
...L.O.S.E 85 - Kungzhu War III...
SLASH!!!
BOOOMMM!!!
BOOOMMM!!!
Tang Lang tidak membiarkan kesempatan ini untuk mengakhiri nyawa Tang Xia. Tusukan pedang yang dipenuhi energi Qi itu membelah daratan pertempuran.
Melihat Tang Lang yang mengalahkan Tang Xia secara telak, pasukan keluarga Zhuge pun tercengang dan tidak berkutik untuk beberapa saat sebelum mereka melihat bayangan seseorang yang berdiri.
“Hampir saja kau dapat membunuhku!”
Suara Tang Xia terdengar dan itu membuat Tang Lang mengerutkan keningnya karena telah mengira gadis itu mati terkena serangannya.
‘Kemampuannya telah meningkat sangat pesat dan dapat bertahan dari seranganku!’ ujar Tang Lang dalam hati sebelum terjun kebawah dan berjalan mendekati Tang Xia.
“Selanjutnya akan kupastikan kau akan mati!”
Tang Lang kembali melancarkan serangan dan tidak mengetahui arti senyuman sinis Tang Xia. Memang saat ini Tang Lang mendominasi serangan dan berulang kali melukai tubuh Tang Xia, namun tetap saja gadis itu tidak menunjukkan tanda-tanda akan tumbang dan kalah.
Permainan pedang keduanya pun seimbang. Tang Lang dan Tang Xia beberapa kali menggunakan jurus pedang mereka untuk membuat momentum serangan kejutan, namun sejauh ini semuanya berjalan seimbang sampai Tang Lang kembali menggunakan seni pedang yang tidak pernah Tang Xia lihat.
‘Bagus. Terus peragakan Seni Pedang Iblis Langit. Aku akan mempelajari gerakan itu dan setelah itu membunuhmu, Pamanku yang bodoh!’ Tang Xia tertawa dalam hati saat melihat ekspresi Tang Lang yang merasa diatas angin.
Dengan gerakan yang lincah, Tang Lang mempersingkat jarak dan memainkan pedangnya penuh tenaga. Ayunan pedang yang tajam itu membuat Tang Xia menjaga jarak sambil menahan serangannya.
“Tusukan Membelah Langit!”
Satu tusukan pedang yang mengincar jantung Tang Xia kembali dilancarkan Tang Lang. Teknik yang menggunakan banyak energi Qi itu hampir saja merenggut nyawa Tang Xia jika gadis itu tidak merespon teknik pedang Tang Lang menggunakan teknik pedangnya.
“Seni Pedang Iblis...”
__ADS_1
“Tarian Pedang Iblis!”
Mengetahui Tang Xia dapat menangkisnya dengan mudah, Tang Lang pun mengerutkan keningnya dan kembali melancarkan serangannya karena tidak berniat membiarkan momentum ini.
“Selanjutnya aku akan membunuhmu!” Tang Lang melompat keatas dan terjun kearah Tang Xia dengan kecepatan tinggi.
Dengan energi Qi yang mengalir pada bilah pedangnya, Tang Lang melayangkan satu tebasan mematikan dan membuat Tang Xia tersenyum lebar.
“Sepertinya kau belum menyadari posisimu! Ini akan memakan banyak energi Qi tetapi sepadan karena kau akan mati!”
Mendengar Tang Xia berkata demikian membuat Tang Lang merasa diremehkan. Tidak menyadari Tang Xia sengaja menahan diri untuk beberapa saat, Tang Lang terjebak dalam rencana Tang Xia saat menggunakan jurus pamungkasnya.
“Iblis Langit!”
Mata Tang Xia melebar melihat teknik ini. Serangan itu dapat membunuh seorang Kultivator Alam Langit dalam sekejap dan memiliki daya hancur yang besar, namun dengan menggunakan kekuatan Huifen semuanya menjadi tidak berarti.
“Huifen, pinjamkan aku kekuatanmu...” Tang Xia mengarahkan telapak tangan kanannya kearah tebasan pedang yang mengarah padanya.
“Kau! Gadis licik!” Tang Lang mengumpat murka saat mengetahui Tang Xia sengaja menahan diri sedari tadi demi momentum ini.
