
Zhen Long membiarkan Biksu suci melampiaskan cambukan beruntun ke arahnya hingga amarah mereka mereda, meskipun sakit Zhen Long dapat menerima cambukan tersebut karena hanya membuat memar dan goresan pada tubuhnya, setelah beberapa jam para Biksu suci melilitkan cambuk rantai penyerap bintang ke tubuh Zhen Long, serta menyegel rantai tersebut layaknya 9 tokoh sesat yang ditahan di puncak suci gunung Ghotam dan menarik dari 9 penjuru arah mata angin.
“Amithaba ... Amithaba Anda begitu kejam terhadap Murid kami!!!” Biksu Suci Qi berkata dengan lembut setelah amrahnya terlampiaskan.
“Amithaba..!!!! Amithaba..!! Amithaba... !!!!” para Biksu berkata dengan serentak melihat kehancuran area puncak cahaya kebenaran yang diakibatkan pertarungan dahsyat mereka.
“Yang Mulia..!!!!!” teriak Huang Lingruo merasa khawatir melihat kondisi kekasihnya.
“Ruo’er jangan keluar dari formasi sihir!!!!” Zhen Long Berkata dengan serius menghalangi kedatangan Huang Lingruo, Zhen Long takut kekasihnya akan mengalami cedera fatal bila mendekati dirinya.
“Amithaba .. Amthaba.. Amithaba.. kami tidak bisa melepaskan Anda setelah melakukan kekacauan ini” Biksu suci Ba berkata dengan sangat serius, membuat Zhen Long tersenyum mendengar pernyataan tersebut.
__ADS_1
“Maaf bukan Saya meremehkan kemampuan Mahaguru Biksu Suci, namun ini belum berakhir!!!” Zhen Long berkata sembari menekan rantai penyerap bintang yang mengikatnya dengan kedua kaki dan tangannya menarik kesembilan cambuk tersebut dari arah berlawanan.
Zhen Long merasa yakin dengan kekuatan fisik yang ditempanya selama pelatihan membuat para Biksu suci menarik cambuk rantai penyerap bintang sekuat tenaga mereka, namun cambuk di tangan mereka tidak bergerak setelah senlong menekannya.
“Amithaba!!!, Amithaba!!! Amithaba!!! Apa yang anda rencanakan?” Biksu Suci Jiu bertanya karena merasa tekanan yang sangat kuat dari cambuk yang di pegangnya.
“Saya beri satu kesempatan kepada kalian menyerahkan para tahanan kepadaku atau keselamatan nyawa para Biksu menjadi taruhannya!!!!” Zhen Long berkata dengan penuh amarah dimatanya menyakini kemampuannya.
“Amithaba .. Amithaba.. Amithaba!!!! Kita tidak memiliki dendam Pangeran” Mahaguru Su Ao berkata mengingatkan dengan nada lembut akan ancaman tersebut.
“Maafkan Mahaguru Biksu suci, sebelum Yang Mulia melepaskan Raja dan Ratu Siluman Binatang Buas sebaiknya Para Biksu Suci berfikir bijak” Huang Lingruo menjelaskan dengan penuh hormat maksud perkataan kekasihnya, membuat para biksu suci terkejut dengan kemampuan Zhen Long, mereka merasa hal tersebut mustahil dilakukan oleh seorang manusia.
__ADS_1
Zhen Long kemudian menutup matanya bergumam “Semua Raja dan Ratu siluman binatang buas keluarlah!!!” membuat para Biksu suci terkejut melihat puluhan pasang siluman muncul secara tiba tiba di hadapan mereka, mengepung mereka dan para Biksu yang cedera dengan ukuran yang sangat besar, dengan segera para Biksu Suci melepas cambuk ditangannya serta melesat melindungi para Muridnya yang mengalami cedera berat.
Zhen Long dengan kekuatan fisiknya memutuskan rantai penyerap bintang hingga berkeping keping sembari menghancurkan segel tersebut, dengan segera Zhen Long membuka seluruh meridiannya dan menelan pil mustika pelangi 7 warna dengan santai mendekati para Biksu yang mengucurkan keringat dingin dikeningnya merasa nyawanya terancam oleh Raja dan ratu siluman binatang buas dihadapannya.
“Kalian mundurlah !!!!” Zhen Long memberikan perintah kepada para Raja dan Ratu Siluman yang memancarkan aura membunuh sangat luar biasa, para Biksu suci terkejut dengan kemampuan Zhen Long yang menghancurkan segel cambuk rantai penyerap bintang serta mampu mengontrol para Raja dan Ratu siluman, para Biksu puncak cahaya kebenaran merasa bingung bagaimana bisa senjata andalan sektenya selama ini dapat dihancurkan dengan tenaga dalam tanpa menyadari kekuatan fisik Zhen Long miliki.
“Apakah pertarungan ini mau dilanjutkan atau selesai sampai disini!!!!” Zhen Long berkata dengan sangat tegas membuat para Biksu suci kemudian duduk bersemedi bersama para Biksu lainnya.
“Amithaba.. Amithaba.. Amithaba!!!! Hidup dan mati telah diatur kami mengakui kekalahan Yang Mulia” Mahaguru Biksu Suci Liang yang merupakan pimpinan para Biksu suci berkata dengan lembut serta menerima takdirnya, Zhen Long dengan segera memasukkan kembali para Raja dan Ratu siluman beserta patahan rantai penyerap bintang kedalam cincin kuasa langitnya.
“Saya telah menganggap jutaan cambukan Mahaguru Biksu suci sebagai hukuman atas kekurang ajaranku yang mencederai para Biksu” Zhen Long berkata sembari menghancurkan formasi sihir biara utama aliran tersebut dan formasi sihir yang dibuatnya sebagai tempat perlindungan pada saat pertarungan serta meminta setetes darah para Biksu suci dan para Murid aliran puncak cahaya kebenaran.
__ADS_1
Para Biksu suci menganggukkan kepalanya menandakan perintah tersebut di laksanakan oleh para Murid, Huang Lingruo dan para Biksu yang mengalami cedera ringan mengumpulkan darah seluruh Biksu aliran puncak cahaya kebenaran dan meminta dengan hormat 2 tetes darah para 9 biksu suci, Mahaguru Su Ao, Mahaguru It Heng dan ke 12 biksu utama, para Biksu menerima kekalahan dan merelakan hidupnya kepada takdir.
Zhen Long dengan segera mengkristalkan darah para Biksu dan membuat formasi sihir terkutuk Shu Ron tahap puncak dengan menambahkan darahnya dan darah Huang Lingruo seluas puncak cahaya kebenaran, membuat para biksu terkejut dengan perbuatan Zhen Long, Huang Lingruo kemudian membagikan pil mustika langit 7 lapis dan pil mustika pelangi 7 warna kepada para Biksu raga emas, Biksu menengah, Biksu utama, dan Mahaguru Su Ao dan Mahaguru It Heng yang mengalami cedera yang sangat serius.