Legend Of Shu En

Legend Of Shu En
L.O.S.E 124 - Qin Fen's movements


__ADS_3

L.O.S.E 124 - Qin Fen's movements


Sama halnya dengan Shu En yang telah melakukan pergerakan dan melakukan kontak dengan Ye Xincheng, situasi di Alam Iblis selangkah lebih jauh mendekati pertempuran. Ling Tian sudah mengetahui kedatangan Shu En karena mengawasi gerak-gerik Qin Fen yang terlihat begitu antusias setelah menandai seseorang yang datang ke Alam Iblis.


Seperti mendapatkan mainan baru, Qin Fen berniat bergerak sendirian dan tidak ingin Ling Tian terlibat. Kekuatan yang dimiliki Shu En membuat Qin Fen penasaran mengingat ia tidak dapat memperkirakan atau mengetahuinya setelah memberikan tanda budak kepada sosok Shu En tersebut.


‘Sudah lama aku tidak bertarung dan hanya mengawasi mainan yang membosankan setiap harinya! Seharusnya aku memberitahu hal ini kepada mereka berdua, namun situasi ini lebih menarik dari yang kuperkirakan!’ Qin Fen tersenyum lebar dan berkata dalam hatinya sambil menikmati pemandangan wilayah Maohua dari Istana Iblis.


Saat Qin Fen sedang larut dalam kesenangannya sendiri, Ling Tian yang mengawasi gerak-geriknya langsung datang dan menghampiri.


“Kau tersenyum setelah sekian lama, Qin Fen! Apa kau senang mendapatkan mainan baru?!” Ling Tian menyapa dengan sinis dan membuat Qin Fen menjaga jarak.


“Ling Tian?” Qin Fen menatap tajam Ling Tian dan seperti tidak suka dengan pria tersebut.


“Apa keperluanmu mendatangiku?!” ujar Qin Fen menanyakan.


Ling Tian tertawa cukup keras sebelum melepaskan Aura Iblis dan tersenyum sinis, “Sinar matahari di Alam Iblis sangat berbeda dengan dunia manusia. Kita bisa berjalan dibawah sinar hangatnya tanpa harus dimusnahkan. Kau mengerti maksudku bukan?! Jangan sembunyikan apapun dariku!”


Qin Fen akhirnya ikut tersenyum sinis dan tertawa kecil. Mengetahui seseorang yang menyusup ke Alam Iblis adalah orang yang diburu Ling Tian di dunia manusia, Qin Fen pun berniat membunuhnya secara langsung dan menikmati keuntungannya sendiri.


“Ling Tian, aku sarankan kau jangan mencampuri masalah di Zhishu! Wilayah itu adalah urusanku! Jangan melakukan hal yang bodoh!” ujar Qin Fen mengingatkan.


“Justru aku yang seharusnya berkata seperti itu kepadamu! Jangan lakukan hal yang bodoh atau kau akan menyesalinya!” Ling Tian membalas tajam dan membuat sorot mata keduanya beradu.


“Qin Fen, jika kau berpikir bisa menikmati keuntungannya sendiri dengan membunuh manusia itu maka kau telah melakukan kesalahan besar! Dia adalah sosok yang seharusnya tidak ada! Bocah itu memiliki aroma manusia, Iblis, Dewa dan seorang Immortal!” Ling Tian membalikkan badannya dan terkekeh saat melihat ekspresi Qin Fen berubah tepat setelah mendengar perkataannya barusan.


“Apa maksudmu?!” ujar Qin Fen bertanya.


“Kau akan mengetahuinya.” Ling Tian pun berjalan meninggalkan Qin Fen dalam sejumlah pertanyaan tentang sosok Shu En.


Mengetahui Ling Tian tidak akan memberitahu dirinya, Qin Fen merasa sebal. Terlebih saat merasa dirinya begitu direndahkan oleh Ling Tian, amarah dan kebencian yang ditahan Qin Fen keluar dengan sendirinya.


