menunjukkan reaksi yang berbeda-beda. Ada yang ketakutan, panik dan percaya diri dapat mengatasi masalah tersebut.
“Selamat datang di Kekaisaran Yang, orang-orang dari Kekaisaran Tang!”
Sebuah suara terdengar menggema ditelinga prajurit Kekaisaran Tang. Tak lama diatas dinding kota terlihat bayangan beberapa orang yang berdiri dengan gagahnya.
“Perkenalkan namaku Xing Zhuo! Dengan bangga menyambut kalian di Xudong!”
Saat Xing Zhuo menunjukkan dirinya dan merentangkan kedua tangannya seolah-olah memberi isyarat, ribuan panah api berterbangan keluar kota dan langsung mengarah ke arah pasukan besar Kekaisaran Tang.
“Terima sambutan dari kami, Saudaraku!”
Melihat hal ini senyuman Jendral Lu Guishan menghilang. Wajah Jendral Lu Guishan menunjukkan kemarahan saat mengetahui perlawanan dari Kekaisaran Yang sangat tidak terduga dan terencana dengan baik.
“Aku akan membunuh kalian semua!”
“Jangan sombong dulu, kalian semua! Kami akan menghancurkan kalian!”
Jendral Lu Guishan mengalirkan energi Qi dalam jumlah besar pada tombaknya lalu menusuk penghalang yang melindungi kota. Gelombang kejut pun tercipta dan menimbulkan gesekan energi spiritual diudara yang seperti kilatan petir.
“Kau tidak akan menembus pertahanan mutlak ini, Saudaraku!” Xing Zhuo tersenyum sambil melihat Jendral Lu Guishan yang menunjukkan kemarahan.
“Kalian berpikir akan membuat kami mati kelaparan dengan mengurung kami dari luar! Tetapi semua itu sudah kami antisipasi!” Cao Jin tersenyum sinis dan menghentakkan tongkatnya, “Pertempuran ini merupakan pertempuran yang mempertaruhkan segalanya! Siapa yang lebih dulu melemah maka akan hancur!”
“Dan aku akan menghancurkan kalian semua!” ujar Jendral Lu Guishan menanggapi ucapan Cao Jin.
“Aku sangat terkesan dengan rencana Tuan Muda Shu En. Ya, dia benar-benar sangat jenius. Jika bukan karena bantuan darinya kita tidak akan bertempur bersama seperti ini.” Cao Jin memegang dagunya dan memuji Shu En.
“En‘er adalah orang yang misterius dan akan menjadi bagian dari Klan Kuno Xue karena akan menikahi Yaya, cucuku! Hahahaha, aku akan mengundang kalian semua nantinya!” Xue Jian menanggapi dan menunjukkan niatnya yang tersembunyi.
“Kakek tua licik! Sayangnya Tuan Muda Shu sudah mempunyai calon istri!” Wu Tian menanggapi ucapan Xue Jian dan tersenyum sinis.
__ADS_1
Saat mereka bertiga membicarakan Shu En, sebuah portal tercipta diatas langit Xudong dan langsung mengejutkan ketiganya. Segera saja ketiga orang itu memberi hormat dan menyapa sosok yang datang.
“Sepertinya semuanya berjalan dengan lancar. Apa kalian membicarakan diriku?”
Sosok itu adalah Shu En yang datang untuk mengetahui situasi di Xudong. Melihat bagaimana pasukan besar Kekaisaran Tang tidak berkutik menyerang dari luar, Shu En pun tersenyum penuh kemenangan.
‘Segel penghalang milik Shen Long digabungkan dengan Queque akan menjadi sangat kuat. Kami bisa menyerang dari dalam namun tidak bisa diserang dari luar. Situasi ini sangat menguntungkan bagi kami...’ Shu En membatin dan mengamati jalannya pertempuran.
Serangan jarak jauh yang dilakukan semua pasukan Kekaisaran Tang begitu efektif. Lima ribuan prajurit Kekaisaran Tang sudah tewas digaris depan karena tidak dapat menghindari serangan dari dalam kota.
‘Aku akan mempercayakan situasi disini kepada mereka. Tujuanku adalah Long Wang! Aku tidak boleh berlama-lama disini!’ Shu En membatin dan ingin menyimpan sebanyak mungkin tenaganya untuk menghadapi Long Wang.
Semua orang yang terlibat dengannya setuju dengan hal ini. Sehingga saat ini Cao Jin, Wu Tian, Xue Jian dan Xing Zhuo akan memimpin pasukan di Xudong.
“Yang Mulia Ratu dalam kondisi yang aman sekarang! Kita tidak perlu menahan diri!” Xing Zhuo menatap semua kultivator yang tergabung dalam aliansi.
“Mari kita perlihatkan seberapa kuat tekad kita memenangkan pertempuran ini!”
Dengan arahan dari Xing Zhuo, situasi peperangan menjadi berat sebelah. Prajurit Kekaisaran Tang yang awalnya menyerang kegerbang kota tanpa berpikir panjang langsung berlarian dan menjadi santapan anak panah yang dialiri api.
“Sialan! Mereka benar-benar telah mengacaukan rencana kita! Selain itu dua Naga yang terbang disana hanya diam dan mengawasi!”
Jendral Lu Guishan akhirnya sadar jika situasi ini sama sekali tidak menguntungkan mereka. Terpikir dibenak Jendral Lu Guishan untuk mencari keberadaan Yang Ruan dan menyandera gadis itu, namun pria ini tidak memiliki informasi apapun tentang keberadaan Yang Ruan.
Setelah melihat jalannya pertempuran, Shu En menyerahkan masalah di Xudong kepada para sesepuh kultivator Kekaisaran Yang seperti Xue Jian, Xing Zhuo, Cao Jin dan Wu Tian.
Sebelum kembali ke Daratan Kungzhu, Shu En mengeluarkan satu teknik pedangnya yang langsung membunuh sekitar dua ratus prajurit lebih.
Hal ini tentu saja menjadi pukulan telak untuk prajurit Kekaisaran Tang. Mental mereka yang siap bertempur dihancurkan dalam waktu tidak sampai lima jam.
“Tuan Muda Shu En, tidak perlu khawatir! Kami akan menjaga negeri ini dan melindunginya dengan usaha kami sendiri!” ujar Cao Jin sebelum menambahkan, “Sebagai gantinya pastikan kau menghabisi Iblis itu!”
Shu En pun tersenyum mendengar ucapan Cao Jin sebelum ia menciptakan sebuah portal teleportasi untuk kembali ke Daratan Kungzhu.
“Shen Long, Queque, jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan berikan isyarat padaku...”
Setelah berkata demikian hawa keberadaan Shu En pun lenyap dari Kota Xudong.
“Mungkin tanpa bantuan kami berdua, mereka dapat membantai pasukan musuh. Bukan begitu, Naga Es?” Shen Long berkata kepada Queque sang Naga Es yang terbang disampingnya.
__ADS_1
“Entah mengapa hal ini mengingatkanku saat kita berlima bersama...” Queque tertawa saat mengingat masa lalu.
Namun suara tawa itu terdengar menakutkan bagi manusia karena seperti auman yang menggema.