Legend Of Shu En

Legend Of Shu En
L.O.S.E 102 - Destroy


__ADS_3

...L.O.S.E 102 - Destroy ...


Semua orang yang melihat kejadian itu langsung menjauh saat melihat Shu En jatuh tepat diatas badan Shu Xinrui yang nampak remuk. Shu En dengan santainya duduk diatas perut Shu Xinrui sebelum mengendalikan gravitasi dan membuat tubuhnya menjadi sangat berat.


“Argh!!!”


Mulut Shu Xinrui terbuka lebar dan mengeluarkan darah segar dalam jumlah banyak. Dengan satu gerakan tangan yang pasti, Shu En mencekik leher Shu Xinrui dan menghancurkannya.


“Aku akan mengakhirinya, leluhur!” Lalu dengan Aura Iblis yang terpusat pada tangan kanannya Shu En menghancurkan leher Shu Xinrui dan memisahkannya dari badannya.


Pemandangan ini terlihat jelas sangat mengerikan. Saat ini Shu En memiliki energi yang telah terkuras cukup banyak, ia menyadari Shu Xinrui telah memberinya petunjuk tentang pria bernama Ling Chen.


‘Aku tidak akan menyia-nyiakan semua ini, leluhur! Kau juga telah mewariskan ingatan cara mematahkan kutukan ini!’ Shu En menatap kepala Shu Xinrui yang dia pegang dan secara perlahan mulai lenyap.


Tak lama Shen Long datang bersama Zhuan setelah menghabisi beberapa pengganggu yang hendak mengecek pertarungan diatas awan.


“Bocah! Kau sangat ceroboh! Nyawamu dalam bahaya jika seperti ini!” Shen Long menegur Shu En karena telah terkena Kutukan Iblis.


“Hah? Kau pikir aku siapa Shen Long? Aku adalah manusia yang mewarisi kekuatan Dewa Iblis! Kutukan ini sama sekali tidak berdampak padaku!” Shu En menatap tajam Shen Long sebelum meminta Naga Emas itu untuk melakukan sesuatu untuknya.


“Aku akan memulihkan kekuatanku untuk sejenak. Bisakah kalian berdua menyingkirkan semua orang yang mencoba menggangguku?!” ujar Shu En kepada Shen Long dan Zhuan.


“Malam ini aku akan menghancurkan mereka!” Shu En tersenyum dingin saat mengatakan itu.


“Melawan keroco seperti mereka bukanlah sesuatu yang merepotkan bagiku!” ujar Shen Long sebelum merasakan hawa keberadaan yang mendekat kearah mereka.


“Aku memiliki ide yang menarik. Bagaimana jika kau mengikuti rencana dariku, Tuanku yang egois!” Zhuan tiba-tiba mengusulkan sebuah rencana kepada Shu En.


Karena jarang melihatmu Zhuan seperti ini akhirnya Shu En pun memintaku Zhuan untuk menjelaskan rencana yang dia maksud.


“Ini rencanaku...” Zhuan menjelaskan kepada Shu En tentang bagaimana penyerangan yang akan mereka lakukan.


Shu En mendengarkan dengan seksama dan tersenyum setelah Zhuan selesai menjelaskan. Akhirnya mereka pun langsung menggunakan rencana yang diusulkan Zhuan dan langsung bergegas menuju Ibukota Shuyang.


Shu En duduk bermeditasi diatas kepala Shen Long dengan ketenangannya, sedangkan Shen Long menatap tajam ratusan kultivator yang terbang mendekat kearahnya.


Kemungkinan besar semua kultivator itu adalah orang-orang yang tinggal Gunung Biru Laut. Jika mereka menghalangi jalan yang diambil Shu En, maka tidak ada pilihan lain bagi Shen Long untuk membunuh mereka semua.


‘Sudah lama aku tidak seperti ini. Mungkin saja bocah ini adalah manusia yang kunanti. Aku ingin melihat seberapa jauh egoisnya.’ Shen Long membatin sebelum membuka mulutnya dengan lebar dan mengeluarkan semburan api tanpa peringatan.


