
“Sangat besar tuan Jenderal namun hal ini tidak bisa Saya bahas di tempat ini” Zhen Long berkata dengan serius, membuat Jenderal Yogo ingin segera mengajak Zhen Long menemui Panglima Uldric dan Raja Criss yang telah menunggunya di istana kediaman Raja Kasam, namun Zhen Long meminta Jenderal Yogo untuk menanti Huang Lingruo kembali dari urusannya.
Tidak berselang lama Huang Lingruo menghampiri Zhen Long setelah melakukan rutinitasnya, mereka kemudian bergerak menuju istana kediaman Raja Criss untuk membicarakan hal penting, Zhen Long membisikkan seluruh informasi yang didapatkan kepada Huang Lingruo, membuat wajah Huang Lingruo terkejut tidak percaya atas peryataan kekasihnya, Jenderal Yogo semakin cemas setelah melihat ekspresi wajah Huang Lingruo serta ingin segera sampai ke kediaman Rajanya guna mengetahui kesalahan besar apa yang telah diperbuat negaranya.
Sesampai di kediaman istana Raja Kasam, terlihat 2 orang pria sedang beradu ilmu beladiri di halaman belakang istana tersebut, mereka tidak lain adalah Raja Criss dan Panglima Uldric yang sedang berlatih tanding.
Jenderal Yogo, Zhen Long dan Huang Lingruo hanya diam mengamati pola gerakan serangan dan tangkisan kedua ahli beladiri yang merupakan saudara kandung sekaligus penguasa Negara Kasam, melihat kemampuan Raja dan Panglima Negara Kasam mengarahkan serangan serangan mematikan dengan kekuatan penuhnya, terlihat Raja Criss lebih unggul dari adiknya Panglima Uldric, namun Zhen Long menebak Raja Criss memiliki kemampuan beladiri tahap pendekar terhormat dengan kultivasi tenaga dalam tingkat pendekar dewa tahap awal, sedangkan Panglima Uldric kemampuan beladiri tahap pendekar terhormat dengan tingkat kultivasi tenaga dalam pendekar pertapa puncak dikarenakan kitab beladiri yang dikuasainya tidak lebih dari 5 buah meskipun merupakan kitab kuno sehingga variasi serangannya dapat dengan mudah ditebak meskipun daya rusak serangan sangat besar dan dahsyat.
Zhen Long menebak Huang Lingruo dapat melawan ke 2 orang tersebut, Zhen Long merasa Huang Lingruo dapat dengan mudah mengalahkan kedua pengusa kerajaan Kasam tersebut menimbang kemampuan kultivasi dan beladiri kekasihnya saat ini, membuat Zhen Long memperkirakan kekuatan para Jenderal utama, Komandan tempur hingga pasukan Negara Kasam hanya berada di bawah pendekar pertapa tingkat menengah sesuai kitab Yu Nan bab 2 yang di pelajarinya.
Raja Criss dan Panglima Uldric merasakan kehadiran tamunya, sehingga menghentikan latih tanding yang mereka lakukan.
__ADS_1
“Maaf Tetua muda, kami sedang asik bertarung sehingga tidak menyadari kehadiran para Tetua?” Panglima Uldric berkata dengan sopan setelah mendengar kehebatan para Pendekar dihadapannya dari penyataan Jenderal Yogo.
“Tidak mengapa Panglima sekaligus melihat kehebatan para penguasa Negara Kasam” Zhen Long berkata dengan sangat santai sembari tersenyum sinis melihat kemampuan kedua penguasa tersebut yang berada di bawah standar.
“Sepertinya pendekar muda kelihatan meremehkan ilmu beladiri kami!!!!” Raja Criss berkata dengan nada tinggi tersinggung dengan ekspresi wajah Zhen Long membuat suasana menjadi tegang, membuat Panglima Uldric merasa emosi mendengar pernyataan kakaknya.
“Memang benar yang mulia karena saya merasa kemampuan penguasa Negara Kasam berada jauh dari ekspektasiku” Zhen Long berkata dengan sangat santai dan jujur membuat amarah Panglima Uldric dan Jenderal Yogo semakin tersulut, namun Raja Criss dengan santai mengayunkan tangannya untuk menenangkan saudaranya.
“Negara Kasam beruntung karena masih dipimpin oleh seorang Raja bijak yang mampu mengontrol emosinya” Zhen Long berkata sembari tersenyum menyindir kelakuan Panglima Uldric.
“Cepat jelaskan atau jangan harap keluar dari sini dalam keadaan hidup” Panglima Uldric berkata dengan penuh amarah yang tidak terkendali, memberikan ancaman sembari berdiri dihadapan Zhen Long.
__ADS_1
“Jaga mulutmu Panglima!!!! masuk dan keluar dari tempat ini bukan hal yang sulit bagiku!!!” Zhen Long berkata dengan mengeluarkan aura dewa iblis yang mencekam sembari memandang dengan tajam ke arah Panglima Uldric, Raja Criss merasakan aura yang di keluarkan Zhen Long bukanlah aura biasa dengan segera menenangkan adikya.
“Uldric !!! tenangkan dirimu dan jaga emosimu mereka tamu kita!!!!” Raja Criss berkata dengan tegas mengingatkan adiknya, karena merasa perkataan Pendekar dihadapannya bukan orang yang mudah di tekan dan di intimidasi, Panglima Uldric kemudian mundur dengan perlahan kemudian meredakan sedikit amarahnya.
“Tujuanku kemari bukanlah untuk menyinggung para pengausa kerajaan Kasam, hanya ingin mengungkapkan kebenaran bila Panglima dan Raja Kasam mampu bertahan 100 jurus dari kekasihku Putri Huang Lingruo maka saya akan memotong lidahku ini di hadapan kalian” Zhen Long berkata dengan tegas menantang dengan pertaruhan besar, membuat Huang Lingruo terkejut namun membuat dirinya bersemangat untuk mengerahkan seluruh kemampuannya, Panglima Uldric dan Raja Criss tersulut amarahnya karena mendengar pelecehan dan penghinaan atas kemampuan mereka.
“Kenapa bukan dirimu saja yang maju menghadapi kami malah mengutus seorang gadis muda itu, membuat kami merasa terhina menindas seorang wanita” Raja Criss berkata sembari mununjuk ke arah Huang Lingruo karena merasa kemampuannya begitu besar hingga saat ini tidak banyak pendekar dan penguasa berani menghadapinya selain Raja Konery yang pernah mengalahkannya, hal tersebut juga dirasakan oleh Panglima Uldric.
“Pria sejati pantang menarik perkataannya Raja Criss, dan jangan merasa kemampuan kekasihku lemah karena akan membuat kalian malu” Zhen Long berkata dengan sangat yakin atas kemampuan Huang Lingruo yang di pandangannya telah menduduki pendekar dewa tingkat tinggi dari segala aspek.
“Baiklah Pendekar muda kalau itu keinginanmu, dan jika ternyata saya akan mengabulkan 3 permintaanmu, selama saya sanggup melakukannya” Raja Criss berkata dengan menerima tantangan tersebut, membuat Huang Lingruo menjadi sangat bersemangat karena tidak ingin mengecewakan kekasihnya.
__ADS_1