Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Masa Lalu Shu Kang : Mendamping Lian Huyao Ke Aliran Dewa Pedang Langit


__ADS_3

Lian Huyao dan Yung Hanxi dicegat oleh puluhan pendekar dewa tahap menengah dan tinggi Lian Huyao langsung menghunus pedang dan menyerang, Yung Hanxi menghadapi 2 pendekar dewa tingkat tinggi dan 15 pendekar dewa tahap menengah mengeroyok Lian Huyao, sehingga Lian Huyao bergerak dengan lincah menghindari serangan dari pendekar dewa tahap menengah tersebut dengan tarian dewi pedang langitnya, karena para penyerang menggunakan racun yang sangat berbahaya, Lian Huyao dengan gesit menghindari setiap serangan mematikan dari 15 pendekar, pohon yang terkena racun dari serangan pendekar tersebut terlihat kering dan membusuk. Lian Huyao terdesak menjauh dari arah Yung Hanxi yang sedang menghadapi 2 pendekar Dewa tahap tinggi namun Shu Kang yang melihat kejadian tersebut merasa ada yang aneh dengan kejadian ini dari kejauhan Shu Kang melihat Yung Hanxi yang sejak tadi bertarung serius kemudian berbicara dengan kedua pendekar dewa tingkat tinggi yang dihadapinya setelah Lian Huyao sengaja didesak dengan menggunakan ilmu racun yang ganas menjauhi tempat mereka, Shu Kang merasa Yung Hanxi bekerja sama dengan aliran api surgawi dan merupakan dalang dari semua kejadian tersebut...


Dengan cepat Shu Kang membantu Lian Huyao dan menyerang para pendekar dewa aliran api surgawi dengan jurus kombinasi ruang sihir dan gabungan cakar dewa naga ,tapak dewa gajah, amukan gajah perkasa dan tendangan Gajah langit miliknya satu persatu pendekar dewa aliran api surgawi tumbang karena tidak menyadari serangan cepat Shu Kang yang begitu ganas dan tidak diketahui keberadaan Shu Kang yang begitu cepat mundur setelah melakukan serangan mendadak, Shu Kang berencana menyerang dengan menghindari racun para pendekar tersebut sembari membiarkan Lian Huyao bergerak gesit untuk menghindar namun sayang karena lawan yang begitu tangguh pukulan 3 pendekar aliran api surgawi mengenai Lian Huyao membuat pendekar tersebut sekarat diambang kematian.


Lian Huyao menyadari ada yang membantunya, dia berfikir orang itu adalah Kakak seperguruannya Yung Hanxi dalam keadaan setengah sadar sempat sejenak Lian Huyao pasrah akan kematian di depan matanya karena terdesak dengan sangat jauh, dengan ganas Shu kang menghabisi para pendekar dewa tahap menengah dengan pola serangan yang unik mengunakan kecepatan gerakan dan kekuatan penuh dalam menyerang, 15 pendekar dewa yang menyerang tidak mendalami ilmu pertahanan yang tinggi mereka hanya berada pada tahap 7 mereka berfokus pada ilmu penghindar dan ilmu penyerangan yang berada di tahap puncak dan struktur tulang mereka berada pada tingkatan Gajah perak kebawah sehingga pendekar dewa macam tersebut merupakan pendekar dewa karbitan yang melangkahi ilmu beladiri pertahanan yang terpenting sebagai pondasi dasar ke ilmuannya, setelah 15 pendekar dewa telah tewas secara mengenaskan, Shu Kang kemudian memberikan pil pelangi 7 warna kepada Lian Huyao agar dapat tertolong dari kematian, setelah nyawanya selamat Lian Huyao diminta menebas ke 15 pendekar tersebut agar terlihat mati akibat tebasan Lian Huyao sembari menyemarkan serangan Shu Kang terhadap pendekar aliran api surgawi tersebut, dengan sekuat tenaga Lian Huyao melaksanakan perintah dari penolongnya yang telah menyelamatkan hidupnya tersebut Lian Huyao merasa tenaga dalam murninya dan struktur tulangnya meningkat dengan keadaan sehat layaknya orang yang tidak terkena serangan mematikan, Shu Kang membisikkan sesuatu ke telinga Lian Huyao “Hati hati Yung Hanxi dia merupakan penghianat di aliran Pedang Langit tadi yang kamu makan adalah pil pelangi 7 warna ” membuat Lian Huyao terkejut tidak mempercayai berita tersebut dan merasa mengapa penolongnya tersebut begitu baik kepadanya namun yang jelas di hadapannya saat ini Shu Kang yang dapat dirinya percayai serta tidak mungkin berkata bohong kepadanya, Lian Huyao tidak menyangka kakak Yung Hanxi merupakan dalang dari semua ini dan tidak mengetahui motif dari penghianatan kakak seperguruannya tersebut.u


Lian Huyao berdiri sambil meneteskan air matanya menebas mayat mayat pendekar aliran api surgawi dengan tebasan Khas aliran pedang langit sembari terdiam membisu dihadapan para mayat, melihat Yung Hanxi masih berbicara dengan pendekar dewa tingkat tinggi aliran api surgawi, Shu Kang melesat mendekati Lian Huyao guna menenangkan gadis tersebut serta berkata "Kamu harus kuat dan bersandiwara agar tidak ketahuan Yung Hanxi” dengan mengangguk paham Lian Huyao kemudian menghapus air matanya dan bertanya “Siapakah dirimu pendekar ?” Lian Huyao bertanya pelan melihat Shu Kang yang ingin segera pergi “Namaku pendekar dewa penderma aku akan melindungimu dan memantaumu selalu” Shu Kang kemudian melaju menjaga jarak dengan Lian Huyao,membuat hati Lian Huyao sangat bahagia mendengarnya meskipun dalam keadaan sedih dan tertekan karena jiwa mudanya.


