Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Masa Lalu Shu Kang : Pendekar Dewa Penderma


__ADS_3

Kemudian Zhen Long meneteskan darah yang keempat keatas Mustika Kultus Suci ..


Muncullah sebuah layar besar yang menceritakan hidup seorang bayi pria lahir, alangkah senangnya Zhen Long karena dia akan mendapat ilmu beladiri pertahanan dan penghindar nantinya bayi pria tersebut merupakan anak ke 2 dari Negara Xiang, kelahirannya disambut dengan suka cita oleh kakaknya Shu Fei yang merupakan Raja Negara Xiang saat itu, Raja Shu Mangsong dimana merupakan ayah Shu Fei beberapa bulan yang lalu mangkat bersama Raja Durham Raja Murdock ayah Raja konery dalam medan peperangan melawan Negara Zugen.


Nama bayi laki laki Putra Ke 2 Shu Mangsong adalah Shu Kang yang kelak akan menjadi ayah dari Shu Chan dan Shu Liang.


Zhen Long bergumam dalam hatinya sambil berfikir “ ini pasti darah kakek dari ibuku ”...


Shu Kang dibesarkan dengan sangat manja namun memiliki kecerdasan yang luar biasa dia lebih sering berkelana dan membantu sesama hal ini disebabkan 3 tahun setelah Shu Kang lahir ibunya Mo Ce Leng salah satu keturunan bangsawan kekaisaran Zhao meninggal dikarenakan kesedihan yang mendalam setelah mangkatnya kekasih hatinya Shu Mangsong pada saat berperang beberapa beberapa bulan sebelum dirinya melahirkan Shu Kang.


Raja Shu Fei membekali adiknya ilmu beladiri pertahanan, penghindar dan Penyerang keluarga Shu dan salinan kitab Shu Ron hingga Bab 4 yang telah terbuka, dikarenakan kecerdasannya dalam waktu 5 tahun Shu Kang telah mengusai ilmu beladiri Warisan keluarga Shu yaitu kitab kuno ilmu beladiri pertahanan raga gajah perkasa, Raga Gajah Langit, Raga dewa gajah, Ilmu beladiri penghindar langkah gajah perkasa, kibasan Gajah langit dan tarian dewa gajah, serta ilmu beladiri serangan pukulan gajah perkasa, tendangan gajah langit dan amukan dewa gajah serta beberapa kitab ilmu beladiri tinggi yang dimiliki Negara Xiang namun Shu Kang agak kesulitan mempelajari formasi sihir dan ruang sihir karena tidak mengetahui letak meridian meridian tersebut yang berada di dalam tubuhnya...


“Hahaahahha... hahahaah... hahaahahah... pasti kakek mendapat kitab warisan leluhur yang memakai gambar” Zhen Long berkata dan tertawa sambil menebak kitab kuno yang telah dipelajari kakeknya...


Zhen Long merasa orang yang mahir mengusai ilmu pertahanan namun bingung dengan ilmu formasi dan ruang sihir berarti Kakeknya Shu Kang menggunakan kitab gambar untuk mendalami ilmu beladirinya, Zhen Long kemudian mengkristalkan 9 titik darah milik kakeknya sambil menonton perjalanan kakeknya Shu Kang dengan seksama..

__ADS_1


“Ini baru seru ..." Zhen Long berkata karena merasa kakeknya Shu Kang sangat keren karena di usia muda 16 tahun senang dengan petualangan.


Untuk meredam rasa kehilangannya Shu Kang melanglang buana sebagai pendekar dan menyembunyikan identitas bangsawannya, Shu Kang merupakan pendekar Pertapa tahap menengah dan berstruktur tulang gajah emas di usia 16 tahun, sehingga Shu Kang lebih mudah beradaptasi dengan dunia persilatan, Shu Kang seumuran dengan Raja Konery saat itu, namun Raja Konery telah menjadi Raja di usia mudanya dikarenakan tidak memiliki saudara dan ayahnya juga tewas dalam perperangan dengan Negara Zugen dan Aliansinya.


