
Dalam waktu 2 bulan didalam formasi sihir Shu Kang mengusai ilmu beladiri yang di berikan Raja Konery namun Shu Kang merasa ada sedikit kejanggalan karena ilmu yang dipelajarinya tersebut terlihat sama persis dengan ilmu kakaknya Shu Fei...
“Sobat ..ilmu ini seperti ilmu kakak Shu Fei?" Shu Kang bertanya dengan merasa ada kesamaan jurusnya dan jurus kakaknya..
“Memang benar .. kamu baru tahu yah... hahaahah... ahahahah... ahhaahah" Raja Konery menjawab sembari tertawa mengejek melihat wajah Shu Kang yang keheranan...
“Apakah Kakak Shu Fei mengajarimu? Shu Kang bertanya karena belum memahami...
“Aaaaaahhhhh... Apa kamu lupa yah sobat kamukan yang memberikan kitab ini kepadaku” Raja Konery Berkata sambil memukulkan kitab salinan kearah kepala Shu Kang karena merasa kebodohan sahabatnya sudah keterlaluan,
“Wah ternyata kitab Shu Ron sangat dahsyat yah sobat " Shu Kang memuji dan berterima kasih karena Raja Konery menggambarkannya Kitab Shu Ron hingga Bab 4 "Seandainya dia membawah kitab asli Shu Ron mungkin Raja Konery membantunya hingga Bab 10 membuka segel sihir kitab tersebut sekaligus" fikir Shu Kang praktis..
“Sobat.. bisakah saya meminta sesuatu kepadamu” Shu Kang dengan nada memohon karena takut tentang sesuatu hal..
“Masalah apa sobat? selama saya bisa bantu ” Raja Konery menjawab dengan singkat.
“Saya mohon hal ini dirahasiakan kepada kakakku Shu Fei, bisa bisa aku ditindas karena membocorkan Rahasia keluarga sobat" Shu Kang Berkata sambil memikirkan dirinya akan kena masalah besar bila kakaknya Shu Fei mengetahui hal tersebut..
“Hahahahahahahaha ,... hahahah..... haahahah.. tenang saja sobat saya akan mengunakannya saat terdesak saja” Raja Konery berjanji sambil tersenyum mengetahui makna perkataan Shu Kang...
__ADS_1
Raja Konery kemudian mengembalikan semua kitab Kitab milik Shu Kang, begitu pula Shu Kang juga mengembalikan kitab buatan Raja Konery namun Raja Durham menolak...
“Mungkin kamu masih membutuhkannya sobat?” Raja Konery Berkata sambil merobek kitab bab 1 dan 9 kitab Dewa Naga yang telah Shu Kang Kuasai..
Shu kang mengerti maksud dari Raja Konery dan meminta ijin melanjutkan perjalanannya dengan kemampuan sahabatnya saat ini Raja Konery yakin Shu Kang dapat dengan mudah menghadapi lawannya meskipun dalam keadaan terkeroyok sekalipun sehingga dirinya memberikan ijin untuk sahabatnya meninggalkan Negara Durham untuk melanjutkan petualangannya.
Dalam perjalanannya di kekaisaran Wu, Shu Kang melihat pertarungan 2 pendekar wanita yang memiliki ilmu beladiri yang tinggi selain itu kedua pendekar tersebut sangat cantik dan menawan yang satu memakai gaun sutra biru ke putihan yang beraksesoris tao dan yang satunya lagi dengan gaun merah muda di balut sutra hijau yang beraksesoriskan tao juga..
Zhen Long langsung menebak salah satunya adalah neneknya Putri Bai Rong yang bertarung seperti sedang melatih Gadis muda tersebut hingga 1000 jurus lebih Putri Bai Rong Mengajarkan gadis muda tersebut dengan meningkatkan perlahan lahan tenaga dalamnya disetiap serangan agar tidak melukai wanita muda tersebut..