Ternyata selama ini Lian Huyao sangat mengagumi pendekar dewa penderma yang menurut rumor sering membantu orang yang susah dan baru mengetahui pendekar tersebut masih sangat muda dan tampan serta memiliki ilmu beladiri yang sangat tinggi dengan mudah dirinya membunuh para pendekar aliran api surgawi, ditambah lagi ayahnya juga mengagumi sikap dari pendekar tersebut dan selalu membanggakanya karena berani mengusik sekte sesat terkuat didunia persilatan aliran api surgawi....


Lian Huyao mengambil nafas agar tidak terlihat kelelahan sambil merasakan Khasiat pil pelangi 7 warna yang sangat melegenda untuk mentabilkan sedikit tenaga dalamnya dan berdiri di tengah mayat para pendekar api surgawi yang telah ditebasnya, Shu Kang tersenyum melihat kelakuan Lian Huyao yang tegar dan melaksakan perintahnya tidak lama Yung Hanxi telah menyuruh pendekar dewa tingkat tinggi aliran api surgawi untuk pergi suara sumpritan yang ditiup oleh salah satu pendekar dewa tinggkat tinggi berbunyi “piutttt ... piuttt .... piut piut piut.... "namun tidak ada seorang pendekar aliran api surgawi anak buahnya yang kembali membuat Yung Hanxi segera menuju arah Lian Huyao ,Yung Hanxi begitu kaget melihat mayat para pendekar mengelilingi Lian Huyao dengan keadaan tak bernyawa dan dengan luka sabetan dewi Pedang Langit Lian Huyao.

__ADS_1


Yung Hanxi bersandiwara menanyakan keadaan Lian Huyao, namun Lian Huyao membalas sandiwara dengan baik “Bagaimana keadaan kakak Yung apakah mereka telah binasa” Lian Huyao berkata seolah olah dirinya telah berada pada tingkatan puncak dewi pedang langit, membuat Yung Hanxi Tidak berani bertindak gegabah karena tidak ada tanda tanda kelelahan diwajah adik seperguruannya tersebut.


“Sudah pasti Huyao'er ” Yung Hanxi menjawab dengan sedikit agak gugup merasa adik seperguruannya ini pasti telah mengusai kitab dewi pedang langit pasangan kitab dewa pedang langit milik ayahnya Yung Hanxi tidak berani menyinggung Lian Huyao apalagi ditangan adiknya seperguruannya tergenggam senjata pusaka pertapa berkualitas tinggi ..


“Kalau begitu kita harus melihat kondisi ayah secepatnya!!!!!" Lian Huyao berkata dengan nada tegas sembari melanjutkan sandiwaranya karena merasa Yung Hanxi terlihat agak segan terhadapnya, setelah memasuki salah satu kota perbatasan Negara Amethi kota Durga, Lian Huyao berencana beristirahat sejenak untuk memulihkan kekuatannya disebuah penginapan, Lian Huyao meminta Yung Hanxi membelikannya sumber daya tinggi agar dirinya dapat menyerap energinya agar tenaga dalam murninya dapat stabil..


Agar tidak dicurigai segera Yung Hanxi melaksanakan perintah Lian Huyao, melihat Yung Hanxi telah pergi Lian Huyao berlari keluar dari kota berharap bertemu dengan pendekar penolongnya Shu Kang karena merasa aman bila dirinya bersama pendekar tersebut...


Shu Kang kemudian membantu Lian Huyao menyerap pil tersebut mengingat Lian Huyao masih berada pada tahap pendekar pertapa tingkat menengah agar lebih mudah menyerapnya, tanpa Shu Kang sadari benih benih cinta terpatri dihatinya karena begitu dekat dengan Lian Huyao, setelah pil langka terserap kemudian Lian Huyao membagi tenaga dalamnya kearah meridian besar miliknya secara merata...


“Kakak pendekar dewa penderma sebenarnya siapa? Mengapa kakak pendekar mau memolongku?" Lian Huyao bertanya dengan lembut dan serius..

__ADS_1


“Nama saya Shu Kang dan saya tidak menyukai kedzaliman para pendekar aliran api surgawi yang sangat menindas rakyat di seluruh Negara dan Kekaisaran di dataran tengah” Shu Kang menjawab dengan tegas dan jujur tentang latar belakangnya..


“Apakah kakak Shu Kang adalah pangeran ke 2 kerajaan Negara Xiang?" Lian Huyao melanjutkan pertanyaannya dan jawab anggukan oleh Shu Kang.


Dengan menangis Lian Huyao memeluk Shu Kang dengan perasaan sedih dan bahagia karena pendekar dewa penderma idolanya ternyata pangeran dari keluarga Shu yang terkenal menjunjung tinggi keadilan dan kebenaran Shu Kang semakin merasa darahnya mendidih dan mengelora merasa jantungnya berdekup kencang sambil membelai mesra rambut Lian Huyao dan menenangkannya...


“Tolong bantu aku kakak Kang:?” Lian Huyao sambil memohon dan meneteskan air mata didada Shu Kang.


“pasti Huyao'er, saat ini kita harus menemui ayahmu ketua Lian Tianhon dipuncak gunung Zhao Dai!!!!!”..


Tidak lama Yung Hanxi kembali kepenginapan dan mengetahui Lian Huyao telah pergi meninggalkannya, sumber daya yang di pegang olehnya di remas hingga hancur dan berlari kearah pegunungan Zhao Dai yang terletak ribuan mil dari kota Durga...

__ADS_1


__ADS_2