Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Pertemuan Negara Aliansi Durham, Xiang, Taili, Bursa, Dan Kasam


__ADS_3

Setelah Huang Lingruo mengobati para Raja dan Ratu siluman yang terluka, Zhen Long kemudian mengeluarkan kekasihnya serta melanjutkan perjalanan menuju Negara Xiang untuk menghadiri pertemuan besar Negara Aliansi, serta menjelaskan masalah terbesar yang telah dirinya perbuat agar para penguasa Negara Aliansi bersiap akan adanya invasi besar besaran dari Kekaisaran dan Negara musuh aliansinya.


Untuk sampai ke perbatasan Negara Xiang, Zhen Long dan Huang Lingruo harus melalui 5 kota Kekaisaran Zhao, mereka melihat pergerakan besar para pasukan Kekaisaran Zhao memasuki Negara Amethi menuju ke wilayah Kekaisaran Tang membantu Kekaisaran Wei, meningkat dan ketatnya penjagaan disetiap kota Kekaisaran Tang yang dilintasinya membuat Zhen Long dan Huang Lingruo tidak memasuki Kota Kota yang di laluinya, mereka melalui kota Bailie, kota Hanchi, kota Yingshan, kota Yushitian dan kota perbatasan Ziyan Kekaisaran Zhao untuk memasuki Kota perbatasan Fanggang Negara Xiang dengan menyusup disetiap malam hari untuk menghindari pergerakan mereka terbaca oleh pihak Kekaisaran Zhao, kedatangan Zhen Long dan Huang Lingruo disambut hangat dengan penuh kebahagian oleh para Jenderal perbatasan dan para pasukan Negara Xiang, mereka merasa Pangeran idolanya akhirnya mengunjungi Negara tersebut, setelah sekian selama menanti kehadiran sang Pangeran yang mengemparkan dunia persilatan, Jenderal Mo Baicao menyampaikan bahwa para penguasa Negara Aliansi telah berkumpul di ibu kota Guandong sehari yang lalu, menunggu kedatangan Pangeran Zhen Long dan Huang Lingruo untuk memulai pertemuan besar Negara aliansi.


Mengingat pentingnya pertemuan tersebut Zhen Long memerintahkan agar seluruh Jenderal untuk memperkuat pertahanan di setiap kota perbatasan Negara Xiang untuk mengantisipasi invasi Negara dan Kekaisaran tetangga, dengan segera Jenderal Mo Baicao melaporkan perintah tersebut kepada Panglima Fang Chen yang berada di ibu kota Guandong, menindak lanjuti perintah Pangeran Zhen Long, Panglima Fang Chen yang menerima Pesan tersebut dengan sigap memerintahkan 6 Jenderal utama Negara Xiang dan para Komandan tempurnya bersama para pasukan tempur dibawahinya bergerak ke 3 kota perbatasan Negara Xiang dengan persenjataan lengkap, Zhen Long dan Huang Lingruo kemudian menuju ibu kota Guandong dengan kecepatan penuh yang mereka miliki menemui para Penguasa Negara Aliansi tersebut.

__ADS_1


Sesampainya di Istana Kerajaan Xiang Zhen Long melihat Raja Konery, Pamannya Raja Shu Chan, Kakeknya Raja Bai Yan, Sultan Yasir Al Mahmud, Raja Criss, Panglima Galius, Huang Chubiao dan Panglima Fang Chen beserta 4 Jenderal utama Negara Xiang dan kerabat terdekatnya telah menanti kedatangannya termasuk Neneknya Ibu Suri Lian Huyao dan Kakeknya Shu Fei sebagai penasehat Kerajaan Xiang, merasa ada hal yang sangat penting yang sedang dihadapi cucunya Pangeran Zhen Long yang terlihat dari raut wajahnya, membuat para kerabat Zhen Long memilih menahan kerinduan serta membiarkan pertemuan Negara aliansi berjalan terlebih dahulu, sebelum melepas kerinduan mereka selama ini kepada cucu kesayangannya, Huang Lingruo kemudian mengajak Ibu Suri Lian Huyao dan permaisuri kerajaan Xiang keruangan lain untuk menjelaskan masalah apa yang sedang dihadapi oleh Negara Aliansi, atas permintaan Kekasihnya Zhen Long agar pertemuan para pengusa Negara Aliansi tidak terganggu.


“Apa sebenarnya yang terjadi sobat hingga dirimu terlihat begitu khawatir?” Raja Konery bertanya dengan penuh penasaran membuka pembicaraan, membuat semua penguasa dan petinggi yang hadir di aula istana Kerajaan Xiang bersiap menyimak penjelasan yang akan Zhen Long sampaikan.


“Sebelumnya Saya memohon maaf akan kecerobohanku!!!, karena keputusanku dapat membuat Negara aliansi kita menjadi dalam bahaya” Zhen Long berkata dengan sangat hormat memohon maaf kepada para penguasa Negara Aliansi, membuat para penguasa dan petinggi Negara Aliansi menjadi sedikit bingung atas permohonan maaf tersebut.

__ADS_1


“Di saat puncak cahaya kebenaran tanpa sengaja Saya telah membebaskan 9 tokoh sekte sesat yang sangat berbahaya di dunia persilatan, disebabkan ego yang ada pada diriku” Zhen Long berkata dengan sangat serius mengarah kepada para pengusa dan petinggi Negara Aliansi yang ada di aula tersebut.


“Hahahaha... hahahaha... hahahah... siapa gerangan yang membuatmu begitu Khawatir sobat?” Raja Konery berkata sembari tertawa berusaha menenangkan sahabatnya.


“Orang orang tersebut adalah Sung Changseng, Yan Qianmu, Zhao Chiyou, Murzi Abu Lahap, Balaram Mahesa, Ashura Mutsu, Ming Taiqing, Bing Qixia dan Ding Mong” Zhen Long berkata dengan serius membuat Para penguasa dan para petinggi Negara Aliansi yang hadir terkejut mendengar pernyataan tersebut, karena merasa hal tersebut betul betul masalah serius bagi kestabilan Negara Aliansi.

__ADS_1


“Mengapa Anda begitu ceroboh Sobat, Ini benar benar merupakan masalah yang sangat serius serta dapat membuat kestabilan Negaraku menjadi terancam!!!” Sultan Yasir Al Mahmud berkata dengan nada penuh marah mendengar nama pamannya Murzi Abu Lahap termasuk di dalam pernyataan Zhen Long, Raja Konery juga memahami hal tersebut karena merasa dengan munculnya Murzi Abu Lahap akan membuat dualisme kepemimpinan di Negara Bursa yang selama puluhan tahun terjaga.


__ADS_2