Legend Of Shu En

Legend Of Shu En
L.O.S.E 54 - Three Races


__ADS_3

...L.O.S.E 54 - Three Races...


Sekembalinya Shu En dari Kekaisaran Zhang, ia pun menyusuri Pegunungan Seribu Es seorang diri dan bertemu dengan sosok penjaga yang merupakan Hewan Buas Dewa.


Disana Shu En bertarung dengan Naga Es karena memaksa masuk kedalam Pegunungan Seribu Es. Pertarungan itu pun berlangsung dengan hebat. Shu En dengan permainan pedangnya sama sekali tidak menurunkan nafsu membunuh saat menghadapi Naga Es.


Sedangkan Naga Es yang ingin mengetahui kemampuan yang diperoleh Shu En juga menggunakan segenap kekuatannya.


“Apa yang terjadi? Apa yang terjadi? Kenapa tanahnya bergetar?!” Beberapa penduduk disekitar Pegunungan Seribu Es keheranan dengan fenomena yang terjadi area pegunungan tersebut.


Langit yang awalnya cerah secara perlahan menjadi gelap, sedangkan hawa dingin semakin mencekam. Badai besar yang diciptakan Naga Es merupakan penghalang untuk Shu En agar tidak melarikan diri.


“Kau seharusnya memahami kekuatanku, Naga Es?! Apa kau lupa aku telah menyelamatkan pemilik Tubuh Yin!” teriak Shu En mengingatkan.


Naga Es tidak peduli dan mengeluarkan semburan yang membekukan segalanya.


“Katakan padaku apa tujuanmu turun ke bawah?! Auramu itu menandakan kau seorang Ras Immortal!”


Ucapan Naga Es membuat Shu En mengerutkan keningnya. Namun ia tidak menghentikan tebasan pedangnya yang menghancurkan bukit es dan membelahnya.


Dengan permainan pedangnya yang lincah, Shu En memperagakan gerakan yang cepat dan bertenaga. Naga Es berusaha untuk membekukan Shu En yang berada dalam jangkauannya namun semuanya tidak berarti.


“Aku yakin kau akan sekarat setelah menerima serangan ini...” Shu En tersenyum saat hendak melepaskan satu tebasan mematikan.


Disaat yang bersamaan Xue Xiaoya datang bersama beberapa kultivator Klan Kuno Xue untuk memastikan pertarungan itu. Disana mereka menemukan Shu En yang bertarung hebat melawan Naga Es dan seimbang.

__ADS_1


Namun saat Shu En tidak dapat dibekukan oleh Naga Es semuanya berubah. Sebuah tebasan pedang yang dipenuhi energi spiritual pekat terpancar dari pedang milik Shu En.


Tekanan gravitasi disekitar Shu En berubah menjadi berat sebelum akhirnya Shu En mengayunkan pedangnya dengan sangat cepat.


“Iblis Melahap Langit!”


Seolah-olah memotong tubuh Naga Es menjadi dua bagian, tebasan pedang Shu En itu pun membelah awan dilangit sana dan menimbulkan gemuruh petir yang mengerikan.


Setelah menaklukkan Naga Es, tentu Shu En tidak membunuh Hewan Buas Dewa tersebut. Ia menatap makhluk itu dan mengusap kepalanya sambil tertawa lepas.


“Sangat disayangkan jika aku membunuhmu, kadal sialan!” Shu En mengatakan itu lalu memukul kepala Naga Es dengan tinjunya.


“Kau memiliki kemampuan yang sangat berguna kedepannya! Aku membutuhkan lawan yang sepadan untuk mengalahkan orang itu!” Shu En menatap Naga Es dan mengingat sosok Long Wang.


“Kau manusia yang sangat unik! Kau memiliki potensi yang tidak terbatas! Dan sekarang kau telah menunjukkan semuanya padaku! Katakan! Kau ini sebenarnya siapa?!” Naga Es menatap dingin Shu En dan seperti menyeringai lebar.


“Shu? Baumu adalah bau manusia, iblis dan dewa. Kau tidak bisa menyembunyikan identitasmu padaku.” Naga Es pun secara perlahan mengecil wujudnya dan berubah menjadi seekor kucing berwarna putih.


“Dengar! Aku bertanya pada Shen Long, namun sepertinya dia menyembunyikan identitasmu! Kau berpikir seolah-olah telah menaklukkan Shen Long, namun kau tidak mengetahui apa yang ia lakukan dimasa lalu!” ujar Naga Es memberikan peringatan.


Shu En malah terkejut dengan perubahan bentuk tubuh Naga Es dan bukan ucapannya. Dengan cepat ia langsung membawa Naga Es kepelukannya.


Wujud kucing berwarna putih itu sangatlah menggemaskan dan Naga Es hampir kehilangan wujud rohnya karena terlalu besar memakai energi spiritualnya.


“Aku tidak mengerti maksud perkataanmu itu. Jadi aku ingin mendengar penjelasanmu tentang Ras Immortal.” Shu En tiba-tiba berkata dengan nada yang begitu tenang.

__ADS_1


Naga Es diam sangat lama sebelum memberitahu Shu En jika Ras Immortal adalah sosok yang abadi dan setara dengan Dewa. Dimasa lalu manusia ditindas oleh Ras yang lebih kuat yakni Iblis, namun Dewa menolong manusia dan membasmi Iblis karena Iblis melanggar apa yang Dewa Iblis janjikan.


Iblis mencoba membangkitkan malapetaka mengerikan yang pernah menghancurkan Tanah Para Dewa. Kemudian para Dewa berkumpul dan membasmi Iblis tanpa belas kasih.


Iblis memang telah membuat kesalahan, namun tidak semua Iblis bertindak demikian. Setelah hancurnya Ras Iblis, muncul ras yang tidak bisa disebut sebagai manusia ataupun iblis, legenda menyebutnya dengan sebutan Immortal.


“Iblis, orang yang kau lawan adalah Iblis yang sebelumnya adalah seorang manusia. Era Kekacauan telah berakhir. Ketiga ras itu dikabarkan telah musnah, namun aku bisa merasakan samar-samar aroma kekacauan dimasa lalu mulai bermunculan.”


“Ras Immortal adalah sosok kultivator hebat yang abadi. Tidak seperti Iblis yang memiliki kelemahan pada sinar matahari. Untuk alasan inilah aku menganggap dirimu sebagai seorang Ras Immortal.”


Mendengarkan itu Shu En merasa bahwa dunia yang ia tempati masihlah terlalu kecil. Hati Shu En merasa tergerak dan ingin mengetahui kebenaran tentang dunia ini. Shu En pun menatap Naga Es dan tersenyum tipis.


“Secuil jawaban yang membuatku penasaran akan ku ketahui setelah membunuh Long Wang!” Lalu Shu En pun memejamkan matanya saat menyadari banyak aura kehidupan yang mengelilingi dirinya.


“Jadi apa yang akan kalian lakukan setelah mengepung diriku?!” Shu En membuka matanya dan langsung menatap Xue Jian, Xue Xiaoya bersama kultivator Klan Kuno Xue.


____


Sedikit dari gue, terimakasih udah baca novel gue sampai sejauh ini. Semoga kalian menikmati jalan cerita yang gue buat. Gue sadar novel ini jauh dari kata bagus apalagi sempurna, masih banyak kata typo yang berterbaran karena gue jarang revisi dan mungkin tidak sesuai dengan selera kalian.


Jadi kalau ada typo dalam cerita, kasih tau ya di kolom komentar, thanks.


Jangan lupa like sama votenya.


Enjoy Reading Guys.

__ADS_1


#Ersavage


__ADS_2