
...L.O.S.E 86 - The Puppeteer Appears...
“Xiaxia, sepertinya orang itu belum juga datang. Aku sudah memainkan peranku sebagai umpan dan aku harap semuanya berjalan sesuai rencana.” Xue Xiaoya menghampiri Tang Xia dan berkata demikian.
“Kau tidak perlu khawatir, Xiaxia. Aku dan Adik Shu sudah merencanakan rencana ini dari jauh-jauh hari. Memang ada beberapa kendala, tetapi aku yakin kita yang akan tertawa pada akhirnya.” Tang Xia mengingatkan Xue Xiaoya akan keberhasilan rencana yang tengah mereka jalankan.
Xue Xiaoya mengamati pertempuran yang sudah tidak seimbang. Tidak membutuhkan waktu lama untuk mereka agar menghancurkan pasukan Kekaisaran Tang yang tersisa. Sesuai instruksi dari Tang Xia, selanjutnya yang mereka lakukan adalah pembantaian.
Tanpa belas kasih, mereka tidak menyisakan satupun pasukan musuh. Terkesan kejam tetapi dengan ini Tang Xia telah mengendalikan situasi perang dan membuat satu langkah untuk merenggut kembali kebebasannya.
“Dahulu mereka melakukan hal yang sama! Bahkan dengan keji melibatkan penduduk tidak berdosa! Aku hanya meniru mereka saja, Yaya!” ujar Tang Xia saat mengetahui Xue Xiaoya seperti tidak sependapat dengannya.
“Ya, aku memahaminya. Aku tidak berhak berkomentar atau menghakimi.” Xue Xiaoya tersenyum dan meminta Feifei untuk menyembuhkan luka yang dialami Tang Xia.
“Aku tidak menyangka kalian telah sampai sejauh ini...” Feifei berkata sambil menyembuhkan luka milik Tang Xia.
“Kau membekukan perutku! Kau membuatku kedinginan!” protes Tang Xia karena tidak menyukai penyembuhan yang dilakukan Feifei.
“Zhuan lebih mahir tentang penyembuhan! Api Phoenix miliknya tidak membakarmu namun menghangatkanmu! Jadi jangan banyak protes karena kemampuan Es milikku ini!” Feifei membentak.
“Apa kau ingin menjadi ayam bakar?!” Tang Xia tersenyum mengintimidasi dan membuat Feifei ingin mematuk kepala gadis itu.
“Dasar gadis gila!”
Tentu saja Feifei mengingat bagaimana sisi keji Tang Xia saat di Dunia Siluman. Banyak siluman yang dibantai Tang Xia bahkan Huifen dan Luifeng pun menjadi korban keganasan gadis cantik tersebut.
__ADS_1
“Dosa yang kulakukan di Dunia Siluman akan kutanggung seumur hidupku. Suatu hari aku akan mendapatkan balasannya, itu yang dikatakan Shen Long kepadaku...” ucap Tang Xia dengan nada lemah.
“Kau... Sekarang kau jauh lebih dewasa dari sebelumnya.” Feifei nampak turut senang saat melihat Tang Xia bersikap demikian.
“Dibandingkan dengan Tuanmu itu, aku lebih dewasa!” Tang Xia membandingkan dirinya dengan Shu En.
“Tuanku sekarang bukanlah bocah Shu itu lagi! Sekarang aku adalah milik Nona Xue ini!” Feifei menjelaskan.
“Ceritakan apa yang terjadi-” Tang Xia terlihat antusias ingin mengetahui, namun tiba-tiba langit diatas Daratan Kungzhu menjadi gelap.
“Tuan Putri! Tuan Putri! Ada yang aneh! Pasukan kita satu demi satu pingsan tanpa alasan yang jelas!” Zhuge Yuan berlari ke lokasi Tang Xia dan memberitahu keadaan.
