
“ Saya pergi dulu Bibi Mu, Bibi Xue, Bibi Sun, Bibi Shi, Bibi Ming, dan Bibi Bing.... nanti saya akan kembali lagi” Zhen Long berkata dengan hormat sembari melesat keluar dari formasi sihir dan kembali ke ujung atas pohon bambu tempatnya istirahat serta memanen buah pohon tersohor dan madu lebah Giok yang banyak namun kalimat perkataan terakhir Zhen Long membingungkan ke 6 tetua utama karena dengan mudahnya Zhen Long memangil marga mereka seolah olah pendekar muda tersebut merupakan kerabat dekatnya
Hal tersebut tidak memudarkan konsentrasi para tetua utama dan lebih fokus menyerap sumber daya yang mereka miliki serta akan membahasnya nanti...
“Bagaimana sobat kerenkan aksiku...hahahahah...hahahahah... hahahah..." Zhen Long berkata sembari tertawa memuji dirinya sendiri..
“Sangat keren dan spektakuler yang mulia Hamba baru melihat kehebatan yang mulia sebenarnya..." Dewa Naga menjawab dengan masih dipenuhi ketidak percayaan...
“hahahahha,,,, hahahahah hahaha itu hanya 10 % kemampuanku sobat" Zhen Long berkata dengan sangat angkuh, Dewa Naga sangat terkejut mendengar ucapan Zhen Long dan meyakini apa yang dikatakan tuannya, meskipun pertanyaan dalam hati dewa naga masih sedikit mengganggu namun tidak berani mengungkapkannya...
Setelah memanen buah pohon tersohor Zhen Long kemudian mengeluarkan darah Dewa Naga dan mengkristalkannya agar mengetahui lebih dalam kepribadian dari sahabatnya tersebut...
“Sepertinya ini saatnya agar diriku lebih mengenalmu sobat sambil menunggu para pendekar aliran teratai putih beristirahat” Zhen Long berkata karena merasa hal ini sangat berguna nantinya..
“Terima kasih yang mulia atas waktunya" Dewa Naga berkata yang mengetahui maksud dari Zhen Long yang telah mengkristalkan darahnya...
Zhen Long kemudian merapalkan ilmu wawasan cakrawala miliknya dan menyerap masa lalu dari sobatnya dewa Naga, Zhen Long membutuhkan kurang lebih sejam menyerap kristal darah Dewa Naga dikarenakan memiliki ilmu dan masa lalu ratusan tahun sehingga bayak pengetahuan serta rahasia beladiri yang disimpannya….
alangkah terkejutnya Zhen Long setelah mengetahui pengalaman masa hidup dewa naga bahwa dirinya telah salah mempelajari tahapan ilmu beladiri dari masa lalu sahabatnya...
__ADS_1
" Apa ini tidak akan mungkin, tidak mungkin guruku salah dalam melatih!!!!" Zhen Long berkata dengan sangat marah membuat dewa naga sedikit bingung..
"Ada Apa yang mulia, apakah hamba melakukan kesalahan...?"Dewa Naga bertanya dengan rasa ketakutan melihat ekspresi wajah Zhen Long...
"Mengapa pengalamanmu menganggap aku telah salah memahami ilmu beladiri sobat?"Zhen Long berkata dengan nada sinis karena merasa Dewa Naga menyinggung tahapan tahapan pelatihan dari gurunya Huang Xie.
"Hamba tidak berani yang mulia" Dewa Naga menjawab yang telah lama ingin memberitahukan Zhen Long..
"Apa maksud dari rahasia beladiri harus dilatih dari tahapan pertahanan, penghindar, dan penyerangan dan apabila salah satu ilmu tersebut dilompati berarti pendekar tersebut telah salah memahami pelatihan beladiri Jelaskan padaku!!!!" dengan sangat marah Zhen Long berkata kepada Dewa Naga..
"Hamba akan menjelaskannya yang mulia namun saya harap yang mulia harus tenang dan menghilangkan emosi" Dewa naga yang merasa takut melihat amarah, Zhen Long kemudian menarik nafasnya panjang sambil menutup matanya dan mengenang gurunya menangis, dalam sekejap emosi dan kemarahan Zhen Long telah hilang..
"Sekarang jelaskan maksudnya sobat?" Zhen Long berkata dengan sangat tegas..
"Maksudmu saya telah salah berlatih karena tidak mempelajari ilmu penyerangan!!!" Zhen Long menarik kesimpulan, Dewa naga menjadi sedikit agak gugup dan terdiam karena takut mengutarakannya..
"Jawablah sobat jangan sungkan!!" Zhen Long berkata dengan sedikit tegas.
