
...L.O.S.E 90 - The Sun God...
Ling Tian mengetahui Shu En menggunakan tubuh bayangan dan menghilang. Sementara Ling Tian mengeluarkan energi Qi yang begitu besar untuk mengintimidasi Shu En, sebuah cahaya berwarna emas muncul.
“Cahaya ini? Sepertinya ada yang akan ikut campur!” Ling Tian segera bergegas pergi saat mengetahui siapa yang datang ke Pulau Es Utara.
“Aku pikir dapat mengambil Gulungan Seni Phoenix dari bocah itu tetapi kau menghalangiku! Dewa sialan!” ujar Ling Tian dan mengalihkan pandangannya menatap Shu En yang memperhatikan dirinya.
“Bocah! Jika kau ingin mengambil Giok Iblis Langit dan Giok Naga Azure maka kau harus mencari ku!” Ling Tian tersenyum menyeringai sebelum memberitahu, “Nyawa gadis bernama Yang Ruan ada ditanganku, begitu juga Mata Dewa Sejati dan Pengetahuan Dewa Sejati!”
Setelah berkata demikian Ling Tian pun menghilang dari pandangan Shu En yang hampir kehabisan tenaga. Kemenangan yang diraih Shu En terasa hambar saat mengetahui sesuatu terjadi kepada Yang Ruan.
“Apa yang terjadi kepada mereka bertiga?” Shu En mengepalkan tangannya mencoba melepaskan kemampuannya.
Namun Shu En mendapatkan rasa sakit yang menjalar disekitar tubuhnya. Mulutnya tanpa sadar memuntahkan darah segar dalam jumlah banyak dan membuatnya ambruk ketanah.
“Manusia, apa kau masih mengingat diriku?”
Dengan pandangan sayu dan pendengarannya yang mulai rapuh, Shu En menemukan sosok pria paruh baya berambut putih yang memegang tongkat.
“Kau... Yang waktu itu...” ucap Shu En lemah.
“Aku adalah Jing Yang sang Dewa Matahari!” Sosok itu memperkenalkan dirinya sebagai Desa Matahari yang turun ke bumi untuk menyelamatkan keturunan Ling En.
__ADS_1
“Sesuai janji aku akan menyelamatkan dirimu dan memberitahu kebenaran tentang dunia ini.”
Mendengar pengakuan Jing Yang tentu saja membuat Shu En kebingungan. Shu En mencoba berdiri namun karena ia menggunakan terlalu banyak energinya, tubuhnya pun ambruk ke tanah yang bersalju.
“Kau memiliki peningkatan kultivasi yang begitu cepat, tetapi tubuhmu hanyalah tubuh seorang bocah. Wadah yang terlalu lemah untuk menampung kekuatan.” Jing Yang berjalan mendekat sambil mengeluarkan aura berwarna emas.
Kemudian Jing Yang membungkus tubuh Shu En dengan aura emas itu sebelum membawa Shu En ke Xudong dan melihat apa yang terjadi disana.
Kemenangan yang diraih pasukan Kekaisaran Yang tidak berarti saat Yang Ruan kehilangan kesadarannya. Jing Yang memberitahu jika Dewa Bulan yang bernama Han Guaiwu mengambil jiwa Yang Ruan, Xing Rou dan Lu Shin Rui agar Shu En mendatangi mereka dan menyerahkan semua harta suci atau pemilik Tubuh Yin.
Mendengar hal ini membuat Shu En melampiaskan kemarahannya dengan menghancurkan bangunan yang ada disekitarnya.
“Selanjutnya mereka mengincar Badan Sejuta Spiritual...” Jing Yang menatap Shu En cukup lama sebelum memberitahu wanita di Kekaisaran Zhang adalah pemilik Badan Sejuta Spiritual.
“Ini adalah takdir, bocah manusia. Semua orang yang memiliki kondisi khusus begitu dekat denganmu termasuk pemilik Badan Sejuta Spiritual. Apa yang akan kau lakukan setelah aku memberitahu semua ini?” Jing Yang bertanya tentang tujuan Shu En selanjutnya.
“Menyelamatkan mereka semua? Kau terlalu lemah untuk melakukan hal itu! Yang akan kau hadapi adalah orang-orang yang telah membuat diriku menjadi sosok seperti ini! Aku hanyalah serpihan roh yang bisa menghilang kapan saja karena menyegel mereka sebagai Iblis!” ujar Jing Yang memberitahu.
Shu En yang kesal mencoba menyerang Jing Yang, namun Jing Yang dengan mudah menahan pukulan tangan Shu En dan menghempaskan tubuh pemuda itu dengan hembusan nafasnya.
“Aku hanya menghembuskan nafas dengan lemah kau sudah terlempar sejauh itu...” Jing Yang menggelengkan kepalanya dan menertawakan Shu En.
Mendengar keributan didalam kota, pasukan Kekaisaran Yang datang untuk memeriksa. Mereka menemukan tubuh Shu En yang babak belur bersama seorang pria paruh baya berambut putih.
__ADS_1
“Bocah manusia, jika kau ingin mempelajari semuanya dan menyelamatkan mereka maka temui aku di Tanah Hijau Dong.” Setelah berkata demikian sosok Jing Yang pun menghilang dari pandangan Shu En.
“Tanah Hijau Dong berada di Kekaisaran Shu... Apa sebenarnya tujuan orang itu?” Shu En dengan lemah mencoba bangkit dan berdiri.
“Tuan Muda Shu! Apa anda baik-baik saja?!”
“Lihat dia terluka begitu parah! Mari bantu dia!”
“Apa yang terjadi disini?!”
Beberapa prajurit langsung menolong Shu En dan memeriksa situasi. Mereka mengira Yang Ruan, Xing Rou dan Lu Shin Rui tertidur di kediaman rahasia yang ada di Xudong, namun yang sebenarnya terjadi bukanlah demikian.
Shu En mengetahui semuanya dan jiwa ketiga wanita itu diambil oleh Han Guaiwu. Jika Shu En memberitahu mereka maka kepanikan akan terjadi, sehingga Shu En memilih untuk bungkam saat Cao Jin, Xing Zhuo, Xue Jian dan Wu Tian datang menghampirinya.
Melihat Xing Zhuo yang mengira putrinya tertidur tentu membuat Shu En tidak tega untuk tidak menjelaskan. Saat Xing Zhuo sedang sendirian, akhirnya Shu En bercerita tentang apa yang terjadi kepada Xing Rou.
“Tuan Muda Shu, aku akan menyelamatkan anakku! Tolong jangan menghalangiku!”
Setelah mendengar hal ini tentu saja Xing Zhuo bersikeras untuk pergi menyelamatkan Xing Rou, namun Shu En menghentikan langkah pria itu.
“Paman Xing, aku yang akan menyelamatkan anakmu. Mereka menginginkan diriku dan pemilik Tubuh Yin. Aku akan melakukan sesuatu, percayalah padaku!” Shu En berusaha mendapatkan kepercayaan Xing Zhuo dan berniat menyelesaikan semuanya sendirian.
Xing Zhuo mengerutkan keningnya dan meminta Shu En untuk mengambil alih pemerintahan sementara sebelum pergi.
__ADS_1
“Keselamatan nyawa putriku melebihi semuanya! Tolong selamatkan dia!” Xing Zhuo memegang pundak Shu En dan berharap pemuda itu dapat menyelamatkan Xing Rou.
“Aku berjanji akan melindungi semuanya!” Shu En dengan tegas bersumpah dan berniat akan pergi untuk menyelamatkan Yang Ruan, Xing Rou dan Lu Shin Rui.