
Di Waktu yang bersamaan Kekaisaran Tang mengalami kerugian yang sangat besar 2 kota perbatasan dan 7 kota besar Kekaisaran tersebut jatuh ketangan aliansi Kekaisaran Wei, Kaisar Li Shimin sangat terpukul menerima kabar tersebut, lebih dari 1.700. 000 pasukan Kekaisaran Tang tewas dari gempuran Aliansi Kekaisaran Wei dengan armada tempur yang dipenuhi pasukan elit gabungan dari beberapa Negara dan Kekaisaran, 6 Jenderal utama beserta puluhan Komandan tempur meregang nyawa bersama jutaan pasukan dalam mempertahankan kota kota besar Kekaisaran Tang, dalam beberapa bulan duka melanda rakyat Kekaisaran Tang, para pasukan Aliansi Kekaisaran Wei melakukan tindakan yang tidak bermoral terhadap rakyat Kekaisaran Tang yang menjadi tawanannya, banyak wanita menjadi budak serta pelampiasan nafsu para pasukan aliansi Kekaisaran Wei, para orang tua dan anak kecil rakyat kekaisaran Tang dijadikan budak persembahan pengorbanan Iblis sekte sekte sesat yang mulai bermunculan.
Kekuatan Kekaisaran Tang terbagi setelah Aliansi kekaisaran Wei mengusai kota Liangshang, Perdana Menteri Gao Xuejing bersama 8 Jenderal, 180 komandan tempur beserta 2.000.000 pasukan Tang membangun pertahanan di kota Fengwu, jatuhnya Kota Liangshang membuat jalur selatan Kekaisaran Tang terputus dengan ibu kota Cangan.
Panglima Gao Xianting membagi para Jenderal, komandan tempur serta seluruh pasukan tersisa menjadi 2 Kubu besar bertahan di Kota Chaohu dan Kota Feihe menghadang pasukan Aliansi Kekaisaran Wei dari arah timur dan utara ibu kota Cangan, Panglima Gao Xianting bersama 8 Jenderal utama gabungan Keluarga bangsawan Li dan Keluarga bangsawan Gao, 200 Komandan tempur beserta 3.000.000 pasukan tempur mempertahankan kota Chaohu sisi timur wilayah Kekaisaran Tang, sedangkan Jenderal Shun Shikai beserta 14 Jenderal gabungan Keluarga Bangsawan Shun, Li dan Gao, 230 Komandan tempur serta 5.000.000 pasukan tempur mempertahankan kota Feihe sisi utara Kekaisaran Tang.
__ADS_1
Kaisar Li Shimin memerintahkan para petinggi militer menerapkan posisi bertahan dikarenakan kerugian besar yang melanda Kekaisaran Tang setelah peperangan berlangsung beberapa bulan terakhir sangatlah besar, ditambah lagi kesalamatan rakyat Kekaisaran Tang setelah dijajah mendapatkan perlakuan yang tidak manusiawi setelah wilayahnya jatuh di tangan Aliansi Kekaisaran Wei, kekalahan yang dialami Kekaisaran Tang disebabkan persenjataan kualitas tinggi serta kuantitas pasukan Aliansi Kekaisaran Wei yang begitu mengerikan, Kekaisaran Tang layaknya seekor anak kambing yang telah diincar oleh 7 harimau sedang kelaparan.
Panglima Gao Xianting membangun 2 lapis benteng pertahanan di kota Chaohu dan 3 kota yang berdekatan dengan kota Chaocu sebagai basis pertahanan selanjutnya mengantisipasi jatuhnya kota Chaohu, begitupula yang dilakukan oleh Jenderal Shun Shikai dalam mempertahankan kota Feihe.
Perdana Menteri Gao Xuejing memilih tinggal di Negara Taili untuk menunggu keputusan dari Raja Bai Yan yang kebetulan melakukan pertemuan Negara Aliansi Bursa, Durham, Taili dan Xiang yang diketahuinya sedang berlangsung, meskipun tidak mengetahui Negara Kasam telah masuk ke Negara aliansi tersebut, Perdana Menteri Gao Xuejing berharap ke 4 Negara Aliansi tersebut berkenan menerima tawaran Kekaisaran Tang, dia berfikir dengan bantuan dari Negara Aliansi Durham, Xiang, Bursa dan Taili dapat menangani krisis yang di alami kekaisarannya.
__ADS_1
Perkembangan Kerajaan Taili dalam beberapa bulan setelah mengalami restorasi begitu meningkat pesat hingga Puluhan kali lipat baik dari segi kemampuan, persenjataan serta kuantitas ditunjang dengan perekonomian yang tumbuh secara pesat membuat Perdana Menteri Gao Xianting sangat terkejut dan salut atas keberhasilan atas Kerajaan Taili yang beberapa tahun yang lalu termasuk Negara yang terkecil di dataran tengah.
Para Perdana Menteri Negara Taili menyambut dan menjamu Perdana Menteri Kekaisaran Tang layaknya tamu penting delegasi Negara tetangga, dikarenakan pernah menerima surat dari Zhen Long tentang perlakuan kekaisaran Tang kepada para Pendekar aliran putih yang memasuki wilayahnya, serta perbuatan Kekaisaran Tang kepada keluarga bangsawan Xuan yang diketahui merupakan pengikut aliran sesat.
Para Perdana Menteri merasa yakin keponakannya Zhen Long akan menerima tawaran dari Kekaisaran Tang namun tidak berani memberikan keputusan, dikarenakan batasan jabatan mereka dalam pemerintahan, sehingga mereka mengijinkan Perdana Menteri Gao Xuejing untuk menjalajahi wilayah Negara Taili bersama Panglima Cui Shansong, guna memperlihatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Negara Taili dibawah kendali Raja Bai Yan.
__ADS_1