Legend Of Shu En

Legend Of Shu En
L.O.S.E 108 - Bing Xuehua


__ADS_3

...L.O.S.E 108 - Bing Xuehua ...


Suara kicauan burung menyambut pagi hari yang hangat. Sinar matahari secara perlahan menerpa wajah pemuda yang nampak sangat kelelahan.


“Kakek...”


Dengan malas pemuda itu membuka matanya dan menemukan seorang gadis yang menyandarkan badannya kepohon dan masih tertidur lelap.


‘Semalam aku berdebat kecil dengan perempuan itu. Jadi dia menjagaku semalaman ya?’ Shu En tersenyum dan membatin dalam hati sebelum bangkit untuk duduk menyiapkan api unggun.


Beberapa menit kemudian gadis itu terbangun dan melihat Shu En yang sedang menghangatkan badan didekat api unggun.


“Pagi, apa tidurmu nyenyak?” ujar Shu En menyapa.


“Hmmm...” Gadis itu memeriksa badannya dan menatap Shu En penuh curiga, “Kau tidak melakukan apapun pada tubuhku saat aku tertidur bukan?”


Shu En pun mengerutkan keningnya karena gadis itu curiga kepada dirinya, “Aku juga baru bangun. Kau jangan berpikir yang tidak-tidak kepadaku.”


“Syukurlah, Kakakku selalu mengingatkan padaku jika semua orang lelaki didunia ini adalah orang jahat kecuali Kakek.. Ayah dan Kakakku...” Gadis itu memberitahu dan membuat Shu En tertawa kecil.


“Apa-apaan itu? Sangat aneh. Jika semua lelaki adalah orang jahat, lalu kenapa kau menyelamatkanku?” ujar Shu En.

__ADS_1


“Aku menyelamatkanmu karena berpikir kau memiliki petunjuk tentang keberadaan ayahku yang bernama Bing Wei dan Kakakku yang bernama Bing Zhen.” Gadis itu memberitahu tujuan perjalanannya kepada Shu En.


Mendengar itu kedua mata Shu En melebar. Reaksi Shu En ini membuat gadis itu mengetahui jika Shu En menyembunyikan sesuatu.


“Kau mengetahui sesuatu bukan?” Shu En mengangguk saat gadis itu bertanya pada dirinya.


“Jadi kau Bing Xuehua... Maaf karena aku tidak sempat menyelamatkan nyawa Ayahmu...” ujar Shu En menatap gadis itu dengan perasaan bersalah.


Gadis yang bernama Bing Xuehua ini terlihat syok saat mengetahui ayahnya telah tiada. Walaupun sudah menebak semua ini, namun saat mengetahui kebenarannya tetap saja membuat dada Bing Xuehua sesak.


“Jadi Ayah sudah mati...”


Shu En menatap Bing Xuehua dan menceritakan bagaimana akhir perjalanan Bing Wei di Seribu Pulau Xingma. Mengetahui jika Ayahnya sudah dimakamkan dengan baik oleh Shu En membuat Bing Xuehua bernafas lega.


“Nona Bing, mari kita lihat kondisi Kakakmu.” Shu En mengajak Bing Xuehua pergi ke Ibukota Shuyang.


Bing Xuehua terdiam lalu menyeka air matanya secara perlahan sebelum menerima ajakan Shu En.


“Shen Long, keluarlah!”


Berniat mengambil alih tahta Kekaisaran Shu yang sudah diwariskan untuknya, Shu En memanggil Shen Long dan ingin menunjukkan kepada semua orang di Pulau Suci Shu jika dirinya masih hidup dan kembali.

__ADS_1


“Bocah! Bau badanmu itu mengingatkanku pada sosok pria yang hebat!” Shen Long tiba-tiba berkata seperti itu setelah menunjukkan wujudnya.


Melihat Naga Emas yang terbang diatas langit dan menatap tajam Shu En membuat Bing Xuehua terkejut. Kehadiran Shen Long ini membuat Bing Xuehua menjadi penasaran dengan kekuatan Shu En yang sesungguhnya.


‘Naga Emas? Aku pikir semua ini hanyalah legenda tetapi makhluk kuno itu berada di depanku sekarang!’ ujar Bing Xuehua dalam hati.


“Shen Long, aku sudah bertemu dengan Kakekku, tidak leluhurku. Kau mengetahui sesuatu tentang Ling En bukan? Aku sudah mengetahuinya, termasuk dirimu yang merupakan salah satu dari Lima Pertanda Maut.” Shu En menatap sinis Shen Long yang selama ini menyembunyikan semuanya pada dirinya.


“Kalau begitu, buktikan kepadaku jika kau mampu mewariskan keinginan Ling En, bocah!” Shen Long terlihat sangat bahagia dan memancarkan aura yang sangat hangat kepada Shu En dan Bing Xuehua.


“Naiklah! Kita akan pergi!”


Shu En pun tersenyum kepada Bing Xuehua dan mengajaknya untuk naik keatas kepala Shen Long sebelum mereka terbang menuju Ibukota Shuyang.


“Apa kau akan melakukan perjalanan menuju Alam Iblis, bocah?” tanya Shen Long kepada Shu En.


“Ya, aku akan kesana. Namun sebelum itu aku akan berlatih terlebih dahulu.” Shu En memberitahu niatnya kepada Shen Long.


“Pastikan kau dapat melindungi mereka.”


Shen Long terlihat sangat bangga melihat pertumbuhan Shu En sejauh ini. Terlebih setelah mengetahui semua kebenaran dari Ling En, saat ini Shu En terlihat lebih dewasa daripada umurnya yang sebenarnya.

__ADS_1


Sesampainya di Ibukota Shuyang, Shu En menemukan Bing Zhen yang sedang dirawat disalah satu kediaman penduduk disana. Shu En dan Bing Xuehua pun segera memberikan pertolongan kepada Bing Zhen yang sekarat.


Saat itu Bing Xuehua kembali melihat sebuah keajaiban karena Shu En dapat mengobati luka Bing Zhen dengan kemampuan Api Phoenix.


__ADS_2