Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Era Kekacauan telah dimulai


__ADS_3

Di dataran tengah setelah 8 tahun era kekacauan kekuatan dari setiap Negara dan kekaisaran semakin besar ditambah persenjataan yang mulai kualitas tinggi hingga senjata pertapa yang menghiasi tubuh para penguasa, para panglima, para Jenderal, para komandan tempur dan para pasukan dari setiap Negara dan Kekaisaran membuat pasukan militer tersebut tidak gentar menghadapi pendekar suci tahap akhir dan pendekar dewa tahap awal dengan persenjataan yang dimilikinya, para peracik obat tingkat master hingga pertapa sebagai rebutan bagi Kekaisaran dan Negara besar yang memiliki banyak tambang sumber daya.


Sehingga dunia persilatan semakin tidak seimbang disebabkan banyak prajurit maupun pembesar kerajaan dan kekaisaran didataran tengah bertindak semena mena dan tanpa ragu menyinggung para pendekar pendekar ternama beserta ahli beladiri lainnya didunia persilatan..


Kebijakan dari setiap Negara dan kekaisaran yang menurunkan ilmunya secara bertahap untuk melatih para Jenderal dan bawahannya berdampak buruk karena tidak semua pasukan loyal terhadap Negara dan kekaisaran malah membuat banyak diantara mereka memanfaatkan kekuatan yang dimilikinya untuk keuntungan pribadinya bila lolos dari pengawasan pimpinannya, begitu pula Para peracik obat tingkatan Master keatas berbondong bondong meminta jabatan dan kekuasaan dengan harga yang sangat tinggi.


Sehingga membuat kekuatan disetiap Negara dan kekaisaran menjadi berimbang karena tidak dilihat lagi dari kuantitas pasukan yang dimiliki setiap Kekaisaran dan Negara namun kualitas pasukan dan seberapa banyak tingkatan peracik obat yang dimiliki setiap Negara dan Kekaisaran...


Negara kecil dapat lebih mudah menurunkan kemampuan beladiri kepada pasukannya dikarenakan kuantitas yang diajar memadai sehingga mampu melihat perkembangannya dari para pasukannya dengan sangat detail, dan kurang mengunakan Tenaga peracik obat dan senjata hal ini yang dilakukan kerajaan Durham sejak dahulu sebelum era kekacauan terjadi namun keunggulan kerajaan Durham dikarenakan Raja Konery menyeleksi setiap para pasukan, para komandan dan para Jenderalnya, dan para peracik obatnya terlebih dahulu membuat dirinya dihormati sebagai Raja, Guru dan pelindung dari semua pasukannya Negara Durham... hal tersebut diikuti oleh Negara Xiang, Negara Bursa dan Negara Aizu.. yang memiliki pasukan dengan loyalitas tinggi sedangkan kekaisaran dan Negara lainnya kebanyakan memakai tenaga pendekar dan peracik obat yang berasal dari luar untuk dijadikan petinggi militer dan Pemerintahan di Negara dan Kekaisarannya...


Hal ini merupakan bom waktu yang lambat laun akan meledak dan menyebabkan perperangan dan pertumpahan darah yang berskala besar...


Setelah beberapa hari Jenderal Kolarov telah sampai di ibu kota kerajaan Messina dan menuju istana kerajaan Messina untuk melapor...


Jenderal Kolarov meminta para pasukannya untuk beristirahat di salah satu penginapan yang berada di ibu kota Venesia Negara Messina.

__ADS_1


Jenderal Kolarov menuju gerbang istana dan memperlihatkan lencana panglima perang kerajaan Kasam milik Panglima Uldric kepada komandan pengawal istana Messina agar segera melaporkan kehadirannya kepada atasannya


Tidak perlu waktu lama seorang pria berperwatakan keras dan luka sayatan dimata kirinya dengan memakai baju zirah berwarna logam coklat keemasan dengan aksesoris Medusa ( ratu berambut Ular) datang menghampirinya dan mengajaknya masuk menghadap yang mulia Raja Critus ke X...


