Legend Of Shu En

Legend Of Shu En
L.O.S.E 47 - Long Wang


__ADS_3

...L.O.S.E 47 - Long Wang...


...ARC 2 - Blue Moon War...


Hal yang pertama Shu En lakukan saat menyadari betapa bahayanya Long Wang adalah menyerangnya dengan segenap kekuatannya. Dengan tarikan nafasnya yang dingin, Shu En pun mengolah Nafas Kegelapan sebelum akhirnya ia melepaskan Tapak Raja Iblis pada sekujur tubuh Long Wang.


BOOOMMM!!!


Ledakan demi ledakan tercipta saat tubuh Long Wang terkena serangan tapak beruntun milik Shu En. Long Wang mengira dirinya dapat menahan serangan itu, namun ia dikejutkan dengan perutnya yang dipenuhi luka dan lubang yang menganga lebar.


“Luar biasa...” gumam Long Wang sambil tersenyum lebar.


“Kau bukan lagi seorang bocah yang hanya menangis! Kau mengalami banyak perubahan yang tidak masuk akal! Apa yang terjadi padamu, bocah Shu?!” Long Wang memperlihatkan regenerasi pada tubuhnya yang bekerja selama tiga detik saja.


“Kau mengetahui identitasku! Aku pikir kau melupakan orang-orang yang telah kau bunuh dan buat menderita, keparat!” Shu En meluapkan segala emosinya malam itu, “Aku akan membunuhmu!”


Tiba-tiba aura disekitar Shu En berubah penuh tekanan dan gravitasi yang berada dalam jangkauan 10 KM dikendalikan dirinya. Hal ini membuat Long Wang menjaga jarak saat merasakan tubuhnya ditekan kebawah oleh sesuatu tak kasat mata.


‘Bocah ini akan sangat berbahaya jika dibiarkan hidup! Aku harus mengakhiri semuanya sebelum matahari terbit!’ Long Wang membatin sambil menjaga jarak dari jangkauan aura milik Shu En.


“Kenapa kau menjaga jarak dariku? Apa kau takut akan potensi dalam diriku ini?” ujar Shu En memprovokasi namun hal itu membuat Long Wang tertawa.


“Percuma saja memprovokasi diriku, bocah Shu! Aku bukanlah orang bodoh yang bertarung tanpa berpikir! Untuk itulah aku selalu memanipulasi orang-orang berbakat dan membuat mereka bekerja untukku!” Long Wang melepaskan auranya dan menciptakan Naga Es dan Naga Api.


“Orang-orang yang telah kau bunuh adalah pion yang bekerja untukku! Mereka semua sangat berjasa karena telah mengacaukan kedamaian di benua ini!” ujar Long Wang penuh tawa dan membuat Shu En murka.

__ADS_1


Keduanya pun melepaskan serangan mereka secara bersamaan. Naga Es dan Naga Api yang terbang mengarungi langit itu pun berbenturan dengan tekanan gravitasi milik Shu En.


Kedua serangan dahsyat itu membuat langit bergemuruh sebelum akhirnya tekanan gravitasi milik Shu En jauh lebih unggul.


Long Wang kembali menciptakan hal yang sama selama beberapa kali sebelum akhirnya keduanya tanpa sadar telah berpindah lokasi.


Shu En tidak menyadari jika sekarang dirinya berada di wilayah Pegunungan Seribu Es, sedangkan Long Wang masih mengimbangi serangan Shu En sambil mengamati dengan seksama.


‘Aku tidak tahu apa yang terjadi padanya dimasa lalu, tetapi aura miliknya itu adalah Iblis. Sama seperti diriku dan beliau, dia mempunyai bau yang sama.’ Long Wang membatin waspada sebelum akhirnya sebuah Naga Tanah tercipta untuk melindungi dirinya dari serangan Shu En.


