
Para Biksu menggabungkan formasi pagoda suci dan formasi dvasasa arfat budha dalam waktu singkat pola serangan dan bertahan mereka semakin kuat, para Biksu membuat formasi tersebut dengan membagi diri menjadi ratusan hingga ribuan kelompok kecil yang beranggotakan 12 Biksu berbagai tingkatan serta melakukan gerakan menyerang dan bertahan secara serentak, melihat kegigihan serta cara bertarung para Biksu, Zhen Long tidak lagi menahan kekuatannya dikarenakan gelombang serang gabungan formasi tersebut telah membuat dirinya terhempas hingga ribuan kali meskipun tanpa cedera yang fatal, Zhen Long dibuat kewalahan dengan serangan para Biksu yang sangat kuat dengan kombinasi formasinya yang begitu hebat, pertarungan berlanjut hingga sebulan lebih dan menghabiskan banyak sumber daya milik para Biksu Aliran puncak cahaya kebenaran yang hampir setiap hari puluhan ribu biksu yang cedera parah dan ringan, namun setelah sembuh dari cederanya ikut kembali bertarung menghadapi Zhen Long.
Pertarungan jangka panjang harus dilakukan Zhen Long karena dirinya bertarung dengan beban tanpa membunuh lawannya, sembari menyerap pil mustika langit 7 lapis Zhen Long menghindari serangan para biksu apabila tenaga dalamnya berkurang hingga ¾ lingkaran dari keseluruhan, selama pertarungan berlangsung Zhen Long belum dapat menemukan titik lemah dari formasi aliran puncak cahaya kebenaran, dibenaknya hanya dengan menghabiskan sumber daya para biksu tersebut akan menyerah, sedangkan Huang Lingruo melancarkan serangan jarak jauh formasi 7 bintang dewi kultus suci dari dalam formasi sihir untuk membantu Zhen Long dalam membongkar pertahanan para Biksu, Zhen Long menargetkan para biksu utama dan kedua pemimpin dalam melakukan serangannya, namun kegigihan para Biksu melindungi para Tetuanya sangat kuat hingga rela mengorbankan nyawa, setelah pertarungan tersebut berlangsung terlihat banyak para Biksu raga perak dan raga perunggu tidak dapat melanjutkan pertarungan karena sumber daya mereka terpakai habis.
“Duarzzz...” “Tingrr” ..”Duarz” Trank” x10.000
“DuarZ, Trang” Tring” Duarrzz” X10.000
“Duarzzz...” “Tingrr” ..”Duarz” Trank” x10.000
“Duarzzz...” “Tingrr” ..”Duarz” Trank” x10.000
“Duarzzz...” “Tingrr” ..”Duarz” Trank” x10.000
__ADS_1
“Duarzzz...” “Tingrr” ..”Duarz” Trank” x10.000
Saling serang dan benturan senjata dewa membuat banyak tongkat para biksu yang berkualitas menengah kebawah patah serta mengalami retakan retakan kecil setelah menerima serangan Zhen long dan Hang Lingruo yang menggunakan senjata dewa kualitas lebih tinggi, tanpa di duga para Biksu suci aliran puncak cahaya kebenaran datang dan membantu Muridnya, mereka menyadari para Murid tidak dapat bertahan lebih dari 2 hari lagi disebabkan mengalami cedera yang berat, 9 Biksu suci menyerang Zhen Long dengan formasi Diagramnawa Nirwana dengan senjata cambuk rantai penyerap bintang yang bagaikan kilatan petir menghujam ke arah tubuh Zhen Long, serangan cambuk tersebut membuat tubuh Zhen Long terpental hingga mengeluarkan darah segar dari mulutnya serta mendapatkan luka yang sangat serius, senjata para Biksu suci menyerap tenaga dalam Zhen Long serta melepaskan efek serangan balik berkekuatan 100x lipat dari energi yang diserapnya.
Zhen Long dengan segera melesat masuk ke dalam formasi sihir untuk mengobati cederanya, dengan segera Zhen Long memasukkan pil mustika langit 7 lapis serta berkonsentrasi dalam bersemedi, Zhen Long tidak pernah menyangka senjata yang digunakan oleh para Biksu suci begitu hebat dan mengerikan, serangan dahsyat tersebut dapat membuat Zhen Long cedera serius hingga menembus 12 meridian besarnya.
“Amithaba ... Amithaba.. Amithaba.. alangkah baiknya pertarungan ini di akhiri Pangeran!!!!” Biksu Suci Liang berkata dengan lembut mengingatkan Zhen Long.
“Sobat senjata apa yang digunakan oleh para biksu suci tersebut?” Zhen Long bertanya kepada dewa naga sembari mengobati cederanya.
“Itu cambuk rantai penyerap bintang yang memiliki kekuatan menyerap tenaga dalam lawan Yang Mulia” dewa naga berkata dengan sangat khawatir melihat kondisi tuannya.
“Bagaimana menghadapinya senjata tersebut sobat?” Zhen Long bertanya dengan penasaran karena baru kali ini dirinya merasa terpojokkan.
__ADS_1
“Yang Mulia hanya bisa menghindarinya saja dan melakukan perlawanan tanpa menggunakan tenaga dalam karena senjata itu berbahaya bila mengenai tubuh pendekar yang dialiri tenaga dalam” dewa naga menjelaskan dengan singkat karena merasa jalan keluar dari permasalahan tersebut sangat rumit.
“Jadi bila aku memakai kekuatan fsik tanpa tenaga dalam maka senjata tersebut tidak berpengaruh terhadap diriku sobat” Zhen long berkata dengan serius memperjelas sesuatu hal.
“Iya benar... Yang Mulia katakan hanya itu cara satu satunya” dewa naga berkata serius membuat Zhen Long tersenyum tipis mendengarnya.
Senyuman tipis Zhen Long membuat dewa naga bingung merasa tuannya sedang merencanakan sesuatu, serta membuat kepanikan di wajah Huang Lingruo menghilang karena bahaya yang dirasakannya telah berlalu, Zhen Long segera keluar dari formasi sihir setelah cedera fatal yang dialaminya sembuh.
“Maaf Tetua Suci telah mengganggu ketentraman Sekte puncak cahaya kebenaran” Zhen Long berkata dengan sangat tegas dan hormat kepada para Biksu suci.
“Sancai... sancai pangeran harus mempertimbangkan kembali rencana yang sangat berbahaya ini, jangan sampai Anda meregang nyawa dengan tujuan yang tidak jelas” Biksu Suci Shiyi berkata mengingatkan akan dampak buruk yang bisa terjadi.
“Hahahaha... hahahaha... hahaha... terimakasih atas perhatian Mahaguru Biksu Suci, sampai saat ini Saya tidak membunuh Para Biksu karena hanya ingin melumpuhkan mereka saja, namun karena para tetua Biksu telah menyinggung kematian, maka jangan salahkan Saya bertindak melampau batasan!!!!” Zhen Long Berkata dengan gertakan keras merasa tersinggung akibat pernyataan salah satu Biksu suci, membuat suasana semakin memanas di area pertarungan setelah mendengar pernyataan Zhen Long, para Biksu tersadar akan pernyataan tersebut, para Biksu merasa karena kemurahan hati Zhen Long sehingga membuat pertarungan berjalan selama sebulan lebih tanpa adanya korban jiwa dan hanya mengalami cedera parah serta berharap para Biksu menyerah.
__ADS_1