Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Amanah Huang Xie Sumpah Zhen Long


__ADS_3

Setelah cairan tersebut keluar Huang Xie membersihkan satu per satu meridian kecil Zhen Long yang telah bersih dari racun selaksa rupa, sehingga racun selaksa rupa yang berada di tubuh Zhen Long hanya tersisa 25% dari semula…


Selama 2 hari Zhen Long tidak sadarkan diri dalam keadaan menggigil kesakitan akibat sengatan lebah giok tempo hari, bengkak bekas sengatan lebah giok di tubuh Zhen Long tidak menurun namun racun lebah giok telah hilang dari tubuhnya setelah mengoles dan meminum madu lebah giok.


Sambil menunggu Zhen Long tersadar Huang Xie memainkan sulingnya dan membuat lebah giok berkumpul dan menari dengan senangnya di udara karena ia berfikir telah menemukan cara menghilangkan racun selaksa rupa yang tersisa di tubuh murid kesayangannya Zhen Long meskipun harus membuat ratusan lebah giok mati karenanya dan akan segera membuka meridian meridian Zhen Long yang selama ini dia tutup agar muridnya tersebut dapat melatih dan menggunakan tenaga dalamnya...


Huang Xie berpendapat telah waktunya Zhen Long belajar ilmu beladiri pertahanan dan menghindar setelah racun ditubuhnya telah bersih dengan bantuan sengatan Lebah giok..


Setelah beberapa saat Huang Xie mengusir lebah giok dan duduk bersila di sebuah batu besar yang berada tak jauh dari mulut gua sambil mengeluarkan 3 buah pil kera api untuk dia serap guna memulihkan tenaga dalamnya….


Setelah 2 hari 1 malam tak sadarkan diri akhirnya Zhen Long siuman dari pingsannya, ia kemudian bangkit dan berjalan lesu untuk melakukan latihan rutinnya, dia belum menyadari bahwa dirinya telah lama terbaring di tempat tidurnya melihat di sekujur tubuhnya masih bengkak akibat sengatan lebah giok membuat wajah tampannya berubah bentuk layaknya maling yang telah digebukin massa sekampung…


Baru hendak melangkah keluar gua, Huang Xie menghentikannya dan berkata "Long'er hari ini kamu tidak usah berlatih kemarilah nak… hahhahahahah… hahahahaa..hahahaha,,,hahahah” sambil tertawa terbahak bahak melihat wajah Zhen Long yang masih bengkak dan tidak beraturan...

__ADS_1


Hati Zhen Long dilema antara kesal dan gembira melihat kelakuan gurunya, baru kali ini Huang Xie tertawa begitu gembiranya dan lepas "Apakah guru senang melihat keadaanku begini?” Zhen Long bertanya dengan nada lirih, manyun meskipun tidak terlihat karena tertutupi bengkak akibat sengatan lebah giok..


“Tidak nak.. tidak nak…hihihi.. hiihiii “ sambil tertawa tipis yang tertahan Huang Xie menjawab pertanyaan Zhen Long.


“Kemarilah ada yang ingin guru jelaskan kepadamu!!!” Huang Xie berkata dengan tegas membuat Zhen Long bergegas menghampiri gurunya dan duduk di hadapan pria ½ abad tersebut serta siap menyimak penjelasan gurunya…


“Longer semua yang terjadi dimasa lalu ,sekarang dan masa depan nanti merupakan sebuah takdir, kamu harus menerima dan menjalaninya janganlah ada rasa dendam yang tersimpan dalam dirimu, berusahalah untuk mengikhlaskannya dan berbuatlah sebaik mungkin demi menjaga perdamaian diatas muka bumi ini, saya tidak menginginkan dirimu seperti diriku yang dipenuhi ambisi untuk membalas dendam sehingga terjerumus didalam lembah kesesatan apakah kamu paham Long'er !!!?” Huang Xie berpesan dengan nada yang sedikit ditekan


“Guru mengikhlaskan semuanya sekarang Long'er untuk kebaikanmu karena dalam belajar ilmu beladiri dendam bukan hanya sebagai motivasi namun merupakan ancaman terbesar bagi kegagalan mengusai ilmu beladiri tersebut, apa lagi ilmu beladiri yang berada dalam tingkat dewa seperti kitab ini" Huang Xie berkata sambil mengeluarkan kitab Yu Nan dari dalam saku bajunya sembari menjelaskan dampak buruk dari dendam yang tersimpan didalam hati..


