Legend Of Shu En

Legend Of Shu En
L.O.S.E 74 - The Southern Dragon Fort's Destruction


__ADS_3

...L.O.S.E 74 - The Southern Dragon Fort's Destruction...


Trang!!!


Suara bising akibat dari pedang Zan Ya yang dialiri energi Qi dengan leher Shu En menggema. Zan Ya terkejut melihat hal ini namun tangannya yang lain sudah bersiap melempar kedua pisau kecil ditangannya kearah kedua mata Shu En.


“Mengingat semua yang telah kau lakukan, aku sudah memperkirakan hal ini!” Zan Ya terlihat kembali tenang dan langsung mengincar kedua mata Shu En.


Dalam hati pun Shu En membatin mengetahui kemampuan Zan Ya yang sudah terbiasa membunuh ini.


‘Caranya bertarung pantas mendapatkan pujian dariku...’ Shu En tersenyum kecil dan menghindari dua pisau yang mengincar kedua matanya.


Lalu dengan kemampuan gravitasi miliknya, Shu En membuat tubuh Zan Ya melayang sebelum ia gerakkan kedepan, lalu dengan penuh tenaga Shu En menghantam perut Zan Ya.


Ugh!!!


Zan Ya mengeluarkan darah segar dari dalam mulutnya sebelum tubuhnya terhempas keluar penginapan. Segera Shu En ikut keluar dan disambut hujan panah api dari pasukan Bayangan Naga Selatan.


“Rupanya kalian datang menyambutku dengan meriah!” Dengan cekatan Shu En menghindari setiap panah api yang mengarah pada dirinya.


Kemudian dengan energi Qi yang cukup besar, Shu En membekukan semua panah api dan menciptakan ratusan panah es.


“Kita lihat berapa orang yang bertahan!” Tanpa ragu Shu En mengarahkan semua anak panah es kebawah.


Sebelum ratusan anak panah es bergerak lebih jauh, sebuah tebasan pedang yang menciptakan pusaran angin menghancurkan anak panah milik Shu En.


Sosok Lau Ma yang sudah menanti kehadiran Shu En langsung terbang dengan kecepatan tinggi dan mengincar pertarungan jarak dekat.


Dua pedang yang dipegang oleh Lau Ma terlihat dipenuhi energi spiritual. Dalam hitungan detik Lau Ma sudah mempersingkat jarak dan menyerang Shu En dengan kelincahannya dalam memainkan seni pedang.


“Tuan, bisa mati untuk kami? Jika tidak kota ini akan hancur!” ujar Lau Ma dengan ekspresi yang tenang.


Shu En tertawa kecil dan menghindari setiap tebasan pedang Lau Ma. Kemudian ia menciptakan sebuah pedang menggunakan energi spiritual dan menangkis tebasan pedang Lau Ma yang menyerangnya secara beruntun.


“Kau pikir aku akan mengangguk dan menjawab iya, kau bisa membunuhku? Kekacauan ini disebabkan oleh kalian! Aku hanya datang untuk memberi perhitungan!” Setelah berkata demikian, Shu En memperlihatkan pedangnya yang mengeluarkan aura pekat.


“Seni Pedang Iblis!”

__ADS_1


“Gema Kematian!”


Akhirnya Shu En melepaskan teknik pedangnya dan membuat kedua mata Lau Ma melebar tajam saat melihat arah tebasan pedang Shu En.


Shu En tidak mengincar dirinya, melainkan mengincar anggota Bayangan Naga Selatan. Rencana Shu En ini sangat efektif dan membuat banyak anggota Bayangan Naga Selatan tewas karena serangannya.


“Kau! Kau cukup licik rupanya, Tuan!” Lau Ma tersenyum lebar dari balik penutup wajahnya.


Dengan meningkatkan kecepatannya, Lau Ma semakin lincah memainkan pedangnya. Pedang yang ia genggam ditangan kiri mengeluarkan percikan api dan tak lama bilahnya dipenuhi api yang membara, sedangkan pedang yang digenggam ditangan kanannya menghembuskan angin yang tajam.


Shu En menajamkan indera penglihatannya dan memperhatikan setiap arah serangan Lau Ma dan menangkisnya dengan cekatan.


‘Dia sangat mahir memainkan dua pedangnya, tetapi aku dapat melihat semuanya dengan jelas!’ Shu En membatin dan mengalirkan energi Qi lebih besar dari sebelumnya pada bilah pedangnya, ‘Semua gerakanmu sangatlah cepat, namun semuanya terasa pelan dipenglihatanku!’


Saat Lau Ma melepaskan tebasan yang menciptakan badai disertai api yang membakar apapun disekitarnya, Shu En juga melepaskan tebasan pedang yang tidak memancarkan aura apapun.


Namun saat Shu En mengibaskan pedangnya, tubuh Lau Ma terpotong menjadi dua bagian dengan cipratan darah seperti gerimis hujan yang mewarnai langit Kota Hanju. Secara perlahan tubuh Lau Ma terhempas kebawah dan tergelak ditanah.


“Seni Pedang Iblis - Pedang Tanpa Wujud...”


“Kau akan kubunuh!” ucap Zan Ya.


Shu En memandang Zan Ya dan kebakaran yang melahap bangunan disekitar penginapan. Akibat pertarungannya dengan Lau Ma, kekacauan di Kota Hanju cukup membuat keluarga Han datang untuk memastikan.


