Legend Of The Great Emperor

Legend Of The Great Emperor
Masa Lalu Shu Kang : Menerima Lian Huyao menjadi Isteri


__ADS_3

“Huyao'er saya harap kamu tidak bersuara dan menjaga emosimu untuk saat ini saya ingin kamu tenang agar keberadaan kita tidak diketahui oleh Yung Hanxi dan para komplotannya apakah dirimu mengerti?” Shu Kang berkata sembari memberi nashihatnya kepada Lian Huyao, membuat Lian Huyao menganguk paham dengan perkataan Shu Kang.


“Apakah tidak masalah bila saya merangkul pinggulmu Huyao'er? Shu Kang bertanya dengan nada gerogi karena tidak biasa merasakan kehangatan dan bau harum dari tubuh wanita, sekali lagi Lian Huyao mengangguk dengan wajah yang merona dan manja...


Zhen Long yang melihat ini tidak mengetahui apa yang mereka sedang diskusikan dan saksikan, Malam telah tiba jarak gunung Dai Zhao masih berjarak 500 mil lagi, Yung Hanxi kemudian beristirahat di sebuah gubuk tak berpenghuni dan memanggil kearah pepohonan “ Kemarilah kalian berdua” kemudian dua sosok yang memakai aksesoris berlambangkan api surgawi membawa tongkat dan senjata tri sula unik memasuki gubuk tersebut, Lian Huyao melihat hal tersebut merasa saat itu apa yang dikatakan Shu Kang telah terbukti kembenarannya.


“Kakak kang bisakah aku mendengar percakapan mereka” Lian Huyao mengajukan permintaan kepada Shu Kang.


“Bisa namun Huyao'er harus berjanji untuk menahan emosi dan meredam tenaga dalam” Suhu kang berkata sambil memberikan syarat agar mereka tidak ketahuan.


Lian Huyao mengangguk dengan pelan tanda setuju kemudian Shu Kang menotok meridian Lian Huyao dan mendekati gubuk tersebut “Sial apakah kalian tidak melihat Lian Huyao keluar dari kota Durga??” Yung Hanxi bertanya sambil marah atas kinerja kedua pengikutnya yang tidak fokus mengawasi pergerakan Lian Huyao sehingga terlepas dari jangakauannya...


“Tidak penasehat kanan” salah satu pendekar berkata dengan sangat hormat kepada Yung Hanxi menandakan jabatannya begitu penting di Aliran Api Surgawi..


“Saya tidak menyangka tua bangka itu telah menurunkan beladiri dewi pedang langit kepada Lian Huyao, dan saya lebih tidak percaya mengetahui Gadis kecil tersebut telah mengusainya hingga tahap Puncak dewi pedang langit sehingga dengan mudahnya 15 pendekar dewa tahap menengah tewas ditangannya" Yung Hanxi berkata sedikit agak gentar melihat kehebatan Dewi pedang langit tahap puncak.

__ADS_1


“Saya saja belum diturunkan kitab dewa pedang langit hingga tahap 8..." Yung Hanxi mengeluh dan sempat berfikir apakah rencananya selama ini telah diketahui ketua aliran pedang langit Lian Tianhon.


“Jadi raja pelindung timur Hua Kunlun dan raja pelindung utara Byung Ke Un juga belum mendapatkannya penasehat?” pendekar lainnya bertanya kepada Yung Hanxi dengan sangat sopan


“Tentu saja belum, mereka hanya baru di tahap 6 kitab kuno Dewa pedang Langit saya ingin rencana kita tidak berantakan, percuma usaha kami selama 15 tahun menyusup kealiran pedang langit apabila tidak mendapatkan ilmu beladiri dewa pedang langit, saya ingin kalian tetap waspada dan jangan menyinggung Lian Huyao!!!!" Yung Hanxi memberikan perintah dengan sangat serius...


Serentak kedua pendekar berkata “siap melaksanakan perintah penasehat Kanan” Dengan memberikan Hormat yang sangat mendalam..


Dengan segera Shu Kang melesat dan menjauhi gubuk tersebut dan membuka totok Lian Huyao.


