
L.O.S.E 35 - Black Dragon Path
ARC 2 - Black Dragon Path
“Mereka bertiga mati!”
Kabar peperangan di Xudong pun telah sampai ditelinga Kaisar Tang setelah Qiong Shan dan Gao Lu Ma kembali. Ekspresi pria bernama Tang Lang itu nampak buruk mendengar penjelasan Gao Lu Ma dan Qiong Shan.
‘Tang Xia, gadis itu belumlah mati. Dia sempat berusaha membunuhku tetapi dia menghilang secara misterius. Apakah gadis bertopeng iblis putih adalah dirinya?’ Tang Lang membatin dan memperkirakan hal yang akan terjadi dimasa depan.
Situasi ini diluar kendali dan perkiraannya. Tang Lang tidak menyangka jika ada seorang kultivator yang kultivasinya mencapai tahap Alam Dewa selain pemimpin Jalan Naga Hitam.
“Bagaimanapun kita harus mendapatkan Ramuan Keabadian. Apakah Tuan Long sudah mendengar hal ini?” tanya Tang Lang kepada kedua rekannya itu.
“Aku belum memberitahunya. Aku rasa kita semu harus mengadakan pertemuan untuk menanggapi situasi ini, Kaisar Tang?” ujar Qiong Shan.
“Aku juga sependapat dengan Qiong Shan. Aku tidak terima karena kedua mangsaku itu diselamatkan pemuda bertopeng iblis hitam!” sahur Gao Lu Ma.
Tang Lang pun memegang dagunya dan memasang ekspresi wajah memikirkan sesuatu.
Mengingat rencana untuk membawa Yang Ruan ke Kekaisaran Tang gagal, selain itu informasi mengenai keberadaan Gulungan Seni Phoenix juga tidak ditemukan sudah jelas hal ini akan membuat pemimpin Jalan Naga Hitam murka.
Qiong Shan yang menyadari apa yang dipikirkan Tang Lang pun menghela nafas panjang.
“Aku tahu apa yang kau pikirkan. Jadi biar aku yang menjelaskannya.” Qiong Shan pun mengajak kedua rekannya itu untuk mendatangi kediaman pemimpin Jalan Naga Hitam yang lokasinya cukup jauh dari Ibukota Kekaisaran Tang.
Sosok pemimpin Jalan Naga Hitam adalah orang yang menutup diri selama beberapa tahun ini demi mencapai puncak kultivasinya. Setelah mencapai Alam Dewa, ia tidak dapat abadi dan ini membuatnya mencari jawaban dari segala ambisinya tersebut.
Di suatu hari pemimpin Jalan Naga Hitam bertemu dengan seorang kultivator yang berbeda dari manusia. Kemampuannya melebihi tahap Alam Dewa dan kekuatannya dapat mengalahkan dirinya hanya dalam lima kali pertukaran serangan.
Sosok kultivator itu menyebutkan dirinya berasal dari Ras Immortal dan memiliki ambisi untuk menantang para Dewa. Akhirnya sosok kultivator itu membantu pemimpin Jalan Naga Hitam untuk menjadi Ras Immortal dengan syarat harus mengumpulkan Gulungan Seni Phoenix, Giok Naga Azure dan Giok Iblis Langit, kemudian kultivator itu mempertemukan pemimpin Jalan Naga Hitam dengan kultivator lainnya yang mengumpulkan Gulungan Seni Naga, Giok Merah Keabadian dan Giok Biru Keabadian.
__ADS_1
Saat ini pemimpin Jalan Naga Hitam memiliki Giok Naga Azure dan Giok Iblis Langit, yang tersisa hanyalah Gulungan Seni Phoenix.
Pulau Es Utara adalah tempat keberadaan pemimpin Jalan Naga Hitam untuk mencapai puncak kultivasinya. Sebuah pulau yang lokasinya cukup jauh dari dari Ibukota Kekaisaran Tang itu menjadi saksi bisu betapa kejamnya Jalan Naga Hitam saat mengambil Pulau Es Utara dan membantai semua orang disana.
Kedatangan Qiong Shan, Gao Lu Ma dan Tang Lang ke Pulau Es Utara pada malah hari itu diketahui pemimpin Jalan Naga Hitam tepat ketiganya menginjakkan kakinya disana.
“Seperti biasa tempat ini sangatlah sepi dan dingin. Aku bisa merasakan hawa membunuh yang mengerikan...” ujar Gao Lu Ma saat menginjakkan kakinya di Pulau Es Utara.
Qiong Shan pun menegur, “Jangan mengatakan hal yang bodoh. Setelah kau menginjakkan kakimu disini, maka Tuan Long akan mengawasi kita.”
“Hah? Jadi itu alasannya dia selalu menegurku! Jangan bilang dia telah mengetahui apa yang terjadi di Xudong?!” Gao Lu Ma memucat wajahnya.
