
...L.O.S.E 79 - Zhuge Yuan...
Panglima Song Ba dan Jendral Lu Konghai segera memberi tanda pada Tang Lang menggunakan energi Qi mereka sebelum mendapatkan serangan mendadak dari Shu En.
Sebuah cengkeraman kuat dileher Panglima Song Ba membuat pria itu tidak berkutik sedikitpun saat mengetahui kemampuan Shu En jauh diatasnya.
“Sebenarnya aku tidak tertarik dengan perang saudara yang terjadi disini. Karena menguntungkan untukku, aku jadi sedikit terlibat.” Shu En menghancurkan leher Panglima Song Ba setelah berkata demikian dan membunuh pria itu dalam sekejap.
“Kau!” Jendral Lu Konghai langsung menarik senjata, namun senjata yang ia pegang terasa berat hingga tubuhnya lunglai dan jatuh ketanah karena tidak kuat mengangkat senjatanya.
“Apa yang terjadi?! Kenapa senjataku terasa berat?! Tubuhku juga...”
Shu En tersenyum menatap Jendral Lu Konghai dan melepaskan kekuatan gravitasi untuk menambah beban pada senjata Jendral Lu Konghai.
“Kalian berdua adalah dua orang kepercayaan dari ribuan pasukan ini. Aku penasaran dengan reaksi mereka jika melihat pemimpin yang mereka hormati mati.” Shu En menjambak rambut Jendral Lu Konghai dan meringankan tubuh pria itu hingga tubuhnya melayang diudara bersama dengan tubuh Panglima Song Ba yang sudah mati.
“Apa yang kau lakukan?” Jendral Lu Konghai ketakutan saat dirinya tidak dapat mengendalikan tubuhnya sendiri.
Akhirnya semua prajurit pun melihat keatas langit dan menemukan Panglima Song Ba bersama Jendral Lu Konghai melayang diudara.
“Kenapa Panglima Song dan Jendral Lu melayang di udara?”
“Ada yang aneh! Wajah Jendral Lu ketakutan!”
“Bukankah tubuh Panglima Song tidak bergerak sama sekali!”
Semua prajurit bertanya-tanya dengan apa yang dilakukan Panglima Song Ba dan Jendral Lu Konghai. Namun sebelum mereka semua mengetahui apa yang dilakukan kedua pemimpin mereka, tubuh keduanya terpotong oleh sebuah pedang tak kasat mata yang diciptakan Shu En dari aura tubuhnya.
Bersamaan dengan itu terlihat Shu En terbang diudara dan menangkap kepala Panglima Song Ba dan Jendral Lu Konghai yang terpotong sebelum terjatuh ketanah.
“Pemimpin kalian telah mati! Jika kalian pergi dari sini aku akan mengampuni nyawa kalian semua! Jika ingin melanjutkan pembantaian! Aku akan yang akan membantai kalian semua!” ujar Shu En sambil melepaskan energi Qi yang sangat besar bersamaan dengan kekuatan gravitasi miliknya.
__ADS_1
Dalam sekejap sepuluh ribu prajurit langsung terduduk ditanah dan tidak dapat berdiri karena tekanan gravitasi yang menekan tubuh mereka. Tubuh semua prajurit menjadi terasa sangat berat seperti ditekan oleh sesuatu.
“Shen Long, sekarang giliranmu.” Shu En berkata sambil melepaskan topengnya.
“Bocah, kau benar-benar licik! Kau gila!” Shen Long mengatakan itu sebelum menggunakan segel kematian kepada sepuluh ribu prajurit Kekaisaran Tang.
“Dunia ini yang membuatku gila, Shen Long! Kau sendiri yang mengatakan padaku agar mampu menjadi Iblis dan menyelamatkan kemanusiaan bukan?!” Shu En menatap Shen Long yang menghampiri dirinya.
“Aku akan melakukan itu!” tegas Shu En.
“Jangan sampai kau kehilangan arah, bocah! Aku akan menjelaskan kebenaran yang tersisa jika waktunya tiba!” Shen Long mengelilingi tubuh Shu En sebelum menghilang.
“Ya, kau berhutang penjelasan padaku...”
_____
Apa yang terjadi di Kota Zhuge membuat Tang Xia berdecak kagum dan tidak dapat mengatakan sepatah katapun karena Shu En bertindak sendirian.
Dengan pemberontak yang dilakukan Zhuge Yuan tentu saja Tang Lang akan mengirimkan pasukan untuk membantai semua orang di Provinsi Zhuge.
Demi mencegah hal itu Zhuge Yuan yang memilki seribu tentara bayaran akan membantu Shu En dan Tang Xia untuk menggulingkan pemerintahan Kekaisaran Tang.
