
...L.O.S.E 65 - Xue Xiaoya's Body Condition...
Setelah meninggalkan Kekaisaran Yang, Shu En bersama Tang Xia dan Xue Xiaoya melewati Xudong dan pasang rumput yang sangat luas. Perbatasan wilayah kedua kekaisaran Itu terlihat tidak ada yang mencurigakan setelah Shu En mengamati keadaan disana.
Perjalanan mereka bertiga tidak menemukan hambatan saat melewati perbatasan, namun setelah memasuki wilayah Kekaisaran Tang, mereka bertiga memilih untuk berhenti.
“Tidak salah lagi didepan sana adalah aura yang dapat mendeteksi seorang penyusup.” Ujar Shu En saat mengamati dinding aura yang melebar luas dihadapannya itu.
Tang Xia pun sependapat dengan Shu En saat memandang hutan yang ada di depan sana dikelilingi aura. Situasi ini tentu saja membuat mereka kesulitan untuk melanjutkan perjalanan.
“Jadi apa yang akan kita lakukan?” Xue Xiaoya bertanya.
“Musuh sangat berhati-hati. Pamanku adalah orang yang sangat perhitungan. Bahkan ia mempertimbangkan pertumbuhan kultivasiku dan berniat menjadikan diriku sebagai budak kultivasi ganda dimasa depan.” Tang Xia tersenyum dingin saat mengatakan itu dan mengeluarkan sedikit aura membunuhnya, “Keparat sialan itu sama sekali tidak berubah! Aku harus memberinya pelajaran dengan kematiannya!”
Xue Xiaoya tercengang mendengar hal ini. Ia mengetahui Tang Xia memiliki nama marga Tang namun tidak pernah disangka olehnya jika Tang Xia memiliki hubungan langsung dengan Kaisar Tang.
“Aku tidak pernah memberitahumu jadi wajar saja jika kau terkejut Yaya. Ngomong-ngomong aku merasakan aliran meridian ditubuhmu sangat kacau seperti milik Bibi Lu...” Tang Xia mengamati Xue Xiaoya sebelum mengerutkan keningnya dan bertanya, “Apa yang terjadi?”
Xue Xiaoya langsung memucat wajahnya karena selama ia menyembunyikan semuanya dari Shu En dan Tang Xia. Setelah bertarung melawan Long Wang, Xue Xiaoya mengetahui kultivasinya dilumpuhkan, namun berkat kondisi unik tubuhnya Xue Xiaoya masih bisa bergerak layaknya kultivator pada umumnya.
“Saudari Xue...” Shu En juga baru menyadarinya dan tidak pernah menanyakan hal ini.
Namun tiba-tiba Shu En mengingat Xue Xiaoya yang bertarung melawan Long Wang sebelum ia selamatkan.
“Maafkan aku, Saudara Shu, Saudari Xia. Sebenarnya Kakek sudah melarangku untuk ikut campur masalah ini dan memintaku untuk tinggal di Pegunungan Seribu Es. Tetapi...” Xue Xiaoya sulit untuk menceritakan masalahnya kepada Shu En dan Tang Xia.
Terlebih jika harus menjelaskan semuanya kepada Shu En yang telah menyelamatkan dirinya.
__ADS_1
“Tetapi? Apa yang terjadi Yaya?” tanya Tang Xia.
“Aku mengelabuhi Kakek dan menggunakan unsur Yin dalam tubuhku untuk menutupi kondisiku ini. Mereka semua percaya dan tidak mengetahui jika kultivasiku telah dilumpuhkan...” Sebelum Xue Xiaoya berbicara lebih jauh, Tang Xia langsung memeriksa pergelangan tangannya dan terkejut.
“Yaya! Apa kau ingin lumpuh seumur hidupmu! Ini hanya masalah waktu saja!” Tang Xia terlihat marah dan murka karena sikap Xue Xiaoya dalam mengambil keputusan sangatlah membahayakan masa depannya.
“Maafkan aku...” Xue Xiaoya tidak berani membela diri ataupun berkata lebih jauh lagi.
Semua ini kesalahannya dan Xue Xiaoya juga menyadari resiko besar ini. Sementara itu Shu En menggaruk kepalanya dan mencoba menenangkan kepalanya karena tidak menyangka Xue Xiaoya akan mengalami kondisi seperti ini.
“Aku memiliki kondisi tubuh yang unik sama seperti Adik Shu. Tetapi situasi ini sangatlah sulit untukku. Kau memahami ucapanku bukan Adik Shu? Aku dengan Tubuh Dewi Iblis ini hanya bisa memberikan hati dan jiwanya pada orang yang memiliki Tubuh Dewa Iblis!” Tang Xia menatap Shu En dengan ekspresi kesal sekaligus menahan malu.