“Lihat saja Ling Tian! Buruanmu itu adalah mangsa yang mudah bagiku! Aku akan membunuhnya dan menyerap semua kekuatannya!” Qin Fen tersenyum menyeringai sebelum kembali ke kediamannya di Istana Iblis Langit.

__ADS_1


Qin Fen kembali ke Istana Iblis Langit karena akan melakukan perburuan untuk mencarikan Shu En dan membunuhnya. Selain karena telah mengetahui Ling Tian sudah mengekang jiwa manusia yang memiliki kondisi tubuh unik, Qin Fen juga tidak ingin tertinggal oleh Ling Tian yang terobsesi membangkitkan kembali Ling Chen.


‘Dahulu aku sangat terobsesi untuk membangkitkan Tuan Ling Chen, namun sering berjalannya waktu perasaan itu memudar. Ling Shan saja sepemikiran denganku dan merasa sosok Ling Chen tidak perlu ada di era ini dengan kata lain dia tidak pantas untuk dibangkitkan kembali.’ Qin Fen membatin dan berpikir jika Ling Tian memiliki niat terselubung sama halnya dengan dirinya dan Ling Shan.


“Aku memang sangat menyayangkan kepergian Ling Shan. Kemungkinan orang itu yang membunuhnya...” Qin Fen menggumam pelan dan membuka gerbang kediamannya, “Tapi kau tidak perlu khawatir Ling Tian karena aku akan memastikan dendammu terbalaskan.”


Kemudian Qin Fen berjalan memasuki istana dan langsung memanggil bawahan terkuatnya. Lima orang Ras Immortal yang memiliki kekuatan jauh diatas rata-rata kultivator tingkat tinggi berkumpul dihadapannya. Kelimanya bersujud dan memberi hormat kepada Qin Fen.


“Hormat Tuan Qin, ada apa gerangan memanggil kami berlima kemari!”


“Ada pekerjaan yang harus kalian lakukan dengan sempurna setelah sekian lama! Aku akan ikut serta dan kita akan melakukan perburuan berskala besar di Zhishu!”


Qin Fen memberitahu niatnya untuk menghancurkan semua bentuk pemberontakan Iblis yang berniat mengambil alih Alam Iblis.


Sejauh ini pemberontakan yang dilakukan bangsa Iblis selalu berakhir dengan kegagalan dan itu membuat kelima orang yang menjadi bawahan Qin Fen bertanya-tanya.


“Aku memahami apa yang kalian pikirkan! Kali ini berbeda! Kita akan tunjukkan pada para bedebah itu siapa Ras Immortal terkuat di Alam Iblis!” ujar Qin Fen menegaskan.


“Jangan membuat malu nama Iblis Langit ataupun Lima Jari Iblis yang menjadi julukan kalian berlima!” Shu En menambahkan.


Qin Fen pun tersenyum lebar dan menyatukan kedua telapak tangannya sambil melepaskan Aura Iblis yang cukup besar. Mengingat Ling Tian yang meremehkan dirinya tentu saja Qin Fen tidak akan membiarkan hal tersebut.


“Penghalang Tanpa Batas!”


Qin Fen melepaskan kekuatannya untuk menciptakan sebuah penghalang yang mengelilingi wilayah Zhishu agar semua orang yang berada didalamnya tidak dapat keluar dari wilayah tersebut.


Penghalang ini dapat dihancurkan hanya dengan membunuh orang yang menciptakan penghalangnya. Tentu tindakan yang diambil Qin Fen membuat Ling Tian tertawa karena tidak menyangka Qin Fen akan melakukan tindakan demikian.


“Aku adalah Qin Fen! Kalian mengenalku dengan sebutan Tetua Iblis Langit! Karena beberapa alasan aku sudah bosan dengan kalian semua dan merasa aku akan memberikan hukuman pada kaum yang terlemah!”


“Untuk semua yang berada di wilayah Zhishu! Jika kalian tidak mampu mengumpulkan sejuta Berlian Surgawi dalam kurun waktu tiga hari maka kalian akan aku musnahkan! Sebagai peringatan, aku akan memulainya dari permukiman manusia!”