“Kau bisa saja memanipulasi apapun yang ada disekelilingmu! Berhenti menjaga jarak dan hadapi aku!” ujar Shu En penuh emosi.


Shu En mengangkat tangannya dan menciptakan seribu pedang tak kasat mata dari aura tubuhnya. Seketika seribu pedang itu mengarah pada Long Wang dengan kecepatan tinggi.


Sebuah tanah yang membentuk kedua tangan beserta hembusan angin yang kencang berhasil menepis serangan itu. Long Wang melancarkan serangan balik dengan memusatkan Qi pada tangan kanannya.


Sebelum menyadari apa yang terjadi, Shu En melihat Long Wang menjentikkan jarinya dan tiba-tiba perutnya berlubang. Dihadapannya persis berdiri Long Wang yang melayang diudara bersiap melepaskan pukulan yang dipenuhi Qi dalam jumlah besar.


‘Apa yang terjadi? Kenapa dia tiba-tiba muncul dihadapanku?’ Shu En membatin penuh pertanyaan dengan telapak tangan yang memegang perutnya.


“Shen Long!”


Dengan sangat cepat Shu En memanggil Shen Long dan membuat tinju mematikan Long Wang membentur badan Shen Long yang keras.


“Siluman Dewa?” Mata Long Wang melebar melihat hal ini.

__ADS_1


Tak lama Long Wang tersenyum menyeringai saat melihat Shu En menggunakan kemampuan Phoenix Api dan menyembuhkan lukanya.


“Sudah kuduga kau bisa menjadi abadi! Kemampuan regenerasi milikmu itu seperti milik Klan Phoenix yang sudah hampir punah! Tetapi sepertinya kau menggunakan kekuatan milik salah satu siluman peliharaanmu bukan?” Long Wang memanipulasi aura tubuhnya dan menciptakan Naga Petir untuk melawan Shen Long.


Sementara itu Shu En sudah memulihkan energinya secara bertahap dan menciptakan sebuah pedang aura. Long Wang melakukan hal yang sama dengan Shu En sebelum akhirnya keduanya melanjutkan pertarungan mereka.


Sebuah tebasan yang dipenuhi Qi saling mendekat, bahkan sebelum kedua pedang itu bersentuhan ledakan Qi tercipta disana. Gelombang kejut yang besar tercipta dan seperti akan menghempaskan tubuh keduanya.


Shu En merapatkan giginya saat permainan pedangnya dapat diimbangi oleh Long Wang dengan lincah, sedangkan Long Wang bergerak lebih lincah dari sebelumnya dan membuat Shu En dipaksa dalam posisi bertahan.


“Ritme permainanmu kacau, Bocah Shu!” ujar Long Wang saat mengincar titik vital pada tubuh Shu En.


“Matilah karena telah berani menantangku!” Saat Long Wang kembali menjentikkan jarinya, Shu En kembali dikejutkan dengan sebuah tebasan pedang yang telah menembus jantungnya.


“Saatnya menikmati hidangan utama...” Long Wang membuka mulutnya dan berniat menggigit leher Shu En, namun tiba-tiba tubuh Shu En mencair.


“Tubuh bayangan?” Long Wang terkejut dengan hal ini dan langsung menyapu semua yang ada disekitarnya.


Long Wang menemukan Shu En berada diatas kepala Shen Long sambil mengamati Long Wang yang bertarung dengan tubuh bayangannya.


“Aku sudah mengetahui kemampuanmu yang merepotkan itu, Long Wang. Kau dapat menghentikan waktu bukan?”


Suara tawa Long Wang menggema. Long Wang pun menatap Shu En dengan sangat tajam dan melepaskan Qi yang lebih besar dari sebelumnya.


“Aku memberimu pujian, bocah Shu! Jadi apa yang akan kau lakukan untuk menghadapi diriku ini?” Long Wang berniat menggunakan kemampuannya lagi sambil mengukur jeda waktu.

__ADS_1


__ADS_2