
“Maafkan atas kelancangan serta tindakanku kepada para penguasa dan petinggi Kerajaan Kasam” Huang Lingruo berkata dengan sangat hormat membuat seisi ruangan terkejut serta bingung atas pernyataan pendekar wanita tersebut.
“Saya Huang Lingruo dan beliau adalah Yang Mulia Zhen Long penguasa Negara Aliansi Taili, Durham, Bursa dan Xiang, sekaligus ketua Sekte Pedang Langit dan Kultus Teratai Putih” Huang Lingruo berkata dengan lantang sekaligus menghilangkan kebingungan serta menambah keterkejutan mereka, dengan sigap para Jenderal berlutut memberikan hormat kepada Zhen Long.
“Hahaha hahahah hahahah, maafkan tindakan kekasihku ini Saudara Criss dan Saudara Uldric, dan kalian bangkitlah!!! kita belum mengadakan kesepakatan sehingga tidak layak kalian berlutut di hadapanku!!!” Zhen Long berkata dengan tegas sembari tertawa untuk memberi muka kepada penguasa Negara Kasam, namun Raja Criss dan Panglima Uldric tidak mempermasalahkan hal tersebut, karena Raja Criss, Panglima Uldric, dan para Jenderal sangat mengagumi sosok Pangeran Zhen Long yang berjuluk Pendekar Dewa Iblis yang telah mengalahkan Raja perkasa Negara Durham yang sangat mereka hormati.
“Tidak mengapa Saudara Zhen Long hal tersebut sangat wajar” Raja Criss berkata dengan hormat dan penuh persahabatan disertai anggukan Panglima Uldric menanggapi perkataan saudaranya.
“Baiklah saya meminta Saudara Criss memilih pelayan setia di istananya serta meminta pasukan penjaga istana keluar dari Istana kediaman ini!!!” Zhen Long berkata dengan tegas mengisyaratkan suatu hal besar yang ingin dirinya lakukan, dengan segera Raja Criss memenuhi permintaan Zhen Long serta meminta para Jenderal segera melaksanakan perintah tersebut tanpa mengetahui maksud permintaan Pangeran tersebut.
Setelah para pelayan setia berkumpul dan pasukan telah diarahkan keluar istana Zhen Long meminta kepada meminta para pelayan tersebut meneteskan darahnya di sebuah wadah yang berisikan tetesan dara Raja Criss, Panglima Uldric dan para Jenderal dengan segera para pelayan melaksanakan perintah tersebut, dengan izin dari Raja Criss, kemudian Zhen Long meminta Huang Lingruo mengkristalkan darah tersebut, serta dengan segera membuat formasi sihir terkutuk dari kristal darah tersebut, membuat seisi ruangan terkejut mengetahui yang dibuat oleh Huang Lingruo merupakan formasi sihir terkutuk Shu Ron yang sangat berharga di dunia persilatan serta mengngagumi kehebatan Pendekar wanita tersebut.
__ADS_1
“Terima kasih atas kemurahan hati Putri Huang Lingruo dan Saudara Zhen Long memberikan hadiah yang sangat berharga ini, Saya bingung cara membalas kebaikan ini” Raja Criss berkata dengan penuh hormat dan perasaan sangat senang, hal tersebut dirasakan oleh para Jenderal Negara Kasam, kemudian Zhen Long membuat segel sihir untuk melindungi 2 wadah darah yang tersisa agar awet.
“Itu bukan masalah besar Saudara Criss” Zhen long berkata dengan santai, lalu menuju ke arah Jenderal Caterina yang terkulai lemah di atas tandu pembaringan.
“Hanya satu obat yang bisa mengobati luka dalammu yang sangat parah ini, pil mustika siksaan api neraka!!! namun dirimu harus menahan sakit yang maha dahsyat hingga dapat membuatmu mengalami kematian!!!” Zhen Long berkata dengan sangat tegas dan serius menatap wajah Jenderal Caterina.
“Maaf Yang Mulia, bukankah pil mustika tersebut sangat langka, dan menurut rumor yang beredar pil mustika tersebut hanya pernah sekali di buat oleh dewa peracik obat Ong Qingteng” Jenderal Yogo berkata dengan penuh hormat, membuat Panglima Uldric menjadi sedikit kecewa mendengarnya.