Qin Fen tersenyum menyeringai saat setelah mengatakan itu dan melancarkan tindakan tidak terduga.

__ADS_1


Kelima orang yang mendapatkan julukan Lima Jari Iblis juga tidak menyangka Qin Fen akan bertindak demikian. Terlebih mereka berlima sangat bersemangat karena sudah lama tidak bertarung ataupun membantai dalam beberapa tahun belakangan ini.


“Kalian berlima pergilah! Aku akan menyusul setelah memastikan sesuatu!” ujar Qin Fen kepada mereka berlima.


Kelima orang itu pun pergi melewati sebuah portal teleportasi menuju wilayah Zhishu. Situasi ini jelas jauh diluar perkiraan Shu En ataupun Ye Xincheng yang tidak melakukan pergerakan secara terang-terangan.


“Apapun yang kalian lakukan aku dapat mengetahuinya! Aku akan terus mengawasi kalian semua, makhluk rendahan!”


Qin Fen memulai tanda pertempuran dengan melepaskan kekuatannya yang dapat menciptakan sejumlah Monster Iblis seperti Siluman dan Hewan Buas.


“Mari kita mulai!”


Qin Fen menyeringai lebar saat melepaskan Aura Iblis yang sangat besar. Disaat yang bersamaan Ling Tian bertemu dengan Hung Tiexin dan membicarakan hal ini. Keduanya jelas mengetahui sosok Shu En dan memiliki pemikiran yang berbeda.


Ling Tian berniat membujuk Hung Tiexin untuk membantunya demi membangkitkan Ling Chen, namun Hung Tiexin berniat menyaksikan keributan ini dengan memberitahu keberadaan Shu En kepada Dewa Petir Zan Jinse dan Dewa Bulan Han Guaiwu.


“Ling Tian, kau tidak ikut bergerak seperti Qin Fen? Aku akan mengamati kalian darisini dan menanti orang yang dapat mencapai singgasana ini untuk membunuhku!” Hung Tiexin tersenyum cerah dan membuat Ling Tian mengerutkan keningnya.


“Kau!” Ling Tian hendak mengatakan sumpah serapah kepada Hung Tiexin, namun ia baru mengingat jika Hung Tiexin adalah orang yang seperti ini.


‘Aku baru ingat jika dia terobsesi dengan mimpi bodohnya!’ batin Ling Tian kesal.


“Aku rasa bocah itu tidak akan sampai ke singgasanamu ini! Kau melakukan semua ini hanya demi mimpi konyol -”


Tiba-tiba kepala kedua tangan dan kedua kaki Ling Tian putus. Tatapan murka Hung Tiexin membuat Ling Tian berkeringat dingin.


“Kau barusan ingin mengatakan apa, sampah?!” tanya Hung Tiexin dengan dinginnya.


“Ti-dak apa-apa, aku hanya berharap ada seseorang yang dapat mencapai singgasana ini dan mengalahkanmu...” Ling Tian menjawab dengan gagap.


“Bagus, kau sangat cerdas Ling Tian. Pergilah dan lakukan keributan sesukamu!” Hung Tiexin menatap tajam Ling Tian dan menciptakan sebuah portal teleportasi dibelakang tubuh Ling Tian.


Hanya dengan satu kali tarikan nafasnya, Hung Tiexin menghembuskan nafasnya secara kasar dan langsung menghempaskan tubuh Ling Tian kedalam portal teleportasi tersebut.

__ADS_1


“Enyah dari hadapanku sampah!” Hung Tiexin terlihat sebal dan kembali menikmati kursi singgasananya tanpa ada yang mengganggunya.


“Kau pikir dirimu itu adalah Ling Chen?! Kita tidak setara! Yang setara denganku hanyalah Perintah Sembilan Dewa!” Hung Tiexin tersenyum lebar saat dihadapannya muncul sebuah kabut dan secara perlahan kabut itu memperlihatkan kerusuhan yang terjadi di wilayah Zhishu.


__ADS_2