
“Sekarang sebutkan hal hal penting dari amanah yang baru guru ajarkan kepadamu?.." Huang Xie bertanya dengan tegas untuk melihat sejauh mana Zhen Long memahami prihal yang barusan dia amanahkan kepada muridnya.
“Menerima takdir dan menjalaninya, membuang dendam masa lalu dan tidak membalasnya, tidak sembarang membunuh untuk menjaga keseimbangan dunia, memberikan kesempatan kedua agar bisa bertobat,dan menebar kebaikan dan kasih sayang terhadap semua manusia dan mahkluk hidup di dunia” Zhen Long menjawab dengan cepat dan sigap menyebutkan inti dari amanah gurunya..
“Bagus Long'er kamu memang sangat cerdas muridku” Huang Xie berkata dengan senyum yang khas miliknya kearah Zhen Long sambil mencubit lembut hidung muridnya..
“Tapi guru apa bila hal tersebut diluar kendaliku apa yang harus saya lakukan guru?...". Zhen Long bertanya dengan nada lirih karena merasa takut apabila dirinya tak bisa menendalikan emosinya dan melanggar amanah gurunya..
“Bayangkan sesuatu yang membuat kamu menyesal dan yang tidak kamu inginkan terjadi Long'er sambil menutup mata dan menarik nafas yang panjang….." Huang Xie menjawab sembari mengajarkan relaksasi emosi yang biasa dia gunakan pada saat dirinya stress menghadapi ujian kesarjanaan dahulu..
“Ah... saya paham cara me;lakukannya guru" Zhen Long Berkata sambil tersenyum gembira mendapatkan cara yang sangat baik untuk menghilangkan dan mengendalikan amarah dan ambisi membunuhnya pada saat dirinya dalam keadaan emosi.
Huang Xie bertanya balik sambil melirik kearah Zhen Long "Bagaimana caramu Long'er?..". dengan penasaran ingin mengetahui cara Zhen Long mengendalikan emosinya...
“Guru tenang saja ini pasti berhasil, murid tidak akan mengecewakan" Zhen Long menjawab dengan yakin sambil menyembunyikan caranya Kepada gurunya, Huang Xie tak bertanya banyak karena menyadari Zhen Long lebih cerdas darinya dan mampu mengambil keputusan dengan bijak....
“Long'er kita akan memulai latihan tenaga dalam dan ilmu pertahanan sebulan dari sekarang dan setelah semua racun selaksa rupa telah keluar dari tubuhmu!!!” Huang Xie berkata dengan lembut namun membuat kening Zhen Long berkerut seolah olah memikirkan hal yang sangat berat....
__ADS_1
“Ada apa Long'er... apa yang kamu fikirkan....?" Huang Xie bertanya karena melihat perubahan mimik wajah muridnya.
“Kalau latihan fisik saya sanggup guru?? namun mengeluarkan racun pada diriku bukannya sudah hampir 8 tahun ini guru belum memiliki caranya?" Zhen Long menjawab dengan serius karena tanpa sadar dirinya tidak mengetahui racun dalam tubuhnya telah hilang 75% dari semula..
“Hahahahaha...hahahahah...hahahahaha guru sudah tahu Long'er....." Huang Xie berkata dengan tertawa lepas..
“Bagaimana caranya guru... hahahahah... beritahu aku guru hahahhahah?" Zhen Long Sembari tertawa senang karena mempercayai gurunya telah menemukan cara menghilangkan racun selaksa rupa yang selama ini menyelimuti sebahagian meridiannya..
“Dengan bantuan sengatan lebah giok Long'er racun ditubuhmu sekarang telah banyak berkurang sejak kejadian 2 hari yang lalu....." jawab Huang Xie singkat menjelaskan kepada Zhen Long.
“Apa...!!!! 2 hari yang lalu pantas tubuhku terasa kaku ternyata 2 hari saya tak sadarkan diri guru”.... " Zhen Long berkata sembari terkejut dirinya pingsan selama 2 hari.
“Apa maksudmu Long'er...?" Huang Xie bertanya meminta penjelasan dari muridnya
“Racun dalam tubuhku yang selama ini menjadi penggangu fikiran guru telah hilang akibat kenakalanku menganggu lebah giok bukankah ini takdir guru...." Zhen Long menjawab layaknya sesepuh ilmu kesarjanaan
“Hahahahaha.. hahahaha ...hhahaha...kamu benar Long'er...." tawa Huang Xie terkesima dengan pemahaman Zhen Long sehingga membuatnya menjadi semakin yakin murid kesayangannya dapat mengusai kitab Yu Nan.