“Itu hal mustahil guru bagi saya mempelajari kitab tersebut, dikarenakan saya tidak memiliki tenaga dalam dan kekuatan yang besar untuk membuka segel sihir dari kitab tersebut, guru saja tidak mampu membuka kitab bab 2 apa lagi saya”” Zhen Long berkata dengan nada pesimis karena belum mengetahui kemampuannya...


“Kamu bisa Long'er namun belum saatnya, guru ingin kamu membuang ambisi untuk balas dendam kepada apapun yang telah terjadi dimasa lalu, apa kamu bisa muridku….?” Huang Xie bertanya dengan penuh harapan yang besar kepada muridnya Zhen Long.

__ADS_1


“Sepertinya susah guru karena sampai sekarang saya berlatih keras untuk membantu guru membalaskan dendam sehingga saya berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi kuat..” Zhen Long tegas dan jujur tanpa basa basi mengutarakan niatnya selama ini..


Huang Xie marah mendengar penjelasan Zhen Long, dia memukul batu yang ada disampingnya dengan sekuat tenaganya "duarrrr,, berzzz…" dengan nada yang tinggi dan meneteskan air matanya Huang Xie berkata "memang diriku ini tidak berguna mana mungkin bisa mendidik murid yang berbakti, dendam keluargamu lebih besar dari dendamku Long'er seandainya dirimu mengetahuinya namun untuk mengusai tenaga dalam dan ilmu beladiri ini dirimu harus menghapus dendam didalam hatimu berbeda pada saat dirimu melatih fisik!!! sepertinya kitab Yu Nan akan tetap tertutup seperti ini" Huang Xie berkata dengan nada sedih sembari menetaskan air mata yang lebih banyak lagi.


Zhen Long yang melihat gurunya menangis tidak bisa menahan dirinya…” aaaakkk ….maafkan Long'er guru .. aaakkkk aaakkk.. Long'er akan mematuhi perintah guru" sambil mendekap tubuh Huang Xie dan menangis dengan kencang, hati Zhen Long menjadi sangat perih bagaikan teriris jutaan belati yang tajam melihat guru tersayangnya menangis…


“Apakah kamu bisa Long'er membuang segala dendam yang ada didalam dirimu!", Huang Xie berkata dengan tegas, dia tidak ingin setelah Zhen Long mengusai ilmu beladiri melakukan hal yang buruk yaitu membunuh semua orang yang telah menyakiti dan membunuh keluarganya sehingga berdampak buruk bagi keseimbangan dunia Huang Xie sadar betul dengan potensi Zhen Long yang sangat besar akan berhasil mengusai ilmu beladiri..


“Long'er akan melakukannya guru...untukmu Long'er akan melakukan semua hal yang membuatmu bahagia, Long'er berjanji guru…sekarang berhentilah menangis guru aaaaakkkkk!!! Zhen Long menjawab sambil menangis tak tahan melihat gurunya bersedih agar gurunya tenang dan tidak menangis lagi…


“Long'er takdir akan membawamu kearah yang tepat berupayalah memaafkan dan tidak membunuh orang meskipun orang itu telah melakukan kesalahan yang besar belajarlah untuk memberikan kesempatan ke dua bagi orang jahat apa bila dia tetap berjalan di jalan yang salah kamu boleh membunuhnya!!! belajarlah menebar kasih sayang kepada semua orang dan mahkluk hidup apakah kamu mengerti Longer??” Huang Xie berkata sembari memberikan amanahnya sambil tersenyum mencubit hidung Zhen Long dengan lembut...


“Iya guru Long'er mengerti…" sambil menganggukkan kepala dan mengusap air mata dipipinya karena melihat gurunya tidak bersedih lagi...

__ADS_1


__ADS_2