
L.O.S.E 19 - Final Wish, Yang Yufeng.
ARC 1 - Fall To Rise
Proses penyembuhan yang dilakukan Shu En berlangsung cepat dan tidak membutuhkan yang lama. Kakek tua bernama Yang Yufeng yang merupakan kakek dari Yang Ruan pun dapat membuka matanya kembali, tepat setelah Racun Belalang Buas lenyap dari tubuhnya.
Setelah Yang Yufeng tersadar, Yang Ruan menjelaskan situasi yang terjadi di Kekaisaran Yang kepada kakeknya tersebut. Jelas Yang Yufeng terlihat syok karena mengetahui putra dan menantunya telah tiada, terlebih sosok pengkhianat yang sesungguhnya adalah Xu Wang.
Namun ditengah semua musibah itu, Yang Yufeng bersyukur karena ada sosok Shu En dan Tang Xia yang menolong mereka. Melihat Shu En adalah orang yang dapat diandalkan, Yang Yufeng pun ingin mengenalnya lebih dalam.
Ditengah suasana duka yang masih menyelimuti Kekaisaran Yang, Yang Yufeng mengembalikan situasi yang menegang kembali menjadi tenang.
Selama beberapa hari itu Shu En dan Tang Xia menginap di Istana Yang. Keduanya diperlakukan dengan sangat hangat disana.
Saat selesai acara perjamuan makan malam, Yang Yufeng mengajak Shu En, Tang Xia dan Yang Ruan ke sebuah ruangan bawah tanah di Istana Yang. Ruangan dengan ornamen Phoenix itu dipenuhi semacam Qi yang misterius.
“Pendekar En, Nona Xia, ruang bawah tanah ini adalah ruangan tersembunyi keluarga Yang. Disini leluhur kami menyimpan Gulungan Seni Phoenix...”
Yang Yufeng menjelaskan kepada Shu En bahwa hal ini harus diketahui untuk seorang penerus tahta Kekaisaran Yang.
“Kakek Yang, untuk hal sebesar ini mengapa kakek memberitahu kami?” Shu En pun bertanya dan membuat Yang Yufeng tersenyum.
__ADS_1
“Umurku sudah tidak lama lagi...”
Dengan tatapan teduh Yang Yufeng menatap Shu En dan Tang Xia. Yang Yufeng merasakan bahwa kedua orang ini dapat memberikan perubahan pada Benua Bulan Biru.
“Sebelum aku pergi, aku ingin kau mengetahui semua ini dan menjaga cucu kesayanganku ini...”
“Apa?” Tang Xia yang pertama kali bereaksi.
“Apa kakek ingin menjodohkan dia dengan Tuan Putri?” Tang Xia pun bertanya untuk memastikan.
Yang Yufeng tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Sontak saja Shu En dan Yang Ruan juga terlihat tidak percaya. Keduanya saling memandang satu sama lain dengan ekspresi rumit.
“Kakek sedang tidak bercanda bukan?” Shu En menatap Yang Yufeng dan mengira kakek tua itu bercanda.
Tang Xia yang berada didekat Shu En pun berbisik pelan, “Adik Shu, ini menjadi kesempatan yang bagus untukmu. Kau bisa mendapatkan ilmu tingkat tinggi yang ada didalam gulungan itu, sekaligus mendapatkan calon istri yang cantik.”
“Apa kau tidak cemburu, Kakak Xia?” Shu En malah balik bertanya dan membuat Tang Xia terdiam.
“Tentu saja tidak!”
Melihat ekspresi kesal Tang Xia membuat Shu En tersenyum. Pemuda itu berjalan mendekati gulungan misterius tersebut dan terlihat seperti seseorang yang sedang berdoa.
__ADS_1
Tak lama sebuah aura berwarna merah dan biru terlihat diudara. Kedua aura itu memutari tubuh Shu En dan terserap dilengan kirinya.
Melihat peristiwa ini Yang Yufeng pun tersenyum karena tidak menyangka dengan keajaiban tersebut. Yang Yufeng pernah mendengarkan cerita dari mendiang kakeknya, jika suatu saat akan ada orang yang mewarisi kemampuan tersebut.
Namun Yang Yufeng tidak menyangka dipenghujung umurnya, orang yang akan mewarisi kemampuan Phoenix yang dijaga leluhur keluarganya adalah Shu En.
“Pendekar En, apa yang kau panjatkan saat bersumpah?” tanya Yang Yufeng karena penasaran.
Bukan hanya Yang Yufeng saja yang penasaran, bahkan Yang Ruan dan Tang Xia juga sangat penasaran.
'‘Aku berjanji akan mengembalikan kedamaian di Kekaisaran Yang, Kekaisaran Shu dan Kekaisaran Tang. Aku juga bersumpah akan menjaga Tang Xia dan Yang Ruan,” ucap Shu En membuat wajah Yang Ruan dan Tang Xia seperti kepiting rebus.
“Bukan hanya mereka berdua saja. Aku juga bersumpah akan melindungi Kakak Zhang dan Bibi Hong.”
Melihat ekspresi serius Shu En membuat Tang Xia tersenyum malu.
‘Aku tidak boleh terlihat senang... Dia adalah Adik Shu!’ Tang Xia membatin sendiri untuk meyakinkan.
Sedangkan Yang Ruan merasakan kelegaan saat mendengar ucapan Shu En. Sebuah beban dan penderitaan yang ia pendam sendirian terasa seperti terbagi dengan Shu En.
Apa yang terjadi setelah itu adalah hal yang paling mengejutkan dalam hidup Shu En. Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Yang Yufeng menunjuk Yang Ruan sebagai Ratu Kekaisaran Yang.
__ADS_1
Dari sinilah pembalasan dendam Shu En dan Tang Xia dimulai, semuanya berawal dari pergejolakan yang terjadi di Xudong.