Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Pembantaian Para Petinggi Negara Taili


__ADS_3

Setelah beberapa saat Zhen long kembali dengan penampilan yang sangat elegan layaknya seorang Raja sejati dan memulai memperkenalkan dirinya, membuat para jenderal terkejut mengetahui siapa orang yang berada dihadapannya dengan sigap para jenderal berlutut dan bersujud dihadapan Zhen Long setelah mengetahui Zhen Long merupakan anak dari guru sekaligus pimpinan mereka dahulu..


Zhen Long meminta dengan segera para jenderal aliansi untuk bangkit dan duduk di tempat telah disediakannya untuk membahas strategi perubahan rencananya dan memintanya untuk ikut dalam strategi yang telah diaturnya, Zhen long meminta agar Jenderal Noah Dan Jenderal Imran As Safarai memimpin pasukan taili dibawah komandonya untuk bersiap bertempur di perbatasan Wilayah Zhulu dan Wilayah Woyun setelah dirinya membunuh semua pimpinan kerajaan Taili yaitu perdana menteri Qin Gang, Sin Chelan, para jenderal dan para komandan tempur Negara Taili sesuai arahan raja durham. Dan memerintahkan Jenderal Lang Lirui kembali ke Negara Xiang mengabarkan tentang keberadaannya membuat para jenderal terkejut mendengar rencana Pangeran Zhen Long...


“Apakah semua sudah jelas jenderal?” Zhen Long Berkata dengan Nada serius dan tegas membuat para Jenderal aliansi memahami.


“Kami siap melaksanakan Perintah Yang Mulia...” jawab jenderal aliansi serentak memahami tugasnya masing masing dan ingin segera ingin bergerak secepatnya namun Zhen Long menahan mereka dan meminta para jenderal menghabiskan semua buah persik abadi yang disajikannya agar struktur tulang dan tenaga mereka meningkat, tanpa sungkan para jenderal menyantap buah persik abadi dan madu lebah giok hingga habis...


Keesokan harinya Zhen Long mengadakan pertemuan tertutup di istana kerajaan dan mengundang seluruh para petinggi kerajaan dan militer untuk membahas tentang persiapan penyerangan kealiran api surgawi, setelah undangan hadir semua dengan segera Zhen Long datang dengan segera membuat Formasi sihir tahap puncak untuk menyelimuti area istana Negara Taili sehingga membuat para undangan terkejut dan panik dengan formasi sihir yang menyelimuti area tersebut secara tiba tiba, mereka menyadari untuk menerobos keluar formasi sihir tersebut akan membuat tenaga mereka akan terkuras dan bisa saja mati kehabisan tenaga dalam bagi pendekar dewa tahap awal kebawah..

__ADS_1


Dengan sangat nyentrik Zhen Long Memasuki istana kerajaan Taili bagaikan seorang dewa melayang memasuki formasi sihir dan menduduki tahta Raja Taili sembari mengangkat satu kakinya diatas singasana raja, membuat Qin Gang, Sin Chelan, para Jenderal ,para menteri dan para Komandan tempur menghunus senjatanya mengarah kearah Zhen Long...


“Siapa Kamu berani sekali menodai singasana raja?” Qin Gang bertanya dengan sangat marah melihat ketidak sopanan pendekar tersebut.


“Hahahah.. ahahahha... ahahahah... Lancang sekali kalian mengarahkan senjata kepada Raja Taili” Zhen Long menjawab sembari tertawa dengan nada sinis mengingatkan para petinggi akan statusnya.


“Saya memberikan 2 pilihan kepada kalian menghancurkan ilmu beladiri kalian sendiri atau mati disini sebagai konpensasi penghianatan kalian selama ini” Zhen Long berkata membuat para petinggi kerajaan Taili bingung dan semakin berang, tanpa basa basi para petinggi merapalkan ilmu beladirinya untuk bersiap siap menyerang Zhen long.


“Jangan sombong anak muda sepertinya kamu tidak tahu berhadapan dengan siapa” Sin Chelan berkata dengan geram kearah Zhen long yang sedang bersantai diatas singasana raja.

__ADS_1


“Sebelum saya membunuh kalian, ada baiknya kalian mengetahui siapa diriku Hahahahah.. haahahah... hahaah.. agar kalian tidak mati penasaran...” Zhen Long berkata dengan sangat angkuh membuat seisi ruangan gusar untuk segera menghabisinya...


Dengan sigap Qin Gang menyerang Zhen Long dengan ilmu terhebatnya Tapak semesta buana, Membuat Zhen Long menghindari serangan andalan Qin Gang dengan sangat santai tanpa meninggalkan kursi singasana yang didudukinya karena mengetahui pola gerakan serangan Qin Gang membuat dengan mudah menghindarinya, para petinggi terkesima melihat cara Zhen Long menghidar dan menangkis sesekali dengan kakinya serangan tapak semesta buana Qin Gang sambil meminum lebah giok ditangannya membuat Qin Gang naik pitam menyadari serangan dahsyatnya tidak mampu mengenai tubuh pendekar muda yang dihadapinya...


Melihat hal tersebut panglima Sin Chelan ikut serta menyerang Zhen Long dengan pukulan badai samudra andalannya membuat Zhen Long melesat dengan cepat ketengah aula untuk memperluas ruang geraknya, Zhen Long dengan segera disambut oleh senjata pertapa 9 jenderal utama beserta para menteri kerajaan Taili yang ikut membantu Qin Gang dan Sin Chelan namun tidak ada satu serangan mereka yang berhasil mengenai tubuh Zhen Long yang sedang menari diantara serangan serangan senjata pusaka pertapa para petinggi kerajaan Taili.. suasana pertempuran di dalam aula terdengar oleh para komandan tempur yang sedang berjaga diluar aula istana menunggu perintah untuk masuk menyergap...


Serangan para petinggi sering saling berbenturan dengan sesama petinggi kerajaan Taili lainnya Zhen Long hanya tersenyum melihat hal tersebu, mereka sangat berambisi membunuh lawannya dengan mengerahkan semua kemapuannya dengan segera Zhen Long merapalkan ilmu penglihatan arus perputaran meredian dan Tapak dewa iblis miliknya setelah menerima ratusan jurus para petinggi kerajaan Taili yang mengarah kepadanya... sembari melesat kembali duduk di kursi singasana Raja Taili sembari tertawa penuh sindiran sembari meperkenalkan dirinya.


“Hahahaha hahahahah hahahah sepertinya kalian tidak memanfaatkan kesempatan hidup yang saya berikan!!! maafkan jika Zhen Long putra panglima Zhen Hui akan mencabut nyawa kalian semua” Zhen Long berkata dengan keras membuat para petinggi menjadi terkejut begitu pula dengan para komandan tempur yang berada di luar aula mengetahui orang yang dihadapinya merupakan keturunan terakhir kerajaan taili dan melihat perubahan aura Zhen Long yang begitu menakutkan bagaikan Siluman yang diselelimuti aura kematian...

__ADS_1


__ADS_2