
...L.O.S.E 122 - Zhishu...
...ARC 4 - Adventures in the Demon Realm...
Alam Iblis adalah alam yang sangat berbeda dari dunia manusia. Dahulu Alam Iblis merupakan tempat yang damai sebelum campur tangan para Dewa yang tidak senang terhadap Ras Iblis karena seharusnya ras itu menjadi sosok pengacau dan penghancur pembawa malapetaka.
Kisah kelam pembantaian terhadap Iblis membuat Alam Iblis dikuasai para Dewa yang bersekutu dengan Dewa Kekacauan Surgawi. Saat ini para Iblis yang bertahan hidup selama ratusan tahun bertahan hidup sebagai budak dan bekerja untuk menambang Berlian Surgawi.
Konon Berlian Surgawi merupakan harta kekayaan yang dijaga Mao Ruyue sang Dewa Iblis. Beberapa Dewa dan Ras Iblis percaya jika Berlian Surgawi dapat memberikan energi kekuatan jika diserap khasiatnya.
Sosok Dewa Kegelapan bernama Hung Tiexin yang berkerjasama dengan Dewa Kekacauan Surgawi dan menggunakan rencana licik untuk mengurangi jumlah Ras Iblis dengan melakukan perang saudara sebelum mereka membantai kedua belah pihak, Dewa Kegelapan percaya dengan cerita kuno itu dan menggunakan kekuatannya untuk mengendalikan aturan di Alam Iblis.
Setelah ratusan tahun Dewa Kegelapan Hung Tiexin berkuasa, Alam Iblis memiliki dua aturan yaitu Ras Immortal yang tinggal di Wilayah Maohua merupakan sosok yang berkuasa dan menjalani hidup dengan sesuka hati mereka, sedangkan Ras Iblis dan ribuan manusia yang diculik dari dunia manusia dipekerjakan sebagai budak dan hidup di wilayah Zhishu.
Sudah tak terhitung jumlahnya iblis dan manusia yang mati di wilayah Zhishu karena kekejaman Ras Immortal dan Dewa. Bahkan sampai saat ini segala bentuk pemberontakan selalu berujung pada kegagalan.
Mengetahui kebenaran ini membuat Shu En termenung. Shu En merenung bukan karena mengetahui sejarah yang lebih besar namun ia baru mengetahui jika iblis dan manusia sama. Baik dan jahat adalah dua hal yang berbeda, iblis dan manusia mempunyai kedua hal itu.
Selain itu Shu En juga menahan amarahnya karena mengetahui ribuan manusia yang diculik dari dunia manusia nasibnya jauh lebih mengenaskan. Mereka yang tidak dapat bertahan hidup dan tidak memiliki bakat sebagai penambang ditakdirkan menjadi santapan lezat Ras Immortal.
__ADS_1
Darah manusia yang malang itu akan dihisap hingga habis dan itu telah berlaku selama ratusan tahun. Bisa dikatakan manusia di Alam Iblis tidak lebih dari sekedar santapan lezat bagi Ras Immortal.
“Ini jauh dari yang aku kira. Aku harap sama halnya dengan Iblis dan Manusia, Ras Dewa juga sama. Tidak mungkin Ras Dewa memilki pemikiran dan perasaan seperti Dewa Iblis yang palsu. Guruku berbeda dan aku percaya akan hal itu,” ucap Shu En sambil berjalan menyelusuri hutan.
Setelah berjalan sekitar setengah harian akhirnya Shu En melihat beberapa bukit yang ada ditengah hutan. Shu En memutuskan menuju kesana dan langsung bergerak dengan kecepatan tinggi.
Namun sebelum mencapai perbukitan itu ia merasakan aura yang sangat bengis. Kedua mata Shu En menajam begitu juga dengan seluruh inderanya. Kembali lagi Shu En menemukan kebenaran yang sangat mengerikan dari Ras Immortal.
“Grrrrr!!!”
“Roooaaarrr!”
“Kebetulan aku juga sedang mencari seseorang. Bisa kalian berdua beritahu arah menuju Maohua!” ujar Shu En tegas dan melepaskan Aura Iblis yang kuat.
Bukannya menjawab kedua orang itu malah meraung dan menunjukkan kekuatannya masing-masing. Salah satu dari mereka dapat mengendalikan tanah dan membuatnya menjadi senjata, sedangkan yang satunya dapat mengeluarkan unsur petir.
Mengetahui keduanya tidak dapat berbicara akhirnya Shu En memutuskan untuk melenyapkan keduanya sebelum akhirnya ia menyadari keanehan yang lain di Alam Iblis.
“Aura yang pekat dan energi iblis yang meluap disini sangatlah tidak wajar...” Shu En memejamkan matanya dan memegang tangan salah satu orang yang dia bunuh.
__ADS_1
“Aku akan melihat ingatan orang ini-”
“Mereka berdua adalah manusia yang menjadi kelinci percobaan Hung Tiexin. Mereka gagal menjadi Ras Immortal sehingga kehilangan akal sehat dan bertindak seperti monster tak berakal.”
Shu En langsung membuka matanya dan melirik seseorang yang berdiri dibelakangnya sambil mengarahkan tangan kanannya pada lehernya. Pria ini menunjukkan kuku-kukunya yang menajam dan dipenuhi Aura Iblis yang mematikan.
“Kau muncul menggunakan teleportasi dan mengancamku. Apa kau juga seorang Immortal?” Shu En bertanya dan tidak menunjukkan ketakutan sedikitpun.
“Tunggu...” Shu En mengerutkan keningnya saat melihat pria itu memiliki kalung yang sama seperti dirinya, “Kau memakai kalung yang sama denganku-”
Tiba-tiba pria itu memotong leher Shu En menggunakan telapak tangannya yang tiba-tiba menajam seperti pedang.
“Kau berniat membodohiku! Aroma tubuhmu itu sangatlah tidak wajar! Kau memiliki aroma seorang Dewa, manusia, iblis dan juga Immortal! Keberadaanmu sangat mengancam maka aku memutuskan untuk membunuhmu-” Pria itu tidak melanjutkan ucapannya saat melihat kepala dan badan Shu En terbakar dengan sendirinya hingga lenyap tak bersisa.
“Kau salah paham! Aku adalah manusia! Aku kemari untuk menyelamatkan seseorang! Mereka sangat berharga untukku dan aku tidak berbohong sedikitpun!” Kemunculan Shu En disampaikan membuat pria itu waspada.
“Entah apa yang akan kau katakan akan percuma! Aku tidak akan percaya!” Pria itu tiba-tiba melepaskan Energi Iblis yang jauh lebih besar dari sebelumnya.
“Aku akan membongkar niat busukmu dan membunuhmu!” Pria itu menunjukkan kedua sayap hitam dibelakangnya yang ia sembunyikan lewat Aura Iblis begitu juga dengan tanduk dikepalanya.
__ADS_1
Melihat ini Shu En bersiul dan membuat pria dihadapannya yang merupakan sosok Iblis marah besar. Pertarungan yang berawal dari kesalahpahaman ini pun terjadi.