
“Maaf tuan muda Gao mengapa penjahit tersebut datang kembali?” serta tergesa gesa pulang Tuan Muda?” Xuan Bu bertanya dengan penuh penasaran..
“Dia melupakan catatannya paman Xuan karena terlalu gembira menerima koin emas” Zhen Long menjawab santai sambil bersandiwara.
“Seharusnya Tuan muda Gao menyerahkan koin tersebut kepada saya untuk mengaturnya” Xuan Bu berkata dengan penuh harap dan menyarankan.
“Seharusnya memang demikian Paman Xuan namun dirimu sepertinya terlalu pelit sehingga mereka merasa berat melakukan permintaanku” Zhen Long menjawab sambil menyindir membuat Xuan Bu menyadari dan merasa malu atas kesalahannya...
“Tidak mengapa paman Xuan untuk kali ini saya memaafkan kesalahanmu karena arak yang kamu bawakan kepadaku sangat nikmat” Zhen Long mencairkan suasana sehingga Xuan Bu menyadari ternyata 10 kendi arak yang telah dirinya sediakan ternyata telah kosong...
“Rupanya tuan muda penikmat arak” Xuan Bu berkata karena melihat Zhen Long tidak sedikitpun terlihat mabuk membuatnya salut dengan kemampuan Zhen Long meminum arak..
“Saya akan menyiapkan arak lagi untuk tuan muda sebagai permintaan maaf” Xuan Bu berkata sambil menjilat serta membujuk layaknya para budak harta.
__ADS_1
“Saya membutuhkan 10 tong besar kalau bisa paman Xuan Bu tidak usah yang berkualitas terbaik karena pasti sangat sulit mendapatkannya saya hanya ingin menikmati kesendirian dikamar ini sambil menghabiskan waktu' Zhen Long berkata dengan angkuh, Xuan Bu mengerti perkataan Zhen Long karena mendapatkan arak kualitas terbaik membutuhkan waktu dan biaya yang mahal namun arak yang biasa sangat mudah didapat dan biayanya relatif murah...
Tidak berapa lama Xuan Bu membawa 10 tong besar arak kekamar Zhen Long, mebuat hatinya senang atas gerakan sigap Xuan Bu, Zhen Long tersenyum dan mempersilahkan Xuan Bu untuk pergi meinggalkannya agar dirinya bisa menikmati arak sekaligus melihat pemandangan danau Zhen Long bersandiwara...
Sementara mendengar informasi tentang kapal yang akan berangkat menuju Negara Taili, Zhen Long mengetahui bahwa ada kapal besar yang akan berangkat 6 hari yang akan datang dari kota kusa wilayah perbatasan kekaisaran Tang dan berada 3 kota arah selatan dari kota Hebei..
Zhen Long kemudian menggunakan ilmu perubahan eleman miliknya dan membuat sebuah kendi besar dari tenaga dalamnya yang dirubah menjadi elemen tanah sebagai tempat menampung arak dengan segera Zhen Long memumpahkan isi ke 10 tong besar arak tersebut kedalam kendi yang dibuatnya, Zhen Long membuat 100 kendi besar dari tenaga dalamnya sebagai penampungan arak arak yang rencana akan dia beli untuk Dewa Naga sahabatnya...
kemudian kendi kendi tersebut di pasangi formasi sihir dan memasukkannya kedalam cincin kuasa langit untuk menyimpan Arak tersebut, Zhen Long berfikir semakin lama arak tersimpan semakin nikmat arak tersebut dirinya mengingat isi kitab Yu Nan bab 6 yang berbunyi “arak merupakan salah satu alat diplomasi yang terbaik untuk mengikat relasi di dunia persilatan” sambil menunggu jubahnya jadi, Zhen Long memakan buah persik abadi keemasan, anggur suci dan zaitun langit serta meminum madu lebahgiok kegemarannya,
Zhen Long mengetahui keberadaan semua tamu yang berada di paviliun dengan menggunakan kepekaan aura dewa iblis miliknya setelah memakan inti jiwa Naga sehingga dia dengan mudah mengukur dan mendeteksi kemampuan dari orang lain di sekitarnya sejauh hingga radius ratusan mil dari dirinya...
Para pengunjung menikmati permainan indah kecapi milik Zhen Long yang menceritakan kerinduan seseorang yang sangat mendalam, Lantunan irama kecapi Zhen Long menggema kesetiap sudut paviliun merak barat sehingga membuat para tamu menyantap dengan lahap hidangannya Xuan Bu merasa mendapatkan keuntungan besar hari ini karena pesanan makanan dan minuman bertambah banyak....
__ADS_1
Kemudian salah seorang bangsawan Tang memanggil Xuan Bu, bangsawan tersebut terlihat di kelilingi oleh para bangsawan lainnya menandakan status miliknya sangat tinggi dibanding bangsawan lainnya selain itu dia juga sangat cantik dan anggun mengenakan gaun yang indah dengan gaya pendekar wanita dengan aksesoris perpaduan Naga dan Harimau yang merupakan simbol kekaisaran Tang, Gadis muda tersebut tidak lain merupakan putri bungsu Kaisar terdahulu dan merupakan keponakan kaisar Tang saat ini Li Huwei..
Xuan Bu kemudian memberi hormat dan tunduk dihadapan tuan putri Li Huwei dan tidak berani berbicara sembarangan sama halnya dengan para bangsawan dan ke 3 pendekar dewa tingkat puncak yang berada di meja lain yang sedang menjaga keberadaan tuan putri Li Huwei...
Zhen Long merasa dalam keadaan tidak menguntungkan karena merasakan Xuan Bu menunduk kepada wanita tersebut sembari tetap menyelesaikan memainkan kecapinya Zhen Long merasa perbuatannya tersebut akan membongkar sandiwara yang di mainkannya selama ini...
Namun Zhen Long tidak memperdulikan hal tersebut, Zhen Long menghentikan permainan kecapinya kemudian menuliskan pesan kepada Xuan Bu dan meletakkan koin emas dalam kantong kecil sebanyak 100 koin diatas surat di meja utama ruangan kamarnya dengan segera melesat melalui jendela kamarnya untuk melanjutkan perjalanannya ke aliran kultus teratai putih hanya dengan 1 tarikan nafas Longer telah berada di luar perbatasan kota Hebei ..
Hanya ke 3 pendekar dewa tingkat puncak tersebut yang menyadari dan merasakan ada tenaga dalam tingkat tinggi yang melesat pergi meninggalkan Paviliun tersebut namun enggan meninggalkan tempatnya karena tugas utamanya adalah melindungi dan melaksanakan perintah Tuan putri Li Huwei...
“Siapakah gerangan yang memainkan kecapi indah itu Xuan Bu?” Tuan Putri Li Huwei bertanya dengan lembut..
“Beliau adalah tuan muda Gao yang mulia tuan putri” Xuan Bu menjawab yang tidak berani menyembunyikan rahasia dihadapan orang yang melontarkan pertanyaan kepadanya...
__ADS_1
“Tuan muda Gao... siapa namanya Xuan Bu?’ sambil mengerutkan dahinya karena merasa tidak mengenal keturunan keluarga Gao yang begitu pandai memainkan kecapi begitupun yang dirasakan