“Awas Naga Emas itu menyerang kita!” teriak salah kultivator yang bergerak mendekat.


“Salah satu dari kalian laporkan hal ini pada Yang Mulia Kong! Sepertinya rumor itu benar! Orang yang ada diatas kepala Naga Emas itu adalah Shu En, pewaris tahta yang sesungguhnya!” ujar salah kultivator yang bekerja untuk Kong Guan.


“Jangan sampai mati kalian semua!” Salah satu kultivator terbang dengan kecepatan tinggi dan menjauh.


Melihat itu Shen Long tidak habis pikir jika beberapa manusia disana meremehkan dirinya. Hanya dengan hembusan nafasnya saja, puluhan kultivator yang mengepungnya dalam bentuk formasi langsung terbakar hidup-hidup oleh semburan api miliknya.


“Manusia sialan! Apa kalian pikir dapat menghadangku?!” Shen Long pun terbang keatas awan yang lebih tinggi sebelum ia menciptakan ribuan pisau angin dari gerakan tubuhnya.


Dalam sekejap diatas langit Juesha, dipenuhi suara teriakan orang-orang yang tubuhnya terpotong-potong. Cukup dalam hitungan detik saja, Shen Long sudah membantai semua kultivator yang bekerja dibawah perintah Kong Guan.


Melihat sosok Naga Emas yang melakukan pembantaian membuat penduduk Juesha ketakutan, namun Shen Long langsung mengendalikan energi spiritual miliknya dan berbicara kepada semua orang yang melihatnya.


“Sebarkan kepada semua orang jika bocah manusia bernama Shu En sudah kembali! Bocah ini akan mengambil tahta yang seharusnya menjadi miliknya!” Shen Long mengatakan itu dengan suara yang mampu membuat semua orang ketakutan.


Dalam sekejap semua orang yang melihat Shen Long langsung mendengar apa yang disampaikan Naga Emas tersebut dan ketakutan.

__ADS_1


“Siapapun yang menghalangiku akan kubunuh!”


Benar saja ancaman ini sangat efektif dan membuat semua orang menjauh takut untuk berurusan dengan sang Naga Emas.


“Kita tunggu mereka berkumpul disatu tempat sebelum membantainya. Jadi bersabarlah, Dewa Siluman!” Zhuan menegur saat Shen Long hendak melanjutkan pembantaian di Gunung Biru Laut.


“Seberapa banyak mereka berkumpul dimataku mereka semua hanyalah seekor serangga!” ujar Shen Long yang menunjukkan nafsu membunuh.


Zhuan yang mendengarnya pun membatin, ‘Apa dia kembali mendapatkan perasaan yang sudah lama dia lupakan? Ini sangat berbahaya mengingat Dewa Siluman ini adalah salah satu dari Lima Pertanda Maut!’


Sementara Shen Long, Zhuan dan Shu En telah memporak-porandakan Gunung Biru Laut yang menjadi tempat bagi para kultivator aliran hitam yang bekerja dibawah perintah Kong Guan, keributan terjadi Ibukota Shuyang karena disana ada pertarungan hebat antara dua orang kepercayaan Kong Guan melawan tokoh kultivator dari Pulau Salju Rembulan.


Tanpa mereka sadari, malapetaka mengerikan sedang menuju kesana dan siap menghancurkan mereka.


“Bing Zhen! Sudah kukatakan padamu aku belum menemukan adikmu itu! Kau jauh-jauh kesini hanya untuk dibunuh!” Terlihat sosok pria berpakaian bangsawan menatap rendah seorang pria berambut putih yang tubuhnya dipenuhi luka.


“Tenang saja, adikmu yang cantik itu akan kujadikan seorang permaisuri di Kekaisaran Shu ini!” ujar pria berpakaian bangsawan yang tidak lain adalah Kong Guan.


Sementara itu pria berambut putih bernama Bing Zhen tidak dapat berkata lebih banyak saat menyadari batasan kemampuannya. Dengan melawan dua orang kepercayaan Kong Guan, ia sudah mendapatkan banyak luka dan kehabisan energi Qi miliknya.


