
“Guru hebat ... guru memang sangat hebat!!! bagaimana caranya guru...???" Zhen Long berkata dengan bahagia sembari menuji gurunya. Zhen Long mendesak Huang Xie dengan penuh rasa ingin tahu cara gurunya melakukan hal tersebut...
“Long'er untuk memasukkan benda hidup kedalam cincin kuasa langit ternyata harus dengan menyebut namanya berbeda dengan benda mati” Huang Xie menjawab sehingga membuat Zhen Long mengerti dan mengagumi kehebatan gurunya ...
Kemudian gurunya menuju ketengah hutan dan memasukkan 3 pohon persik abadi kedalam cincin kuasa langit dan kembali ke gua untuk beristirahat guna mengembalikan staminanya.
“Guru bagaimana logam berharga itu?..." Zhen Long bertanya sambil menunjuk ke 11 bukit logam mulia yang dibiarkan gurunya ketika hendak menuju kearah gua untuk beristirahat..
“Nanti saja Long'er setelah kamu selesai latihan baru kita memasukkannya!!!! Huang Xie menjawab dengan santai sambil melangkah bersama Zhen Long menuju arah gua tempat peristarahatannya.
“Long'er pakailah cincin kuasa bumi ini akan berguna pada saat latihanmu di dalam cincin kuasa langit nanti” Huang Xie berkata sambil memasangkan cincin kuasa bumi ke jari Zhen Long.
“Terima kasih guru..." Zhen Long menjawab dengan wajah bahagia melihat wajah gurunya tersenyum.
__ADS_1
Huang Xie duduk diatas tempat peristirahatannya dan meminta Zhen Long duduk dihadapannya, sebelum memasukkan Zhen Long kedalam cincin kuasa langit, Huang Xie memberikan nasihat terakhirnya kepada muridnya agar mempelajari ilmu beladiri dengan benar dan sesuai dengan aturan dan tahap yang terbaik menurutnya serta merupakan hasil dari pengalaman hidupnya selama ini...
Huang Xie mulai berkata “Long'er dengarkan perkataanku dan simaklah dengan baik janganlah dirimu melanggar tahapan yang aku perintahkan dan janganlah dirimu melompati tahapan tahapan yang aku perintahkan, apakah kamu paham Long'er!!!!?" permintaan Huang Xie Sembari memberikan penekanan kepada Zhen Long agar muridnya mengikuti tahapan pelatihan yang dia inginkan dengan wajah yang serius...
Zhen Long menelan ludahnya memandang tatapan gurunya yang sangat serius karena baru kali ini gurunya begitu terlihat menakutkan dalam memberikan nasihat kepadanya....
“Baik guru Long'er bersumpah dihadapanmu" Zhen Long berkata sambil mengangkat tangan kanannya keatas sebagai tanda akan menuruti seluruh arahan gurunya.
“Pertama - tama setelah kamu memasuki ruang cincin kuasa langit guru ingin kamu mempelajari ilmu beladiri pertahanan dahulu yaitu ilmu Raga cahaya mentari dan jangan mempelajari ilmu Raga cahaya rembulan yang selama ini kamu rapalkan kepada guru dengan mengikuti tahapan tahapan dari kitab tersebut awal hingga akhir bila kamu tidak mengusainya maka tahapan selanjutnya tidak boleh kamu lakukan!!!” perintah Huang Xie dengan tegas, membuat Zhen Long menjadi sadar bahwa hapalan yang selama ini dia anggap adalah karya sastra tingkat tinggi adalah kitap kuno ilmu beladiri Pertahanan...
“ilmu Raga cahaya rembulan bagaimana guru...?" Zhen Long bertanya karena gurunya menepikan kitab kuno Raga cahaya rembulan...
“Kitab kuno tersebut merupakan ilmu beladiri pertahanan untuk wanita alangkah baiknya jangan kamu pelajari dulu Long'er..." Huang Xie menjelaskan sekaligus menjawab pertanyaan muridnya, Zhen Long menganguk paham karena apabila mempelajari ilmu pertahanan wanita dapat memiliki efek samping yang sangat berbahaya begitu pula sebaliknya...
