Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Kesedihan Zhen Long, Amanah Terakhir Huang Xie


__ADS_3

Zhen Long sangat terpukul hampir seminggu gempa dan tsunami dengan skala yang tidak beraturan terjadi di 3 wilayah Negara dan kekaisaran tanpa tahu penyebab dari fenomena alam tersebut, sebulan lebih Zhen Long berduka sambil tetap memeluk jasad gurunya, Zhen Long menangis sejadi jadinya dengan teriak yang sangat kuat dengan menggunakan tenaga dalamnya sehingga membuat daerah dasar lembah iblis terguncang hingga naik keatas permukaan dataran dan samudra terletak tidak jauh dari tempatnya.


di hari ke 40 sepeninggalan Huang Xie, Zhen Long kehabisan tenaga dalam dan energi Qi miliknya sehingga membuatnya tidak sadarkan diri, Zhen Long terus menangis dan meraung kesedihan setiap harinya sehingga tenaga dalamnya terkuras habis dirinya seakan menolak takdir yang sangat kejam kepada gurunya.


Di atas permukaan Negara Kasam dan Negara Messina begitupun kekaisaran Tang mengevakuasi rakyatnya karena sudah banyak terjadi tanah longsor dan rumah warga yang rusak dikarenakan gempa yang terus menerus selama 40 hari,,,, hal tersebut juga dirasakan oleh sesosok mahkluk yang berada di dalam sebuah gua disisi lain lembah iblis.


Setelah 3 hari tak sadarkan diri Zhen Long yang masih memeluk jasad guru tersayang serta masih menangis dengan penuh penyesalan dihatinya, Zhen Long sangat sedih karena tidak dapat menyelamatkan orang yang paling dirinya sayangi dan hormati dengan ilmu yang dimilikinya saat ini, Zhen Long merasa bagai orang yang tak berguna dalam kehidupannya, Zhen terus memandang wajah gurunya yang lusuh namun tersenyum bahagia....


“Bagaimana mungkin kamu masih dapat tersenyum dengan kondisi seperti ini guru” Zhen Long berkata sambil mengeluarkan air matanya yang tidak dapat terbendung.


“Seandainya guru mengeluarkanku lebih cepat guru tidak akan mati” Zhen Long merajuk penuh penyesalan karena mimpi mimpinya mengarungi dunia persilatan bersama gurunya telah sirna.


“Guruku bukan orang yang bodoh... bukan orang yang bodoh... murid yang bodoh.. maafkan aku guru...”


Zhen Long terus merajuk sambil memeluk jasad gurunya, Zhen Long tidak memperhatikan kondisi tubuhnya sekarang yang semakin melemah karena tidak mengkonsumsi apapun setelah keluar dari cincin kuasa langit, Zhen Long kemudian memperhatikan semua benda yang ada disekitar gurunya dan mendapatkan sebuah surat dan 2 botol mustika dewi nur yang diletakkan bersampingan...


Dia kemudian meraih surat tersebut dan membaca sampulnya... “Untuk murid terhebatku Long'er”


Kemudian Zhen Long membuka dan membaca isi dari surat tersebut


"Long'er muridku tercinta"

__ADS_1


"Setelah dirimu membaca surat ini berarti gurumu ini telah tiada didunia"


"Janganlah dirimu larut akan kesedihan karena itu akan membuatku merasa tidak berguna sebagai gurumu"


"Aku mengorbankan diriku agar dirimu bisa mengubah dunia yang kacau ini Long'er"


"Tebarkanlah kebajikan dimanapun kamu berada agar aku senang dialam lain"


"Janganlah dendam yang membuatmu hidup, namun berusahalah menghilangkan dendam tersebut"


"Gunakanlah semua ilmumu kedalam kebajikan dan membantu orang yang membutuhkan..."


"Janganlah menjadi sesat seperti kebanyakan orang di luar sana"


"Tegakkanlah keadilan bagi mereka yang tertindas.."


"Meskipun guru telah tiada yakinlah gurumu ini tetap berada diruang hatimu untuk selalu menemani perjalanmu Long'er"


"Hanya satu tanggung jawab yang gurumu ini belum laksanakan dan guru berharap dirimu mau melaksanakanya sebagai permohonan tulus dariku...."


"Tolong jaga Lingruo'er dan bimbinglah dan lindungilah Putriku seperti kamu melindungiku..."

__ADS_1


"Lingruo'er adalah satu satunya harta yang paling berharga milikku.. Long'er"


"Long'er lahir,kehidupan dan ajal merupakan Takdir bagi setiap manusia"


"Janganlah kamu menghapus senyuman kebahagian dari diriku yang telah tiada ini karena itu adalah salah satu kebanggaanku karena memiliki murid seperti dirimu..."


"Long'er mulailah petualanganmu untuk menegakkan keadilan dan menciptakan kedamaian di dunia yang penuh kekacauan ini..."


"Sekali lagi muridku hapuslah dendammu, dendamku dan dendam masa lalu agar dirimu tidak tersesat"


"Ingatlah janji dan sumpah yang kamu katakan kepadaku tempo hari... jangan dirimu langgar karena dapat melukai hatiku"


"Biarlah takdir yang memutuskan dan mentukan segalanya Long'er"


"jalani kehidupan dan jangan larut dalam kesedihan yang berlebihan"


"Sampaikanlah salam cintaku untuk Lingruo'er dari gurumu Huang Xie...."


Zhen Long menangis sejadi jadinya dan melepaskan semua tenaga dalam dari dirinya dengan raungan yang sangat keras sehingga membuat getaran gempa dan Tsunami hingga ke istana Kekaisaran Tang dan membuat hewan buas dan raja siluman di sisi lain lembah iblis menjadi gemetaran....


Zhen Long kemudian pingsan dan tidak sadarkan diri lebih dari seminggu...

__ADS_1


__ADS_2