“Ya, aku sudah mengetahui semuanya sejak lama. Maka dari itu aku harus tumbuh menjadi lelaki yang kuat dan dapat diandalkan olehmu Kakak Xia.” Shu En mengatakan itu dengan ekspresi yang sangat tenang membuat wajah Tang Xia merah padam.
“Kenapa kalian mesra-mesraan...” Xue Xiaoya mengeluh.
“Ah, aku... Aku tidak bermaksud...” Tang Xia mencoba mengelak namun ia kesulitan bicara lebih banyak.
“Tidak...” Xue Xiaoya ingin mengembalikan kondisi tubuhnya dengan menemui Long Wang dan berniat membunuhnya.
“Saat ini dan kedepannya kau hanyalah sebuah beban.” Shu En mengatakan itu dengan tegas dan membuat Xue Xiaoya terdiam.
“Diam dan tunggu saja tanpa membuat orang lain kesusahan!” Kembali Shu En mengingatkan dan membuat Xue Xiaoya terpukul.
“Adik Shu!” Tang Xia berniat menegur tetapi saat melihat tatapan dingin Shu En ia pun tidak jadi menegur pemuda tersebut.
Ucapan Shu En benar apa adanya. Apa yang akan mereka lalui jauh lebih sulit dari perjalanan sebelumnya. Tang Xia sadar sekarang dirinya harus bersikap realistis dan apa adanya seperti Shu En.
__ADS_1
Ditengah keheningan itu tiba-tiba Shu En menghela nafas secara kasar dan mengusap wajahnya karena melihat Xue Xiaoya yang bersedih dan Tang Xia yang merasa tidak enak kepada Xue Xiaoya.
“Ada satu cara untuk mengatasi masalah ini, Saudari Xue. Semua itu tergantung keputusanmu...” Suara Shu En memecahkan keheningan.
“Dengan Tubuh Dewa Iblis yang mengalir didarahku, aku bisa menjadi perantara bagimu untuk meningkatkan kultivasi dan mengembalikan titik meridianmu yang lumpuh.” Mendengar ini tiba-tiba Xue Xiaoya terlihat antusias.
“Saudara Shu... Aku tidak keberatan. Tolong aku...” Xue Xiaoya meneteskan air mata sambil menyekanya.
“Bagaimana cara pengobatan itu?” tanya Xue Xiaoya dengan ekspresi sendu.
Shu En pun mengumpulkan keberanian untuk mengatakan yang sesungguhnya. Sebagai seorang lelaki tentu saja Shu En memiliki ketertarikan pada lawan jenis, tetapi menurutnya ia masih terlalu muda.
“Dengan Teknik Kultivasi Ganda. Maksudku, kita...” Shu En pun memerah wajahnya dan mengatakan yang sebenarnya kepada Xue Xiaoya.
Terlihat wajah keduanya merah padam saat saling berpandangan. Bahkan Tang Xia yang mendengarnya pun terdiam dengan menahan malu yang luar biasa.
“Saudara Shu... Kau! Kau! Keterlaluan!” Tiba-tiba Xue Xiaoya menampar pipi Shu En hingga pemuda itu terhuyung kesamping.
‘Sial! Ini sangat memalukan! Padahal aku berniat menolongnya dan berkata dengan jujur tetapi ini terlihat seperti aku adalah orang yang mengambil kesempatan dalam kesempitan.’ Shu En mengumpat dalam hati dan menahan malu karena ia sudah mengatakan hal ini pada Lu Shin Rui dan sekarang Xue Xiaoya.
Pada akhirnya mereka bertiga melanjutkan perjalanan dan mendiskusikan sesuatu. Akhirnya Xue Xiaoya memilih berlatih secara tertutup bersama Phoenix Es Feifei daripada kembali ke Pegunungan Seribu Es.
Shu En menyetujui permintaan Xue Xiaoya dan meminta semua siluman disana menjaga gadis itu. Kemudian Shu En pun langsung menjalankan rencananya dengan Tang Xia untuk melakukan penyusupan ke Kekaisaran Tang.
“Adik Shu, masuklah ke ruang teleportasi milikku.” Tang Xia memberi isyarat setelah memberi tanda pada lokasi mereka.
Shu En mengangguk dan berdiri didepan ruang teleportasi milik Tang Xia. Kemudian Tang Xia bergerak dengan kecepatan tinggi melewati hutan yang memasuki wilayah Kekaisaran Tang.
__ADS_1
“Dengan ini kita akan mengelabuhi mereka.” Tang Xia tertawa kecil saat kembali menggunakan ruang teleportasi dan menarik Shu En kedalam wilayah Kekaisaran Tang.
“Aku harap seperti itu...” Shu En menanggapi dan sadar jika dari sini perjalanan keduanya akan tidak mudah.