“Yang Mulia! Yang Mulia! Ada berita penting!”


“Lancang! Apa kau tidak melihat kami sedang menghakimi pria ini?!” Pria bernama Gong Xi Chen yang merupakan orang kepercayaan Kong Guan nampak murka saat salah satu kultivator datang dan hendak menyampaikan pesan.


“Ini lebih penting! Nagas Emas menghancurkan Gunung Biru Laut-” Sebelum selesai berbicara pria itu dibunuh oleh Gong Xi Chen.


“Kenapa kau membunuhnya, Gong?! Aku tadi mendengar nama Naga Emas!” Kong Guan menegur Gong Xi Chen dan merasakan firasat yang buruk.


“Bukankah malam ini cuacanya sangat gelap dan terkesan menakutkan...” gumam Kong Guan sebelum ia melihat bayangan kilatan emas yang terbang diatas langit.


“Itu!”


“Aku adalah Naga Emas yang dimaksud oleh keroco itu! Sepertinya kalian juga baru bertarung disini!”


Melihat Naga Emas yang menampakkan wujudnya dan berbicara, semua orang yang ada di Ibukota Shuyang tercengang melihat hal ini.


“Aku hanya mengantar bocah bernama Shu En! Dia yang akan memberikan hukuman kepada kalian! Jika ada yang berani menentang atau membantu Kaisar palsu ini maka aku akan ikut campur!” ujar Shen Long dengan nada suara yang mengancam.


“Aku akan melahap kalian!”


“Bagaimana mungkin dia masih hidup?” Kong Guan menelan ludah dan menyadari jika kedatangan Shu En akan mengakhiri semua ambisinya.


‘Padahal dua hari lagi beliau akan datang dan memberikanku kekuatan yang kucari! Aku tidak boleh mati ditempat ini!’ ujar Kong Guan dalam hati.


Namun sebelum Kong Guan berpikir lebih jauh, kilatan petir berwarna ungu menyambar jalanan didepannya dan berdiri didepan Bing Zhen yang sudah sekarat.


“Jadi siapa diantara kalian bertiga yang bernama Kong Guan?” Shu En dengan tatapan dinginnya menatap tiga orang yang berdiri dihadapannya.


“Aku ingin menyapanya!”


BOOOMMM!!!


Tiba-tiba tekanan gravitasi disekitar Shu En menjadi sangat berat. Tubuh Kong Guan, Gong Xi Chen dan pria bernama Kung Lao langsung bersujud ditanah. Ketiganya sama sekali tidak berkutik saat Shu En melepaskan tekanan gravitasi kepada mereka.


“Apa kau orang yang bernama Kong Guan?” Shu En berjongkok dihadapan Gong Xi Chen dan membuat pria itu menelan ludah karena ketakutan.


‘Apa pemuda ini adalah Shu En? Yang benar saja aku gemetar ketakutan? Apa-apaan ini kekuatannya!’ Gong Xi Chen hendak mengatakan sesuatu namun karena saking ketakutannya, tidak ada satupun kata yang keluar dari mulutnya.

__ADS_1


‘Apa yang terjadi?! Tubuh terasa sangat berat dan remuk! Apa ini kemampuannya?!’ Kong Guan menatap tajam Shu En dan mencoba melepaskan diri tekanan gravitasi.


“Jawab pertanyaanku! Apa kau tuli?!” Shu En menjambak rambut Gong Xi Chen dan menatap dingin pria itu.


“Aku... Aku...” Gong Xi Chen yang ketakutan sama sekali tidak mengatakan apapun lebih banyak lagi.


Shu En pun melepaskan energi Qi yang sangat besar dan membakar kepala Gong Xi Chen hingga pria itu berteriak kesakitan.


“Panas! Panas!”


Tanpa menunjukkan ekspresi belas kasihan, Shu En membakar Gong Xi Chen hidup-hidup.