“Bodoh! Sudah kubilang jangan berbicara atau bertindak sembarangan! Lagipula kenapa kau baru mengetahuinya! Sialan kau Gao!” Qiong Shan menggaruk kepalanya dan bersikap pasrah saat merasakan aura pembunuh yang semakin besar.
“Datang...” ujar Tang Lang yang sudah bersiap melompat keudara.
Tidak sampai lima detik tanah yang membeku hancur dan berubah menjadi mulut Naga. Sontak saja Gao Lu Ma terkejut, sedangkan Tang Lang dan Qiong Shan sudah melompat keudara.
“Tunggu! Apa Tuan Long serius ingin membunuhku?!” Gao Lu Ma memucat wajahnya saat tubuhnya sudah hampir ditelan mulut Naga Es.
Dengan segenap kekuatannya, Gao Lu Ma langsung terbang menjauh dari mulut Naga Es itu. Hal ini membuatnya selamat namun tubuhnya langsung terhempas saat mulut Naga Es menutup.
“Hampir saja!” Gao Lu Ma bernafas lega.
Sedangkan Qiong Shan dan Tang Lang saling berpandangan karena menyadari masih ada aura pembunuh yang samar terasa.
Saat Qiong Shan hendak mendekati Gao Lu Ma, dari bawah tanah yang membeku berubah bentuknya menjadi kepalan tangan yang tiba-tiba memanjang.
Tangan es itu langsung menangkap tubuh Qiong Shan yang terbang diudara. Lalu tanpa ampun meremasnya seolah-olah sungguh berniat membunuhnya. Bukan hanya Qiong Shan saja, melainkan Gao Lu Ma dan Tang Lang pun tertangkap oleh tangan es tersebut.
“Tuan Long...” Qiong Shan bisa merasakan seluruh energi spiritual dalam tubuhnya seperti diserap oleh tangan es yang mencengkram tubuhnya.
__ADS_1
“Argh! Tulangku!” Gao Lu Ma bisa merasakan tulang-tulang dalam tubuhnya mulai terdengar suara diremukan.
Tak lama ketiga tangan es itu hancur dan membuat tubuh ketiganya terjatuh ke tanah bersalju dengan tubuh yang tidak bertenaga.
“Aku sudah bisa menebak maksud kedatangan kalian kemari! Tidak perlu menjelaskan karena aku sudah mengetahuinya!”
Terlihat sosok pria paruh baya yang kedatangannya membuat tubuh Qiong Shan, Gao Lu Ma dan Tang Lang terasa panas. Ditengah dataran yang bersalju, sosok pemimpin Jalan Naga Hitam itu memancarkan aura yang menghangatkan sekitarnya.
Sontak saja Qiong Shan, Gao Lu Ma dan Tang Lang langsung tunduk dan memberi hormat kepada pemimpin Jalan Naga Hitam.
“Salam hormat, Tuan Long!”
“Maaf atas kelancangan kami datang ke tempat ini!”
Pemimpin Jalan Naga bernama Long Wang itu menatap ketiga bawahannya tersebut.
“Bersyukur aku mengirim Xu Xiao Chi. Jika tidak semuanya akan menjadi berantakan.” Long Wang menatap bulan yang tidak nampak dari Pulau Es Utara dan memejamkan matanya.
“Setelah mendapatkan semuanya, aku akan abadi begitu juga kalian! Dan aku bisa berjalan kembali dibawah sinar matahari setelah sepuluh tahun lamanya!”
Perkataan Long Wang membuat Qiong Shan, Gao Lu Ma dan Tang Lang penasaran. Setelah itu Long Wang mempersilahkan ketiganya masuk kedalam sebuah altar es dan sebuah reruntuhan kota es yang tidak berpenghuni.
“Dari informasi yang kudapatkan putra dari Kaisar Shu sebelumnya masih hidup! Aku rasa kalian bisa menebak siapa orang yang menggagalkan rencana kalian di Xudong!” ucap Long Wang setelah mereka masuk kedalam sebuah ruangan bawah tanah yang dipenuhi pilar es.
“Maksud anda anak dari Shu Jiang dan Ling Shui masih hidup?!” Tang Lang adalah orang pertama yang terkejut.
Sedangkan Qiong Shan dan Gao Lu Ma bersikap biasa saja. Kemudian Long Wang memberikan sebuah Apel Es kepada ketiganya sebelum memberikan sebuah tugas kepada Tang Lang.
“Aku berikan kalian kesempatan! Kali ini tidak boleh gagal!”
Long Wang pun memberikan sebuah tugas kepada Qiong Shan, Gao Lu Ma dan Tang Lang sebelum pria paruh baya itu menunjukkan seringainya yang lebar dan penuh intimidasi.
__ADS_1