Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Kegelisahan Dewa Naga Akan Masa Lalu yang Kelam


__ADS_3

“Long'er biarkanlah Lingruo'er menangisi kesedihannya agar hatinya lega, sama halnya diriku pada saat Nenekmu Bai Rong meninggal!!!” Raja Bai Yan menasehati cucunya, membuat Huang Lingruo kemudian menangis dipelukan Zhen Long, Raja Bai Yan berpindah tempat dari ranjangnya, dia merelakan ranjangnya tersebut ditempati Zhen Long dan Huang Lingruo.


Raja Bai Yan duduk di kursi sambil tetap bersedih, Zhen Long kemudian menyandarkan tubuhnya di atas sandaran ranjang dan membiarkan Huang Lingruo menangis mengeluarkan seluruh kepedihannya dalam dekapannya hingga air mata membasahi seluruh pakaian sembari mengusap lembut rambut Huang Lingruo yang panjang...


Dewa Naga tanpa sadar ikut terbawa suasana dirinya merasakan kesedihan melihat apa yang terjadi dihadapannya hingga tanpa sadar meneteskan air matanya dengan sigap dewa naga menangkap air matanya dan memasukkannya kedalam sebuah wadah dan menyimpannya...


“Long'er saya telah memutuskan untuk menyerahkan semua urusan Negara Taili kepadamu terserah dengan cara apapun yang ingin kamu gunakan dan saya juga mengangkat Lingruo'er menjadi cucuku dan berencana menikahkannya denganmu” Raja Bai Yan berkata membuat Huang Lingruo terkejut bahagia sambil tanpa tersadar air matanya berhenti sejenak.


“Maksud kakek Lingruo'er akan menjadi istriku???" Mana mungkin diakan anak guruku lagi pula belum tentu Lingruo'er menerimaku menjadi suaminya?” Zhen Long terkejut sembari bertanya kepada kakeknya namun tanpa sadar Huang Lingruo yang mendengar mencubit punggung Zhen Long menandakan dirinya menyetujui perkataan Raja Bai Yan...


“Adddeehhh... adddehh.. ada apa Lingruo'er?" Zhen Long bertanya karena merasa kesakitan dengan cubitan Huang Lingruo yang langsung menusuk kehatinya....


“Itu tandanya Lingruo'er menyetujui perkataanku Long'er sepertinya Lingruo'er tidak bersedih bila ada disisimu..” Raja Bai Yan menjelaskan sembari tersenyum tipis.


Zhen Long kemudian menatap wajah Huang Lingruo yang memerah dan berkata “apakah perkataan kakek benar Lingruo'er??” dengan segera Huang Lingruo mengangguk dan menenggelamkan wajahnya kepelukan Zhen Long dengan malu...


“Baiklah kalau begitu besok kita akan memulai restorasi Negara Taili, sekalian menyembuhkan penyakit kakek dan membuat kakek dan Lingruo'er menjadi pendekar dewa yang disegani di dunia persilatan” Zhen Long berkata dengan bahagia serta sangat yakin...

__ADS_1


“Kalau Lingruo'er mungkin bisa namun kalau saya sembuh saja sudah syukur Long'er, saya terlambat menjadi pendekar dengan tulang tua ini cucuku..” Raja Bai Yan berkata dengan senyuman tipis melihat Zhen Long yang penuh semangat...


“Kakek tenang saja ikuti saja arahanku lagi pula aku memiliki sahabat yang mampu membantuku melatih kakek” Zhen Long menerangkan dengan jelas...


“Siapa sahabat yang mulia?' Huang Lingruo bertanya dengan penuh penasaran, namun membuat Dewa Naga menjadi gelisah dengan pernyataan Zhen Long


“Nanti kalian akan menemuinya” Zhen Long berkata dengan senyuman tipis diwajahnya


Tanpa sadar Dewa Naga membuka mulutnya ....


Namun Zhem Long tidak menjawab membuat Dewa Naga semakin gelisah dan terus berbicara


“Yang mulia hamba tidak bisa melakukannya bukankah yang mulia telah mengetahui masa laluku?" Dewa Naga berusaha mengingatkan Zhen Long dengan masa lalu kelamnya..


Zhen Long masih tetap diam dan tidak menjawab sambil tetap mengelus lembut rambut Huang Lingruo yang berada di dekapannya.


“Yang mulia tolong jawablah!!!” Dewa Naga memohon kepada Zhen Long dengan hati yang sangat gelisah..

__ADS_1


Zhen Long yang melihat Huang Lingruo tertidur di pelukannya kemudian berkata kepada Dewa Naga...


“Sobat kamu telah melanggar perjanjian kita tempo hari!!!! Kamu ingatkan sobat , dirimu hanya bisa bicara apa bila saya yang memintanya apa lagi pada saat bersama Lingruo'er!!! Jadi anggaplah ini sebagai hukuman untukmu karena melanggar perjanjian...” Zhen Long berkata membuat Dewa Naga terkejut dan mengingat perjanjiannya pada saat dirinya di bawa oleh Zhen Long meninggalkan dasar lembah iblis, Dewa Naga merasa dijebak oleh Zhen Long karena memaksanya berbicara ..


“Namun yang mulia Hamba.....” Zhen Long memotong pembicaraan Dewa Naga dengan sangat marah.


“Cukup sobat saya mengetahui maksudmu, kamu terlalu trauma akan masa lalu dan melupakan takdir yang kita jalani ini” Zhen Long berkata sembari mengingatkan..


“Saya tahu masalahmu dengan Er Lang namun alangkah piciknya dirimu menyamakanku dengan orang tersebut” lanjut Zhen Long berkata dengan nada sedikit di tekan...


“Saya tidak pernah menjebakmu untuk berbicara denganku pada saat berada bersama Lingruo'er itu adalah pikiranmu saja sobat” Zhen Long berkata dengan marah.


“Saya memang berencana meminta bantuanmu untuk melatih kakekku dan mengawasi Lingruo'er dalam berlatih sobat, namun sepertinya kamu belum bisa move on dengan masa lalumu bersama Er Lang” Zhen Long berkata dengan tegas...


“Sepertinya kita tidak sehati sobat kamu tidak bisa memahamiku, kamu menganggap diriku manusia ******** dan biadap seperti sampah sampah yang berada di Negara Tailli ini?” Zhen Long dengan sangat marah menjelaskan kepada Dewa Naga...


“Setelah urusanku selesai saya akan mengantarkanmu pulang sobat ke dasar lembah iblis dan akan menyediakan arak yang banyak kepadamu agar inti kehidupanmu bisa kembali!!!" Zhen Long kemudian menutup pembicaraannya...

__ADS_1


__ADS_2