Legend Of Shu En

Legend Of Shu En
L.O.S.E 88 - North Ice Island War


__ADS_3

...L.O.S.E 88 - North Ice Island War...


Energi spiritual yang saling bersentuhan menimbulkan ledakan yang besar disekitar mereka berdua. Di sebuah pulau yang dipenuhi salju dan diterangi sinar lembur rembulan itu, Shu En dan Long Wang saling berhadapan dengan nafsu membunuh yang tidak keduanya sembunyikan.


“Bocah Shu! Pamanmu telah dibunuh orang yang tidak kau kenal bukan?! Bagaimana pendapatmu tentang itu?!” Long Wang tersenyum lebar saat tinjunya beradu dengan tinju Shu En.


“Katakan padaku, apa mereka berdua adalah orang yang bekerjasama denganmu!” Shu En menatap tajam Long Wang dan melempar balik pertanyaan.


Long Wang tersenyum lebar dan mengendalikan es disekitarnya, “Siapa yang tahu akan hal itu! Kenapa kau tidak cari sendiri jawabannya!”


Kaki Shu En langsung membeku saat Long Wang mulai mengendalikan semua yang ada di Pulau Es Utara. Salju yang turun ataupun tanah yang membeku dapat Long Wang kendalikan dan itu akan menjadi keuntungan besar baginya.


Shu En yang mengetahui hal ini langsung melepaskan diri dan mengalihkan energi Qi keseluruh tubuhnya. Lalu dengan menggunakan Aura Iblis, Shu En dapat mempertahankan diri dan tidak terpengaruh dalam teknik kemampuan Long Wang.


“Usaha yang bagus! Kau sudah berkembang sepesat ini Bocah Shu!” Long Wang tersenyum lebar dan terus melancarkan serangan mematikan kepada Shu En.


Sebuah pukulan yang dapat membekukan segalanya itu tidak berpengaruh pada Shu En selama beberapa menit, namun seiring berjalannya waktu dan pertukaran serangan yang mereka lakukan akhirnya Shu En mulai merasakan dampaknya.


“Kau!” Shu En menatap tajam Long Wang yang terlihat begitu tenang dan kembali melepaskan energi Qi yang besar.


“Akhirnya kau menyadarinya! Semua serangan yang telah kulancarkan memang tidak berpengaruh padamu! Tetapi semakin kau menahan seranganku, maka akan semakin mudah bagiku untuk membuat tubuhmu membeku beberapa detik!” ujar Long Wang sambil melepaskan serangan yang mengincar titik vital Shu En.


Dari telapak tangan Long Wang tercipta pedang es yang besar. Hany tinggal mengayunkan pedangnya saja, Long Wang dapat memotong tubuh Shu En menjadi dua bagian.


“Kembali menggunakan tubuh bayangan! Jika seperti ini, mari kita lihat seberapa jauh energi yang tersimpan di tubuhmu itu!”


Long Wang mengetahui menggunakan tubuh bayangan membutuhkan energi spiritual yang besar. Jika menggunakannya secara terus-menerus maka energi yang dimiliki Shu En akan melemah dan itu akan menguntungkan dirinya.


Ditengah serangan beruntun yang dilepas Long Wang, Shu En kembali dikejutkan dengan serangan yang mengekang pergerakannya.


“Seribu Badai Es!”

__ADS_1


Dalam sekejap Pulau Es Utara seperti sebuah pulau yang terkena bencana. Badai es yang menghantam pulau tersenyum sangatlah tidak wajar. Dari kejauhan saja pulau ini terlihat seperti dikelilingi ribuan badai yang mengerikan.


Shu En memusatkan Aura Iblis ke seluruh tubuhnya sebelum ia menciptakan sebuah pedang dari energi Qi dan mengayunkan pedangnya melepaskan jurus sebagai perlawanan.


“Seni Pedang Iblis...”


“Iblis Melahap Langit!”


Perlawanan Shu En membuatnya menemukan celah untuk bergerak, Shu En pun menghindari hantaman badai es dan bergerak menuju Long Wang dengan kecepatan tinggi.


“Seni Pedang Iblis...” Shu En menarik nafas panjang dalam satu tarikan nafasnya lalu mengincar kepala Long Wang, “Gema Kematian!”


TRANG!!!


“Suara sentuhan yang indah bukan? Setelah semua ini aku yakin jika kau memiliki kemampuan untuk menjadi seorang Ras Immortal, Bocah Shu!” Long Wang menunjukkan ekspresi dingin dan langsung melepaskan serangan yang tidak pernah Shu En duga.