“Baiklah kalau begitu sepertinya kita harus memasuki aliran pedang langit sebelum mereka” Shu Kang berkata yakin dapat melakukan hal tersebut dengan menggunakan Langkah Dewa Naga yang dikombinasikan dengan ilmu ruang sihir sementara dari kitab Shu Ron.


“Bagaimana mungkin kakak kang inikan sudah larut malam” Lian Huyao Berkata dengan sangat sedih dan pesimis.


“Kamu tenang saja Huyao'er aku pasti dapat melakukannya" Kemudian Shu Kang melesat dengan kecepatan penuh kearah Aliran Pedang Langit, Lian Huyao sangat terkagum kagum atas ilmu meringankan tubuh pangeran Shu Kang yang hampir menyamai ayahnya Lian Tianhon.

__ADS_1


Setelah sejam berlalu Shu Kang telah sampai di perguruan aliran pedang langit, Lian Huyao Kemudian menuntun Shu Kang menuju tempat rahasia aliran pedang langit dan merasa ayahnya pasti ada di sana, setelah memasuki begitu banyak pintu rahasia terlihatlah Lian Tianhon sedang bersemedi diatas sebuah batu mengatur nafas dan berusaha mengeluarkan racun dari dalam tubuhnya ...


kemudian Lian Huyao memeluk ayahnya dan menceritakan semuanya yang dia ketahui dan alami namun Lian Tianhon dengan tenang menanggapi segala permasalahan tersebut, menandakan dirinya adalah sosok yang memiliki pandangan yang luas, sambil memandang sesosok pria yang bersama putrinya Lian Huyao lupa memperkenalkan Shu Kang kepada ayahnya..


“Maaf ayah kakak Kang adalah penyelamatku ayahanda, beliau merupakan pangeran Shu Kang pangeran ke 2 Negara Xiang.." membuat Lian Tianho terkejut...“Dan beliau juga merupakan pendekar dewa penderma yang tersohor itu ayah..” Lian Huyao memperkenalkan Pangeran Shu Kang membuat Lian Tianhon semakin takjub dengan sosok pria muda yang berdiri di depannya tersebut


“Pangeran Shu kang ijinkan hamba memohon sesuatu kepada anda” Lian Tianhon sambil berlutut membuat Shu Kang merasa tidak enak melihat tindakan Pendekar Besar Lian Tianhon sehingga dengan cepat Shu Kang meraih lengan Lian Tianhon dan berkata “Ketua yang terhormat jangan melakukan hal itu murid tidak bisa membiarkan hal ini terjadi silahkan katakan keinginan ketua saya akan berusaha melaksanakannya selama aku mampu melaksanakannya” Shu Kang berkata dengan penuh bijaksana, dirinya merasa seandainya pil pelangi 7 warna masih ada maka dengan mudah Ketua Lian Tianhon dapat diselamatkan.


“Saya ingin yang mulia menyimpan benda ini dengan memperlihatkan pedang penguasa jagad dan kitab kuno dewa pedang langit serta 3 kitab kuno utama perguruanku jika tidak berkeberatan saya ingin pangeran menjaga putri satu satuku ini” Lian Tianhon memohon sepenuh hati karena menganggap nyawanya tidak akan lama lagi akibat luka serius yang diterimanya...


“Baiklah ketua Lian Tianhon saya akan menjadikan Lian Huyao sebagai istriku” Shu Kang berjanji dengan sangat yakin dan penuh tanggung jawab.


“Terima kasih pangeran ternyata langit tak sekejam yang kuperkirakan” Lian Tianhon berterima kasih dengan sangat bersyukur..


Kemudian dia berkata “Saya serahkan pedang pengusa jagad kepada Shu Kang” ucap Lian Tianhon dan meminta Shu kang meneteskan darah dan alangkah kagetnya Shu Kang setelah tenaganya terkuras 1000000 lingkaran membuat tenaga dalammya tinggal 15% saja kemudian Lian Tianhon mengeluarkan 8 pil sember daya langka dan membantu calon menantunya Shu Kang dengan tenaga dalamnya yang tersisa menyerap 8 pil tersebut selama beberapa jam...

__ADS_1


__ADS_2