
“Alasan yang pertama tidak mungkin si bodoh itu mati dengan mudah apalagi di dalam istana kekaisaran Wei yang di jaga oleh para Jenderal utama Wei dan para pelindung kekaisaran Wei” Raja Konery berkata membuat sultan Yasir Al Mahmud tersentak mendengar penjelasan Raja Konery serta merasa pendapat sahabatnya benar
"Sekuat apapun pendekar dewa yang dikirim tidak mungkin bisa membunuh panglima Zhen Hui pasti akan terluka parah meskipun berhasil melakukannya namun sangat mustahil dilakukan di dalam istana kekaisaran Wei yang memiliki formasi sihir Shu Ron meski hanya level 5 yang telah dibuat oleh Shu Fei" gumam Sultan Yasir dalam hati menelaah peryataan sahabatnya...
“Tolong lanjutkan sahabat pendapat anda?” pinta sultan Yasir dengan sedikit mendesak karena merasa hal tersebut bisa saja terjadi...
__ADS_1
“Zhen Cao hanya bermain taktik saja untuk mengangkat Long'er menjadi pangeran mahkota agar tuduhan pembunuhan Zhen Hui dan keluarganya tidak tertuju kepadanya namun gerakan yang Zhen Cao lakukan setelah kematian si bodoh itu membuatku heran karena Zhen Cao langsung memperkuat pasukannya tanpa meminta bantuan kita yang merupakan aliansi mereka selama ini, bukankah itu merupakan blunder dari siasatnya, meskipun berapa banyak pasukan dengan tingkat pendekar dewa yang dia rekrut tidak akan sebanding dengan kemampuanku..." Raja Konery berkata dengan angkuh namun memiliki kebenaran yang nyata menurut pandangan sultan Yasir Al Mahmud 1300 pendekar pertapa tingkat akhir serta pendekar dewa tahap awal bagaikan semut kecil dihadapan Raja Konery hanya hitungan menit saja para pendekar tersebut akan menjadi debu, pernyataan sahabatnya semakin membuat yakin sultan Yasir Al Mahmud bahwa kematian sahabatnya Zhen Hui dan keluarganya merupakan hasil intrik Kekaisaran Wei. kemudian raja konerry memberikan penjelasan tambahan yang lebih menguatkan pendapatnya “Dan yang terakhir bagaimana mungkin aura perbintangan Shu Liang dan Long'er berada di sekitar wilayah Negara Kasan dan Negara Messina serta Kekaisaran Tang??? saya berfikir Shu Liang ingin menuju muridkun Dha Ni raja gunung utara daerah perbatasan Negara Kasan dan Messina untuk meminta bantuan namun Shu Liang tewas dalam perjalan menuju kesana karena perbintangan Shu Liang terakhir terlihat disana!!! yang paling menbuatku merasa yakin Zhen Cao adalah dalang semua ini dikarenakan selama 8 tahun hanya regu kerajaan Xiang, pasukan raja gunung Dha Ni yang aku perintahkan , pasukan Raja Taili dan pasukan Bursa dan 100 pendekar dewa tingkat menengah dari aliran Api surgawi yang dipimpin oleh Mahendra Ludra, tanpa ada satupun regu pencari berasal dari kekaisaran Wei ???? itulah yang informasi yang saya terima dari raja gunung Dha Ni" penjelasan Raja Konery menerangkan tentang semua kejadian hingga 8 tahun saat ini..
Sultan Yasir Al Mahmud terkejut dan memukul meja disampingnya hingga hancur dikarenakan marah yang sangat besar setelah mendengar kenyataan yang disampaikan oleh sahabatnya Raja Durham, dia merasa gusar memikirkan semua kejadian selama 8 tahun terakhir ini, kemudian sultan Yasir melanjutkan pertanyaannya...
“Hal apa hingga membuat aliran api surgawi mengirimkan pendekar dewa tingkat tingginya seperti Mahendra Ludra beserta 100 orang pendekar tingkat dewa menyisir ke 3 wilayah tersebut apakah mereka mempunyai tujuan yang sama dengan kita?” tanya Sultan Yasir dengan nada Khawatir...
__ADS_1
“Huang Xie bukankah dia adalah pendekar dengan julukan dewa pencuri tanpa jejak” ujar sultan Yasir dengan keraguan karena hanya sekilas mendengar nama Huang Xie...
“Yah saya baru ingat nama itu namun untung dirinya tidak beraksi di daerah kerajaan Bursa dan Durham.. hahahahahah... hahahaah ..hahahaha mungkin dia akan tinggal nama saja” jawab Raja Konery dengan sikap angkuhnya namun dengan dasar yang kuat sambil tertawa...
“Bagaimana dengan pelatihanmu sobat tentang beladiri Raga dewa naga yang kuberikan dirimu telah sampai tahap keberapa.. ?..."tanya Raja Konery kepada sultan Yasir, namun dengan sengaja membuat Panglima Fitrah mendengar perkataannya sehingga sontak membuatnya terkejut dikarenakan semua pasukan diwajibkan mempelajari raga dewa naga yang berasal dari sultan Yasir....
__ADS_1
“Sudah di tahap 8 sahabat dan sesuai permintaanmu saya telah mewajibkan para pasukan Negara Bursa untuk melatih raga dewa naga beserta panglima dan para Jenderal namun mereka baru sampai tahap 4” sultan Yasir menjawab pertanyaan sahabatnya sambil memperjelas posisi Raja Konery di kerajaan Bursa kepada Panglima Perangnya..
“Ternyata kemampuanmu lebih baik dari si bodoh itu hanya mampu hingga tahap 6 meskipun memiliki struktur tulang yang bagus namun otaknya minta ampun....."Meskipun Raja Konery mengumpat Zhen Hui bodoh Namun didalam hatinya sangat merindukan sahabatnya itu hal tersebutpun diketahui dengan pasti oleh sultan Yasir yang sejak tadi tersenyum tipis melihat tinggkah laku Raja Konery yang merasa kehilangan 2 sahabat Terbaiknya yang merupakan pasangan suami istri, sambil mengarahkan pandangannya kearah Panglima Fitrah yang sejak tadi hanya diam mematung dan mendengarkan pembicaraan mereka kemudian berkata “Bagaimana denganmu Panglima Fitrah Az Zainal sudah sampai tahap berapa ilmu raga dewa naga yang telah kamu kuasai...?” tanya Raja konery yang membuat Panglima Fitrah sontak terkejut...