Saat itu juga Shu En menyadari ada beberapa petinggi militer Kekaisaran Tang yang datang bersama keluarga Han.


“Sepertinya kalian berniat mencegat diriku disini.” Shu En tersenyum dingin kepada Zan Ya yang terus menyerangnya.


“Ya, tidak ada tempat bagi dirimu untuk berkeliaran dinegeri ini! Kemampuan Yang Mulia Tang akan membuat pergerakanmu sia-sia!” Zan Ya meningkatkan tempo serangannya.


Setiap tebasan pedang yang dilepaskan Zan Ya mengeluarkan energi Qi dalam bentuk petir. Shu En dapat mengimbangi permainan pedang Zan Ya dan mengakhiri pertarungan melawan Zan Ya dengan teknik pedangnya.


“Seni Pedang Iblis - Tarian Pedang Iblis!”


Baik Zan Ya ataupun Shu En melakukan serangan beruntun secara bersamaan, namun saat keduanya berhenti bergerak, tubuh Zan Ya langsung jatuh terhempas kebawah sedangkan Shu En masih melayang diudara dan terlihat baik-baik saja.


Menyadari pasukan dari keluarga Han dan petinggi militer Kekaisaran Tang datang ke lokasi pertarungan, Shu En langsung terjun kebawah tepat disekitar anggota Bayangan Naga Selatan dan bergerak cepat menghabisi mereka semua.

__ADS_1


“Kalian telah mencari masalah dengan orang yang salah!” ujar Shu En setelah membunuh semua anggota Bayangan Naga Selatan yang menyerang dirinya.


“Dimana Kakak Xia?! Apa yang dia lakukan disaat genting seperti ini?!” Shu En mencoba mencari hawa keberadaan Tang Xia namun ia tidak merasakan hawa keberadaan gadis itu di kota ini.


Tak lama Baihu dan Xudong datang menghampiri dirinya. Shu En menemukan keduanya tergesa-gesa dan seperti ada sesuatu yang besar terjadi.


“Bocah! Kau pasti akan terkejut mendengar hal ini!” Baihu tiba-tiba melompat tinggi dan langsung terjun keatas rambutnya, “Keluarga Zhuge berniat mengkambinghitamkan keluarga Han atas pembunuhan Kaisar Shu dan rombongannya!”


Mendengar itu Shu En mengerutkan keningnya. Tidak pernah ia sangka perseteruan kedua keluarga ini ternyata jauh lebih dalam dari yang dirinya perkirakan.


“Sebenarnya apa yang terjadi, Baihu?” tanya Shu En.


Sebelum Baihu menjawab, Xudong lebih dahulu mengingatkan tentang beberapa orang yang sedang menuju ke lokasi mereka.


“Sebaiknya hilangkan jejak dan hawa keberadaan kita terlebih dahulu. Setelah itu kami akan menceritakan padamu.” Xudong langsung berlari dan diikuti Shu En dari belakang.


Mereka bergerak menjauh dari lokasi pertarungan dan bergerak menuju luar Kota Hanju.


Sementara itu Tang Lang yang sedang mengawasi hawa keberadaan Tang Xia dikejutkan dengan sesuatu yang mampu membuat tubuhnya lunglai dan jatuh dari singgasananya.


“Aura apa ini?!” Tang Lang memegang dadanya yang sesak dan tak lama matanya mengeluarkan darah begitu juga mulutnya.


“Argh! Ini bahaya aku merasakan sakit! Apa-apaan ini?! Siapa yang menyusup lewat udara dan memiliki aura sebesar ini?!” Tang Lang merasakan ketakutan dan memegang dadanya lebih erat dari sebelumnya.


Yang Tang Lang ingat orang yang membuatnya takut sejauh ini hanyalah Long Wang dan Ling Tian. Aura ini bukanlah milik keduanya dan itulah yang membuat Tang Lang semakin ketakutan.


‘Apa yang sebenarnya terjadi di Kota Hanju?’ Kedatangan sosok misterius itu membuat Tang Lang pingsan karena tidak mampu menahan energi spiritual yang mengintimidasi dirinya.


Beberapa detik setelah Tang Lang pingsan, sebuah portal terlihat didekat Tang Lang dan memperlihatkan Long Wang.


“Siapa penyusup yang dapat membuat Tang Lang sampai seperti ini?! Apa yang sebenarnya sedang terjadi di Kota Hanju?” Long Wang mencoba mengecek aliran darah Tang Lang dan mengetahui jika bawahannya itu mengalami rasa takut dan kehabisan energi spiritual.


“Tidak ada pilihan lain! Aku akan menggunakan teknik ini untuk mengawasi mereka!” Long Wang berniat menggunakan kemampuan Tang Lang untuk mengetahui para penyusup.


Namun saat Long Wang menggunakan teknik itu, sesuatu yang mengejutkan terjadi. Long Wang merasakan hal yang sama dengan Tang Lang dan merasakan ketakutan.


‘Ini tidak mungkin! Aku Long Wang ketakutan? Aura ini bukanlah milik Tuan Ling Tian?! Lantas aura ini milik siapa?!’ Long Wang mulai berkeringat dingin dan merasakan tekanan intimidasi yang sangat mengerikan.

__ADS_1


__ADS_2