
L.O.S.E 82 - Battle of Kungzhu Land
Suara langkah kaki terdengar menggema disepanjang Daratan Kungzhu. Sekitar lima puluh ribu pasukan besar yang terbagi dari Provinsi Kung bergerak menuju Provinsi Zhuge untuk mengeksekusi keluarga Zhuge.
Pasukan besar ini dipimpin langsung oleh Jendral Song Baihan. Sementara itu pasukan lain yang jumlahnya sekitar enam puluh ribu sudah berada di Xudong. Berkat kemampuan Qiong Shan, Tang Lang berhasil menjalankan rencananya.
Namun kematian Qiong Shan membuat Tang Lang tidak pergi ke Xudong, melainkan menanti datangnya malam dan membalas kematian Qiong Shan ditangan Tang Xia.
“Pasukan! Jangan berhenti!” teriak Jendral Song Baihan saat melihat pasukan berkuda berhenti.
“Jendral Song, hamba mendapatkan pesan dari pasukan barisan depan jika keluarga Zhuge sudah menunggu di Daratan Kungzhu ini.”
Salah satu prajurit yang membawakan pesan memberitahu. Mendengar kabar itu membuat Jendral Song Baihan tersenyum lebar saat mengetahui perlawanan keluarga Zhuge untuk menghadapi pasukan besar ini.
“Berapa jumlah mereka?” tanya Jendral Song Baihan.
“Sekitar seribu pasukan, Jendral.”
Prajurit yang membawa pesan itu memperkirakan jumlah pasukan yang dimiliki keluarga Zhuge. Perbedaan kekuatan tempur ini membuat Jendral Song Baihan menjadi percaya diri untuk menghadapi Tang Xia.
“Maaf Yang Mulia Tang, biarkan aku yang membunuh gadis itu! Semua orang yang mengganggu ketentraman negeri ini dan mengusik kebesaran namamu akan kubunuh!”
_____
Mengetahui pasukan Kekaisaran Tang yang datang ke Daratan Kungzhu tidak seperti yang diharapkan, Shu En dan Tang Xia sudah membuat keputusan mereka.
“Adik Shu, kau dengar sendiri bukan? Sepertinya mereka mengirim pasukan ke Xudong dengan jumlah yang besar.” Tang Xia meminta Shu En untuk kembali ke Kekaisaran Yang, “Serahkan masalah disini padaku!’
Shu En mengerti dan menatap Zhuge Yuan untuk memastikan.
“Apa informasi ini dapat dipercaya?” ujar Shu En.
“Aku sudah memastikan kebenaran informasi ini, Tuan En... Maksudku Tuan Shu...” Zhuge Yuan menjelaskan jika pedagang dari Provinsi Kung yang memberitahu hal ini saat membantu menyiapkan perbekalan untuk prajurit Kekaisaran Tang.
__ADS_1
“Baiklah, aku akan pergi ke Xudong untuk memastikan...” Shu En pun melepaskan energi Qi yang besar dan menghentakkan kaki kanannya ke tanah.
Seketika dua bongkahan tanah terlempar ke udara dan melayang dengan sebuah segela aura. Setelah itu Shu En pun menghilang dari pandangan semua orang.
Melihat kepergian Shu En tentu saja membuat Zhuge Yuan khawatir karena akan menghadapi lima puluh ribu pasukan musuh.
“Tuan Putri, apa ini akan baik-baik saja? Kita kalah jumlah...” Zhuge Yuan berkata dengan nada pesimis.
Tang Xia tersenyum dingin, “Kita tidak akan menghadapi lima puluh ribu pasukan. Kemungkinan sepuluh ribu, jika mati semua maka kita tidak akan menghadapi siapapun kecuali para petinggi.”
Penjelasan Tang Xia membuat Zhuge Yuan keheranan dan tidak mengerti.
“Maksud anda Tuan Putri?”tanya Zhuge Yuan yang ingin mengetahui rencana Tang Xia.
“Lihat saja. Adik Shu sudah memperkirakan keberhasilan rencana ini. Masalah di Xudong itu diluar rencana tetapi aku yakin mereka bisa mengatasinya.” Tang Xia pun meminta Zhuge Yuan untuk memimpin pasukannya sebelum ia membuka portal teleportasi.
“Yaya, apa kau sudah siap?”