“Licik? Tentu saja aku harus licik! Jika tidak aku diriku ini tidak akan berani berbuat sampai sejauh ini!” Tang Xia tersenyum sinis saat memperlihatkan permainan pedang yang barusan digunakan Tang Lang.
“Seperti ini bukan?” ucap Tang Xia.
Melihat permainan pedang Tang Xia membuat Tang Lang melebarkan kedua matanya dan menyadari bahwa gadis itu meniru teknik Seni Pedang Iblis Langit.
“Iblis Melahap Langit!”
“Keparat!” teriak Tang Lang tidak terima saat dirinya tidak dapat mampu menangkis serangan Tang Xia.
SLASH!!!
Kedua tangan Tang Lang pun putus akibat serangan Tang Xia. Sedetik selanjutnya Tang Xia memukul wajah Tang Lang dan menghempaskan tubuh pria itu ketanah.
__ADS_1
“Paman! Kau telah menjadi Ras Immortal bukan?! Dapat beregenerasi walaupun aku telah memotong kedua tanganmu!” Tang Xia terjun kebawah dan langsung menginjak perut Tang Lang penuh tenaga.
“Mari kita lihat seberapa kuat kemampuan penyembuhanmu itu! Entah aku yang akan bosan karena menyiksamu atau kau yang akan membunuhku karena tidak menerima siksaanku!” Tang Xia tersenyum dingin sambil melepaskan Aura Iblis yang sangat pekat.
Mata Tang Lang melebar saat merasakan aura tersebut. Bisa dikatakan aura ini adalah yang Long Wang cari. Memang aura yang dilepaskan Long Wang terasa sangat bengis dan mengerikan, namun saat ini aura itu tidak ada apa-apanya dibandingkan milik Tang Xia.
“Sebenarnya kau ini siapa? Aura ini sama seperti orang-orang dari Ras Immortal!” Tang Lang mencoba untuk mendapatkan informasi.
“Aku adalah Tang Xia, Paman! Keponakanmu! Sepertinya kau sangat ketakutan dan lupa dengan statusku!” ujar Tang Xia sambil mengarahkan tusukan pedangnya pada mulut Tang Lang.
“Sekarang diam dan akan ku akhiri semuanya!”
Dalam sekejap situasi di Daratan Kungzhu berubah. Melihat Tang Xia akan membunuh Tang Lang, semua prajurit Kekaisaran Tang yang bertahan mencoba menyelamatkan pria itu, namun Xue Xiaoya dan pasukan keluarga menghadang mereka.
“Hening...” ucap Tang Xia pelan saat melepaskan salah satu teknik dari Seni Pedang Iblis.
BOOOMMM!!!
Energi spiritual yang besar itu meledak dan menghancurkan tubuh Tang Lang menjadi serpihan kecil. Hanya kepala Tang Lang saja yang tersisa dan menggelinding didepan Tang Xia.
“Banyak dosa yang telah kau lakukan! Aku tidak akan pernah mengampunimu!” ujar Tang Xia sambil mengibaskan pedangnya sebelum mengayunkan pedangnya memotong kepala Tang Lang yang menggelinding menjadi beberapa bagian.
Kemudian dengan suara yang lantang menggema, Tang Xia mengumumkan kemenangannya melawan Tang Lang.
“Pemimpin palsu yang kalian puja telah kubunuh! Aku akan merebut kembali tahta yang diwariskan orang tuaku!” seru Tang Xia dengan tatapan membunuh kearah pasukan Kekaisaran Tang, “Siapapun yang mengarahkan senjata padaku dan sekutuku, akan kubunuh!”
“Semuanya bantai mereka dan jangan sisakan satupun untuk tetap hidup!”
Perintah Tang Xia pada pasukan keluarga Zhuge menjadi api semangat untuk memulai pertempuran ini. Zhuge Yuan yang melihat hal itu berdecak kagum karena Tang Xia telah mengendalikan situasi perang walaupun tanpa keberadaan Shu En.
Pedang yang mustahil untuk dimenangkan ini berakhir dengan hasil yang tidak terduga. Pasukan Kekaisaran Tang yang berjumlah lima puluh ribu orang memenuhi daratan dengan mayat mereka.
Hari itu Tang Xia telah menuntaskan dendamnya, namun pertempuran belumlah usai karena Long Wang belum menunjukkan dirinya sampai sejauh ini.
__ADS_1