“Lama tidak bejumpa Jenderal Kolarov !!!” Jenderal Belarus menyapa sembari menyerahkan kembali lencana yang di berikan sebelumnya kepada komandan pengawal istana.


“Benar Jenderal Belarus,,, sepertinya kondisi anda sangat prima..."sanjung Jenderal Kolarov yang menandakan mereka saling mengenal..


“Hhahahahah....hahahah... hahahah...anda terlalu memuji... ada baiknya kita bertukar 5 sampai 10 jurus sebelum anda kembali nanti saudara Kolarov...” tantang Jenderal Belarus tanpa berbasa basi ingin menguji peningkatan kekuatan Jenderal Kolarov ..


Jenderal Belarus kemudian berfikir sepertinya ada masalah yang serius di Negara Kasam sehingga panglima Uldric mengutus salah satu Jenderal utamanya menghadap Raja Messina..


Sesampainya di aula istana terlihat Raja Critus X dengan memakai jubahnya yang megah namun didalam jubah tersebut terlihat zirah mewah dengan kualitas terbaik...


Dan disisi kanannya terlihat seorang wanita cantik berambut pirang emas dengan pakaian tempur dengan kualitas yang sama dengan milik Raja Critus X lengkap terlihat di tangan kanan wanita tersebut memegang tombak panjang yang memiliki energi sihir dan di tangan kirinya sebuah perisai yang beraksesoris Medusa...

__ADS_1


wanita tersebut merupakan Mithena perdana menteri kerajaan Messina, di sisi kiri terlihat seorang laki laki perkasa dengan rambut panjang terurai yang memakai baju setengah lengan dengan aksesoris Medusa dan terlihat menyelipkan pedang lebar besar sepanjang 1,5 meter di belakangnya dia adalah panglima perang Messina Galius dan terdapat 6 Jenderal besar dari 10 Jenderal besar yang dimiliki Negara Messina berkumpul di aula tersebut, termasuk Jenderal Belarus yang berada disampinng Jenderal Kolarov


“Kolarov utusan Negara Kasam ..memberikan hormat kepada yang mulia Raja Critus , perdana menteri Mitenha, Panglima Galius dan para Jendral besar sekalian” ujar Jenderal kolarov memberikan salam seraya memberi hormat sambil mengarah kepada orang orang ditujunya...


“Hormatmu saya terima Jenderal kolarov !!! hal penting apa sehingga dirimu datang ke Negara Messina?” Raja Critus menebak ada masalah serius dari raut wajah Jenderal Kolarov sehingga di utus langsung menghadapnya.


“Yang mulia Raja, saya ingin menyampaikan pesan panglima Uldric tentang banyaknya penyusup yang berasal dari Aliran Api surgawi di daerah Negara Kasam dan Negara Messina yang dipimpin oleh Mahendra Ludra”


Raja Critus X mengkerutkan keningnya mendengar laporan yang diberikan Jenderal Kolarov sambil melirik kearah sisi kanannya ..


“Ternyata apa yang dilaporkan oleh perdana menteri Mithena.” gumamnya dalam hati ..."sebenarnya kami juga telah mengawasinya Jenderal Kolarov oleh sebab itu kami mengutus 4 Jenderal kami untuk memastikan kebenaran berita ini sejak 4 bulan yang lalu” Jawab Raja Critus X dengan tenang namun merasa sangat kesal didalam hatinya mendengar kebenaran laporan tersebut...


“Ijin bicara yang mulia” Panglima Galius berkata sambil memberikan hormat kepada Raja Critus X.


“Silahkan panglima!!!" Raja Critus memberikan Ijinnya karena menyangkut masalah yang serius bagi pertahanan kerajaan Messina yang merupakan hal tersebut berada di bawah kendali panglimanya...

__ADS_1


__ADS_2