__ADS_1
“Setelah dirimu mengusai tubuh cahaya mentari guru ingin dirimu mempelajari kitab Yu Nan hingga bab terakhir" Huang Xie berkata sambil menyerahkan kitab Yu Nan yang dia tidak masukkan kedalam cincin kuasa langit melainkan dia simpan di balik jubahnya kepada Zhen Long, Huang Xie yakin apa bila Zhen Long mengusai kitab Yu Nan maka muridnya akan lebih bijaksana dalam mengambil keputusan dalam mengarungi dunia persilatan nantinya.
Zhen Long dengan serius menyimak apa yang akan dikatakan gurunya tanpa bertanya dan mengeluarkan suara sedikitpun, Zhen Long bertekad akan melaksanakan seluruh arahan gurunya tanpa melangkahi arahan guru tercintanya.
“Setelah kamu mengusai Raga cahaya mentari dan kitab Yu Nan, kamu harus mengusai Kitab Shu Ron hingga bab terakhir" Huang Xie Berkata sambil mengeluarkan sebuah kitab lagi dari dalam jubahnya dan menyerahkan kepada Zhen Long, Huang Xie beranggapan Kitab Shu Ron akan lebih bermanfaat dan dahsyat ditangan pendekar yang telah mengusai kitab Yu Nan itu akan membuat Zhen Long menjadi Pendekar Dewa dan Peracik obat tingkat tinggi nantinya.
“Setelah dirimu mengusai Raga cahaya mentari ,kitab Yu Nan dan Kitab Shu Ron bukalah satu persatu dari 6 mustika dewi nur yang ada di dalam cincin kuasa bumimu dengan menggunakan mustika kultus suci, simak dan pelajari ilmu pertahanan dan ilmu menghindar dari masa lalu pemilik darah tersebut, apa bila pemilik darah tersebut merupakan pendekar pria dan ilmu menghindar apa bila darah pendekar wanita yang kamu simak dan jangan mempelajari ilmu menyerang dari semua pemilik darah yang berada di ke 6 botol mustika dewi nur.. namun kamu menuliskan ulang kitab pertahanan wanita dan semua kitab penyerangan tanpa mempelajarinya, sekali lagi Long'er guru katakan tanpa mempelajarinya!!! tulislah dengan mengunakan benda ini!!!" perintah Huang Xie dengan sangat serius sambil menyerahkan pusaka pertapa sarjana yang biasa Zhen Long gunakan sewaktu kecil untuk belajar menulis dan membaca dari gurunya berbentuk kuas dan lembaran kertas yang tak ada habisnya..
Dengan tegas Huang Xie berbicara agar Zhen Long tidak mempelajari banyak beladiri penyerangan yang jumlahnya berbanding jauh di dunia persilatan karena di dunia persilatan banyaknya kitab beladiri penyerangan berbanding 100 dari beladiri pertahanan dan menghindar...
Zhen Long paham gurunya hanya ingin dia mempelajari beladiri pertahanan dan beladiri menghindar agar nafsu membunuhku tidak berkembang pesat...
Melihat Zhen Long yang menyimak perkataannya tanpa bertanya dan menyela Huang Xie merasa muridnya ini dengan serius akan mengikuti arahannya, dan segera melanjutkan perkataannya “Setelah semua tahapan itu kamu lakukan Long'er, saya ingin kamu melihat masa laluku dan mempelajari kitab kuno ini Long'er...!!!!" Huang Xie berkata sambil menyerahkan sebuah kitab yang Huang Xie curi dari ruang rahasia Pendekar Dewa Sung Shang Aliran api surgawi dan sebuah mustika dewi nur yang berisikan darahnya kepada Zhen Long.
__ADS_1
“Long'er guru berharap kamu mengikuti arahan tadi jangan dirimu menjadi murid yang durhaka..!!!" Huang Xie Berkata agar muridnya tidak membuka terlebih dahulu mustika dewi nur miliknya sehingga mengetahui rahasia tentang takdir kematian yang mendekatinya sambil meneteskan air matanya sebagai salam perpisahan awal untuk muridnya, Zhen Long yang melihat gurunya menangis kemudian mendekat kearah Huang Xie dan memeluknya dengan sangat erat dan ikut pula menangis karena merasa kepedihan dalam hatinya...