Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Pertempuran Negara Aliansi Zhen Long VI " Negara Bursa "


__ADS_3

Ratusan jurus telah beradu dengan hebatnya para Jenderal merapalkan ilmu beladirinya masing masing rentetan pukulan, tendangan dan senjata mereka saling beradu menuju setiap sasaran, terlihat Jenderal Fan Jingwo mengeluarkan pukulan dan tendangan dewa gajah perkasa yang telah dikombinasikan sembari mempercepat langkah kakinya berotasi ke segala arah, membuat Jenderal Qin Xiumu sangat tertekan oleh serangan serangan tersebut, baru ratusan jurus Jenderal Qin Xiumu tidak sanggup mengimbangi gerakan lincah Jenderal Fan Jingwo, dirinya tidak menyangka kemampuan bela diri Jenderal Negara Xiang yang diremehkannya begitu hebat disertai senjata pusaka miliknya berbanding jauh berbeda hingga ratusan kali, pengusaan ilmu beladiri yang dimiliki Jenderal Fan Jingwo ditambah lagi kecepatan tombak Jenderal Fan Jingwo begitu akurat menyerang ke arah titik vital ditubuh Jenderal Qin Xiumu membuat Jenderal Kekaisaran Zhao terhempas hingga puluhan meter, Jenderal Qin Xiumu tetap berusaha mengimbangi pergerakan lawannnya namun selama pertarungan berlangsung dirinya hanya mampu mengelak dan menangkis serangan ganas dari Jenderal Fan Jingwo yang tanpa mengenal jedah berusaha membongkar pertahannan yang dimilikinya, Hal serupa pula terjadi diantara pertarungan Jenderal Ryan dan Jenderal Cai Yunrui, tebasan pedang Jenderal muda Negara Durham dapat memojokkan Jenderal Cai Yunrui hingga terpental puluhan meter ke segala arah mata angin, Jenderal Cai Yunrui tiada menyangka Jenderal Ryan yang begitu muda sangat garang dalam melakukan serangan kepadanya, serangan unik dengan pukulan, tebasan disertai tendangan ilmu dewa naga melingkar milik Jenderal Ryan sangat sulit untuk di tangkis oleh Jenderal Cai Yunrui, membuat tubuh Jenderal tersebut bagaikan samsak mati bagi jurus jurus yang dikeluarkan Jenderal Ryan.


“Duarzzz… trang .. tring,, Duarzz” X 100


“Duarzzz… trang .. tring,, Duarzz” X 100


“Duarzzz… trang .. tring,, Duarzz” X 100


“Apakah hanya segini kemampuan dari Jenderal Kekaisaran Zhao!! Sangat jauh dari ekspektasiku!!! hahaha.. hahaha.. hahaha" Jenderal Ryan berkata sembari melanjutkan serangan tebasan pedangnya dengan tertawa mengejek, terlihat mimik ketakutan di wajah Jenderal Cai Yunrui dikarena merasa telah menyinggung orang yang salah.

__ADS_1


“Dimana keangkuhanmu tadi!!! Qin Xiumu!!!, Apakah telah berubah menjadi bualan belaka, Hahahahah.. hahahah.. hahahah Sampah sepertimu perlu ratusan tahun agar bisa menantangku” Jenderal Fan Jingwo berkata sembari melanjutkan tusukan tombaknya ketubuh lawan dengan dengan sangat kuat sembari menertawakan kemampuan Jenderal Qin Xiumu, keganasan serangan Jenderal Fan Jingwo menghujamkan serangan bertubi tubi kepadanya, membuat Jenderal Qin Xiumu tidak menyangka pernyataan kiasan Jenderal Fan Jingwo beberapa waktu yang lalu memiliki alasan yang jelas.


Jenderal Fan Jingwo akhirnya dapat mengenai meridian di tubuh Jenderal Qin Xiumu setelah melakukan serangkaian serangan brutal ilmu beladirinya, tendangan dan pukulan beruntun kombinasi dewa gajah perang mendobrak pertahanan kokoh Jenderal Qin Xiumu sehingga membuat jenderal tersebut berkali kali terpental hingga ratusan meter sembari menahan rasa sakit di tubuhnya, serangan tersebut juga telah menghancurkan pelindung tubuh serta senjata pusaka yang selama ini dirinya banggakan.