“Saya memilikinya Jenderal Yogo, namun yang Saya igin tanyakan kebulatan tekad dari Jenderal Caterina untuk hidup, karena tanpa adanya tekad yang kuat pil mustika siksaan api neraka milikku ini akan sia sia digunakan, apa lagi pengunanya pasrah dengan ajal kematiannya” Zhen Long berkata dengan sangat serius karena tidak ingin pil mustika siksaan api neraka terpakai sia sia, dengan lembut Panglima Uldric membelai mesra kekasihnya tanpa ragu menunjukkan kasih sayangnya di hadapan para petinggi Kerajaan Kasam.
Zhen Long kemudian memberikan madu lebah giok untuk di konsumsi Jenderal Caterina sebelum memberikan pil mustika siksaan api neraka kepadanya, melihat parahnya cedera Jenderal Caterina mulai dari meridian kecil hingga meridian pusatnya, Zhen Long memperkirakan akan ada ribuan siksaan yang akan di terima Jenderal wanita agar dapat sembuh dari cederanya.
__ADS_1
“Jangan biarkan Jenderal Caterina kehilangan kesadaran pada saat menerima rasa sakit dari pil mustika siksaan api neraka Panglima!!! jika tidak ingin kekasih Anda meninggal!!!! namun setelah masa itu terlewati maka kultivasi dan struktur tulang kekasihmu akan meningkat 3 tingkatan, jika tingkatan tulang pengunanya berada di bawah struktur tulang naga emas atau phonix api !!!! Zhen Long berkata dengan serius ke arah Panglima Uldric dan Jenderal Caterina menyampaikan khasiat tambahan dari pil mustika siksaaan api neraka, membuat sepasang kekasih tersebut mengangguk paham, dengan segera Zhen Long memasukkan pil mustika tersebut ke dalam mulut Jenderal Caterina.
“Aakkkkkhhhhhhh.......” “Aakkkhhhhhh”
“Aakkkkkkkhhhhhh...” “Aakkkkkhhhhhh”
“Tahanlah Caterina sayang !!!!!!” Panglima Uldric berkata dengan lembut menyemangati kekasihnya.
Teriakan Jenderal Caterina dengan sangat lirih dan perih menerima perbaikan meridian miliknya yang semakin tinggi meridian yang rusak maka semakin besar siksaan yang diterimanya, Panglima Uldric dan para Jenderal mendampingi Jenderal Caterina berusaha menyemangati dengan penuh kekhawatiran.
Lebih ribuan kali teriakan Jenderal Caterina mengerang dengan penuh kesakitan mengema di seluruh ruangan aula istana Raja, namun Panglima Uldric dengan perhatian tetap menenangkan kekasihnya agar tetap tegar menerima siksaan tersebut, Zhen Long lalu membisikkan sesuatu kepada Huang Lingruo.
__ADS_1
“Lingruo’er bantulah Caterina dengan menyalurkan tenaga dalammu ke Dantian dan Hontian miliknya agar kesadarannya tetap terjaga, kali ini siksaannya akan semakin kuat dikarenakan fase berikutnya penyembuhan meridian pusatnya yang rusak” Zhen Long berbisik meminta kekasihnya untuk membantu pengobatan karena daerah tersebut merupakan meridian rahasia wanita, dengan sigap Huang Lingruo bergegas ke arah Jenderal caterina memahami maksud dari kekasihnya, Zhen Long dengan segera meninggalkan aula kediaman Raja setelah memberikan perintah kepada Huang Lingruo membuat para pimpinan bingung atas sikap tetua tersebut.
Huang Lingruo meminta semuanya agar semuanya keluar dari aula tersebut, karena dirinya akan menanggalkan seluruh pakaian dari Jenderal Caterina guna membantu pengobatannya, membuat seisi ruangan dengan segera keluar dan menyadari tindakan Zhen Long, dengan senyum tipis Zhen Long menyambut para petinggi Negara Kasam yang merasa sedikit galau dengan perintah Huang Lingruo yang begitu tegas kepada mereka.