“Kalian bukanlah sesuatu yang merepotkan bagiku! Pengganggu yang merepotkan itu akan datang dua hari lagi bukan? Namun sepertinya mereka akan datang lebih cepat!” Shu En menatap dingin Kong Guan dan Kung Lao yang tersisa.


“Sepertinya kau orang yang bernama Kong Guan! Bagaimana rasanya mengambil alih tahta Pamanku?” Shu En menatap dingin Kong Guan dan menghilangkan tekanan gravitasi pada tubuh pria itu.


“Berdiri!” Perintah Shu En dengan dingin.


Kong Guan hendak berdiri namun kedua kakinya gemetaran. Bahkan seluruh tubuhnya kini dipenuhi keringat dingin. Dengan wajah yang pucat pasi, Kong Guan menatap Shu En yang terlihat menatap kosong dirinya.


“Apa yang kau perhatikan? Aku bilang padamu untuk berdiri!” Satu tendangan tepat mengenai wajah Kong Guan saat Shu En melakukannya.


“Mari kita lihat seberapa kuat Kaisar Shu ini!” Shu En melepaskan tendangan susulan dan membuat tubuh Kong Guan terpental jauh ke arah pusat kota dan membuat penduduk ketakutan.


Bing Zhen yang tengah sekarat tidak menyangka akan melihat sosok Shu En yang begitu kejam dan dingin. Sebelum kehilangan kesadarannya, Bing Zhen tersenyum karena mengetahui Shu En sudah menunjukkan dirinya.


“Kong Guan! Lawan aku jika kau adalah seorang Kaisar Shu!” ujar Shu En saat melihat Kong Guan tidak berkutik dihadapannya.


Tak lama prajurit istana dan para pejabat berdatangan. Melihat mereka membuat Shu En tertawa kecil karena mereka mencoba melindungi Kong Guan.


“Siapa kau anak muda?! Beraninya kau menghajar Yang Mulia!”


“Anak muda ini harus diberi pelajaran!”


Mendengar ocehan mereka membuat Shu En berhenti tertawa sebelum mengeluarkan nafsu membunuh yang sangat besar.


“Aku Shu En! Orang yang akan menghancurkan kalian!”


Malam itu Shu En memperlihatkan kekejamannya saat membantai semua pejabat istana yang mengkhianati orang tuanya dimasa lalu ataupun Kong Guan bersama bawahannya.


Jalanan Ibukota Shuyang yang biasanya ramai pada malah hari berubah menjadi sepi. Semua penduduk yang melihat pembantaian itu terbius dengan kekejaman Shu En. Sebagian dari mereka merasakan ketakutan, sebagian dari mereka ada perasaan lega saat melihat orang-orang yang telah lama menindas mereka mati dengan cara yang sangat mengenaskan.


“Para bedebah itu hanya menjadikan mereka semua menjadi boneka!” Shu En mengepalkan tangannya karena salah mengira jika Kong Guan memiliki kemampuan yang melebihi ekspektasinya.


Namun kenyataannya Kong Guan dan semua kultivator aliran hitam yang sudah dia habisi, kemampuannya sangat mengecewakan dirinya.


Saat Shu En sedang menatap kosong kearah tumpukan mayat yang baru saja dirinya bunuh, ia merasakan aura milik Ling Tian yang tidak asing.


“Datang juga kau rupanya, sialan!” ujar Shu En dan langsung menatap portal teleportasi yang tercipta diantara tumpukan mayat.


“Aku merasakan hawa keberadaan Shu Xinrui menghilang. Selain itu beraninya kau mengganggu rencanaku!”


Ling Tian menatap murka Shu En yang sudah menghabisi semua orang yang dia kendalikan.


“Kau yang mengganguku! Aku sudah mengetahui semuanya dan aku akan membunuhmu!”


Dengan kedua bola mata yang secara perlahan berubah menjadi merah menyala, Shu En akan bertarung habis-habisan melawan Ling Tian.

__ADS_1


‘Aku akan melahap ingatanmu itu dan mengetahui dimana keberadaan mereka bertiga!’


__ADS_2