“Jadi menurutmu perang akan pecah disini...” Shu En mengamati peta dan mendengarkan penjelasan Zhuge Yuan.
“Benar, Tuan En. Dataran Kungzhu adalah perbatasan yang membentang luas di Provinsi Zhuge dan Provinsi Kung. Jaraknya juga tidak terlalu jauh dari Ibukota Tangzhen.” Zhuge Yuan menjelaskan.
“Baiklah, aku akan menerima kesepakatan ini. Informasi darimu sangat berguna karena ternyata Tang Lang dapat mengawasi aura dipenjuru Kekaisaran Tang. Tetapi aku ingin mengetahui semua kemampuan dari anggota Jalan Naga Hitam.”
Shu En berharap Zhuge Yuan memberitahu dan tidak berniat mencari masalah dengannya, namun saat itu Shu En mengetahui Zhuge Yuan tidak mengetahui kemampuan anggota Jalan Naga Hitam dan memiliki rencana terselubung padanya.
“Jalan Naga Hitam... Aku sama sekali tidak mengetahui kemampuan mereka, Tuan. Dari yang kudengar, pemimpin mereka tinggal di Pulau Es Utara. Hanya itu saja informasi yang ku ketahui.” Zhuge Yuan tidak berbohong dan membuat Shu En percaya.
__ADS_1
“Baiklah, aku mempercayai dirimu. Kalau begitu aku pergi.” Shu En pun menghilang dari hadapan Zhuge Yuan setelah berkata demikian.
Kepergian Shu En membuat Zhuge Yuan bernafas lega. Namun Zhuge Yuan menyadari tubuhnya tidak berhenti gemetaran karena rasa takut kepada Shu En ataupun Tang Lang.
“Aku sudah membalaskan kematian orang tuaku!” Zhuge Yuan tersenyum lebar dan memegangi salah satu tangannya yang gemetaran.
“Yuan‘er, apa kau sudah bisa membebaskan diriku?”
Saat Zhuge Yuan merasa ketakutan, tiba-tiba sosok wanita berumur datang dan menghampiri dirinya. Wanita itu adalah Han Liuya yang merupakan mantan istri Han Wuya.
“Ya, aku sudah membalaskan kematian Ibuku dan Bibi Han sudah membalaskan kematian sahabatmu. Kita sama-sama diuntungkan.” Zhuge Yuan tersenyum kecut melihat Han Liuya dan memejamkan matanya.
“Bagaimanapun mendiang Ibumu adalah temanku. Aku hanya menanggung dosa dari pria jahanam itu.” Han Liuya menatap Zhuge Yuan hangat dan duduk disamping pria itu.
“Itu semua bukanlah kesalahan Bibi Han.” Zhuge Yuan mengatakan bahwa semua masalah ini karena keserakahan Han Wuya dan keegoisannya.
“Dengan ini kita akhiri permainan kita, Bibi Han. Terimakasih karena sudah mau memainkan peran sebagai simpananku.” Zhuge Yuan menundukkan kepalanya dan meminta maaf.
“Jadi apa yang akan terjadi pada kita, Yuan‘er?” Han Liuya menanyakan tindakan apa yang akan diambil Zhuge Yuan untuk menghadapi masalah ini.
Zhuge Yuan pun menjelaskan apa yang akan dia lakukan kepada Han Liuya. Namun tepat setelah Zhuge Yuan menceritakan kerjasamanya dengan Shu En dan informasi tentang Tang Xia yang masih hidup, sebuah portal dimensi muncul dan memperlihatkan Qiong Shan yang datang dengan ekspresi tersenyum.
“Wah, sepertinya aku menggangu reuni mengharukan ini.”
Zhuge Yuan segera berdiri dan melindungi Han Liuya. Dengan tatapan yang waspada Zhuge Yuan menatap Qiong Shan dan mengeluarkan energi Qi untuk mengintimidasi.
“Percuma! Kau lebih lemah dariku!” ujar Qiong Shan sebelum memukul perut Zhuge Yuan dengan sangat telak.
“Dengar, jika kau ingin nyawa Bibi Han mu yang berharga ini terselamatkan. Temui Saudaraku Tang Lang dan beritahu semua informasi mengenai Shu En dan Tang Xia kepadanya.”
Qiong Shan mengancam Zhuge Yuan sebelum melempar tubuh Han Liuya kedalam portal dimensi. Setelah itu tubuh Qiong Shan pun lenyap bersamaan dengan portal dimensi yang menelan tubuh Han Liuya.
__ADS_1
“Bibi Han!” teriak Zhuge Yuan saat melihat Han Liuya ketakutan.