Dari dalam portal teleportasi muncul Xue Xiaoya bersama Phoenix Es. Berkat bantuan Feifei saat ini Xue Xiaoya dapat menggunakan potensi Tubuh Yin. Walaupun belum menguasai sepenuhnya, tetapi Xue Xiaoya dapat membantu Tang Xia dengan melakukan hal ini.
Xue Xiaoya tersenyum dan menyapa Tang Xia. Alangkah terkejutnya Xue Xiaoya saat mengetahui pasukan yang akan mereka lawan jumlahnya lebih banyak dari pasukan yang mereka miliki.
“Situasinya berubah. Tidak ada waktu untuk menjelaskannya. Kita tunggu pergerakan musuh sebelum memulai pertempuran kita.”
Tepat setelah Tang Xia mengatakan itu, terlihat Jendral Song Baihan yang dikawal ratusan orang terbang diudara dan menatap Tang Xia bersama pasukannya.
“Tuan Putri!” Zhuge Yuan dan beberapa kultivator langsung berdiri didepan Tang Xia untuk melindungi.
“Tuan Putri! Aku tidak menyangka kau masih hidup?! Berniat membalaskan dendam adalah hal bodoh yang kau lakukan! Apa kau tidak melihat pasukan dibelakangku ini?!” Jendral Song Baihan menyapa Tang Xia dengan nada meremehkan.
“Aku hanya melihat banyak pecundang yang berkumpul disana! Ada apa?!” Jawaban enteng Tang Xia membuat mulut Jendral Song Baihan terbuka lebar.
Jendral Song Baihan tidak mengatakan apapun walaupun mulutnya terbuka lebar. Ucapan balasan Tang Xia benar-benar membuat dirinya marah.
__ADS_1
“Baiklah, kau akan merengek dan menyesal beberapa menit kedepan!”
Jendral Song Baihan pun mengangkat tangannya dan memberikan isyarat untuk menyerang.
“Pasukan pemanah! Bidik gadis itu dan bunuh dia!”
BOOOMMM!!!
BOOOMMM!!!
BOOOMMM!!!
Kedua mata Jendral Song Baihan melebar saat merasakan aura para prajurit dibelakangnya satu demi satu lenyap. Suara ledakan dan cipratan darah membuatnya merasakan firasat yang sangat buruk.
“Apa yang terjadi disini?”
Saat Jendral Song Baihan menoleh kebelakang ia menemukan beberapa pasukannya mati tanpa sebab. Tiba-tiba prajurit Kekaisaran Tang tubuhnya meledak dan hancur. Jika satu atau dua orang saja, maka Jendral Song Baihan tidak mempermasalahkannya.
Namun pasukannya yang mati ini membuat Daratan Kungzhu menjadi lautan darah dalam sekejap. Sepuluh ribu prajurit tubuhnya meledak dan membunuh prajurit lain yang berada disekelilingnya.
“Jendral! Apa yang terjadi?! Kenapa mereka semua tiba-tiba meledak dan mati?!”
Prajurit yang terbang bersama Jendral Song Baihan mulai panik saat melihat jumlah pasukan yang ada dibelakang mereka jumlahnya berkurang sangat drastis.
Melihat hal ini Zhuge Yuan hanya bisa menahan nafas karena menurutnya semua ini sangatlah kejam. Disisi lain hal ini sangat menguntungkan pihak mereka dan membuat Zhuge Yuan langsung memimpin pasukannya untuk menyerang.
“Jangan gentar! Kita gunakan kesempatan ini untuk menyerang!”
Zhuge Yuan dan pasukan dari keluarga Zhuge memulai serangan pembuka. Sementara itu Tang Xia cukup terkejut bersama Xue Xiaoya karena mengetahui apa yang direncanakan Shu En melebihi ekspektasi mereka berdua.
“Adik Shu...” Tang Xia tersenyum lebar dan menciptakan pedang dari aura tubuhnya, “Kau benar-benar gila!”
“Aku tidak menyangka lima puluh ribu orang yang akan membantai kita justru terbantai sebelum kita melakukan serangan...” Xue Xiaoya menghela nafas dan bergidik ngeri saat mengetahui sisi lain Shu En.
__ADS_1
Pertempuran awal di Daratan Kungzhu ini menjadi sesuatu yang tidak terduga. Dengan sepuluh ribu prajurit yang terkena segel kematian dari Shen Long, Shu En membiarkan mereka semua hidup hanya untuk membunuh mereka dalam momen ini.