
Raja Konery tidak menyangka bahwa para tetua tersebut menggunakan ilmu dewi pedang langit, Raja Konery menyadari setelah menahan ribuan jurus dari para tetua...
Tetua Mu Xiaolan dan menyerang dari depan, Shi Shingshu dari arah belakang, Bing Qimei dari sisi kanan, Xue Minsui dari sisi kiri, sisi bawah Ming Enwu dan sisi atas Sun Bingqian mendesak Raja konery dengan sangat garang dan ganas setelah tidak menerima permohonan mereka senjata pusaka pertapa milik mereka beradu dengan senjata pusaka pertapa Raja Konery mereka berhasil mendesak Raja Konery yang awalnya bersandiwara menjadi serius karena semua sisi tubuhnya telah diserang dengan kombinasi yang apik..
Untuk membuka ruang geraknya sesekali Raja Konery melancarkan serangannya namun silih berganti para tetua merotasi gerakannya menutupi ruang gerak tersebut dengan cara berpindah tempat membuat kesal hati Raja Konery, meskipun masih tahap 8 ternyata perpaduan ilmu dewi pedang langit dan ilmu perawan suci, bidadari malam dan dewi Nur milik aliran kultus teratai putih sangat dahsyat sehingga membuat senjata mereka hampir mengenai Zirah tubuh Raja Konery...
Dengan sigap Raja Konery merapalkan tarian dewa naga untuk menghindari serangan serangan para tetua.. merasa tertantang Raja Konery yang awalnya hanya menangkis dan menghindar kemudian mulai menyerang dengan meningkatkan serangan tombak dewa naga miliknya tahap 9 dengan serangan cepat membuat para tetua dengan susah payah menangkis dan saling melindungi kombinasi serangan Raja Konery membuat para tetua terpaksa bersatu kesatu posisi karena terdesak dari seratus jurus yang dikeluarkan Raja Konery...
“Hahahaha... hahaahh... hahahha... hebat peningkatan yang luar biasa” Raja Konery berkata sambil tertawa dan memuji. ke 6 tetua utama juga merasakan kemampuan mereka telah meningkat hingga puluhan kali, seandainya mereka telah mengusai ilmu pedang dewi langit dan dewi perang mungkin hasilnya lebih hebat lagi...
__ADS_1
“Saya harap yang mulia tidak mengganggu rencana pangeran Zhen Long menstabilkan Negara Taili” tetua Ming Enwu berkata dengan sangat kesal karena usaha mereka tidak membuahkan hasil setelah melakukan serangan ketingkat maksimal kekuatan mereka...
“Berani sekali kalian melarangku!!!!” Raja Konery berkata dengan nada tinggi merasa sangat marah diatur oleh para tetua tersebut.
“Jangan salahkan aku kalau bertindak kasar sudah cukup main mainnya!!!” Raja Konery dengan serius berkata dengan mata yang memerah..
Tanpa banyak berkata lagi Raja Konery menyerang dengan sangat brutal membuat para tetua sangat kewalahan menangkis serangan dari tombak Raja Konery yang menyerang dengan kecepatan penuh setelah ratusan jurus pertahannan para tetua tertembus sehingga mementalkan mereka sejauh 10 meter...
Raja Konery dengan tersenyum menyambut serangan tersebut kecepatan dan daya serang ke 7 pedang pusaka sangat kuat dan dahsyat Raja Konery yang merasa telah lama tidak merasakan pertarungan menyambut tarian 7 pedang formasi 7 bintang yang menghujam kearahnya sembari menangkisnya sambil memutar tombaknya membentuk perisai udara yang tebal namun laju pedang semakin kuat menyerang dan menembus perisai udara yang dibuat Raja Konery sehingga membuat retakan pada tombak pusakanya, dengan sigap Raja Konery menghindari serangan dengan langkah Dewa Naga tahap puncak dengan penuh emosi karena tombak pusakanya retak “Duarzzzzz” suara ledakan 7 pedang pusaka kearah tanah tempat Raja Konery berdiri beberapa waktu yang lalu membuat lubang dengan radius puluhan meter...
__ADS_1
Melihat hal tersebut dengan sigap Raja Konery yang berada diudara mengeluarkan tombak pemusnah iblis miliknya karena 7 pedang pusaka tersebut kemudian secara cepat berubah arah kepadanya dengan senyum yang gembira Raja Konery menerjang 7 pedang pusaka tersebut berniat mengadu kekuatannya dengan tombak pusaka dewa ditangannya... :Duarzzzzz prak,,.. prak... prakkk.prak.. prak. Prak.. prak trenk” benturan keras terjadi dan membuat 7 pedang pusaka patah serta membuat para tetua memuntahkan darah segar dan terpental puluhan meter setelah benturan tersebut terjadi...
Para tetua utama terluka cukup parah dan tidak mampu menahan amarahnya melihat pedang pusaka mereka telah patah dan tak mampu lagi melanjutkan pertempuran, dengan sigap Raja Konery melesat kearah 6 tetua dan menotok meredian mereka dan memasukkan pil embun rembulan untuk mengobati meredian yang terluka dengan cepat...
“Hahahaah... ahahahah.. haahah... kalian memang hebat... atur pernafasan kalian agar tidak cedera cepat serap pil embun rembulan itu jangan kamu sia siakan...” Raja Konery merasa senang karena mendapat pemicu adrenalinnya yang telah lama tersimpan, mengetahui yang di berikan oleh Raja Konery adalah pil embun rembulan dengan segera mereka mengatur pernafasan dan bermeditasi agar pil tersebut bekerja maksimal mengatasi cedera meredian yang mereka alami.
Pil embun rembulan termasuk sumber daya langka dan termahal di dunia karena dapat mengobati penyakit meridian yang diakibatkan pertarungan dengan syarat belum melewati tengah malam karena apabila pendekar tersebut melewati tengah malam pil tersebut tidak berguna lagi bagi penderita, begitulah yang terjadi pada Raja Bai Yan yang seandainya pada saat lahir diberikan pil embun rembulan maka akan sembuh dari penyakitnya..
Raja konery kemudian memasukkan patahan 7 pedang senjata pusaka kemudian berkata “saya berutang 7 pedang pusaka kepada kalian, nanti saya akan menggantinya setelah mendapatkan pedang pusaka pertapa yang layak.. hahhhaa.. hahaha.. hahaha” dengan angkuhnya kemudian Raja Konery melesat menuju Negara Taili meninggalkan para tetua di daerah Xuanhu, para tetua utama tidak bisa berbuat apa apa lagi mereka berkonsentrasi penuh menyembuhkan dan meyerap pil embun rembulan dengan cepat agar selamat dari cedera meredian yang membahayakan nyawa mereka..
__ADS_1
Setelah matahari terbenam para petinggi kemudian berlutut dihadapan kediaman Raja Bai Yan, Zhen Long keluar dan melihat orbit perbintangan alangkah terkejutnya Zhen Long melihat perbintangan Raja Konery menuju kearah Negara Taili dan melihat perbintangan 6 tetua utama meredup “ternyata kakek tua itu memang tidak pernah bisa berubah” gumam Zhen Long dalam hati dengan senyuman sinis.
Sedangkan perbintangan Hon Chen terlihat bersama perbintangan orang hebat yang diyakini Hon Siamping ayahnya telah berada di wilayah Kekaisaran Wu dan Negara Zugen dengan kondisi redup...