Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Pelatihan Raja Bai Yan dan Huang Lingruo Dimulai


__ADS_3

“Tubuh kakek yah ini... tubuh ini tetap milikku meskipun bentuk dan wujud berubah namun kekuatan tubuh dan struktur tulangnya tetap sama kakek” Zhen Long menjawab sembari menjelaskan dengan suara yang sama persis dengan kakeknya Raja Bai Yan.


“Lingruo'er apakah kamu ingin pergi membantai para pemberontak denganku?” Zhen Long bertanya sambil menjahili Huang Lingruo yang sekarang paham maksud dari pujaan hatinya..


“Mana mungkin Lingruo'er mau pergi membantai dengan kakek kakek!!!” Raja Bai Yan menjawab yang merasa lucu melihat perubahan wajah Huang Lingruo..


“Jadi saat ini sudah pahamkan rencanaku, saatnya kakek dan Lingruo'er untuk berlatih didalam cincin kuasa langit...!!! agar dapat membantuku di kemudian hari!!!” Zhen Long berkata dengan tegas dan di balas anggukan dari Raja Bai Yan dan Huang Lingruo yang memahami peran mereka nantinya.


“Ohh...iyya kakek ambilah jubah kakek sebagai pakaian ganti untuk makanan dan minuman telah saya siapkan didalam cincin kuasa langit dan Lingruo'er saya akan mengirimkan pakaian nanti, kakek bolehkan saya mengenakan lencana dan atribut Raja kerajaan Taili??!!!” Zhen Long menjelaskan sekaligus bertanya kepada kakeknya Raja Bai Yan...


“Semuanya kamu boleh pergunakan Long'er” Raja Bai Yan menjawab dengan tegas dan mendukung sepenuhnya tindakan dari cucu kesayangannya...

__ADS_1


“Bai Yan dan Huang Lingruo masuklah!!!”perintah Zhen Long dalam hati yang membuat Raja Bai Yan dan Huang Lingruo memasuki ruang cincin kuasa langit dan terkejut serta merasa takut dengan sosok hewan besar yang baru pertama kalinya mereka lihat...


“Hormat kepada tuan putri Huang Lingruo” Dewa Naga dengan sopan kepada Huang Lingruo karena mengetahui status gadis tersebut lebih tinggi dari dirinya.


“Hamba diminta yang mulia memperhatikan anda pada saat berlatih tuan putri” lanjut Dewa Naga berkata namun membuat Huang Lingruo masih sedikit ketakutan...


“Jadi kamu sahabat yang mulia?” Huang Lingruo bertanya memberanikan diri dari rasa ketakutannya.


“Untuk anda Bai Yan!!! anda akan saya latih sesuai tahapan dari yang mulia, apakah anda paham?” Dewa Naga bertanya kepada Raja Bai Yan dengan nada berbeda...


Setelah beberapa lama mereka bercakap cakap suasana canggung di ruang cincin kuasa langit berubah, mereka dapat mengerti akan tugasnya masing masing dan menjalankan arahan dari Zhen Long, semua diminta melaporkan rapalan kitabnya ke Dewa Naga dan Zhen Long akan memantau langsung melalui perantara Dewa Naga sebelum memutuskan layak melangkah ketahap berikutnya tahap yang tersulit bagi mereka karena harus merapalkan bab 1 dan 2 kitab Yu Nan dimana terdapat letak titik titik meridian beserta namanya, namun hal tersebut tidak bagi Huang Lingruo namun untuk Raja Bai Yan agak sedikit sulit..

__ADS_1


Setelah memasukkan Raja Bai Yan dan Huang Lingruo ke cincin kuasa langit, Zhen Long kemudian menganti jubahnya dan menyimpannya kedalam cincin kuasa buminya… Zhen Long memakai jubah kakeknya dan memilih 10 jubah terbaik kakeknya yang berjumlah ratusan untuk disimpan didalam cincin kuasa bumi termasuk jubah kebesaran Raja Taili serta mengambil surat yang telah di tulis Raja Bai Yan kepada ke 2 penguasa Negara Aliansi sambil beristirahat sejenak Zhen Long merasa kakeknya mempelajari kitab perbintangan dari penguasa Negara Durham Raja Konery, dirinya merasa tertarik mempelajarinya ternyata salinan kitab tersebut hingga bab 4 dari yang menurut isu yang beredar hanya 2 bab untuk ilmu perbintangan tersebut, Zhen Long yang mengetahui kakeknya hanya sampai ketahap pertengahan bab 3 kemudian dengan segera mempelajarinya, dengan mudah Zhen Long Mengusainya karena hampir serupa dengan ilmu penglihatan arus perputaran meridian namun tidak terlalu banyak pengulangan di setiap meredian diarea mata dengan tenaga dalam murni yang relatif kecil digunakan sehingga kakeknya Raja Bai Yan mampu mempelajari ilmu tersebut dikarenakan meredian meredian diarea mata dan otak kakeknya tidak mengalami cedera, namun ilmu ini hanya berlaku untuk malam hari setelah matahari terbenam untuk mengetahui letak perbintangan seseorang dengan melihat letak orbit bintang orang tersebut berada.


Zhen Long tersenyum mengetahui ternyata ada juga ilmu beladiri unik selain kitab Yu Nan dan kitab Shu Ron yang dikuasainya sehingga dia beranggapan kakek Raja Konery pasti menyimpannya, tidak lama setelah Zhen Long mengusai kitab perbintangan dirinya merasa disekitar ruangan telah diawasi oleh para komandan tempur yang merupakan mata mata dari perdana menteri Qin Gang dan panglima perang Sin Chenlan kerajaan Taili yang merupakan pendekar dari aliran api surgawi, Zhen Long mengetahui semua pejabat dan para jenderal di Negara Taili adalah pengkhianat dan koruptor hingga dari 150 komandan tempur hanya 7 orang saja yang setia kepada Raja Bai Yan, termasuk Jenderal kepercayaan kakeknya Hon Chen termasuk dalam daftar buru Zhen Long karena selama ini hanya bersandiwara dihadapan kakeknya dan berhasil mengelabui para Raja Negara Aliansi karena sikap munafiknya...


Zhen Long menyusun rencana dengan matang dirinya berfikir langkah langkah yang akan dia lakukan dengan penuh siasat yang terbaik, Zhen Long mengabaikan para mata mata diluar ruangannya dirinya bersandiwara bagaikan Raja Taili dalam kehidupan sehari harinya yang membaca buku dan kitab serta menyusun rencananya sambil mengelilingi ruangannya...


Mendengar bahwa formasi sihir kediaman Raja Bai Yan telah berganti ketingkat puncak membuat fikiran Perdana Menteri Qin Gang dan Panglima Sin Chenlan merasa tidak percaya dengan segera mereka memastikan hal tersebut yang menganggap para suruhannya terlalu mengada ada akan berita tersebut...


Perdana Menteri Qin Gang Dan Panglima Perang Sin Chelan mendatangi kediaman istana Raja Taili untuk memastikan hal tersebut alangkah terkejutnya mereka akan hal yang dilihatnya karena formasi sihir terkutuk yang menyelimuti kediaman Raja Bai Yan benar telah berubah pada tahap puncak seperti yang dimiliki Negara Xiang pada saat mereka berkunjung ke Negara aliansinya tersebut...


“Hormat kepada yang mulia semoga yang mulia sehat selalu dan panjang umur” Perdana Menteri Qin Gang Berkata sembari menghadap dan memberitahukan kedatangannya, tanpa membuka ruang kamarnya

__ADS_1


__ADS_2