Shu Kang sering membantu masyarakat desa meskipun bukan diwilayah Negara Xiang seperti membantu mengusir siluman **** di wilayah Negara Amethi, membunuh perampok yang menjarah wilayah Whusan daerah kekaisaran Zhao dan lain sebagainya, serta sering Shu Kang memberikan koin perunggu, perak dan emas miliknya kepada penduduk yang sedang kelaparan dilanda kekeringan akibat kemarau berkepanjangan...


Sehingga Shu Kang diberi Gelar pendekar dewa penderma, Namun nama Shu Kang tidak terlalu di kenal didunia persilatan lain halnya dengan gelar pendekar dewa penderma sangat disegani oleh para pendekar kalangan hitam termasuk aliran api surgawi namun tidak mengetahui umur dan wajah Shu Kang karena pendekar dewa dan pertapa pertapa dari api surgawi umumnya tewas apa bila bersinggungan dengan pendekar dewa penderma sehingga Shu Kang dianggap pendekar dari aliran putih atau netral..


Di dalam perjalanannya Pendekar Shu kang melitasi Negara Amethi di wilayah kota Magada yang dirinya mengetahui keberadaan Tungku dewa obat merupakan benda pusaka yang ingin di curi oleh sekte terbesar dunia hitam di Negara Amethi, sekte rahasia tersebut merupakan Sekte kuno Darah siluman yang tidak kalah hebatnya dengan sekte aliran api surgawi.


Sebagai bentuk rasa Terima kasih Ong Gonsun membawa Shu Kang yang tidak sadarkan diri ketempat persembunyiannya di daerah Perbatasan Benggaluru Negara Amethi dan Hantai Kekaisarann Tang tepatnya di lembah pegunungan Ruhan untuk diobati, Ong Gonsun melihat luka yang diterima yang di derita Shu Kang sangat parah sehingga dirinya memberikan pil tingkat dewa keluarganya yang telah turun temurun di turunkan yaitu pil Pelangi 7 warna untuk menyembuhkan sekaligus meningkatkan tenaga dalam pendekar sekaligus meningkatkan 1 tingkat struktur tulang pendekar yang berada di bawah struktur Naga Emas.


Tidak Membutuhkan waktu yang lama sejam kemudian Shu Kang telah sembuh dan kembali sedia kala serta merasakan tenaga dan kekuatannya bertambah puluhan kali lipat, karena sifat Ong Gonsun yang bagaikan layaknya orang gila dan membenci semua manusia, membuat Shu Kang berterima kasih dan ingin segera melanjutkan perjalanannya tanpa mengetahui siapa yang dirinya bantu pada saat itu.


Sebagai rasa terima kasih Ong Gonsun memberikan sebuah 3 buah kitab kuno kepada Shu Kang yang merupakan ilmu Kuno elemen api Langka yang sangat berguna bagi para peracik obat, namun Shu kang menolaknya karena merasa sangat rumit mempelajarinya, Ong Gonsun yang tidak mempercayai tentang sifat Shu Kang merasa senang dan memberikan 1 butir pil pelangi 7 warna dari 10 pil yang tersisa sebagai rasa terima kasihnya dan mengantar Shu Kang ke Kota Ranchi Wilayah Negara Amethi sembari Menutup mata Shu kang Agar rahasia tempat persembunyiannya tidak diketahui, Shu Kang dengan senag hati melakukannya karena sedari awal niatnya hanya untuk menolong.

__ADS_1


Setelah sampai di kota Ranchi Shu Kang melanjutkan petualangannya mengembara mengelilingi dataran tengah, Shu Kang menarik minatnya kepada Raja Negara Durham, Shu Kang kemudian berkeliling di wilayah Negara Durham dirinya salut akan cara kepemimpinan Raja Konery dikarenakan kota kota yang berada di wilayah Negara Durham sangat aman, ramah dan nyaman nyaris tidak ada pertikaian disetiap kota tersebut, Shu Kang terkejut mengetahui dari penduduk setempat bahwa Raja Konery seumuran dengannya sehingga penasaran dengan sosok Raja muda tersebut.


