Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Munculnya Sosok Misterius


__ADS_3

“Ruo’er hindari semua serangan !!! kemampuan mereka dapat mengimbangi senjata pusaka kita!!!” Zhen Long berkata dengan sangat serius menghawatirkan kekasihnya yang terlihat mulai kewalahan menghadapi para pasukan iblis mayat hidup.


“Iya !!! Yang Mulia, mereka begitu kuat dan sulit untuk membinasakannya” Huang Lingruo berkata sembari melesat menghindari serangan serangan para pasukan Iblis mayat hidup tersebut sembari melakukan serangan balik.


“Duarzzz...” “Tingrr” ..”Duarz” Trank” x100


“Duarzzz...” “Tingrr” ..”Duarz” Trank” x100


“DuarZ, Trang” Tring” Duarrzz” X100


“Duarzzz...” “Tingrr” ..”Duarz” Trank” X 100


setelah beberapa jam menghindari dan melakukan serangan balik kepada pasukan iblis, tubuh Huang Lingruo kemudian terkena serangan beruntun dari beberapa pasukan iblis mayat hidup sehingga terhempas puluhan meter dari tempatnya, meskipun tidak mengalami cedera yang serius namun rasa sakit di tubuhnya sedikit terasa hingga menembus zirah perang yang dikenakannya, dengan segera Huang Lingruo melesat kembali ke area pertempuran setelah melihat Zhen Long menghadang serangan beruntun yang mengarah kekasihnya dengan tubuh perkasannya, Zhen Long merasakan hal yang serupa dengan kekasihnya meskipun tidak mendapatkan cedera yang parah namun hujanan tombak dan pedang para pasukan iblis mayat hidup dapat membuat rasa sakit ditubuhnya menembus Zirah Raga Perkasa miliknya tanpa menghancurkan pelindung tubuhnya.


“Duarzzz...” “Tingrr” ..”Duarz” Trank” x100


“Duarzzz...” “Tingrr” ..”Duarz” Trank” x100

__ADS_1


“Duarzzz...” “Tingrr” ..”Duarz” Trank” x100


Setelah Huang Lingruo kembali melakukan perlawanan serta melihat area meridian ditubuh para pasukan iblis mayat hidup, Zhen Long terkejut menyadari mahkluk tersebut hanya memiliki satu titik meridian besar ditubuhnya, dewa naga dengan serius hanya memantau pergerakan Zhen Long untuk membantu menemukan kelemahan pasukan iblis mayat hidup.


“Yang Mulia minta Putri Huang Lingruo mundur dan coba serang titik meridian setiap pasukan iblis tersebut” Dewa Naga berkata mencoba memberikan solusi dalam mengatasi masalah tersebut.


“Ruo’er mundur!!!” Zhen Long berkata sembari melesatkan tombaknya ke arah meridian salah satu pasukan iblis mayat hidup, mendengar hal tersebut Huang Lingruo melesat menjauhi area pertempuran.


Di lain tempat Ming Taiqing tertawa bahagia sembari mengontrol para pasukan iblis mayat hidup miliknya yang dapat mendesak Zhen Long dan Huang Lingruo tanpa adanya korban dari pasukannya.


“Hahahhaha... hahhahaah... hahahah.. butuh ratusan hingga ribuan tahun agar dirimu mampu menghadapi pasukanku Pangeran” Ming Taiqing berkata sembari tertawa terbahak bahak menyaksikan tontonan dihadapannya dengan sangat arogan.


“Ikuti diriku Pendekar muda!!!” pria misterius memberikan perintah ke arah Zhen Long sembari melesat dengan cepat menjauhi kuil persembahan iblis tersebut, Zhen Long dengan segera mengikuti pria misterius tersebut untuk menemukan cara mengalahkan mahkluk yang dihadapinya, melihat kekasihnya mundur Huang Lingruo kemuidian mengikuti pergerakan kekasihnya dan pria misterius dihadapannya, menuju ke suatu tempat tersembunyi milik pria misterius tersebut.


