Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Masa lalu Shu Kang : Raja Negara Xiang Raja Shu Kang


__ADS_3

“Sin Hodong suruh para murid berjaga di kaki gunung tanpa terkecuali agar aliran api surgawi tidak memasuki daerah aliran pedang langit dan segeralah kembali kemari!!!” perintah Lian Tianhon dengan tegas kepada seseorang murid utamanya, dengan segera Sin Hodong melaksanakan perintah gurunya...


Setelah Sin Hodong kembali kemudian Wong Huchen di perintahkan menutup pintu aula utama perguruan aliran pedang langit, setelah itu Lian Tianhon mengakhiri sandiwaranya serta berkata dengan nada suara yang agak serat menandakan dirinya terluka parah.


“Maafkan aku murid muridku telah menjadi guru yang bodoh sehingga membiarkan aliran sesat menyusup kedalam aliran pedang langit..." Lian Tianhon kerkata sambil mengeluarkan air mata yang bercucuran dipipi tuanya, membuat ke 12 murid aliran pedang langit menjadi bingung...


“Ada apa sebenarnya guru?” Lan Sifong bertanya kepada gurunya yang tiba tiba bersedih...


“Dengarkan kalian semua muridku ini adalah salinan bab 1 hingga bab 10 kitab dewa pedang langit yang akan saya wariskan kepada kalian semua jangan sampai kalian memberikan salinan kitab ini kepada Yung Hanxi , Byung Ke Un dan Hua Kunlun yang kalian kenal, mereka merupakan para petinggi aliran api surgawi, saya telah mengubah isi kitab bab 7 dan 8 yang saya berikan kepada mereka dengan menganti titik meridian meridian dan jumlah tenaga dalam sehingga dia tidak akan sadar akan bahaya yang mereka alami" Lian Tianhon mejelaskan tentang apa yang sedang terjadi di aliran pedang langit, sehingga 12 murid utama mengerti akan hal tersebut, membuat mereka menjadi sangat marah mendengarnya.


“Kalian belajarlah dengan sungguh sungguh kitab Dewa Pedang Langit sambil menunggu seorang yang akan datang dengan membawa pedang pengusa jagad karena pendekar tersebut merupakan penerusku untuk menjadi ketua aliran pedang langit ini, kalian harus mengikuti segala perintahnya serta janganlah dirimu menaruh dendam kepada putri kesayanganku Huyao'er yang merupakan adik perempuan kalian satu satunya” Lian Tianhon berpesan sambil membagikan satu persatu salinan kitab dewa pedang langit, ribuan sumber daya langka milik perguruan dan 12 pedang pusaka pertapa kualitas tingat tinggi miliknya sambil membelai kepala muridnya bagaikan anaknya sendiri sembari mengucurkan air mata yang mengalir deras..


Perasaan ke 12 murid utama pedang langit merasa sangat sedih bagaikan tersayat melihat mahaguru sekaligus orang tua angkatnya Lian Tianhon yang merawatnya serta membimbingnya diambang kematian, para murid utama aliran pedang langit rata rata merupakan anak yatim piatu yang merupakan korban perang dan kekejaman dunia persilatan.


para murid menerima kitab dengan penuh air mata karena mereka melihat kondisi gurunya tidak akan bertahan hidup lebih lama lagi. bagi mereka Mahaguru Lian Tianhon merupakan penyelamat dan orang yang paling berjasa mengankat derajat mereka dari kasta terbawa hingga mempunyai nama besar didunia persilatan.


“Wang Yoshang kemarilah anakku!!!”


“Liu Fangan kemarilah anakku!!!”

__ADS_1


“Shin Fenglay kemarilah anakku!!!”


“Lan Sifong kemarilah anakku!!!!”


“Yu Kimbong kemarilah anakku!!!”


“Bhu Shilie kemarilah anakku!!!”


“Ma Langsun Kemarilah anakku!!!”


“Wen Chaoxi kemarilah anakku!!!”


“Lin Tingmo kemarilah anakku!!!”


“Wong Huchen kemarilah anakku!!!!”


“Sin Hodong kemarilah anakku!!!!”


Sambil tersenyum Lian Tianhon menutup matanya dan mangkat dengan rasa bahagia ...