Semakin lama pertarungan dengan skill dewa pedang beradu saling menangkis dan menyerang bagaikan sedang menari diangkasa melihat keduanya memiliki ilmu beladiri yang tinggi, Putri Bai Rong mengkombinasikan jurus jurus Aliran Kultus Teratai Putih dan gadis Muda terlihat tidak kalah Serangan dan Langkahnya meskipun tenaga dalamnya masih jauh berbeda dengan Putri Bai Rong, Shu Kang hanya menonton dan melihat dirinya dapat merasakan hal tersebut hanya latihan karena Putri Bai Rong terlihat banyak mengalah demi meningkatkan dan mengembangkan ilmu berpedang gadis muda tersebut kombinasi keanggunan, keindahan dan kelincahan dari kedua pendekar pedang wanita tersebut sangatlah luar biasa dimata Shu Kang.
setelah sekian lama mereka saling serang dengan kekuatan yang sangat mengerikan kemudian sebilah pedang mengarah kearah pedang kedua pendekar wanita tersebut dengan kecepatan penuh sehingga membuat Putri Bai Rong dengan sigap menangkis dan memukul balik pedang tersebut dengan kecepatan yang luar biasa pendekar wanita tersebut menarik dirinya dan marah siapa yang berani mengganggu duel latihan mereka...
“Ternyata murid tertua aliran pedang langit pendekar Yung Hanxi apakah ingin berkolaborasi dengan adik seperguruanmu?” Putri Bai Rong berkata sambil mengejek gadis muda di depannya, membuat kesal gadis muda tersebut...
“Kenapa kakak Yung datang kesini” Lian Huyao berkata dengan nada kesal kearah kakak seperguruannya.
“Bukan begitu Huyao'er saya diminta guru untuk menjemputmu pulang karena guru saat ini sedang terluka parah” Yung Hanxi berkata dengan suara lembut dan serius.
__ADS_1
“Baiklah Yunior Lian sepertinya latih tanding kita sampai di sini dulu lain waktu kita lanjutkan” Putri Bai Rong berkata sambil pamit setelah memahami situasi tersebut merupakan hal yang sangat penting.
“Terima kasih senior Bai atas arahannya” Lian Huyao berkata sambil memberi hormat kearah Putri Bai Rong dengan segera menghampiri Yung Hanxi.
Zhen Long Kemudian mengetahui bahwa yang beradu ketangkasan dengan neneknya adalah Putri Ketua Aliran Pedang Langit Lian Huyao, begitu pula menurut Pangeran Shu Kang..
Zhen Long merasa ada kesamaan dirinya dengan kakeknya namun dirinya membuang segera fikiran tersebut Zhen Long merasa dirinya lebih mirip guru kesayangannya...
“Apa!!! ayah terluka parah.. kakak Yung...?"" Lian Huyao bertanya dengan nada sedikit terkejut karena pada saat dirinya meninggalkan perguruan ayahnya sehat sehat saja meskipun usia Lian Tianhon tidak muda lagi...
.
Shu Kang menyakini yang ada dihadapannya merupakan Lian Huyao anak pendekar dewa pedang langit Lian Tianhon dan merupakan ketua aliran pedang langit dan Yung Hanxi yang merupakan murid tertua dari 15 murid utama Aliran pedang langit dan merupakan pewaris terkuat Aliran Pedang Langit berikutnya...
“Bagaimana mungkin ayah terluka parah kakak Yung bukannya ayah sangat kuat..??" Lian Huyao bertanya dengan sangat khawatir serta tidak percaya tentang kabar tersebut..
.
“Guru terkena racun setelah di keroyok oleh para petinggi aliran api surgawi Huyao'er” Yung Hanxi menjelaskan dengan lembut namun sedikit ada kebahagiaan diwajahnya menurut penglihatan Shu Kang, membuat Shu kang semakin penasaran dengan apa yang sebenarnya telah terjadi, dengan segera mereka berdua kembali ke sekte pedang langit yang berada di pegunungan Zhao Dai perbatasan kekaisaran Zhao dan Negara Amethi...
__ADS_1
Shu Kang yang penasaran mengikuti keduanya karena merasa bagaimana mungkin Lian Tianhon yang berumur 120 tahun memiliki anak seumuran dengannya serta Shu Kang tidak pernah mendengar pendekar dewa pedang langit tersebut menikah, ditambah lagi dengan terlukanya Lian Tianhon akan membuat keseimbangan dunia persilatan akan kacau bila berita tersebut tersebar...
Dalam perjalanan pulang Shu kang mengikuti dengan jarak puluhan mil sehingga dirinya tidak terdeteksi oleh Yung Hanxi dan Lian Huyao, Shu Kang mengagumi kenyataan kehebatan ilmu beladiri Dewa Naga milik Raja Konery setelah dikombinasikan dengan ilmunya dia bisa melaju dengan cepat dan melihat serta mendengar dari jarak yang jauh membuatnya tersenyum dengan penuh keberuntungan...