Permainan pedang Long Wang begitu mahir dan tebasannya juga begitu dalam. Serangan beruntun yang Long Wang lakukan selama beberapa detik itu membuat Shu En dipaksa dalam posisi bertahan.


Mengetahui pertukaran serangan ini tidak menguntungkan baginya, akhirnya Shu En pun mencoba menjaga jarak sambil melepaskan serangan yang menggunakan energi Qi yang cukup besar.


“Seni Pedang Iblis...” Shu En diam-diam menciptakan seribu pedang tanpa wujud diudara dan langsung ia gerakkan untuk memotong kepala Long Wang.


“Pedang Tanpa Wujud!”


Namun Long Wang merasakan hawa keberadaan seribu pedang tak kasat mata dan dapat menghindarinya dengan mudah.


“Seribu pedang tak kasat mata ya? Ide yang bagus dan sama sekali tidak buruk!” Long Wang tiba-tiba menyatukan kedua telapak tangannya dan melakukan sesuatu.


Shu En merasakan energi spiritual di Pulau Es Utara seperti bergejolak dan menghantam tubuhnya. Sebelum menyadari lebih jauh, Shu En menemukan telapak tangan yang bentuknya besar mengelilingi dirinya.


Seribu telapak tangan es itu langsung mencoba mencengkeram tubuhnya. Pergerakan Shu En selalu berpindah-pindah karena serangan ini dan itu membuatnya tidak dapat mempersingkat jarak dengan Long Wang.

__ADS_1


“Apa kau menyukainya?” Long Wang menjentikkan jarinya saat melihat Shu En terkepung dari segala arah.


Tiba-tiba semua telapak tangan es itu hancur dan serpihan esnya mengenai tubuh Shu En.


“Membeku dan matilah!”


Tubuh Shu En pun tidak dapat bergerak. Serpihan es yang membekukan tubuhnya tiba-tiba berubah menjadi telapak tangan yang mencengkeram badannya dengan sangat keras.


Seolah-olah ingin menghancurkan badan Shu En, telapak tangan es itu meremas badan Shu En dengan sangat kuat dan berusaha membekukan seluruh badan Shu En.


“Aku akan menghisap darahmu setelah kau sekarat Bocah Shu!” Long Wang tersenyum menyeringai dan melayangkan tebasan yang dipenuhi energi Qi kearah Shu En.


Mengira tebasannya dapat membuat Shu En sekarat, Long Wang malah menemukan tebasan pedangnya menabrak dinding es yang tiba-tiba tercipta dan hancur begitu saja.


Terlihat disana Shu En berhasil melepaskan diri dari cengkeraman tangan es dengan tubuh yang dipenuhi luka.


“Hening...” Shu En diam-diam melancarkan tebasan pedang yang membelah daratan es Pulau Es Utara dan badan Long Wang menjadi dua bagian.


BOOOMMM!!!


Ledakan dahsyat itu benar-benar membuat gelombang air laut terlihat seperti ombak tsunami. Kondisi Long Wang pun tidak diketahui secara pasti saat Shu En berhasil melancarkan teknik pedang yang satu ini.


Saat Shu En hendak memeriksa kondisi Long Wang, ia menemukan kepala Long Wang yang menggelinding namun tidak menunjukkan tanda-tanda akan lenyap.


“Sepertinya kau akan mati lebih cepat!” Shu En mengalirkan energi Qi yang besar pada bilah pedangnya dan berniat memotong kepala Long Wang menjadi beberapa bagian.


Namun sebelum Shu En melakukan itu, tiba-tiba mulut Long Wang terbuka dan berteriak seperti seekor hewan buas. Suaranya mendengung keras ditelinga Shu En seperti hendak menghancurkan gendang telinganya.


Shu En pun kesakitan dan dapat merasakan efek yang memusingkan sebelum akhirnya ia tersadar bahwa dirinya berada di sebuah permukiman kota yang sudah hancur lebur.


Disana Shu En menemukan tubuh Yang Ruan, Hong Zi Ran dan Zhang Xue yang bersimbah darah dan tak bernyawa. Menyadari keanehan ini, Shu En pun mencoba merasakan energi spiritual disekitarnya.

__ADS_1


‘Ilusi?’ pikir Shu En saat mengetahui dirinya terjebak dalam dunia ilusi.


__ADS_2