“Siapa pria itu, Yang Mulia?” Huang Lingruo bertanya penasaran sembari melesat disamping kekasihnya.


“Kita ikuti saja dulu Ruo’er, mungkin Dia tahu cara memusnahkan pasukan Iblis mayat hidup” Zhen Long menjawab dengan penuh penasaran sembari melesat mengikuti sosok dihadapannya.

__ADS_1


Setelah melesat ratusan mil dari kuil persembahan iblis, pria misterius kemudian memasuki sebuah gua tempatnya tinggal, Zhen Long dan Huang Lingruo mengikuti pria tersebut hingga ke dalam gua tanpa rasa curiga sedikitpun, pria misterius kemudian menyingkap tudung yang menutupi kepalanya, terlihat sesosok pria renta berumur lebih dari tarusan tahun layaknya seorang biksu yang memiliki tanda simbol petir ungu di jidatnya menatap Huang Lingruo dan Zhen Long dengan senyuman lembut tersungging di bibirnya karena mengakui keberanian kedua pendekar muda tersebut.


“Terima kasih Tetua atas peringatannya!!!, kalau bisa yunior ini ingin menanyakan siapakah Tetua gerangan?” Zhen Long berkata dengan hormat dan sopan bertanya kepada sesosok pria renta yang baru membantunya.


“Nama Saya Dalai, Pendekar muda tidak perlu terlalu sungkan kepadaku” Tetua Dalai menjawab dengan nada bijaksana merasa senang memperkenalkan dirinya.


“Saya Zhen Long dan gadis ini adalah kekasihku Huang Lungruo dari Negara Taili, Tetua” Zhen Long berkata sembari memperkenalkan dirinya dan Huang Lingruo kepada pria sepuh dihadapannya, membuat Tetua Dalai tersentak terkejut setelah mengetahui dihadapannya adalah Pangeran Zhen Long yang selama ini dirinya cari.


“Hahahaha… ahahahah… hahahah… ternyata Pangeran Mahkota Kekaisaran Wei, Dunia ini benar benar sempit ternyata” Tetua Dalai tertawa sembari menyiratkan pernyataannya dengan tatapan yang sinis kearah Zhen Long.


“Apakah Tetua mengenaliku?” Zhen Long Berkata dengan penasaran merasakan suasana berubah menjadi canggung.


“Kenal tentu saja tidak, namun jalinan Takdir sepertinya kata yang pantas untuk pertemuan ini” Tetua Dalai berkata dengan penuh kebijakan dengan nada yang kurang bersahabat.


“Bisakah Tetua, menjelaskan maksud dari pernyataan tersebut, maaf karena Yunior ini kurang memahaminya?” Zhen Long bertanya semakin penasaran dengan sosok misterius dihadapannya dengan sedikit kewaspadaan setelah suasana menjadi tegang.


“Sebelum Saya menjawab pertanyaan Pangeran, Ijinkan Saya bertanya tentang sesuatu hal yang membuatku sedikit bingung akan tindakan Pangeran” Tetua Dalai berkata dengan nada serius dan penuh kebingungan serta waspada kepada kedua tamunya.

__ADS_1


“Silahkan Tetua, jika Saya mampu maka dengan jujur akan menjawabnya” Zhen Long berkata dengan serius melihat raut wajah Tetua Dalai yang sedikit berubah kepadanya guna mencairkan suasana.


“Mengapa Pangeran menyerang Kuil Iblis Kuno?” Tetua Dalai bertanya dengan serius dengan mengeluarkan aura membunuh yang sangat mencekam, membuat Huang Lingruo terkejut dengan suasana serta bersiap menyerang menyadari hal tersebut sedikit agak janggal, sedangkan Zhen Long dengan segera mengeluarkan aura membunuhnya menandingi energi intimidasi yang dikeluarkan Tetua Dalai menandakan kewaspadaannya.


__ADS_2