“Maafkan Saya Jenderal Fan Jingwo, Saya mengaku kalah mohon ampuni nyawaku!!!” Jenderal Qin Xiumu dengan sigap berkata sembari bersujud memohon pengampunan dari lawannya setelah cedera yang di alaminya semakin parah, dengan sigap Jenderal Fan Jingwo mendekati Jenderal Qin Xiumu yang sedang bersujud, tanpa ragu Jenderal Fan Jingwo menghunuskan tombak ke arah leher lawannya hingga tengorokan Jenderal Qin Xiumu memuncratkan darah segar serta tewas tanpa penghormatan.


Di sisi lain tempat yang sama Jenderal Ryan dengan ganas menyerang Jenderal Cai Yunrui yang sedang terluka parah akibat amukan sabetan pedang, tendangan dan pukulan kombinasi dewa naga melingkar milik Jenderal Ryan, tubuh Cai Yunrui bagaikan Samsak empuk bagi Jenderal Ryan sedari awal pertarungan berlangsung, Jenderal Ryan perlahan dalam mengeluarkan kekuatan dari setiap serangan miliknya yang semakin lama semakin meningkat energinya untuk menyiksa Jenderal Cai Yunrui secara perlahan, tubuh Jenderal Cai Yunrui terhempas ke segala arah tanpa tujuan yang jelas setelah menerima pukulan beruntun Jenderal Ryan yang dipenuhi amarah setelah sempat diragukan kemampuannya.


“Hahahha… hahahah.. hahahah saya akan berikan kematian yang mengerikan kepadamu!!!” Jenderal Ryan berkata dengan nada yang kejam, sembari memutuskan lengan kanan Jenderal Cai Yunrui menggunakan cakar dewa naga miliknya.

__ADS_1


“Ahhhh….ahhhhhhkkkkk… Ampuni aku Jenderal…!!!!” Teriak Jenderal Cai Yunrui penuh kesakitan dengan suara sesak.


“Hahahah.. hahaha.. hahahah .. bukankah ini keinginannmu!!!” Jenderal Ryan berkata dengan tegas sembari memutuskan lengan kiri lawannya dengan mata yang membara menikmati setiap teriakan miris lawannya.


“Ahhhh… Ahhhh… Ahhhhh.. sakit… bunuh saja langsung!!! Saya tidak tahan akan siksaan ini” Jenderal Cai Yunrui memohon dengan perih setelah darah dari kedua lengannya mengucur dengan deras.


“Hahahaha… hahahah… hahaha.. tubuhmu akan saya jadikan makanan binatang buas!!! Sebagai persembahan kepada pasukan yang kamu tinggalkan” Jenderal Ryan berkata sembari memutuskan kedua kaki Jenderal Cai Yunrui, tubuh yang mengalami penyiksaan terkulai lemas dengan beberapa tarikan nafas sebelum kematian menjemputnya kepala Jenderal Cai Yunrui kemudian dipenggal oleh Jenderal Ryan tanpa ampun, pemandangan Abnormal tersebut membuat Komandan tempur Negara Durham dan Taili merasa ngeri melihat Jenderalnya dalam keadaan emosi membantai lawannya.


“Kalian buang mayat mereka ke dalam hutan!!! Biarkan jadi santapan binatang buas dan bawa kepalanya sebagai bukti kepada Yang Mulia Sultan Yasir Al Mahmud!!!” Jenderal Ryan berkata sembari bergerak ke arah Jenderal Fan Jingwo yang telah menunggunya, dengan sigap para Komandan tempur menjalankan perintah pimpinannya, setelah urusan selesai kemudian mereka kembali menuju armada besar Negara aliansi yang dikendalikan sementara oleh Jenderal Sin Hodong guna membahas langkah taktis selanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2