Tang Xia sendiri memahami hal ini dan merasakan keanehan aliran energi spiritual disekitar Daratan Kungzhu. Apa yang Tang Xia pikirkan menjadi kenyataan saat sebuah portal terbuka dan memperlihatkan Long Wang terbang melayang diudara.
“Akhirnya kita kedatangan tamu yang menjadi dalang semua ini!” ujar Tang Xia dan membuat Zhuge Yuan berkeringat dingin saat merasakan tatapan bengis Long Wang.
“Xiaxia...” Xue Xiaoya mendekat dan berdiri disamping Tang Xia.
“Aku mengerti, Yaya. Kita harus percaya jika Adik Shu dapat mengatasi masalah disana.” Tang Xia menyadari sisa kemampuannya tidak akan bertahan lama melawan Long Wang.
Bahkan jika keduanya melakukan pertukaran serangan, Tang Xia sudah dipastikan mati hanya dalam beberapa menit. Untuk menghindari hal itu, Tang Xia berniat mengulur waktu namun saat gadis itu melangkahkan kakinya dan menatap keatas seketika Long Wang menghilang dari pandangannya.
“Menghilang?!” Segera Tang Xia menyapu pandangannya kesemua arah dan terkejut saat melihat Long Wang berdiri dibelakangnya.
“Yaya!” Tang Xia langsung mengayunkan pedangnya dan mengincar Long Wang.
__ADS_1
“Lihat kekacauan yang telah kalian buat ini! Kematian saja tidak akan bisa mengampuni dosa kalian!” Long Wang melepaskan energi Qi yang besar dan membuat tubuh Zhuge Yuan terpental jauh.
Sementara itu Tang Xia dan Xue Xiaoya berada dalam jangkauan semua serangannya.
“Akan kubuat kalian menjadi mainanku karena telah menentangku sejauh ini!”
Dengan gerakan yang cepat Long Wang mencekik leher Xue Xiaoya dan Tang Xia. Lalu pria itu membuka sebuah portal menuju Pulau Es Utara.
“Aku akan menyelesaikan masalahku sebelum Tuan Ling Tian datang-”
Mulut Long Wang berhenti berbicara saat merasakan aura pembunuh dibelakang tubuhnya. Long Wang mengenal aura ini karena pernah berhadapan dengannya.
“Berniat menjadikan kedua wanitaku sebagai mainan? Apa kau tidak sadar jika semua itu akan membuatku murka, keparat sialan?!”
Suara yang geram penuh emosional ini adalah milik Shu En.
‘Sejak kapan aku menjadi wanitamu? Apa yang coba dia katakan disituasi ini?!’ Xue Xiaoya membatin dan sedikit terkejut dengan ungkapan Shu En.
‘Bocah tengik ini bicara seenaknya!’ Tang Xia berkata dalam hati dan ingin menghantam Shu En yang tiba-tiba datang dan memberikan pengakuan bahwa dirinya dan Xue Xiaoya adalah wanitanya pemuda itu.
“Sudah kuduga kau akan datang! Aku akan membunuhmu dan menghisap darahmu itu lalu menghancurkan kedua wanitamu ini!”
Setelah itu Long Wang masuk kedalam portal dan berniat menjauh dari Shu En, namun setelah masuk kedalam portal teleportasi dan kembali ke Pulau Es Utara, Long Wang menemukan Tang Xia dan Xue Xiaoya yang menghilang.
“Sekarang hanya kita berdua. Maaf saja, tetapi aku tidak tertarik pada hubungan sejenis.” Shu En berkata dengan nada sinis sebelum membuang ludah dihadapan Long Wang.
__ADS_1
“Boleh juga kata-katamu! Akan kuhancurkan mulutmu itu!”
Di Pulau Es Utara pertempuran puncak antara Shu En melawan Long Wang akan segera terjadi. Namun sebelum pertempuran dimulai, beberapa menit sebelumnya sesuatu tidak terduga terjadi di Xudong.