
Matahari telah menampakkan dirinya dipermukaan bumi, Zhen Long tersadar sejak menulis semua tahapan latihan untuk Huang Lingruo dan kakek Raja Bai Yan, seseorang telah memperhatikan dirinya namun tidak ingin menegurnya karena dirinya sedang berkonsentrasi menyusun tahapan latihan untuk gadis tersebut..
Huang Lingruo terbangun dari tidurnya dan mengintip Zhen Long yang sedang sibuk menulis dan tidak berani mengganggu kekasih hatinya tersebut sehingga dirinya hanya memantau saja dari sudut kamar, Huang Lingruo tidak menyadari jika Zhen Long telah lama mengetahui kehadirannya...
Setelah selesai menuliskan seluruh tahapan latihan untuk ke 2 kerabatnya Zhen Long kemudian berkata “Mau sampai kapan bidadari tak bersayap memandang tanpa duduk disampingku ” Zhen Long berkata tanpa mengarahkan pandangannya ke Huang Lingruo seolah olah sedang berbicara sendirian dan berpuisi, Huang Lingruo yang memahami maksud perkataan Zhen Long dengan segera duduk disamping pujaan hatinya sambil tersenyum malu..
“Apa yang mulia barusan tulis sehingga begitu serius?” Huang Lingruo bertanya dengan manjanya...
“Sesuatu yang penting dan harus dilakukan oleh wanita yang mencintaiku” Zhen Long menjawab sambil mencubit lembut hidung Huang Lingruo, membuat gadis disampingnya binggung menelaah perkataan Zhen Long.
“Maksud yang mulia?” Huang Lingruo bertanya penuh penasaran dan penjelasan...
__ADS_1
“Hanya wanita yang benar benar mencintaiku yang dapat melaksanakan dari tulisanku ini” Zhen Long memperjelas maksud dari perkataannya sembari memperlihatkan kertas hasil tulisannya..
“Bolehkah saya yang melakukannya yang mulia?” Huang Lingruo memohon penuh harap dengan nada manja..
“Boleh... boleh asalkan dirimu mampu melakukannya” Zhen Long berkata santai yang merasa umpannya telah mengenai sasaran yang tepat...
“Kalau begitu serahkan padaku yang mulia!!!” desak Huang Lingruo dengan tak sabar takut didahului oleh wanita lain...
“hahahaha..hahaahah..hahahah... sabar ... belum saatnya...” Zhen Long berkata sembari tertawa sambil mencubit Hidung Lingruo dengan lembut karena memperhatikan tingkah lucu Huang Lingruo.
“Long'er apa rencanamu Sekarang?” Raja Bai Yan bertanya dengan penuh penasaran..
__ADS_1
“Saat ini saya harus fokus terlebih dahulu menyembuhkan kakek, mudah mudahan obat ini berhasil, jikalau tidak kita akan menggunakan metode lama dengan menggunakan ilmu penglihatan arus perputaran meridian milikku..” Zhen Long menjawab dengan memberikan kepastian kesembuhan untuk kakeknya, Zhen Long menemukan 2 cara saat ini pertama dengan cara memberikan air suci kehidupan dan kedua dengan cara pengobatan meridian dengan mengubah tempat meridian yang terluka dan mengobati dengan ilmu penglihatan arus perputaran meridian…
Zhen Long mengetahui segala penyakit dari kakeknya Raja Bai Yan pada saat menyaksikan masa lalunya, hal tersebut dikarenakan banyaknya meridian meridian Raja Bai Yan yang tercepit pada saat dalam kandungan sehingga merediannya cedera baik itu meredian madya, besar maupun kecil, bagi Zhen Long penyakit kakeknya merupakan hal yang mudah baginya karena Raja Bai Yan tidak lebih parah dari gurunya yang tidak bisa dia selamatkan dan Dewa Naga yang dulu dia selamatkan, Sehingga dia merasa lebih yakin menyembuhkan kakeknya...
Banyak tabib sakti tidak bisa menyembuhkan Raja Bai Yan dikarenakan tidak mengetahui jumlah pasti banyaknya meridian Raja Bai Yan yang mengalami cedera dan letak meridian tersebut hanya dengan menggunakan penglihatan arus perputaran meridian Zhen Long dapat mengunci meridian meridian tersebut dan membuat regenerasi meredian terluka dengan bantuan tenaga dalam murninya, itulah rencana awal Zhen Long dahulu sebelum mengetahui air mata dewa naga merupakan air suci kehidupan yang merupakan obat langka ratusan ribu tahun yang lalu. Namun Zhen Long belum bisa mempercayainya karena belum pernah mencoba khasiat air suci kehidupan...
“obat apa yang bisa menyembuhkanku Long’er?” Raja Bai Yan bertanya dengan penuh penasaran karena selama ini dia tidak pernah mendengar dan membaca ada obat yang dapat menyembuhkan penyakitnya...
“Kakek pernah dengar air suci kehidupan???” Zhen Long bertanya balik membuat Raja Bai Yan berfikir dan menggelengkan kepala begitupun Huang Lingruo yang berada disampingnya, sehingga membuat Zhen Long bingung menjelaskannya karena malu bila diketahui hewan sakral dan perkasa yang merupakan sahabatnya tersebut menangis serta mengeluarkan air mata..
“Air suci kehidupan merupakan obat yang tercipta akibat perpaduan rasa dan karsa kesedihan dan kesengsaraan dari pengalaman hidup pendekar dewa iblis dan keluarganya sehingga membuat sebuah elemen cair keluar melalui media sakral” Zhen Long menjelaskan dengan kata kiasan seolah olah hal tersebut adalah sebuah ilmu pendalaman spritual tingkat tinggi dari keilmuannya, Huang Lingruo langsung saja mempercayai kata kata pujaan hatinya karena melihat dengan matanya sendiri kehebatan Zhen Long menghadapi seluruh aliran kultus teratai putih dengan mudah, berbeda dengan Raja Bai Yan yang berfikir dengan kerasnya merasa ilmu tersebut merupakan ilmu tingkat tinggi yang menguras banyak tenaga dalam dari cucunya sehingga dirinya agak enggan menerimanya..
__ADS_1
Melihat kakeknya terdiam sambil berfikir berat Zhen Long kemudian mencubit lembut hidung kakeknya Raja Bai Yan sehingga membuyarkan fikirannya.. “ada apa kakek mengapa dirimu terlihat berfikir terlalu berat?" Tanya Zhen Long dengan penuh penasaran...
“Saya tidak ingin merepotkanmu Long'er, dengan mustika yang kamu sebutkan tadi berarti itu sama halnya pil dewa iblis milikmu dari perpaduan spritualmu dengan menggunakan tenaga dalam yang besar, tidak ada yang diharapkan oleh pria uzur ini dengan pengorbananmu yang besar” Raja Bai Yan menjawab setelah menelaah menganggap air suci kehidupan merupakan mustika Zhen Long yang paling berharga dan akan digunakan pada saat cucunya dalam keadaan gawat dan darurat..