Setelah sekian lama Shu Kang akhirnya di pertemukan dengan Raja Konery yang secara rutin dan hampir setiap malam berlatih didaerah perbatasan Negaranya sekaligus menjaga perbatasan negaranya, secara tidak sengaja Raja Konery mengganggu waktu istirahat Shu Kang yang terbiasa tidur di alam bebas dan pepohonan, Shu Kang tidak suka tidur di tempat yang nyaman seperti penginapan dan tempat lainnya Shu Kang senang menghirup udara alam yang bebas...


Shu Kang yang melihat Raja Konery yang sedang berlatih ilmu beladiri menebak nebak "Apakah ini Raja Durham yang terkenal itu..." Shu Kang bergumam dalam hati, Raja Konery yang menyadari ada sosok yang mengawasinya kemudian berteriak “Ternyata di hutan ini banyak kambing congek yang suka mengintip ilmu beladiri seseorang” membuat Shu Kang membalas dengan angkuhnya “Saya kira siapa yang mengganggu istirahatku ternyata pendekar cacing yang bermimpi menjadi Naga" setelah melihat jurus jurus Raja Konery perkataan Shu Kang menyulut kemarahan Raja Konery...


Dengan sigap Raja Konery melesat kearah Shu Kang dengan langkah Dewa naganya dan merapalkan cakar dewa Naga, Shu Kang juga dengan segera menggunakan ilmu penghindar tarian gajah perang, kibasan gajah langit dan langkah gajah perkasa miliknya di karenakan yang mengarah padanya bukan aura yang biasa, jurus jurus mereka beradu sebanyak ratusan jurus bagaikan Naga yang ganas Raja Konery menyerang semua titik Mati Shu Kang dengan kekuatan yang sangat besar, Shu Kang yang terdesak selalu bertahan dengan raga dewa gajah, raga Gajah langit, raga dewa perkasa hingga mundur ratusan meter akibat benturan cakar Dewa Naga Raja Konery yang memiliki variasi serangan yang sangat unik dan sesekali menyerang balas untuk mengurangi dampak serangan Raja Konery setelah 1000 jurus pertahanan kokoh Shu Kang tertembus, sebuah tapak dewa Naga mengenai dadanya sehingga dirinya mundur dan mengatur nafasnya terlihat darah mengalir dari sudut bibir kanan Shu Kang “ Ternyata benar benar hebat orang ini dia setingkat pendekar dewa tahap akhir” gumamnya sambil tetap mengatur nafas...


Raja Konery yang tersadar merasa lawan yang didapannya tidak memiliki aura jahat kemudian berkata “Hahahahahah,, hahaah..hahaah.. bagaimana tapak cacingku kambing congek” dengan tertawa angkuhnya mengejek Shu Kang.


“Tidak buruk juga bagaimana kalau berganti posisi saya akan menunjukkan kemampuan serang kambing congek ini” Shu Kang berkata yang meminta Raja Konery menerima serangannya karena merasa serangan ganas dewa Naga hampir membuat dirinya binasa meskipun tenaga dan struktur tulangnya telah mengalami peningkatan derastis.


“Boleh juga saranmu” Raja Konery berkata merasa sangat yakin mampu menahan serangan orang yang di hadapinya sembari berfikir "lumayan juga Sembari melatih beladiri pertahananku" gumam Raja Konery Dalam Hati


Zhen Long kemudian bergumam "Ternyata beladiri kakek tua ini lebih dari 8 lapisan sepertinya sekitar 15 kitab kuno yang dia pahami" melihat kombinasi serangan yang dikeluarkan oleh Raja Konery kepada kakek Shu Kang, Zhen Long juga merasa "pasti Raja Durham akan semakin kuat saat ini karena ilmu beladirinya semakin Variatif dari berjalannya waktu" dengan analisa yang matang membuat Zhen Long tidak bisa mengukur kekuatan Raja Konery...

__ADS_1


__ADS_2