"Seharusnya begitu yang mulia karena yang mulia hanya akan mahir dalam menghindar dan bertahan saja..serta serangan yang mulia hanya meniru gerakan serta hanya menghandalkan tenaga dalam yang besar dalam setiap penyerangan sehingga bisa saja tenaga dalam yang mulia terkuras habis dan menyedot tenaga dalam yang tersimpan didalam meredian pusat apabila cadangan tenaga dalam di meridian besar mencapai ¼ bagian secara otomatis yang mulia" Dewa Naga sedikit gugup menjelaskannya, membuat Zhen Long mengingat kejadian pertempurannya dengan Hua Kunlun, Byung Ke Un dan Yung Hanxi di perbatasan Fengwu yang begitu menguras tenaga dalamnya ( ini untuk menjawab pertanyaan sahabat Herlian sjahril pada chapter 122). Zhen Long kemudian mencoba merapalkan ilmu cakar naga angin milik gurunya namun tidak berhasil, kemudian mencoba amukan dewa perang milik ayahnya hal tersebut tidak pula berhasil kemudian merapalkan semua ilmu penyerangan yang dimilikinya namun hal tersebut juga mengalami kegagalan dikarena meridian merdiannya menolak saluran tenaga dalam sehingga membuatnya merasa pendapat Dewa Naga benar adanya, dan merasa sedih karena merasa gurunya tidak mungkin salah...
__ADS_1
'"Yang mulia jangan bersedih mungkin pendekar Huang Xie melakukan hal tersebut agar yang mulia tidak dikuasai hawa membunuh karena semakin tinggi ilmu penyerangan pendekar makasemakin tinggi pula ambisi membunuhnya" Dewa Naga berusaha menenangkan tuannya, membuat Zhen Long mengingat pesan gurunya yang tidak ingin dirinya menjadi seorang pendekar yang haus akan kematian..
"Adakah cara untuk memperbaikinya kesalahan latihanku ini sobat?" Zhen Long Bertanya dengan sangat serius kepada sahabatnya membuat Dewa Naga berfikir denga sangat keras mencarikan solusi masalah tuannya.
"Ada 3 cara yang mulia tapi agak berat melakukannya" Dewa Naga berkata dengan sigap setelah mempertimbangkan secara matang membuat Zhen Long sedikit agak tenang..
"Utarakanlah sobat jangan sungkan" Zhen Long berkata dengan wajah serius menyimak..
"Cara pertama yang mulia harus menghancurkan beladiri saat ini dan mengulang dari Awal pelatihan beladiri yang mulia namun harus mendapatkan dan mekakan Buah Bodhi yang tumbuh setiap puluhan ribu tahun di puncak Guotam, Cara kedua yang mulia menyerap Mustika Darah Iblis yang merupakan mustika menyerap seluruh ilmu beladiri penyerangan namun akan sangat berbahaya terhadap karakter penggunanya karena dipenuhi Aura pembunuh yang sangat ganas, Cara yang ketiga Yang mulia menyerap inti kehidupan dengan ilmu tapak dewa iblis sehingga meningkatkan struktur tulang yang mulia menjadi tulang Dewa Naga" Dewa Naga menjawab dengan beberapa cara yang dia ketahui...
"Apa struktur tulang dewa Naga apa maksudmu sobat?" Zhen Long berkata dengan penuh pertanyaan karena merasa struktur Naga berlian adalah struktur tertinggi dalam tingkatan tulang...
"Yang mulia sebenarnya hamba mengetahui struktur tulang tertinggi yang dimiliki manusia sama halnya dengan Ras Naga cuma perbedaan jumlahnya saja,.. yang mulia bisa menyerap tenaga dalamku untuk mencapai hal tersebut dan akan membuat yang mulia dengan sendirinya mendapatkan tenaga dalam karena struktur tulang Dewa Naga dapat menghasilkan tenaga dalam dari regenerasi meredian pusat" Dewa Naga berkata dengan kejujuran yang telah lama dia sembunyikan...
"Apakah itu tidak berlebihan Sobat..." Zhen Long Berkata dengan merasa tidak enak hati melakukannya...
"yang mulia lagi pula tenaga dalam hamba tidak terlalu berguna untuku apa salahnya yang mulia memakainya untuk meningkatkan struktur tulang yangmulia sehingga tenaga dalam yang mulia tidak habis dan akan membuat yang mulia menjadi lemah nantinya asal yang mulia taukan batasan yang harus tersimpan untuk menjaga kelumpuhanku sembari mencari Buah Bodhi" Dewa Naga berkata sembari mengingatkan batasan tenaga dalam yang harus Zhen Long sisakan.
"Sobat, apakah ada ras mausia mendapatkan struktur tulang tertinggi Dewa Naga...?" Zhen Long bertanya dengan tegas...
__ADS_1
"setahu hamba tidak ada yang mulia penamaan itu hanya untuk Ras Naga yang terkuat seperti hamba ini " Dewa Naga menjawab dengan agak sombong...
"Hahahaah... hahaahha... ahahahah berarti bisa saya rubah namanya menjadi Struktur tulang Dewa iblis jika saya merupakan ras manusia pertama mendapatkannya" Zhen Long Berkata sembari tertawa bahagia membayangkan hal tersebut...