Legend Of Shu En

Legend Of Shu En
L.O.S.E 76 - To Zhuge Province


__ADS_3

...L.O.S.E 76 - To Zhuge Province...


Kedatangan Zan Jinse membuat Shu En merasakan firasat yang teramat buruk. Terlebih saat ia mengetahui aura kehidupan Shu Liang menghilang beserta aura milik pengawal yang dibawanya.


‘Apa yang terjadi?!’ Shu En mengepalkan tangannya dan berniat untuk memastikan kebenaran yang terjadi.


Sekitar lima detik setelah Shu En sampai dilokasi penginapan yang terbakar, Tang Xia menampakkan dirinya dan kembali dari Dunia Siluman.


“Eh, apa yang terjadi disini?!” Tang Xia terkejut karena sekembalinya ia dari Dunia Siluman, kamar tempatnya menginap sudah dipenuhi api.


Tang Xia pun segera menyelamatkan diri dan bertemu Shu En yang telah menunggu diluar. Banyak pertanyaan yang ingin Tang Xia tanyakan, namun Shu En memberi isyarat padanya agar segera mengikuti dirinya dan bergegas.


“Adik Shu, apa yang terjadi disini saat aku pergi ke Dunia Siluman?” tanya Tang Xia.


“Tidak ada waktu untuk menjelaskannya, Kakak Xia. Untuk saat ini ikuti aku.” Shu En langsung menghilangkan hawa keberadaannya dan pergi menuju lokasi penginapan Shu Liang.


Tang Xia hanya mengikuti Shu En dan penasaran dengan kekacauan yang terjadi di Kota Hanju. Sesampainya di lokasi penginapan Shu Liang, Shu En dan Tang Xia menemukan mayat Shu Liang yang sudah berakhir dengan sangat mengenaskan.

__ADS_1


Shu En dan Tang Xia mengamati dari jauh dan melihat Panglima Song Ba yang berusaha menyelamatkan salah satu pengawal Shu Liang.


“Ini bukanlah ulah Long Wang ataupun rekannya, tetapi ini ulah dari orang lain!” ujar Shu En memberitahu Tang Xia.


Mendengarnya langsung Tang Xia terkejut. Kematian yang tidak wajah dari Shu Liang beserta Shu Yue dan petinggi militer Kekaisaran Shu membuat Tang Xia berkeringat dingin.


“Kakak Xia, mari kita pergi-” Saat Shu En hendak mengajak Tang Xia pergi, ia mendengar perbincangan Panglima Song Ba dengan prajurit yang diselamatkannya.


Kedua bola mata Shu En dan Tang Xia melebar saat mengetahui bagaimana Shu Liang mati. Kedatangan sosok misterius yang menyebut dirinya sebagai Zan Jinse berniat mencari pemilik Tubuh Yin dan membunuh Shu Yue yang merupakan seorang bocah cilik tanpa belas kasih.


“Aku belum pernah mendengar nama ini. Apa yang akan kita lakukan selanjutnya, Adik Shu?” Tang Xia bertanya kepada Shu En karena ingin memastikan kondisi pemuda tersebut.


“Kita lanjutkan perjalanan menuju Provinsi Zhuge, Kakak Xia. Saat kau pergi, aku terlibat dalam pertempuran yang menyebalkan. Aku sudah melihat ingatan beberapa kultivator yang kubunuh dan menemukan rencana yang akan dijalankan Pamanmu!” Shu En menjelaskan kepada Tang Xia jika sebuah pasukan besar di Provinsi Kung berniat akan langsung menuju Xudong.


Mendengar itu Tang Xia pun menyadari bahwa pertempuran besar benar-benar akan terjadi. Jumlah pasukan yang dimiliki Kekaisaran Tang jauh lebih besar dan saat ini tugas keduanya adalah untuk mengurangi jumlah pasukan tersebut.


“Seratus ribu pasukan berada di Provinsi Kung, sepuluh ribu di Provinsi Zhuge dan lima puluh ribu berada di Ibukota Tangzhen. Kekuatan tempur mereka mutlak jauh diatas Kekaisaran Yang, sejujurnya ini akan menjadi sangat sulit bagi kita.” Tang Xia tersenyum kecut saat mengetahui hal ini dari Shu En.

__ADS_1


“Aku akan menggunakan seluruh kekuatanku untuk mengurangi jumlah pasukan musuh tersebut! Dengan bantuan Shen Long dan Queque! Sepuluh ribu pasukan bisa kuatasi!” Shu En menjelaskan dan membuat Tang Xia tertawa kecil.


“Adik Shu, mengotori tanganmu dengan membunuh banyak musuh akan berdampak negatif untukmu! Kau memahami ucapanku bukan?”


Tang Xia mengingatkan kepada Shu En agar tidak tenggelam dalam kebiasaan membunuh yang menyebabkan Shu En tidak dapat mengendalikan psikologis nya. Aura pembunuh dari setiap orang yang telah dibunuh Shu En akan membayangi pemuda itu. Shu En seharusnya menyadari hal itu.


“Aku sudah siap untuk semua ini!” Shu En meyakinkan Tang Xia dan sedikit terbuka kepada gadis itu.


“Kakak Xia, aku adalah orang yang buruk. Sejujurnya aku sedikit lega melihat kematian Pamanku! Namun melihat sendiri dan mendengar bagaimana anaknya mati, itu membuat diriku ini tidak menerimanya! Adik sepupuku itu tidak memiliki kesalahan apapun dan harus mati dengan cara seperti itu! Aku sungguh tidak menerimanya!”


Shu En memperlihatkan kemarahannya kepada Tang Xia bahwa sekarang dirinya membutuhkan pelampiasan amarahnya.


“Aku mengerti, Adik Shu.” Tang Xia menepuk pundak Shu En sebelum mengajaknya pergi meninggalkan Kota Hanju.


Shu En memang telah mengetahui jumlah pasukan besar yang berada di Provinsi Zhuge, namun ia tidak mengetahui jika pasukan besar itu adalah rencana bagi Tang Lang untuk membantai semua keluarga Zhuge demi membereskan masalah perseteruan dengan keluarga Han.


Sementara Tang Lang memberikan perintah mengerikan tersebut, Panglima Song Ba malah berniat membunuh Han Wuya karena menurutnya orang itu adalah awal dari penyebab perseteruan kedua keluarga ini.

__ADS_1


__ADS_2