__ADS_1
“Minum dan oleskan madu giok ini Long'er kelukamu agar cepat sembuh besok kita akan memulai pembersihan racun pada dirimu” sembari memberikan sekantung madu giok untuk Zhen Long dan mencubit lembut hidung muridnya...
Zhen Long dengan sigap meminum dan mengoleskan madu giok pada tubuhnya sehingga bengkak pada tubuhnya menjadi sedikit berkurang, Zhen Long meminta ijin untuk berjalan jalan keluar dari gua untuk merenggangkan ototnya yang sedikit agak kaku, diapun berlari mengelilingi hutan sebanyak 1000 kali tanpa beban di pundaknya... Huang Xie melihat dan memperhatikan dengan takjub kecepatan langkah Zhen Long, dia menyadari langkah naga angin pada tingkat puncak belum tentu mengimbangi kecepatan murid kesayangannya tersebut.
“Hebat bagaimana kalau ditambah ilmu Dewa naga angin pasti Long'er akan semakin cepat" gumam Huang Xie dalam hati membayangkan hal tersebut.
Keesokan harinya Zhen Long pergi kedalam hutan tempat sarang lebah giok berada, tanpa dia sadari Huang Xie mengikutinya, dihadapan sarang lebah giok Zhen Long mengepalkan kedua tangannya ke depan sambil memberi penghormatan kemudian berucap "Terima kasih atas bantuan sobat lebah giok yang telah membantu menyembuhkan racun pada diriku” Zhen Long berkata dengan sangat Hormat.
Sontak membuat Huang Xie tertawa lepas melihat tindakan Zhen Long “Haahahaha ...hahahahah...hahahahah..apa yang kamu lakukan Long'er?” sambil tertawa Huang Xie bertanya tentang tindakan konyol Zhen Long yang berbicara kepada Lebah Giok...
“Kenapa guru tertawa bukankah ini adalah amanah guru untuk memberikan kasih sayang sesama mahkluk hidup” Zhen Long menjawab dengan wajah penuh kebingungan melihat tingkah gurunya..
Huang Xie menjadi terdiam dari tawanya dan menyadari kesalahannya telah menertawakan Zhen Long, dia juga menyadari muridnya betul betul mendalami nasehat yang di berikannya. membuat Huang Xie bahagia dan untuk sekian kalinya terkesima dengan kedewasaan dan pemahaman Zhen Long.
“Maaf Long'er gurumu ini agak sedikit pikun, benar sudah benar yang kamu lakukan nak "Huang Xie berkata sembari mengoleskan madu giok di tubuh Zhen Long yang tidak diselimuti racun, sembari berkata "Tahan sakitnya Long'er kita akan membersihkan racun pada dirimu" sambil mengangukkan kepalanya tanda Zhen Long telah siap... kemudian Huang Xie meniupkan serulingnya dan memanggil ribuan lebah giok untuk menyengat tubuh Zhen Long yang di selimuti racun selaksa rupa... “akhhh ...akhhh... akhhhh..". teriak Zhen Long kesakitan namun tetap bertahan.
Huang Xie merasa telah cukup melihat ratusan lebah yang menyengat tubuh Zhen Long mati menempel di tubuh muridnya kemudian mengusir lebah yang lainnya dan mulai mencabuti lebah lebah giok yang menempel ditubuh Zhen Long, sembari membiarkan cairan hijau kehitaman mengalir perlahan keluar dari lubang sengatan lebah giok kemudian Huang Xie mengalirkan tenaga dalam untuk membersihkan racun pada meridian meridian Zhen Long secara perlahan.
__ADS_1
“Long'er sepertinya racun pada tubuhmu telah hilang minumlah madu giok dan makanlah buah persik ini !!! serta jangan banyak bergerak istirahatlah di dalam gua!!! atur pernafasanmu hari ini latihan ringan saja dulu sembari menyembuhkan luka luar pada dirimu...!!!!.” perintah Huang Xie yang menginginkan Zhen Long untuk beristirahat agar meridian meridian dalam tubuhnya yang selama ini diselimuti racun selaksa rupa bisa beregenerasi dengan cepat dengan bantuan madu lebah giok dan buah persik abadi...