__ADS_1


Ke 12 muridnya menangis dan merasa dipenuhi kebencian yang sangat besar kepada aliran api surgawi dan ke 3 penghianat aliran mereka, Kemudian Wang Yoshan berkata “Belum saatnya kita bertindak mari kita berlatih dengan giat dan menunggu penerus guru pembawa pedang penguasa jagad datang untuk memimpin kita” dibalas angukan dari saudara perguruannya dan bertekad berlatih dengan keras "sekarang marilah kita melakukan bersandiwara agar rahasia ini tetap terjaga” Cui Shansong memberikan usul kepada saudara perguruannya dengan penuh amarah.


"Kita harus menyembunyikan kematian Mahaguru Lian Tianhon agar perguruan pedang langit tetap berada dijalur kebenaran" Wong Huchen berkata kepada saudara saudaranya agar ke 3 penghianat tersebut tidak kembali ke perguruan kita ini sehingga kita akan lebih fokus mempelajari kitab dewa pedang hingga tahap pusat, membuat ke 12 murid tetua pedang langit membulatkan tekad untuk melindungi aliran pedang langit hingga pendekar penerus datang untuk memberikan arahan kepada kita.


Shu Kang dan Lian Huyao menunggu hingga Lian Tianhon dikremasi dan dimakamkan mereka berada dari puluhan mil menyaksikan upacara pemakaman ketua Lian Tianhon yang tak lain merupakan ayah tercintanya,


Shu Kang memutuskan untuk mengakhiri pengembaraannya dan kembali ke Negara Xiang dan menjelaskan kepada kakaknya Raja Shu Fei serta melaksanakan pernikahan sederhana bersama Lian Huyao..


Shu Kang melatih ilmu beladiri kitab wajib aliran pedang langit dan Dewa pedang langit untuk menambah kekuatannya namun hanya sampai bab 5 itupun atas bantuan kakaknya Raja Shu Fei yang membuat gambar tentang beladiri tersebut, Raja Shu Fei tidak mampu menjelaskan bab 6 hingga bab terakhir ke 4 kitab tersebut karena kemampuan kecerdasan Shu Fei yang terbatas, Shu Kang meminta kakaknya Raja Shu Fei menerima lamaran Raja Taili untuk mempersunting Putri Shu Lim kemanakannya tersebut, dikarenakan Putri Shu Lim yang mengidap kelainan jantung sejak kecil, meskipun berat akhirnya Raja Shu Fei menyetujui usulan Adiknya, Shu Fei berencana merawat Putri Shu Lim putri tunggalnya hingga ajal menjemputnya namun karena beberapa pertimbangan dan pandangan adiknya akhirnya Raja Shu Fei menyetujuinya, setelah mendengar kematian Putri Shu Lim anaknya tersayang.


Membuat Raja Shu Fei memindahkan tahtanya kepada adiknya Shu Kang dan memilih menyendiri meratapi kesedihannya diruang formasi sihir sembari mempelajari kitab Shu Ron, setelah 3 tahun berumah tangga pangeran Shu Chan lahir membuat ada penerus kelangsungan Kerajaan Xiang...


2 tahun kemudian putri Shu Liang lahir,


Raja Shu Kang bertekat mempelajari ilmu beladiri lebih dalam lagi agar dapat menunaikan harapan mertuanya...


Raja Shu Kang mengangkat murid 15 orang termasuk anaknya Shu Chan dan mewariskan semua ilmunya kepada murid muridnya tersebut...


Selain Shu Chan ada seorang murid sekaligus anak angkat Shu Kang yang bernama Fang Chen, yang memiliki pemahaman yang tidak kalah baiknya dengan putranya Shu Chan dan 13 murid Raja Shu Kang merupakan Jenderal besar Negara Xiang saat ini dengan loyalitas yang sangat tinggi...

__ADS_1


Raja Shu kang kemudian mulai melatih ilmu Dewa pedang langit namun mengakibatkan kegagalan dan membuat dirinya lumpuh pada usia 56 tahun Lian Huyao menemani suaminya Raja Shu Kang dalam pembaringannya hingga meninggal...


__ADS_2